View Full Version : Most stable currency - Valas paling stabil


bert15
07-03-2004, 11:36 PM
menurut kalian apa sih mata uang asing yang paling stabil saat ini, atau secara keseluruhan, mata uang yang mempunyai dampak netral terhadap perkembangan global, atau hampir netral?

dan akhirkata, valas ini cocok untuk medium deposito

sudra
07-03-2004, 11:50 PM
dinar

bert15
07-03-2004, 11:51 PM
hm. apa motifnya kalau dinar?

Zhuge Liang
10-03-2004, 07:41 AM
Menurut gue, JPY.

Karena pemerintah Jepang punya kecenderungan untuk mengintervensi money market-nya kalau currency-nya mulai sedikit melemah.

Riand
02-04-2004, 11:00 AM
Originally posted by bert15
hm. apa motifnya kalau dinar?

gue juga rada setuju kalo dibilang Dinar. Setau gue, nilai mata uang Dinar itu kan rata-rata lebih tinggi daripada Dollar.

Kalo gue amati dikit, kestabilan nilai sebuah mata uang ada korelasinya dengan kestabilan pemerintahan negara yg bersangkutan, termasuk isu-isu politiknya.

Nah, rata-rata Dinar kan berasal dari negara-negara kerajaan yg tentunya gejolak politiknya rendah.

Makanya mata uang mereka juga bisa stabil.

paman GOBERR
02-04-2004, 12:10 PM
EURO

cukup di andalkan
sekarang aja dollar US kalah point tuh
barometer ekonomi eropa soalnya euro

kalau mau lebih aman lagi simpen emas aja cuk
kaya paman gini :P

:D

Riand
02-04-2004, 01:00 PM
1 Dinar Bahrain = 2.65 Dollar US

1 Dinar Kuwait = 3.4 Dollar US

Jelas Euro masih kalah ama dinar kalo ngebandinginnya ama dollar ..

betaisma
04-04-2004, 07:10 PM
Hello...

gua juga tertarik nih soal valas.. pernah gua nabung di sebuah bank syariah (ga usah gua sebut), n diskusi ama orang banknya, dia bilang dinar kemungkinan bakal jadi alat pelindung nilai yang bagus, karena nggak kena inflasi sama sekali.

Yang gua bingung, siapa otoritas moneternya? siapa yang nerbitin dinar? terus kalo dijual ke mana? Publikasi dinar dalam dunia finansial juga masih kurang (atau gua aja yang nggak tau hehehehe :D

tapi di majalah2 bisnis, dan tabloid keuangan, seperti Kontan, jarang banget tuh dibahas tentang Dinar. Yang masih banyak ya USD, Euro, dan JPY. Iya kan? Jadi kalo dinar itu emang that good, people should've been using it by now.. tapi kok masih banyak yang pegang macem2 instrumen investasi lain??

Yang lebih "parah" menurut saya adalah, tidak ada kemungkinan mengambil capital gain dari jual beli dinar, karena nilainya yang selalu stabil. Jadi tidak ada unsur spekulasi pasar, padahal kita tahu bahwa spekulan pasar adalah "pelumas" pasar, yang bikin pasar valas kita hidup, dan provide jobs for people..

Gimana dong... ada tanggapan...?? :p

mrcerdas
04-04-2004, 08:16 PM
Yang menentukan pilihan investasi, selain kestabilan mata uang, juga faktor likuiditas.

Apakah mata uang dinar tergolong likuid, alias gampang diperjualbelikan? Saya rasa tidak.

Umpama, saya mau ke bank di Jakarta, mau buka account dinar, bisa ngak? :D

Nanti kalo saya beli dinar, kalo tahun depan mau jual, susah ngak? Spreadnya nilai tukarnya tinggi ngak? (kalo mata uang ngak likuid, bank/money changer cenderung mengambil spread yang tinggi).

Makanya mata uang pilihan investor umumnya yang likuid, gampang diperjualbelikan, dan itu biasanya adalah mata uang dari negara yang aktif dalam perdagangan dunia, e.g. USA, Jepang, Australia, Spore, Hongkong, China, Korea, Eropa.

sudra
08-04-2004, 08:44 PM
Originally posted by mrcerdas
Yang menentukan pilihan investasi, selain kestabilan mata uang, juga faktor likuiditas.

Apakah mata uang dinar tergolong likuid, alias gampang diperjualbelikan? Saya rasa tidak.

Umpama, saya mau ke bank di Jakarta, mau buka account dinar, bisa ngak? :D

Nanti kalo saya beli dinar, kalo tahun depan mau jual, susah ngak? Spreadnya nilai tukarnya tinggi ngak? (kalo mata uang ngak likuid, bank/money changer cenderung mengambil spread yang tinggi).

Makanya mata uang pilihan investor umumnya yang likuid, gampang diperjualbelikan, dan itu biasanya adalah mata uang dari negara yang aktif dalam perdagangan dunia, e.g. USA, Jepang, Australia, Spore, Hongkong, China, Korea, Eropa.

buka account di bank syariah.
pertanyaan awalnya kan medium deposito. kl soal likuiditas nenek2 juga tau dolar juaranya.

mrcerdas
08-04-2004, 11:02 PM
yes, US dollar is no. 1 :D

Forget about other currencies. :D:D

Riand
12-04-2004, 01:02 PM
Originally posted by betaisma
Hello...

gua juga tertarik nih soal valas.. pernah gua nabung di sebuah bank syariah (ga usah gua sebut), n diskusi ama orang banknya, dia bilang dinar kemungkinan bakal jadi alat pelindung nilai yang bagus, karena nggak kena inflasi sama sekali.

Yang gua bingung, siapa otoritas moneternya? siapa yang nerbitin dinar? terus kalo dijual ke mana? Publikasi dinar dalam dunia finansial juga masih kurang (atau gua aja yang nggak tau hehehehe :D

tapi di majalah2 bisnis, dan tabloid keuangan, seperti Kontan, jarang banget tuh dibahas tentang Dinar. Yang masih banyak ya USD, Euro, dan JPY. Iya kan? Jadi kalo dinar itu emang that good, people should've been using it by now.. tapi kok masih banyak yang pegang macem2 instrumen investasi lain??

Yang lebih "parah" menurut saya adalah, tidak ada kemungkinan mengambil capital gain dari jual beli dinar, karena nilainya yang selalu stabil. Jadi tidak ada unsur spekulasi pasar, padahal kita tahu bahwa spekulan pasar adalah "pelumas" pasar, yang bikin pasar valas kita hidup, dan provide jobs for people..

Gimana dong... ada tanggapan...?? :p

mungkin salah satu alasan kenapa dinar agak sulit terkena penurunan nilai, karena bahan dasarnya unik. buat yg logam, beberapa malah nilainya lebih besar dari yg kertas karena ada yg bahan dasarnya emas.

soal tidak ada kemungkinan mengambil capital gain jika dikaitkan dengan spekulasi, jelas agak sulit mengingat rata-rata negara bermata uang dinar adalah negara yg menganut hukum Islam, yg notabene mengharamkan spekulasi.

tapi, seperti contoh bahan dasar diatas, kemungkinan mengalami kenaikan nilai justru besar. dan biasanya memang dinar nilainya semakin hari semakin naik dibanding dollar.

betaisma
14-04-2004, 06:06 PM
Originally posted by sudra
buka account di bank syariah.
pertanyaan awalnya kan medium deposito. kl soal likuiditas nenek2 juga tau dolar juaranya.

Maaf saya tidak terlalu memperhatikan pertanyaan pertama, hanya melihat judul thread saja, yaitu "most stable currency".
Kalau ditanya yang mana yang merupakan medium deposito yang paling baik, sebenarnya jawabannya juga bukan dollar atau Euro.

Saya tidak tahu persis berapa tingkat suku bunga yang diberlakukan Fed maupun Bank Uni Eropa saat ini, tapi rasanya lebih rendah dibandingkan yang diberlakukan Bank indonesia. (Kalau salah mohon dikoreksi).

Kalau kita memegang deposito, tentu mengharapkan return (bunga) yang tinggi, dan apakah dollar dan Euro memberikan itu? Yang saya dengar bunganya hanya berkisar 1-2% per tahun. Kecil sekali. Sebenarnya deposito di rupiah masih memberikan return yang lebih besar, mungkin sekarang 5-6%. (?). Tapi ini harus "dibayar" dengan risiko yang lebih tinggi, terutama faktor country risk Indonesia yang tinggi.

Akhirnya tidak ada yang gratis di dunia ini. Dollar dan Euro stabil tapi memberikan return deposito yang rendah. Rupiah memberikan return yang lebih tinggi dalam deposito, tapi risiko memegangnya juga tinggi (karena pemerintah sebenarnya secara de facto sudah bangkrut, karena jebolnya fiskal pemerintah oleh pembayaran hutang dan cicilan bunganya). Pilih yang mana untuk deposito? Yang jelas bukan dinar jawabannya :D :D :D

peace, ::angel::
[pm]

mrcerdas
14-04-2004, 07:44 PM
Return jangan dihitung dari persentase di atas kertas.

Mesti memperhitungkan inflasi di masing2 negara juga. Umpama bunga deposito sekarang 6% potong pajak jadi 5% pa. Sama aja ngak ada real return, setelah dipotong 5% inflasi. ::keyen::