Sampan Hismanto
03-04-2000, 01:56 PM
aku ada cerita nich buat shohib" semua
disuatu sore sehabis pulang kerja,aku agak terburu - buru pulang, tapi disuatu perempatan aku melanggar lampu lalu lintas yang seharusnya aku berhenti aku jalan terus ee tak tahunya di depan ada thuu pak Polisi aku diberhentiin, aku langsung berhenti dan aku langsung turun dan saya kasih HORMAT dan lansung aku jabat tangannya dan aku sebut namanya. SELAMAT SORE PAK MULYONO kebetulan namanya pak MULYONO langsung dibalas selamat sore langsung aku ditanya kamu tahu kesalahan kamu, tahu pak jawabku, langsung aku jelasin tanpa dia minta saya salah melanggar rambu"lalu lintas,aku diminta SIM,STNK, aku kasih. terus dia tanya terus gemana, saya mengaku salah pak, ohhh begitu kata dia,sambil saya minta maaf lagi.terus SIM,STNK KU dikasih kembali dia bilang lain kali jangan diulang ya, aku jawab baik Pak MULYONO, dan terima kasih atas nasehatnya. udah selamat deh aku engak kena CEBANAN yang biasa diminta, karena AKU UDAH KASIH HORMAT DAN AKU SEBUT NAMANYA. itu salah satu kuncinya.
disuatu sore sehabis pulang kerja,aku agak terburu - buru pulang, tapi disuatu perempatan aku melanggar lampu lalu lintas yang seharusnya aku berhenti aku jalan terus ee tak tahunya di depan ada thuu pak Polisi aku diberhentiin, aku langsung berhenti dan aku langsung turun dan saya kasih HORMAT dan lansung aku jabat tangannya dan aku sebut namanya. SELAMAT SORE PAK MULYONO kebetulan namanya pak MULYONO langsung dibalas selamat sore langsung aku ditanya kamu tahu kesalahan kamu, tahu pak jawabku, langsung aku jelasin tanpa dia minta saya salah melanggar rambu"lalu lintas,aku diminta SIM,STNK, aku kasih. terus dia tanya terus gemana, saya mengaku salah pak, ohhh begitu kata dia,sambil saya minta maaf lagi.terus SIM,STNK KU dikasih kembali dia bilang lain kali jangan diulang ya, aku jawab baik Pak MULYONO, dan terima kasih atas nasehatnya. udah selamat deh aku engak kena CEBANAN yang biasa diminta, karena AKU UDAH KASIH HORMAT DAN AKU SEBUT NAMANYA. itu salah satu kuncinya.