PDA

View Full Version : aku tolol Tuhan....


BaYi^bajaNg
12-05-2004, 05:45 PM
aku merenung disetiap sujudku
aku melamun setiap kali berdzikir
jantungku bedebar keras setiap kali aku mendengar adzan
aku linglung kenapa aku harus melakukannya


aku bodoh tentang agama
aku taktahu apa-apa tentang diri-Mu dan sahabat-sahabatmu
siapa itu Nabi
apa itu Kitab

yang kutahu adalah sejarah Mereka
yang sering kudengar ceritanya dalam dongeng tidurku
dongeng orang tuaku
dongeng tetanggaku
dan para Ulama itu

aku tak tahu knapa aku harus melakukan sujud kepada_Mu
sedangkan kau sudah Tertinggi
aku tak tahu knapa aku harus memuji_Mu sedangkan
kaulah Yang paling tinggi derajadnya

untuk apa sholatku bagi_Mu
untuk apa puasaku bagi_Mu
untuk apa dzikirku bagi_Mu
aku tak tahu kenapa aku harus melakukannya
sedangkan kaulah Maha Sempurna
yang takkan mungkin ada kekurangan

kenapa Aku harus bertanya kepada_Mu
karena aku tahu Kau tidak akan pernah menjawabnya
kenapa Aku harus bertanya kepada_Mu
karena aku akan dicela bila aku bertanya pada Ibuku, tetanggaku
dan Para Ulama itu

kenapa aku tak boleh bertanya.....
kenapa aku selalu dicela
kenapa aku selalu dimaki

aku tolol..,aku bodoh,....aku ingin tahu...!!!


dan saat aku tahu kenapa aku harus melakukannya..
aku tahu aku melakukannya adalah untuk diriku sendiri
bukan Untuk_MU
kebenaran sejati adalah keyakinanku
bukan cerita mereka


akan ku cari sampai kapanpun kebenaran sejati
sekalipun jalan kemurtatan kan aku tempuh

noel26
16-05-2004, 02:56 AM
Tanyamu Adalah JawabNya
-----------------------------------

Tuhan tahu kau pasti bertanya, teman
Karena itu kau diminta bersujud
Tuhan tahu kau pasti ragu, teman
Karena itu kau dibuat bertanya

Tanyamu adalah JawabNya
Semakin kau bertanya, semakin kau bingung
Percayalah, itu saja !
Percayalah !

Tidak perlu bunga untuk mengharumkan hidupmu
Tidak perlu bertanya untuk mengerti, tetapi mencari agar mengerti !

Semakin kau sering berdoa, semakin sering kau diuji
Kenapa ?
Karena Dia ingin tahu, tuluskah doamu itu ?
Kapan kau ucapkan doa , teman ?
Saat bangun tidur, saat susah ?
Artinya berbeda !

Bangun, kau bercerita dengan-Nya, bukan melapor
Susah, kau memohon pada-Nya, Dia mengabulkannya, tapi kau tidak tahu , bukan ?

-------------------------------------------------------------------------------

Terjadi banjir besar di suatu kota, seorang ibu tua berada di atap rumahnya, yang sebentar lagi akan tenggelam. Datang perahu penyelamat pertama, berisikan tetangga-tetangganya, yang ingin menolongnya. Tetapi dia berkata "Biarkan aku, Tuhan akan menolong aku !". Ditinggalkanlah dia oleh mereka.

Perahu kedua, sekumpulan pemuda, termasuk cucunya datang menolong. Tetapi ia berkata" Tuhan akan datang, cucuku. Kau pergilah dulu, nanti malaikat membawaku menyusulmu ke sana.".
Cucunya pun pergi meninggalkannya.

Perahu ketiga, datanglah sekumpulan imam dan misionaris. Jawaban yang sama diberikannya kepada mereka. Dan mereka, terpaksa pergi, sambil berdoa, semoga Tuhan benar2 menolongnya.

Ternyata ibu tua itu mati tenggelam .......

Di pintu surga, ibu itu mengeluh "Tuhan ,kenapa kau tidak menolong aku, Tuhan ! Aku selalu berdoa kepadamu, tak lupa aku membersihkan rumah-Mu setiap aku ke sana. Kenapa, Tuhan ? Apa aku masih kurang berarti bagi-Mu ? jawab, Tuhan ! Jawab aku !".

Dengan bijaksana, Tuhan pun berkata "Anakku, kenapa kau berkata seperti itu padaku ? Bukankah sudah kukirimkan bala bantuan kepadamu ? 3 buah kapal kuutus ke tempatmu, tapi kau menolaknya , anakku !"

Mendengar itu, menyesallah ibu tua itu.

----------------------------------------------------------------------------------

Seorang gadis selalu mengeluh, merasa Tuhan tidak pernah berada di sampingnya, selalu membiarkannya sendiri. Suatu hari gadis itu berjalan di tepi pantai , memandang langit dan berkata "Tuhan, kenapa aku selalu begini, sendiri menunggu apa aku, Tuhan ? Lihat di belakang badanku ini, Tuhan. Selalu saja satu pasang jejak kaki. Mana Engkau , Tuhan ? Mana ? Bahkan Engkau pun tidak berteman denganku ! Tetapi tidak apa, Tuhan ! Tanpamu aku kuat, lihat saja pasangan jejak yang kokoh itu, aku mampu sendiri, tanpa-Mu sekalipun, Tuhan ! Masih haruskah kau kupanggil Tuhan ?".

Dalam sekejap, Tuhan menjawab "Anakku, jejak kaki itu memang hanya sepasang, benar itu ! Tapi, itu bukan jejakmu, anakku. Itu Jejak kakiku, yang sedang memapahmu di punggungku. Kau pasti tidak sadar, karena kau tidak melihat ke depan, selalu saja ke belakang !".

Dan, gadis itu pun tersungkur dan menangis, sedih, menyesal, dan terakhir.......senyum bahagia pun merekah.......

---------------------------------------------------------------------------------
Haruskah Tuhan membantumu dalam wujud Tuhan ?

salam,

noel