View Full Version : plagiat
d'hercule
10-08-2004, 11:57 AM
kembali tiba saat2 untuk percaya
keinginan akan datang mewujud
aku pun lupa kapan terakhir mawarku mekar
setelah kelopak terakhir luruh layu keawang - awang
tarian tirai disapu angin
dan perasaan pengap paru-paru mencari udara
seribu rasa seribu sirna
diredup cahaya indah di bola mata
kembali, kembali langit biru tampa matahari
memberi kenyamanan diatas kepala
jika ku mau berenang tampa apa - apa
kurasa aku bisa melakukannya
kembali tiba saatnya untuk mengerti
memegang angin yang lewat dibelakang telinga
menerpa hampa, detik - detik berlalu
meninggalkan genggaman yang baru saja usang
kembali, kembali langit biru tampa matahari
memberi pesan dibayangan tiang - tiang
d'hercule
10-08-2004, 12:26 PM
-si muka pucat dan tenunan sutra-
si muka pucat mendaki belahan batu
disalah satu bagian kaki gunung terjal
mengait jari disetiap gradasi yang ditemukan
membedakan ilalang dan lumut dgn perasaan
si muka pucat memandang tak mengerti
awan semakin jauh tertinggal
sedangkan pendakian masi dilakukan
dia mulai ragu mana kaki mana tangan
si muka pucat merasa percuma
menungging, tetap membingungkan
awan runtuh ke atas, tapi semua organ ikut - ikut terbang
terharu pilu, si muka pucat menoleh pada matahari
namun, matahari kali ini muncul di keempat penjuru
si muka pucat bingung memperhatikan
bayangan diri memendar dibatuan
di empat pucuk tebing, empat kediaman ular yang berbeda
si muka pucat berharap
sebelum malam datang
semua naga hidup kembali
agar tak ada yang lebih buruk dari hari ini
d'hercule
10-08-2004, 12:54 PM
-masalah besar diudara-
duduk disofa mematikan rokok
berbicara didepan asbak
" baru saja aku menyenangi diri
melepas asap memenuhi paru - paru
bernyanyi nina bobo untuk racun di sarang baru"
kamu kemana saja tanyaku
Dia duduk di meja makan dengan segelas lemon squash
kami menghabiskan waktu menonton tv
dan memandangi banda - benda di dinding
ku suka yang kuning itu.
noel26
10-08-2004, 10:19 PM
kau melebih-lebihkan semuanya
mengatai-ngatai terlalu banyak
sadarkah kau satu tidak untuk semua ?
aku hanya ingin kita adil saja
mernegkuh makna hidup memang mudah
hanya saja itu ada karena kau bersama mereka
aku tak ingin mendusta diri ini
aku tak ingin kau memfitnah diri sendiri
lewati harimu dengan jujur
niscaya kau kan menerima kejujuran
lewati harimu dengan pemalsuan
niscaya kau akan dipalsukan cintamu hidupmu
d'hercule
15-08-2004, 06:40 PM
-meneriaki matahari-
berdiri disini merasakan semuanya
kuceritakan udara malam tidak diam saja
menerpa tubuh dan muka
kurasakan senyap malam
butir - butirnya terserap dipori - pori kulitku
lebih dari itu
dari sini kutengok bulan
tampa senyum sedikitpun disitu
aku merasa kedinginan
aku merasakan kesendirian
berdiri ditaman mawar
ketika lenganku terangkat memetik bunga
kuntum mekar pun tersentak keras
terguncang seperti ku
terpisah seperti aku.
ketika hidungku hendak mencari wewangiannya
aku tak menemukan kehidupan
maka di pun kutaruh ketanah
aku bilang, " kamu seperti bunga mati"
d'hercule
16-08-2004, 08:52 AM
dia datang setelah larut malam
melangkah masuk kedalam
tampa bantingan pintu yang berarti
menyambar tirai menutup pandangan
musim panas ini berlanjut terlalu lama
tapi malah saat ini udara regang tinggal tak bicara
pun tidak menyisakan ludah tuk diseka
namun hanya menempelkan kulit bibir yang retak
transisi pelukan, lamunan dan ketergugahan
telah berlangsung tampa kaitan mendalam
namun tlah berlangsung dengan baik dimalam temaram
hanya tuk menyadari keberadaan kerinduan
hei kamuh!, cepat pulang!
d'hercule
16-08-2004, 09:16 PM
-snapshot-
kemudian mereka terbang keawan
sesaat pandangan pun diisi ilalang
adakah yang telah kamu ciptakan
pasir yang terusik atau helaian bulu yang bertanggalan
aku bawakan kelambu bertabur dedaunan
kujahitkan disetiap lobang
adakah kau dapat sudut yang tenang
adakah mentari tak tertutup bayangan
seekor dua kan hinggap di lengan
bertelur di ungkapan angan
tuk suatu saat menetas diharapan
tapi ternyata hanya haru yang kau butuhkan
aku berjalan dikaki pegunungan
dinaungi cahaya bulan yang lalu memantul dikerinduan
aku tahu kamu kan datang
mengikuti pantulan temaram dipijakan
d'hercule
28-08-2004, 04:45 PM
duduk dipermukaan karang 50 meter dibawah laut
tidak menunggu degup - degup letupan bola - bola udara
tidak juga hendak memanggil camar turun kesini
aku berada disini tuk menerima tekanan beban diatasku
gigi gemeretak aku kedinginan
dari tadi rasa dingin sudah menjelma jadi bagian diri
aku tak melangkah takut menyisakan kehampaan
yang dapat mendatangkan pandangan2 hiu hitam
d'hercule
31-08-2004, 03:38 PM
sandi datang berkunjung
sandi membawa sekeranjang jagung dan seplatik kentang
sandi menutup pagar
dan sandi memanggil ibu
bapak membuka pintu dan mendelik
bapak segera membanting pintu dan berlalu
sandi menangis mengaduk2 jagung dengan kentang
ibu termenung dibelakang menjerang air mandi
noel26
01-09-2004, 12:54 AM
ketika aku harus merelakan dia untukmu
saat itu juga aku harus menghilang
ketika aku harus mengais cinta untukku
egois kutelan mentah demi sebuah cinta sesaat
semoga ini cepat berlalu
cintaku tidak meniru
semoga indah kan lahir
cintaku bukan tiruan ... plagiat....
d'hercule
04-09-2004, 11:18 AM
hanya mimpi, mimpi dan mimpi
kulit tak akan menyapa atau bergumam
tak seperti pandangan mata yang selalu bicara
walau sama2 tidak berisi suara
selain pemandangan diluar sana
senantiasa kan terlihat bayangan didalam dirinya
dikaca yang dilewati cahaya,
selapis gambar tipis keresahan menjelma
seharusnya...........
diungkit oleh perasaan tak tentu
diseret berkali - kali oleh genggaman melati
seribu pertanyaan datang tiada menentu
membuat ragu tuk menoleh pijakan sendiri
seharusnya malu
seharusnya ragu
d'hercule
10-09-2004, 05:03 PM
ternyata...
haluan terhalang
debu - debu bergulir digeladak
aku sebuah patung bersandar ditiang layar
pada saat jangkar terbenam dikarang - karang
para camar menaruh perhatian
hinggap dan asik menonton kelasi pulang
geladak licin serutan dari pulau bintang
menyilau terang dikala petang
hiuuutttt hiuuutttt
sahut - sahutan angin disisi layar
tak mengubah arah bentangan
tapi membuat gelora timpaan cahaya matahari semakin dalam
beriak beriak aku tak tahan
melukis pelangi tak akan kunjung datang
meraih kuncung batu
aku menunduk memberikan hormat, menyarungkan pedang.
d'hercule
13-09-2004, 10:03 AM
adiosisme !!
aku ingin memberi seutas pujian
tapi rasanya tidaklah cukup pantas
aku hendak turut mengikutimu
namun kesadaran tak membawaku kesitu
aku ingin sekali berada diayunan kata2mu
saat pagi memaksaku melepas daun jendela
dan seutuhnya ketukan2 irama yang tak pernah buat kita jemu
pun hanya menjadi tetesan sabun menggantung didaun telinga
kita bisa menyelam dalam sekali
kita bisa berenang sampai ke akhir belukar ombak
tapi setianya kita kembali kesini
mencari sebidang tempat di pantai yang sesak
d'hercule
16-09-2004, 01:08 PM
kita bisa saja bilang terik matahari menyakitkan mata
dalam langkah - langkah kaki berkeringat dibalut celana nan mulai basah
berharap teduh kan datang memayungi lalu meneteskan air zamzam
dan udara tercipta berubah warna menjadi biru muda laut dangkal di pulau yang sepi
itu kumpulan awan diatas terlalu jauh untuk dijangkau
hanya semacam hiasan penutup tubuh yang dibalik jubah panjang
teriakan dari sini hanya dibalas dengan kemilau tak tampaknya
dan mereka semakin berharga dengan sebatang pasopati tersembunyi
saat biduk belum sampai di daratan
aku berjalan menuju titik maju
dan saat kemarau mulai berhenti
aku mengais bangkai rusa yang ditimbun salju
matahari matahari kapankah kan berhenti.
d'hercule
18-09-2004, 10:54 AM
aku bermimpi melihat seorang petani tersenyum menggenggam batang padi
dan butir-butir padi yang berkilau seperti girang menemukan dunia baru
suatu hatri diladang, tampa bunga dan cerek penyiram, udaranya begitu segar
aku sendiri sedang berdiri mementang jari - jari jerami jauh dari pematang
hari - hari pagi yang dipenuhi dentang kaleng membuat pagi ini tidak hanya tinggal dalam sunyi
d'hercule
20-09-2004, 12:19 PM
kuwarnai butir - butir oksigen yang melepaskan diri dari dedauanan dengan biru muda
dengan tangkai kuas imajinasi, cat air sulingan murni atas keinginan
setiap orang akan menyukai udara segar yang datang menyerahkan diri
setiap orang tertawa dan menangis menangkap ransangan kehidupan dengan beribu - ribu artinya
pada setiap sentuhan dan setiap waktu yang mengiringinya
sesuatu pergi untuk diilhami
sesuatu datang untuk dipahami
akankah kita dapat mengawasi hari - hari dengan baik
cermat dan lalu tidak beralih pada masa - masa kuntum - kuntum kehilangan serbuk - serbuk kelaminnya
di surga dan di dunia
d'hercule
30-09-2004, 04:59 PM
kadang samar2 kulihat diriku berjalan menjauh
dari onggokan jasad yang terebahkan
kadang - kadang kuberdiri dilorong cahaya
sekedar menyilaukan mata dari bentangan dunia
kadang ku berlari menyembunyikan diri ini
disemak, di pohon - pohon tinggi, di bungker - bungker sepi
kadang pula lebih dari itu telapak tanganku meraup muka
menutup semua lubang nafas dan menempelkan jelaga
bisakah saat ini ku katakan aku terlahir untuk mu
bukan sekedar jasad hangat ini
tapi diriku yang telah sempurna satu kembali
diriku yang tidak akan menjadi pengisi ruang pandang belaka
di kesungguh2an kesadaran akan diriku
dan keinginanku
tentang kamu.
d'hercule
04-10-2004, 10:28 PM
saat ombak datang bergulung
aku segera mengerahkan jurus membelah ombak
ditepian pantai terpose seperti kera
dipagi hari ini, aku pun menjadi binar disudut mata
huahahahaha
d'hercule
21-10-2004, 05:01 PM
tubuhku terentang diatas batu
telanjang berpeluh keringat bak banjir kala kemarau berakhir
diregangan otot yang sekarat, mulutku terus menganga
semakin sedikit udara tersisa, semakin keras gumpalan ditenggorokan
kami sebenarnya telah merintih
kami, kami yang tak mampu bergerak terjerang diatas batu panas
kami yang merentang paru2 dan berharap hirupan nafas takkan berakhir
bahkan ternyata kami tak sanggup tuk saling mendekap padahal maut semakin dekat.
d'hercule
07-11-2004, 12:54 AM
kenapa kuslalu ingin berkata - kata
padahal diam adalah segalanya
kenapa ku selalu melukiskan kenyataan
kalau ternyata kenyataan tak ada
d'hercule
20-11-2004, 11:37 PM
ketika batas air membagi dua matamu
tak peduli ombak membawamu keatas atau kebawah
sebuah sensasi matahari tetap menyilaukanmu
dan sebuah kedinginan lautan tetap merendammu
keadaan matamu yang terbelah tidak terpungkiri lagi
terserah kamu mau tersenyum atau menangis
senyuman untukmu sendiri
atau tangisan untukmu sendiri.
aku sendiri ???
aku sendiri sedang membiarkan air asin masuk kesela2 gigiku.
aku sedang tersenyum lebar.
d'hercule
24-11-2004, 06:36 AM
seorang pinokio berhidung pangjang akan berkata lain
aku tida hanya disini, aku juga disana katanya
menjujjkan ujung hidungnya yang menghilang dibalik bukit.
aku bisa mencium aromanya, katanya tersenyum
seorang pinokio kayu yang menjasi manusia
terhalang pepohonan untuk memutar kepalanya
dengan mata berkaca2 memanggil penciptanya
ketika kebakaran hutan merambati organnya
si pinokio setengah manusia
mencari jalan kehidupannya
menanti hidungnya yang tersisa tinggal sejengkal
untuk bisa berbalik melarikan diri sekencang - kencangnya.
d'hercule
25-11-2004, 12:37 PM
dia bukan hanya terbang
dia bukan hanya mengepak sayap
dia mencari sesuatu
itu.... kataku.
d'hercule
08-12-2004, 07:38 AM
manusia berjalan dengan mata buta
meraba-raba dengan ujung pedang
menghayalkan angin yang meraka rasakan berwarna kuning terang
mendengus bau dan menegak wewangian
berjalan meninggalkan goresan dimana-mana
vBulletin® v3.7.0, Copyright ©2000-2009, Jelsoft Enterprises Ltd.