PDA

View Full Version : Poligami (merged)


ratkoen
25-05-2003, 02:24 PM
Gimana reaksi elo kalo bokap punya bokin lagi yang lebih cakep dan sexy dari pada nyokap elo?

Demon Lover
28-05-2003, 04:00 AM
gue tampolin tuh cewe (kayaknya yhe) :D :D

hawk
28-05-2003, 08:16 AM
mending dijadiin cem-ceman gue ::devil:: :D

nope. seriously: ini kasusnya dia selingkuh ato enggak? klo iya jelas gue marah. klo bukan, ie dia bilang jujur mo merit lagi tetap gue enggak setuju. meski agama gue membolehkan laki-laki memiliki istri lebih dari satu dengan berbagai syarat yang sangat ketat tapi gue masih berprinsip satu. satu hati, satu cinta, satu pacar, satu istri. and that would be enough :)

sakuraba aoi
29-05-2003, 12:49 AM
Gue penganut monogami + monoandri, jadi kalo bokap atau nyokap gue pengen ngejalin hubungan serius sama PIL atau WIL mereka, gue ajuin syarat, mereka mending cerai dulu, baru pikirin pasangan baru.
Tapi kalo gue pikir-pikir, ortu kan manusia juga, dan mereka bisa bosen sama pasangan mereka, dan kalo untuk menanggulangi rasa bosen itu mereka "jajan" diluar, gue berpendapat silahkan aja, asal jangan dirumah dan bukan sesuatu yang serius sampe bisa berakhir di pelaminan. (pendapat gue radikal banget ye?)

seribupena
29-05-2003, 03:00 AM
gw penganut monogami n monoandri yang ketat. bonyok gw dah ambil sumpah di gereja, n harus patuhin tu sumpah.

mahanee
29-05-2003, 09:55 AM
Originally posted by sakuraba aoi
Gue penganut monogami + monoandri, jadi kalo bokap atau nyokap gue pengen ngejalin hubungan serius sama PIL atau WIL mereka, gue ajuin syarat, mereka mending cerai dulu, baru pikirin pasangan baru.
Tapi kalo gue pikir-pikir, ortu kan manusia juga, dan mereka bisa bosen sama pasangan mereka, dan kalo untuk menanggulangi rasa bosen itu mereka "jajan" diluar, gue berpendapat silahkan aja, asal jangan dirumah dan bukan sesuatu yang serius sampe bisa berakhir di pelaminan. (pendapat gue radikal banget ye?)

gak radikal banget ah ....

gw sempet punya temen yang punya masalah kayak gini ... dan terang terangan dia ngomong sama bokapnya : "papah boleh aja berhubungan dengan dia just for your eyes fun !!! tapi jangan coba coba bawa hubungan itu ke tempat tidur !!!! kalau dia sampai hamil, lalu menuntut papah, bakal hancur ini keluarga"

dan ajaib.. papahnya bisa ngerti .. ::up::
ada yang mau nyoba ??? :D

bobo
29-05-2003, 12:19 PM
Originally posted by sakuraba aoi
........
Tapi kalo gue pikir-pikir, ortu kan manusia juga, dan mereka bisa bosen sama pasangan mereka, dan kalo untuk menanggulangi rasa bosen itu mereka "jajan" diluar, gue berpendapat silahkan aja, asal jangan dirumah dan bukan sesuatu yang serius sampe bisa berakhir di pelaminan. (pendapat gue radikal banget ye?)

jajan dosa man ... lo mau nyokap lo jajan diluar ?

ada2 aja .... cara berpikir lo salah ... kalo gak mau bosen mustinya jgn kawin ...

b@rtsimpson
29-05-2003, 04:06 PM
Originally posted by sakuraba aoi
deleted...

Tapi kalo gue pikir-pikir, ortu kan manusia juga, dan mereka bisa bosen sama pasangan mereka, dan kalo untuk menanggulangi rasa bosen itu mereka "jajan" diluar, gue berpendapat silahkan aja, asal jangan dirumah dan bukan sesuatu yang serius sampe bisa berakhir di pelaminan. (pendapat gue radikal banget ye?)

weh..weh..weh...gimanapun juga, rasa bosan itu pasti timbul. Tapi, itu bukan jadi alasan buat jajan ato selingkuh, weh..salah besar itu!!
Lagian, kalo kerja, kenapa betah. Emang kalo bosen kerja, terus nyambi nyari kerja ditempat laen gitu? :D

sakuraba aoi
30-05-2003, 12:32 AM
Gue nyoba menghadapi situasi ini pake mengandalkan idealisme gue yang monogami + monoandri murni, tapi yang ada malah gue tekanan mental sendiri, jadi gue coba me-loosen up a bit...
Bonyok gue udah tahu pandangan gue, dan mereka setuju sama pandangan gue. cuman aja kadang gue pengen tahu, kira-kira bonyok gue saling ngomongin/mendiskusikan soal selingkuhan mereka nggak ya?

ratkoen
30-05-2003, 08:57 AM
Emang sih kalo di-pikir2 dari pada bokap selingkuh terus malah bikin dosa mulu, mendingan sekalian aja dia kawin lagi. Syukur2 nyokap bisa nerima, kalo nggak ya bokap suruh diem2 aja. Gimana menurut pendapat elo semua??

hansel
30-05-2003, 10:40 AM
Simply perselingkuhan yg diresmikan

Uchuu Keiji
02-06-2003, 06:06 PM
anak buah roma irama donk. kalo istrinya ok2 aja ya ngga papa. tp kalo istri ngga rela dimadu berarti dosa nyakitin hati org.

kid_DtHief
09-06-2003, 07:08 AM
kalo ngga marah brarti gw boong
walaupun poligami itu dibenarkan dalam ajaran islam tapi tetap aja gw nentang berat yg namanya poligami ::sebel:: ::sebel::

misti
09-06-2003, 02:02 PM
poligami dibolehkan dalam keadaan darurat spt yg Nabi lakukan dulu, yaitu pada waktu perang di mana kondisi perempuan sangat2 direndahkan dan dilemahkan ... kebanyakan istri Rasul adalah janda korban perang kecuali Siti Aisyah.

Walapun poligami disebut sunnah rasul, dalam kehidupan Rasul sendiri, beliau hanya poligami selama 8 tahun saja dari seluruh masa hidupnya ... setelah istri pertamanya meninggal dunia. Dan itu pun dilakukan krn keadaan benar2 darurat. Poligami tidak dimaksudkan sbg simbol kekuasaan, tetapi sbg perlindungan ... bukan untuk disombongkan ... bukan pula untuk menghindari prostitusi ...

Trus juga, harus dicermati juga walaupun ada ayat yg memperbolehkan poligami (dgn syarat berlaku adil) di ayat selanjutnya disebutkan bahwa tidak seorang pun bisa berlaku adil ... so, mungkin teman2 bisa ngambil kesimpulan sendiri ... ;) :)

naila
09-06-2003, 02:44 PM
kalo kata pak Nasaruddin Umar : poligami itu hal yang sepintas seperti dibolehkan, tapi kalo ditilik syaratnya seperti mustahil

adventureryo
10-06-2003, 08:52 AM
Originally posted by naila
kalo kata pak Nasaruddin Umar : poligami itu hal yang sepintas seperti dibolehkan, tapi kalo ditilik syaratnya seperti mustahil
Benar ..... ::up::
Soalnya kalo dilihat sekilas dari literatur religiusnya, sepertinya poligami diperbolehkan.
Tapi orang sering lupa, bahwa di belakang ayat tersebut ada kata-kata yang berbunyi : asal kamu mampu berlaku adil.

Adil adalah menempatkan segala sesuatunya pada tempatnya, tanpa pernah melukai perasaan orang lain. Jadi adil bukan hanya rumah yang sama luas, harta yang sama melimpah, waktu bertemu yang sama banyaknya dan segala dimensi dunia lainnya.

Kalo dilihat dari kaca mata manusia, siapa sih manusia yang mampu adil sepanjang waktu ? Siapa sih yang mampu menjamin bahwa orang lain tidak akan terluka perasaannya ? Apalagi perasaan wanita yang harus berbagi suami dengan wanita lainnya. Sekali saja sang wanita merasa diperlakukan tidak adil (didzalimi), maka sang suami akan menanggung dosa yang besar.

Sanggupkah kita berlaku adil setiap waktu seumur hidup kita dan menjaga perasaan istri-istri kita untuk tidak terluka dan merasa didzalimi ? Gue ragu ada manusia yang mampu melakukannya.
Karenanya daripada melukai perasaan orang yang gue sayangi dan menanggung dosa di kemudian hari, gue memilih untuk mengatakan TIDAK pada poligami ...... :)

naila
10-06-2003, 09:22 AM
gue pernah denger, di sebuah daerah konflik di Indonesia, semua laki2 dewasa di suatu desa dihabisi krn dicurigai menjadi anggota gerakan separatis.

seandainya kasus seperti ini meluas, katakanlah sampe komposisi co-cewe dewasa tinggal 7:10, apa yg harus dilakukan?
transmigrasi cowo dari Cina kali ya? di sana denger2 udah surplus laki2 ;D

adventureryo
10-06-2003, 09:32 AM
tenang dulu La, sekarang komposisinya masih 49.5 : 50.5
Kalo kasus kayak gitu terjadi, kayaknya ekspor bibit unggul bisa dijadikan alternatif, meniru kesuksesan peternakan unggas di desa-desa sebelumnya ..... :D:D

ratu_desko
10-06-2003, 10:01 AM
gue kesel banget ama ni orang!! ::marah!::

what da ya think guls? ;(

naila
10-06-2003, 10:42 AM
kalo gue sih.. selama istri2nya rela dipoligami, gue no komen. itu hak mereka kok. sapa tau emang gak mampu melayani suaminya ;D. sapa tau emang pengen kecipratan harta (misalnya istri2 raja2).. etc.
soal adil atau nggak, mampu atau nggak.. itu bukan gue yang berhak menilai. sapa sih gue? hakim bukan, nabi bukan...

sebagai turunan raja Jawa (;D;D), leluhur gue juga ada yg poligami.. tau sendiri deh Sultan Agung dan penerus2nya (sampe Pakubuwono XII) tuh istrinya biasanya kan banyak. alm kakeknya miswa gue juga istrinya 3, krn sebagai org terpandang & bangsawan, org2 rebutan ngawinin anaknya dgn beliau.

yang gue benci dari si Puspo ini.. dia mengkampanyekan poligami. so, jangan pernah ajak gue ke Ayam Goreng Wong Solo. sejak gue tau tingkahnya begitu,3-4 taun yg lalu, gue udah berniat memboikot dagangan si bapak ini.

plis.. jangan ada yang komen "ntar kasian pedagang ayam lokal" seperti waktu McD diboikot yak! ;p alasan boikot gue emang sadis kok, biar Pak Puspo lama2 gak mampu mencontohkan poligami lagi ;D.

lagian, sebenernya dia pernah cerai lho dgn salah satu istrinya.. (yg nomer 4 kalo gak salah.. trus ganti lagi ama yg skr). tapi nggak pernah diceritain. yang didengung2kan selalu success story-nya ;).

adventureryo
10-06-2003, 10:49 AM
Poligami itu pilihan hidup pribadi, kayaknya kurang pada tempatnya kalo dipublikasikan sebagai sebuah konsumsi publik, apalagi dengan tujuan-tujuan publikasi demi popularitas :)

bee-chan
10-06-2003, 10:51 AM
Bole aja poligami asal tuh cowo-cowo setuju juga sama poliandri ::sebel:: Enak aja! cewek cuma kebagian yang nggak enaknya thok, harus rela dimadu tapi nggak bole memadu! ::sebel::

naila
10-06-2003, 10:54 AM
harus rela? nurut gue sih nggak ada yg mengharuskan :D. sah2 aja kalo kita nggak mau dimadu. mungkin pertanyaan yg lebih tepat adalah : kenapa mau? dan ini adalah pilihan pribadi tiap2 orang, kayak kata ryo.

cuma kalo ngajak2 orang untuk ngikutin gaya hidup dia.. apalagi untuk popularitas.. nurut gue rada gak etis. sama gak etisnya dgn orang yg mengkampanyekan seks sebelum nikah, ngajak2 orang untuk niru2 dia.

misti
10-06-2003, 11:38 AM
poligami bukan untuk dipamer2kan ... bukan untuk disombongkan

dgn dipamer2kan kesannya dia pamer kekuasaan atas istri2nya ... ::sebel::

adventureryo
10-06-2003, 11:38 AM
Mungkin dia ngerasa pede untuk mengampanyekan gaya hidup berpoligami karena backupnya kuat kalee.... ::jagoan::
Indonesia no. 2 kan juga menganut gaya hidup yang serupa ::hhh::

IMHO, kenapa gue selalu memandang rendah yah pada orang-orang di sekitar gue yang menganut gaya hidup seperti itu ? Kesannya nggak berpendidikan banget gitu.
Waduh nggak boleh nih gue kayak gini, kudu diubah cara pandangnya. Maaf yah kalo salah ngomong ...... :D:D

naila
10-06-2003, 11:47 AM
hihi.. kalo leluhur gue gak ada yg gitu, mungkin gue juga bakal sama kayak elo brow ;D;D

adventureryo
10-06-2003, 12:31 PM
Originally posted by naila
hihi.. kalo leluhur gue gak ada yg gitu, mungkin gue juga bakal sama kayak elo brow ;D;D
Wheaueuahea..... ::hhh::
Mbak, kan yang gue maksud orang-orang jaman sekarang. Kalo jaman dulu sih maklumin aja lah, budaya feodal masih mengikat kental kehidupan masyarakat Indonesia. Kalo ngomongin leluhur sih, gue juga gak jamin kalo mbah buyut dari kakeknya neneknya kakek gue (bingung gak bacanya ? :D) gak berpoligami ..... :D:D

Tapi hari gini, teknologi udah maju, pendidikan berkembang, derajat wanita sudah disetarakan, masih aja pikirannya pengen poligami. Lagipula keadaan hidup kan gak darurat (mengingat poligami adalah pilihan darurat di saat darudat).
Beneran deh, gue nggak bisa menilai tinggi orang-orang yang demikian, kesannya hidup buat kawin dan beranak-pinak doank ..... ::hhh:: j/k

Tapi kalo bapak-bapak pejabat negaranya berpoligami, trus kita anak-anak mudanya jadi apa dunks ? Jangan-jangan jadi pejabat tinggi kudu berpoligami dulu yah ? ::hhh:: j/k

naila
10-06-2003, 01:34 PM
huahuahaua.. iya kayaknya sih, kalo mau jadipejabat tinggi harus bis amembuktikan bahwa dirinya mampu mengatur banyak istri dan banyak anak.. baru boleh mengatur negara ;D

adventureryo
10-06-2003, 01:38 PM
Originally posted by naila
huahuahaua.. iya kayaknya sih, kalo mau jadipejabat tinggi harus bis amembuktikan bahwa dirinya mampu mengatur banyak istri dan banyak anak.. baru boleh mengatur negara ;D
Berarti peluang gue untuk jadi pejabat tinggi negara (minimal setingkat wapres) sudah pasti punah ..... ::hhh::
Mending tetep kerja di swasta aja deh kalo syaratnya kudu begitu ..... :D:D

xaVer
10-06-2003, 03:02 PM
Originally posted by ratu_desko
gue kesel banget ama ni orang!! ::marah!::

what da ya think guls? ;(

::huekk:: priBadi.. gW maLes baNget baCanYa.. gW perNah liaT di majaLah dia nGomonG bLa"bLa".. kaLo nuRut gW siH, terSerah dia maU puNya iStri beJibuN-jiBun juGa gW nGga peduLi.. taPi gW nGga sUka aMa keLakuaNNya yanG kaYak nGajak oranG bUat puNya iStri baNyak.. ::sebel:: eH, pLeaSe doNk.. uDah puNya iStri, uDah puNya aNak ya uDah!!!
mana dia cuMa nGebahaS kaLo cWo kaYak giTu tuH iBadah.. cOba kaLo iStrinYa yanG puNya suaMi baNyak.. boLeh kaGa??? ::sebel::

La Lune
10-06-2003, 04:45 PM
Iya neh! Stujuh ma yang di atas!! ::up::
Lagian istri2nya pada mau aja gitu?! Sori ya, klo gue cinta sama seseorang sih gue gak rela ngebagi dia ma ce lain, hehehe ;p

Kecoak_Blekekek
10-06-2003, 07:13 PM
Nikah kok bawa bawa soal agama... bilangnya agmanya memberi izin segala.. :o anehhhh...
kalo tujuannya buat mengangkat derajat si istri dan memperbaiki perekonomian (kayak pas jaman behela banyak perang de el el) ituh sih ga pa pa... tapi kalo tujuannya mentang2 punya duit jadi bisa seenaknya... ituh nyengitin banget... ::ger::

kiara
10-06-2003, 08:50 PM
Lah, istri2nya kan memberi izin setelah di"negosiasi" berulang kali dengan membawa segala macam dalih agama. Waktu belum ngasih izin, si Puspo itu malah nekat siri duluan. Istrinya yang bilang, di tabloid Wanita Indonesia. Kalo pada akhirnya istri (pertama)nya mengizinkan, itu juga dengan syarat nggak ketemu dengan madunya selama beberapa lama. Berarti sebenernya nggak rela, nggak ridho kan? Berarti kan perkawinan model gitu sebenernya nggak dibolehin? Mana ada sih istri yang langsung aja ngasih pas suaminya minta ijin kawin lagi?
Si Puspo - dan Rhoma Irama, dan segala macam lelaki yang sejenisnya - itu memelintir agama demi nafsunya belaka. Tau nggak alasannya Puspo berpoligami? "Usaha saya makin berkembang, dan saya merasa istri saya sudah nggak bisa melayani saya dengan selayaknya." Apaaa coba? Terus si Rhoma bilang, "Poligami itu kodrat lelaki. Binatang jantan aja nggak ada yang cukup dengan satu pasangan." Lah, bego amat nih orang, malah nyama2in diri dengan binatang :D (Lagian kalo mau ngeliat kodrat dengan binatang, binatang betina juga berpoliandri.)
Gue juga boikot tuh restoran ayam bakarnya...

kue_cubit
10-06-2003, 08:52 PM
=(

kenapa sih, selalu membawa-bawa atau berdalih agama untu kepentingan pribadi? ;(
Bikin gue eneg saja ::marah!::

PuteraKemala
11-06-2003, 12:49 AM
Originally posted by bee-chan
Bole aja poligami asal tuh cowo-cowo setuju juga sama poliandri ::sebel:: Enak aja! cewek cuma kebagian yang nggak enaknya thok, harus rela dimadu tapi nggak bole memadu! ::sebel::
Kalau menurut gw sih cowok wajar aja melakukan poligami, alasannya?sudah kodrat kalau laki2 tu tidak akan kehilangan kemampuan seksual walau sdh bau tanah sedang perempuan pada umur diatas 50 sudah frigid.Gimana dong memenuhi kebthan yang satu tu?Dalam agama gw juga diperbolehkan asal ADIL. Ini yang susah......dan banyak disalah gunakan. Alasan kedua kalau tuujuan baik why not?spt membantu janda miskin dan anak yatim. Kalau Poliandri?waaah repot. suami punya lima nanti kalau punya anak anaknya siapa?!!!!!kalau poligami jelas krn bokapnya satu. Jadi wahai perempuan...poligami itu boleh tp kalau tdk adil tidak boleh.

Chantique
11-06-2003, 04:38 AM
gue pindahin yah.. kayanya ini ttg pernikahan... gue merge ama topik yg sudah ada di forum keluarga deh ;)

Querida
11-06-2003, 06:53 AM
Gue sependapat sama ryo. Sorry to say, gue merasa wanita yang bersedia dipoligami atau menerima poligami (again, sorry banget) agak-agak t.o.l.o.l krn mau aja diperdaya laki-laki. Karena okelah wanitanya t.o.l.o.l (again, sorry banget) dan bersedia dimadu, tapi bagaimana dengan anak-anak mereka? Kids needs a dedicated father. Plus, sbg anak, apa enggak malu punya Bapak yang beristri banyak? Kalau gue sih malu! Sbg or-tu apa kita tega membuat anak-anak kita malu?? Kalo sampai suami gue mau kawin lagi dgn berbagai alasan (s3x etc) mending gue dicerai aja deh.

Dan, gue juga termasuk yang ogah banget makan di Wong Solo.

hansel
11-06-2003, 07:08 AM
Originally posted by PuteraKemala
Kalau menurut gw sih cowok wajar aja melakukan poligami, alasannya? Sudah kodrat kalau laki2 tu tidak akan kehilangan kemampuan seksual walau sdh bau tanah sedang perempuan pada umur diatas 50 sudah frigid. Gimana dong memenuhi kebthan yang satu tu?

Whoa there!!! You should meet Joan Collins & Elizabeth Taylor then

naila
11-06-2003, 07:55 AM
Originally posted by Kecoak_Blekekek
Nikah kok bawa bawa soal agama... bilangnya agmanya memberi izin segala.. :o anehhhh...

coak, kalo diliat secara tekstual emang boleh kok secara agama Islam, limitnya sampe 4. lagian namanya nikah orang beragama ya pasti bawa2 agama :D.
kalo diliat secara kontekstual ya lain lagi :D

naila
11-06-2003, 08:25 AM
Originally posted by PuteraKemala
Kalau Poliandri?waaah repot. suami punya lima nanti kalau punya anak anaknya siapa?!!!!!

jaman berkembang, pasti ada suatu cara untuk menentukan bapak biologis seorang anak. misalnya tes DNA. tapi walaupun udah dimungkinkan untuk itu, tetep aja poliandri nggak pernah dibolehkan.

my point is, esensi dan penyebab larangan poliandri bukan krn itu ;).

misti
11-06-2003, 10:16 AM
yg aku tahu poliandri gak dibolehkan untuk menjaga martabat perempuan ... itu menurut yg aku baca

bisa jadi sih ... mungkin selamanya dunia ini milik laki2 ... jd kalo ada perempuan punya suami banyak kayaknya bakalan dilecehkan dihinakan dituduh macem2 ... (beda kalo cowok yg punya istri banyak ... bisa dianggap hebat krn menyatukan beberapa perempuan)

mungkin krn itu poliandri gak boleh ...

adventureryo
11-06-2003, 03:01 PM
Heheehe.....
Emang bener, poliandri tidak diperkenankan dengan alasan menjaga martabat kaum Hawa. Dari artikel yang pernah gue baca, poliandri akan menyebabkan kebingungan dalam penentuan keturunan. Misalnya wanita A menikah dengan pria B dan C sekaligus. Jika A punya anak, anak siapakah itu, B atau C ? (atau malah bukan keduanya ::hhh:: ).
Itu sebabnya seorang janda pun harus melalui 3 bulan masa menjandanya sebelum memutuskan menikah lagi. Istilahnya untuk masa pembersihan kandungan :)

Tapi apapun alasannya, gue nggak setuju dengan penerapan poliandri maupun poligami. Apalagi di masa tenang seperti ini (nggak perang, nggak ada bencana alam, komposisi pria-wanita masih seimbang etc), cuma pihak-pihak yang layak dicurigai motivasinya saja yang mau menempuh gaya hidup seperti itu :D:D

SANADY
13-06-2003, 02:42 PM
gue pikir syah-syah aza sih poligami, but you musti tahu keadilan perlu ditekankan di sini. Kalo bokap you adil, mustinya bokap you kasih ane uang tutup mulutnya dooonk ::fu::

Fury
20-06-2003, 04:32 PM
Masalah Kelebihan Wanita
Alam tampaknya berperang dengan manusia. Kelihat-annya ia ingin membalas dendam atas kepintarannya. Se-orang pria tidak akan mendengar solusi praktis dan sehat untuk masalah ini, yang ditawarkan oleh Tuhan yang penuh kebajikan. Maka dikatakan "mendidihlah dalam sup Anda!" (boleh dikatakan demikian).
Hal ini adalah fakta yang dapat diterima bahwa perban-dingan kelahiran pria dan wanita adalah sama di semua tem-pat. Tetapi dalam kematian anak, pria yang mati lebih banyak dari wanita. Mengherankan! "Jenis kelamin yang lebih le-mah?" Pada setiap periode waktu terdapat lebih banyak janda di dunia dari pada duda. Setiap bangsa yang beradab mempu-nyai kelebihan wanita. Inggris 4 juta. Jerman 5 juta. Soviet Rusia 7 juta dan lain-lain. Tetapi sebuah solusi yang dapat diterima di Amerika untuk masalah tersebut, akan menjadi sebuah solusi yang dapat diterima untuk semua bangsa di mana saja. Hasil statistik dari negara yang paling canggih di muka bumi ini sudah membuktikan hal itu.

Amerika, Oh Amerika!
Kita mempelajari bahwa Amerika mempunyai kele-bihan 7.8 juta wanita. Ini berarti bahwa bila setiap pria di Amerika menikah, masih ada 7.800.000 wanita yang terting-gal, wanita yang tidak akan mendapatkan seorang suami. Satu hal yang kita ketahui, adalah bahwa setiap pria tidak akan pernah dapat menikah untuk berbagai macam alasan. Seorang laki-laki menderita ejakulasi dini dan menemukan banyak alasan. Seorang wanita, bahkan jika frigid, tidak akan keberatan untuk menikah. Dia akan menikah, meskipun ha-nya untuk mendapatkan tempat berteduh dan perlindungan.

Tetapi masalah kelebihan wanita. di Amerika sangatlah kompleks. 98% dari penghuni penjara adalah pria. Kemudian ada 25 juta para pelaku sodomi. Secara halus mereka menye-butnya "gay" sebuah kata indah yang berarti -senang dan gembira- sekarang diselewengkan!
Amerika melakukan segala sesuatu dengan sebuah ca-ra yang besar Dia menghasilkan segala sesuatu yang hebat. Termasuk dalam memperkenalkan Tuhan dan syetan. Mari-lah kita sekali ini, bergabung dengan pendeta yang sering ber-bicara di TV Jimmy Swaggart, dalam doanya. Dalam buku penelitiannya yang bagus -"Homosexuality" - dia menangis,

"Amerika -Tuhan akan mengadilimu (maksudnya Tu-han akan menghancurkanmu), Jika Dia tidak mengadilimu (menghancurkan kamu) Dia (Tuhan) mungkin harus memin-ta maaf kepada Sodom dan Gomorrah" untuk kegegabahan mereka, kerusakan yang parah karena kelakuan homosek-sual mereka atau kepuasan asusila dari nafsu mereka yang tidak alami.
New York Sebagai Sebuah Contoh
Kota New York memiliki lebih dari satu juta wanita lebih banyak daripada pria. Bahkan jika semua populasi pria yang cukup berani untuk menikah dengan lawan jenisnya di kota ini dikumpulkan; masih tetap ada 1.000.000 wanita tan-pa suami.

Tetapi yang terburuk adalah reputasi bahwa sepertiga dari populasi pria di kota ini adalah "gay" (homoseksual/ melakukan sodomi). Orang-orang Yahudi, yang paling ribut dalam setiap debat, tetap diam seperti tikus, karena takut dicap bangsa timur yang terbelakang. Gereja, dengan jutaan penggemar kelahiran kembali yang mengklaim mendiami rumah Roh Kudus, juga tak bersuara tentang topik ini.
Pendiri Gereja Mormon, Joseph Smith dan Brigham Young, dengan mengklaim sebuah wahyu baru pada tahun 1830 mengajarkan dan melaksanakan poligami tak terbatas untuk memecahkan masalah kelebihan wanita. Saat ini Nabi Mormonism telah membatalkan ajaran gereja pendahulu mereka tersebut untuk mendamaikan tuduhan Amerika pada masalah poligami. Apa yang harus dilakukan oleh wanita--wanita Amerika/Barat/Eropa yang malang ini? Mereka be-nar-benar akan menjadi tua merana.

Satu-satunya Pemecahan: Batasi Dan Atur Poligami
Al-Amin, Nabi Kebenaran, Roh Kebenaran, berdasar-kan ilham Tuhan memberikan pemecahan terhadap keadaan yang tidak menguntungkan itu. Tuhan menetapkan:
".. kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah)seorang saja." (QS. An-Nisaa: 3).
Dunia Barat pura-pura bertoleransi terhadap jutaan pelaku sodomi dan lesbian di tengah-tengah mereka. Di Ba-rat, seorang pria yang menyimpan selusin kekasih dan men-dapatkan selusin anak haram setiap tahun bukanlah masa-lah. Perbuatan bejat tersebut dengan bangga diberi julukan "stud". "Biarkan mereka bersenang-senang, tapi jangan menganggap dia bertanggungjawab!", kata orang-orang Ba-rat.

Islam berkata, "Buat seorang pria bertanggung jawab atas kesenangannya." Ada tipe pria yang bersedia mengambil tanggungjawab ekstra, dan ada pula tipe wanita yang berse-dia berbagi suami. Mengapa menghalangi jalan mereka? Anda mengejek poligami, yang telah dilakukan oleh Nabi Tuhan seperti ditulis dalam kitab Injil, Anda lupa bahwa Sa-lomo yang bijaksana mempunyai 1000 istri dan selir seperti terdapat dalam The Good Book (1 Raja-raja 11: 3), pemecah-an yang sehat untuk masalah penting Anda, dan kepuasan yang sekejap untuk memenuhi nafsu yang tidak alami dengan melakukan perbuatan sodomi atau lesbian! Betapa tidak wa-jarnya!

Poligami telah dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan penyembah berhala pada masa Yesus: Dia tidak berkata sepatah kata pun yang menentangnya. Ini bukan salahnya. Orang-orang Yahudi tidak memberikan kedamaian kepada-nya untuk mengemukakan pemecahan. Dia hanya menjerit sambil berkata, "Apabila Ia, Roh Kebenaran datang, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran." (Injil -Yohanes 16: 13).


you_may_ask_me@yahoo.com

::bye:: ::bye::

naila
20-06-2003, 04:43 PM
laki2 umurnya lebih pendek, tapi laki2 aktif secara seksual lebih lama drpd perempuan :D

gunnar
20-06-2003, 06:15 PM
Mbak, kan yang gue maksud orang-orang jaman sekarang. Kalo jaman dulu sih maklumin aja lah, budaya feodal masih mengikat kental kehidupan masyarakat Indonesia. Kalo ngomongin leluhur sih, gue juga gak jamin kalo mbah buyut dari kakeknya neneknya kakek gue (bingung gak bacanya ? ) gak berpoligami .....

Jaman dulu, pernikahan dilangsungkan/diselenggarakan untuk mempererat persekutuan antara 2 negara atau sebagai bentuk kerjasama. Jadi lebih bersifat politik ketimbang budaya.

fifiluZu
20-06-2003, 10:46 PM
kata bokap, poligami di lakukan ama org org aneh.

hansel
21-06-2003, 07:10 AM
Eh, masa sich pernikahan itu sesuatu yg mendesak banget untuk dilaksanakan sehingga dikatakan wanita-wanita yg tidak menikah akan tua & merana? ::takmungkin::

Miss`Cutie
21-06-2003, 07:30 AM
mengacu pada postingan FURY

Yahudi jelas mengenal poligami, tapi hari gini, rasanya bila masih ada Yahudi yg berpoligami.. wuiiih, memalukan sekali, barbar bgt :o .. ini pendapat laki gue lho.. yg mustinya dia merasa 'beruntung' kalo bisa beristri lebih dari satu..

Para Rabbi orthodox yg gue tau aja, dah ga ada lagi yg beristri lebih dari satu, apalagi laki laki Yahudi biasa.. this kind of custom already gone.. long loooong time ago.. ;p

kalo soal cerai sih.. ya banyaaak & itu, lain lagi urusan'e..

Plus, soal Gay di NY.. Diamnya kaum Gereja & Sinagogue Yahudi.. ya, gue pikir sih.. karena mereka sadar hukum aja.. musti dimaklumi dong.. di US ini kan setiap manusia haknya dilindungi, mo gay, mo lesbian.. ga ada yg berhak menghakimi.. salah salah kalo giat mencekam & memprotes.. bisa bisa seluruh gereja & Sinagogue di US berurusan ama pengadilan terus deh ;p

kiara
22-06-2003, 01:32 AM
Hmmm... silakan lihat pendapat ini (http://www.id.islamlib.com/id/page.php?page=article&id=336)

naila
23-06-2003, 08:09 AM
ya.. ya.. banyak yang merasa bisa seadil nabi.. banyak yang ngikutin hawa nafsunya dengan alasan ngikutin nabi.. kesian amat nabi jadi kambing item :P

kiara
23-06-2003, 03:51 PM
Wah, mereka mah malah lebih merasa nabi daripada nabi sendiri, nai... :D

ratkoen
23-06-2003, 04:35 PM
gak seharusnya bawa2 nabi dalam forum ini, semua tergantung dari individunya aja, setuju pa gak? mau dikerjain ya silahkan aja kalo mampu, kalo gak ya cukup atu aja!

kiara
23-06-2003, 11:11 PM
Originally posted by hansel
Eh, masa sich pernikahan itu sesuatu yg mendesak banget untuk dilaksanakan sehingga dikatakan wanita-wanita yg tidak menikah akan tua & merana? ::takmungkin::

Walopun gue married with child(ren), gue berani bilang : enggaaaaaaaakkkkkkk... :D

Ray JP
13-12-2004, 01:15 AM
saya ingin tahu jawaban kakak2 sekalian yg sdh menikah:

1. apakah anda setuju poligami?

2. (bagi wanita) apakah anda bersedia dimadu?

3. (bagi wanita) apakah anda bersedia menjadi istri ke-... dlm poligami?

4. (bagi pria) apakah anda berminat melakukan poligami?

jk ternyata topik ini sdh pernah dibuat, tolong tunjukkan saya thread-nya & silakan tutup thread ini.

terima kasih.

Pinky
13-12-2004, 07:05 AM
Originally posted by Ray JP
saya ingin tahu jawaban kakak2 sekalian yg sdh menikah:

1. apakah anda setuju poligami?

2. (bagi wanita) apakah anda bersedia dimadu?

3. (bagi wanita) apakah anda bersedia menjadi istri ke-... dlm poligami?

4. (bagi pria) apakah anda berminat melakukan poligami?

jk ternyata topik ini sdh pernah dibuat, tolong tunjukkan saya thread-nya & silakan tutup thread ini.

terima kasih.

Sambungan dari YHSI ya Ray? :D

Jawaban gue adalah:

1. Tidak.
2. Tidak.
3. Tidak.

Dan last but not least, gue nggak tahu apakah topik ini sudah pernah dibuat.

Mei_me
13-12-2004, 10:48 AM
He'eh ... sama ama jeung Pince ... jawaban no. 1, 2, 3 adalah TIDAK ...

Sebetulnya klo kondisi gw sebagai istri pertama, maka gw gak setuju klo suami gw, nikah lagi dengan tidka menceraikan gw. Tapi gak tau lagi klo gw sebagai istri ke dua :D :D

SiangKang
13-12-2004, 11:02 AM
kalo gw jawabannya
1 Ya
4 Ya:D

Mei_me
13-12-2004, 11:20 AM
Originally posted by siangkang
kalo gw jawabannya
1 Ya
4 Ya:D

hmmm .... bisa kasih alasan ?

SiangKang
13-12-2004, 12:03 PM
kan gw selalu kepengen 3 some

Ramz
14-12-2004, 09:27 AM
Originally posted by siangkang
kan gw selalu kepengen 3 some
hahaha... gw kadang2 juga suka berpikir gini.. ada gak sih dlm fantasy para ce, doing three some? (2 ce 1 co or 2 co 1 ce) :D:D

ups!! sorry, OT

lanjut..

lovelezarcher
14-12-2004, 09:44 AM
No for all 3.
tapi gue setuju sama open relationship..;)

endy_en
14-12-2004, 10:43 AM
gue juga gak setuju semua poin diatas.
Gue berprinsip sederhana aja : 'janganlah mengkhianati cinta istri elo, kalo elo juga gak mau dikhianati'

gue percaya hukum karma kok ;)

Mei_me
14-12-2004, 11:14 AM
poligami khan bukan penghianatan .... tapi gw segh tetep nehi'

endy_en
14-12-2004, 12:14 PM
loh tapi kan tetep dimadu juga ;)

Ramz
14-12-2004, 02:00 PM
Originally posted by endy_en
Gue berprinsip sederhana aja : 'janganlah mengkhianati cinta istri elo, kalo elo juga gak mau dikhianati'

kalo kita jujur bilang ke wify... 'i love somebody else' apa itu termasuk bentuk mengkhianati cinta istri?? :)
gw rasa susye ye bilang terbuka gitu.. biasanya para husby (termasuk gw) cenderung 'membiarkan diri mencintai orang lain' dan merahasiakannya dari wify alias SLI :D

kalo gw ditanya:

1. apakah anda setuju poligami... gw setuju..
2. lewat
3. lewat
4. minat gak? not for now :)

Pinky
14-12-2004, 02:05 PM
Originally posted by Ramz
kalo kita jujur bilang ke wify... 'i love somebody else' apa itu termasuk bentuk mengkhianati cinta istri?? :)
gw rasa susye ye bilang terbuka gitu.. biasanya para husby (termasuk gw) cenderung 'membiarkan diri mencintai orang lain' dan merahasiakannya dari wify alias SLI :D

kalo gw ditanya:

1. apakah anda setuju poligami... gw setuju..
2. lewat
3. lewat
4. minat gak? not for now :)

Saran gue sih Ramz, buruan cabut deh tu foto terus ganti nick. :D ::kabur2::

Mei_me
14-12-2004, 03:23 PM
Originally posted by Ramz
kalo kita jujur bilang ke wify... 'i love somebody else' apa itu termasuk bentuk mengkhianati cinta istri?? :)
gw rasa susye ye bilang terbuka gitu.. biasanya para husby (termasuk gw) cenderung 'membiarkan diri mencintai orang lain' dan merahasiakannya dari wify alias SLI :D



klo gw segh malah bilang ... "klo lu suka ama perem laen, boleh aja, asal jujur ama gw .." nach klo gak mo jujur dan maen belakang, ya salah sendiri dong, nambah dosa :)

cuman masalahnya, laki2 bisa trima gak ya, klo istrinya bilang gitu ::bingung::

Mei_me
14-12-2004, 03:24 PM
Originally posted by Pinky
Saran gue sih Ramz, buruan cabut deh tu foto terus ganti nick. :D ::kabur2::

setelah gw pikir2, emang sebaiknya masang foto cukup 1 mg doang dech :D :D klo ketauan handai tolan. bisa ruyam ....

Ramz
14-12-2004, 04:00 PM
Originally posted by Pinky
Saran gue sih Ramz, buruan cabut deh tu foto terus ganti nick. :D ::kabur2:: lho, emang ini thread 'galery photo keluarga' ya? :D:D

OT tuh!

Ramz
14-12-2004, 04:00 PM
Originally posted by Mei_me
setelah gw pikir2, emang sebaiknya masang foto cukup 1 mg doang dech :D :D klo ketauan handai tolan. bisa ruyam ....

OT, jeung!!!

Mei_me
14-12-2004, 04:07 PM
dasar Om om reseh, dah tau OT malah dikomentari mulu :D

sebetulnya apa siyh yang dicari dari Poligami ??? gw kok masih bingung dengan laki2 seperti itu

Ramz
14-12-2004, 04:30 PM
Originally posted by Mei_me
dasar Om om reseh, dah tau OT malah dikomentari mulu :D

sebetulnya apa siyh yang dicari dari Poligami ??? gw kok masih bingung dengan laki2 seperti itu

gini, lho, Jeung... intinya dari pada berdosa, maka lebih baik disahkan saja :) itulah intinya poligami. anyway, its human nature 'kan? kodrat laki2 sejak jaman baheula.

i read in an article lately.. bhw, poligami ini bukan terjadi (dan disahkan menurut agama) sejak adanya islam saja, way long before udah ada pakem poligami.

jadi the question is bukan 'apa yang dicari (oleh laki2) dari Poligami'... tapi, 'mengapa sih sampai dibolehkan berpoligami'? there must be something... a good reason why berpoligami. *uuh, kok gw jadi kesannya sok tua gini, ya?* :D:D

anywei, kalo cewek gak mungkin lah poliandri.. udah kodrat :D
paling pantes ya.. poli gigi or poli saraf..
atw yang asyik tuh poli pantai ::mega:: ::kabur2::

Pinky
15-12-2004, 06:49 AM
Yah buat para pria yang berkeinginan melakukan poligami, ingat aja bahwa berarti elo akan mempunyai:

- lebih dari sepasang mertua
- lebih dari 2 keluarga besar

Itu nggak termasuk lebih banyak mulut yang harus dikasih makan, dibeliin baju & biaya pendidikan, arisan/acara keluarga yang harus didatangi...bla..bla..bla...and for what? Just for more than 1 p*ssy to f*ck? ::down:: :D *kasar.bin.vulgar.com* ::kabur2::

Mei_me
15-12-2004, 08:39 AM
Originally posted by Pinky
Just for more than 1 p*ssy to f*ck? ::down:: :D *kasar.bin.vulgar.com* ::kabur2::

ho'oh ... dan kayaknya klo tujuannya menghindari dosa ya pasti karna ntu jeung ::bentar::

tapi ntu perem yang dimadu, kenapa juga mau yach .... ??? yang pernah gw baca siyh, ada juga perem'nya Lurah dan jadi istri yang ke 7 ato keberapa gitu loh ...
tu laki pake ajian apa yach ... ( mengingat di KG masih banyak jomblos merana ) :D

ß.è.ñ.z
15-12-2004, 08:42 AM
Originally posted by Pinky
Just for more than 1 p*ssy to f*ck? ::down:: :D

Justru yang satu ini yang dicari oleh Poligami'ers... ::bentar::

Ramz
15-12-2004, 09:04 AM
Originally posted by Pinky
Yah buat para pria yang berkeinginan melakukan poligami, ingat aja bahwa berarti elo akan mempunyai:

- lebih dari sepasang mertua
- lebih dari 2 keluarga besar

Itu nggak termasuk lebih banyak mulut yang harus dikasih makan, dibeliin baju & biaya pendidikan, arisan/acara keluarga yang harus didatangi...bla..bla..bla...and for what? Just for more than 1 p*ssy to f*ck? ::down:: :D *kasar.bin.vulgar.com* ::kabur2::

ck..ck..ck.. kok sepicik itu sih pandangan para ce thd poligamiers?

loe comparing 1 pussy is worth with these.. ingat aja bahwa berarti elo akan mempunyai:

- lebih dari sepasang mertua
- lebih dari 2 keluarga besar

Itu nggak termasuk lebih banyak mulut yang harus dikasih makan, dibeliin baju & biaya pendidikan, arisan/acara keluarga yang harus didatangi...bla..bla..bla...

aja udah gak bener banget. what's wrong with all that? its all about life, being a family :)

dont judge man berdasarkan kebutuhan biologisnya aja, 'lah! man is also human yang punya hati. we do not f@ck to sembarang woman without a heart, without love. i know its klise. but the bottom line is, jangan suka menjudge org terlalu negative. it is su'udzon.

its God who creates the rule spt ini. and its evil yg suka membisik2in perem bhw poligami itu salah or dosa or whatever. krn perem pd dasarnya gak suka diduakan :)

why should we worry about any cost for these... makan, baju, pendidikan, arisan, acara keluarga... bla bla bla bli bli bli...

pasti ada rejekinya buat itu semua.. if only we have a faith in God.

:D:D:D

*makin_serius.com*

Mei_me
15-12-2004, 09:12 AM
Poligami means betapa mulia hati perempuan, dia iklas berbagi dengan perempuan lain, meskipun kalau mau jujur pasti hal itu bukan tujuan membina rumah tangga.

Jadi hai laki2 .... klo udah diijinkan berpoligami, jangan sampe yach, masalah kepuasan lahir bathin kagak tercukupi .... !!!!

Ramz
15-12-2004, 09:44 AM
Originally posted by Mei_me
Poligami means betapa mulia hati perempuan, dia iklas berbagi dengan perempuan lain, meskipun kalau mau jujur pasti hal itu bukan tujuan membina rumah tangga.

at least dgn adanya poligami ini anak yg lahir dari si wanita bakal punya status hukum yg jelas. mulia di mata masyarakat. apa gak kepikiran sekarang banyak perem yg punya anak sementara si anak gak punya ayah yang sah menurut hukum? kesian, 'kan? gw rasa itu salah satu tujuannya... memuliakan perem dan anak2 yang bakal lahir dari rahim si perem.

gw salut sama perem yg bisa ngerti apalagi ngijinin lakinya polygami :) ::up::

but, again... buat gw gak lah.. one is enough. at least not for now :D:D

Jadi hai laki2 .... klo udah diijinkan berpoligami, jangan sampe yach, masalah kepuasan lahir bathin kagak tercukupi .... !!!!

:D

naila
15-12-2004, 10:02 AM
kodrat perempuan tidak poliandri?
gak salah tuh?

kalo sekedar membagi cinta aja sih.. itu soal gampang buat manusia jaman sekarang. gak laki gak perempuan ;D. apalagi membagi tempat tidur :D.

kayaknya hakikat pernikahan (baik mono maupun poli), gak cuma sekedar untuk meresmikan hubungan cinta dan melegalkan hubungan biologis.

gue percaya pasti ada hikmahnya Allah mengijinkan poligami. tapi gue juga percaya bahwa spirit ajaran yg kesannya mengijinkan hal itu, adalah untuk membatasinya, dgn kata lain, mengurangi secara perlahan2. seperti pintu yang lambat laun ditutup, meskipun nggak dikunci rapat.

sekarang kalo liat data statistik, baik dari BPS (khusus Indonesia) - dan gue udah konfirmasi langsung ke temen2 gue yg kerja di BPS Jakarta deket Pasar Baru situ, maupun dari PBB.. juga dari lembaga2 statistik berbagai negara yg ada di internet.. jumlah laki2 dan perempuan di dunia ini seimbang. bohong besar kalo perbandingan cowo-cewe 1:2, apalagi 1:4. itu adalah mitos untuk dijadikan pembenaran poligami. atau mungkin data yang dipakai nggak diambil dari planet Bumi dan nggak diambil pada 5 taun belakangan, wallahu'alam :D.

memang ada beberapa negara yg surplus perempuan (dalam perbandingan yang nggak signifikan), tapi banyak juga negara yang kelebihan laki2 (misalnya India dan Cina).
maka sangat tidak adil kalau ada laki2 yang menikahi lebih dari satu perempuan, karena dengan demikian dia membuat rekan sejenisnya tambah sulit mencari jodoh (kecuali kalo mau dengan yang sejenis, itu mah terserah ::mega:: ).

karena itu gue jawab NO buat pertanyaan pertama sampai ketiga.

adventureryo
15-12-2004, 10:27 AM
Ikutan jawab yah :D

Originally posted by Ray JP
saya ingin tahu jawaban kakak2 sekalian yg sdh menikah:
1. apakah anda setuju poligami?
Kalo ditanya hati nurani sih gue gak setuju.


4. (bagi pria) apakah anda berminat melakukan poligami?

Tidak sama sekali, not in this life, not me, so God please help me :)

alasan :
Banyak pertimbangannya kenapa gue berani menyatakan tidak setuju meskipun banyak orang bilang bahwa hal itu diperbolehkan agama yang gue anut. Beberapa pertimbangan itu adalah :

Dasar Hukum
Dasar hukum poligami sering direferensikan dalam sebuah ayat dalam kitab suci keyakinan gue. Sebenarnya dari sejarah, ayat tersebut turun justru untuk melindungi kaum wanita. Jaman itu, lelaki dapat beristri hingga 100 wanita. Karenanya pembatasan kuota hanya 4 orang wanita yang boleh diperistri itu justru sebuah perlindungan.
Jadi please ayat itu dibaca sebagai hanya boleh 4, bukannya boleh sampai 4 :D

Lagipula di akhir ayat itu diwajibkan untuk berlaku adil bagi pelaku poligami. Definisi adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya, tidak dzalim, tidak menyakitkan hati etc. Jika tidak mampu, maka dosa besar ancamannya.
Sekarang siapa yang berani jamin manusia bisa adil dalam sisa hidupnya ? Apalagi adil masalah hati dan perasaan wanita :P

Kalo 1x saja si wanita merasa sakit hati dan diperlakukan tidak adil, merasa didzalimi karena poligami, dosa besar bagi pria pelakunya. Masalahnya berani jamin gak kalo wanita yang kita poligami tidak akan pernah sakit hati selama (let's say) 30-40 tahun kehidupannya ? Gue sih gak berani jamin :D

IMHO kewajiban untuk adil itu sebenarnya justru teguranNya bagi manusia untuk tidak sombong merasa mampu adil dan bertindak semaunya. Jadi gue justru merasa ayat itu adalah sebuah teguran untuk tidak melakukan ketimbang sebuah anjuran untuk melakukan poligami.

Potensi Keributan
Bohong kalo poligami tidak menimbulkan keributan rumah tangga. Yang monogami aja pasti pernah ribut, apalagi yang poligami.
Gue sudah melihat contoh nyata di sekitar gue bahwa pada akhirya poligami hanya membebani pikiran sang pelakunya, karena tarik-menarik kepentingan antara 2 rumah tangga yang dibangunnya bersamaan. Kalo udah begini, makan aja rasanya gak doyan lho. Males banget gak sih ? :D

Waris
Gue juga sudah melihat beberapa contoh nyata betapa waris menjadi hal yang pelik bagi keluarga poligami. Setelah sang ayah wafat, yang terjadi hanya pertengkaran melulu. Berebut harta, status dan segala macam tetek-bengek waris

Saat hidup selalu pusing dan ribut, eh saat sudah mati pun hanya meninggalkan perselisihan kepada turunannya. Mau hidup begitu ? Gue sih ogah ::hhh::

Pergeseran Tujuan
IMHO saat ini alasan poligami sudah bergeser dari jalurnya. Dulu poligami dijadikan alasan untuk menolong janda-janda tua yang tidka mampu lagi mencari nafkah. Saat ini poligami cenderung dijadikan validasi birahi semata.
Kalo pelaku poligami konsisten untuk mencontoh pendahulunya, silahkan mengawini janda-janda tua yang sudah renta, bukannya mengawini gadis-gadis muda ranum yang segar.

Pokoknya hingga saat ini gue belom melihat keuntungan dari poligami bagi kehidupan. Sampai ada sesuatu yang mampu mengubah pandangan gue, pendapat gue tentang poligami tidak akan berubah :)

naila
15-12-2004, 10:32 AM
Originally posted by adventureryo
Apalagi adil masalah hati dan perasaan wanita :P


hihi.. very well said.

wise and experienced men say, you don't need a manual to handle women, but you need a wangsit.... since they're soooo unpredictable :D:D

onechang
15-12-2004, 11:38 AM
Kl pingin sesuai sunnah Nabi sih..yg hrs dikawini khan hrs janda-janda yg ditinggal suaminya mati bukan gadis-gadis yg masih mudah..apa mau tuh laki-laki kawin ame janda...mana mau ???
pasti ada komentar....utk berkelit:D :D :D ...pertanyaan aja gimana ya utk laki-laki yg berpoligami utk memperhatikan perkembangan semua anak-anaknya dr 4 istri...apa bisa..? padahal satu anak aja utk memberi perhatian aja susah...apalagi jaman skrg.......::kabur:: ::kabur:: ::kabur::

ß.è.ñ.z
15-12-2004, 05:31 PM
Originally posted by Ramz
gw salut sama perem yg bisa ngerti apalagi ngijinin lakinya polygami :) ::up::

Percaya nggak percaya... para perem di negara Arab sana malah berusaha sampai memohon dan meratap-ratap supaya Suami-nya kawin lagi... Malah ikut nyomblangin... ::bingung:: Mereka bangga kalo lakinya punya istri lebih dari 1...

Karena di sana, laki-laki yang memiliki Istri lebih dari satu dipandang memiliki status (kekayaan) yang tinggi, dan sukses...

Serunya lagi, setiap Istri dibuatkan 1 lantai tersendiri dari rumahnya. Jadi... kalau punya 4 istri, yha... rumahnya tingkat 4... ;)

SiangKang
15-12-2004, 06:21 PM
Originally posted by Pinky
Yah buat para pria yang berkeinginan melakukan poligami, ingat aja bahwa berarti elo akan mempunyai:

- lebih dari sepasang mertua
- lebih dari 2 keluarga besar

Itu nggak termasuk lebih banyak mulut yang harus dikasih makan, dibeliin baju & biaya pendidikan, arisan/acara keluarga yang harus didatangi...bla..bla..bla...and for what? Just for more than 1 p*ssy to f*ck? ::down:: :D *kasar.bin.vulgar.com* ::kabur2::

kalo cuma pengen lebih dari 1p*ssy untuk di f*ck
gw ga perlu married seumur hidup
sekarang aja udah more than 1 kok

Mei_me
16-12-2004, 08:20 AM
Originally posted by ß.è.ñ.z
Percaya nggak percaya... para perem di negara Arab sana malah berusaha sampai memohon dan meratap-ratap supaya Suami-nya kawin lagi... Malah ikut nyomblangin... ::bingung:: Mereka bangga kalo lakinya punya istri lebih dari 1...

Karena di sana, laki-laki yang memiliki Istri lebih dari satu dipandang memiliki status (kekayaan) yang tinggi, dan sukses...

Serunya lagi, setiap Istri dibuatkan 1 lantai tersendiri dari rumahnya. Jadi... kalau punya 4 istri, yha... rumahnya tingkat 4... ;)

ngebayangin waktu bezuk di lantai 4 ... naik turun apa gak gempor tu kaki yak ::bentar:: :D

endy_en
16-12-2004, 01:48 PM
gue gak setuju poligami !!!!

kalo mo kawin lagi mesti ceraiin dulu istri pertama ::bye::

Mei_me
16-12-2004, 05:59 PM
Originally posted by endy_en
gue gak setuju poligami !!!!

kalo mo kawin lagi mesti ceraiin dulu istri pertama ::bye::

yang ini gak setuju poligami, tapi setuju kawin cere ... :D :D

Ramz
16-12-2004, 07:20 PM
caramba!!!

it happens again..!!!
the thread starter just gone... dissappear.
ninggalin kita yg lagi pada cecuapan :D:D:D

mbok, ikutan opini, kek!!!

kayaknya gw juga jadi pengen bikin survey, neh! ::bentar::
ntar, ah! cari dulu mo survey apaan..

yang jelas bukan survey pasar buat bisnis gue. :D:D:D

SiangKang
16-12-2004, 08:24 PM
thread starternya kan lagi sibuk praktek poligami

Ramz
16-12-2004, 08:26 PM
iya, lagi sibuk minta ijin :D:D:D

jangan2 komen2 yang mendukung niat dia nanti dikumpulin dan dijadiin bahan renungan buat wify.. :)

endy_en
17-12-2004, 11:11 AM
Originally posted by Mei_me
yang ini gak setuju poligami, tapi setuju kawin cere ... :D :D

kawin cere gak termasuk polygami kan? ;)

Ray JP
17-12-2004, 05:54 PM
heh heh... saya baca terus kok...

saya cowok yg memilih NO!!! utk pertanyaan no.1 & 4. alasannya:

- kalau poligami benar2 bertujuan utk menolong, saya baru akan percaya jk ada pria yg menikah lagi dg wanita yg tdk punya daya tarik fisik di mata pria2 pd umumnya (renta, fisik sangat tdk menarik, dsb). oh ya, & tdk kaya (utk menghindari motivasi warisan)

- kalau agama yg menjadi dalilnya, bisa memakai analogi perbudakan. muhammad hanya mampu membatasi poligami sampai 4 org, sbgmn ia gagal menghapus perbudakan. ini krn kondisi zaman yg tdk memungkinkan. nah, di masa skrg di mana wanita sdh berpendidikan & mandiri, poligami sdh obsolete, sbgmn perbudakan. Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang tdk mungkin melakukan diskriminasi kpd hambanya spt itu.

- pro-poligami biasanya male chauvinist yg meyakini superioritas pria. pdhal pria & wanita punya potensi yg sama utk mencinta & selingkuh. jangan menduakan cinta kalau tdk suka diduakan. apa yg kamu tdk ingin org lain lakukan pdmu, jangan lakukan.

Ramz
17-12-2004, 09:55 PM
Originally posted by Ray JP
heh heh... saya baca terus kok...

saya cowok yg memilih NO!!! utk pertanyaan no.1 & 4. alasannya:

- kalau poligami benar2 bertujuan utk menolong, saya baru akan percaya jk ada pria yg menikah lagi dg wanita yg tdk punya daya tarik fisik di mata pria2 pd umumnya (renta, fisik sangat tdk menarik, dsb). oh ya, & tdk kaya (utk menghindari motivasi warisan)

jangan lupa dulu satu hal... bahwa sudah menjadi fitrah bahwa manusia menyukai keindahan. jadi loe jangan bermimpi. dan siapa yg mendefinisikan ke elo bahwa poligami benar2 bertujuan utk menolong spy loe baru percaya..


- kalau agama yg menjadi dalilnya, bisa memakai analogi perbudakan.

ini loe dapet darimana lagi??? ngomongin poligami pake analogi perbudakan???

jangan mulai offensive, deh! kata2 loe yang spt ini... muhammad hanya mampu membatasi poligami sampai 4 org, sbgmn ia gagal menghapus perbudakan.

sorry to say, di forum ini sudah jelas dilarang menyinggung hal2 yang berbau SARA... dan gw minta loe menghormati hak2 org muslim yg mengagungkan Nabi Muhammad SAW dengan TIDAK menyebut2 nama beliau apalagi dikaitkan dgn penilaian loe yang picik ttg beliau. dari cara loe nulis namanya dengan gak pake huruf kapital n pake kata2 gagal, loe jelas2 banget mulai offens.

ini supaya gak memancing kericuhan.. apapun agama loe!!!


ini krn kondisi zaman yg tdk memungkinkan. nah, di masa skrg di mana wanita sdh berpendidikan & mandiri, poligami sdh obsolete, sbgmn perbudakan. Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang tdk mungkin melakukan diskriminasi kpd hambanya spt itu.

- pro-poligami biasanya male chauvinist yg meyakini superioritas pria. pdhal pria & wanita punya potensi yg sama utk mencinta & selingkuh. jangan menduakan cinta kalau tdk suka diduakan. apa yg kamu tdk ingin org lain lakukan pdmu, jangan lakukan.

mestinya loe baca lagi postingan awal loe sendiri yang bilang... 'cuma minta pendapat kakak2 disini'. jadi loe gak bisa menjudge spt ini, ... '- pro-poligami biasanya male chauvinist yg meyakini superioritas pria' ... gw yakin ini pendapat loe pribadi dn bukan didasarkan pada survey or fakta2 yg ada.

kalo loe emang menghargai diri loe sendiri, gw minta tolong supaya postingan diatas yg menyinggung (menyebut2) nama nabi (pemimpin umat) salah satu agama, bisa loe apus atw loe edit.

gw anggap loe org yg bijaksana banget kalo mau mengedit postingan diatas. otherwise, gw yakin loe cuma orang picik bloon yang sok pinter.

sorry, kalo loe tersinggung... karena gw emang mulai tersinggung!!!

Ramz
17-12-2004, 10:17 PM
kadang2 kita terlalu sombong dan merasa diri terlalu pintar sampe2 apa yg diatur dan digariskan oleh Tuhan pun kita merasa berhak dan berani untuk mengatakan itu salah...

kita dengan beraninya menilai poligamiers itu male cauviniest dan memandang dengan pandangan seolah hina terhadap org yang melakukan poligami.. itu sama aja mengatakan bhw poligami itu adalah salah. gile, benerrrr. Ketentuan Tuhan dibantah.

sementara, kita dengan santainya mengatakan dn menilai kepada org2 yang menganut gaya hidup gay or lesbian, atau hub sex sejenis itu adalah hal yang biasa dan memang sudah jamannya (liat aja postingan di forum yg membahas masalah ini... berapa banyak yang membela habis2an para Gay / Lesbi dgn alasan hak asasi manusia).

kita bahkan menyarankan untuk menerima mereka masuk ke dalam lingkungan kita, dengan alasan itu tadi... bahwa pilihan hidup menjadi gay or lesbi itu adalah hak asasi manusia. God, naudzu billah min dzalik...

kita jadi lupa, bahwa dalam ajaran apapun (sejak jaman nabi Luth, peristiwa Sodom dan Gomorah, semuanya sejarah yang tidak bisa dilupakan) bahwa gaya hidup Gay or Lesbi itu adalah bertentangan dengan ajaran Tuhan. oleh karena itu sangat dilarang.. tanpa syarat!!!

tapi apa??? again tv-tv malah menyiarkan (di acara Fenomena or Peristiwa) kehidupan Gay org di Bali, acara gathering or party Gay or Lesbi yg ada di salah satu gedung terkenal di Kuningan), dan kita hanya tenang-tenang saja. malah memandang tersenyum dan membuka tangan sama org2 model itu.

lalu, masalah poligami yang sudah jelas2 tidak pernah ada kata2 dilarang/diharamkan dan bahkan malah dibolehkan (meskipun dengan syarat2 tertentu) malah diperdebatkan dan memandang sinis atau (mungkin seperti) jijik atau benci terhadap org yang melakukan poligami.

gw cuma yakin satu hal... setiap org punya alasannya sendiri untuk melakukan apa yang dia mau. dan sejauh itu gak bertentangan dgn apa yang digariskan Tuhan, buat gw fine2 aja. tapi gw pribadi apakah berniat melakukan poligami... like i said, not for now! krn gw gak bisa mendahului ketentuan Tuhan yang mungkin suatu saat bisa berlaku atas diri gw.

gw bilang setuju thd poligami itu dalam kapasitas gw sebagai manusia ciptaan Tuhan yang gak berani mengatakan TIDAK terhadap hukum Tuhan yang mengatakan Ya. karena Dia maha mengetahui apa2 yg kita tidak tahu.

sorry, gw ngomong panjang. biar kalo mo pada ngomong inget2 dulu siapa diri kita sebenarnya... dan apa yang kita bicarakan.

nutty
18-12-2004, 10:15 PM
sori dobel

nutty
18-12-2004, 10:16 PM
1-3: tidak
kenapa? krn saya nggak mau sakit hati. apakah masalah sakit hati ini boleh dikesampingkan begitu saja? apa yg membuat pelaku poligami yakin bahwa istri yg dimadu tidak akan sakit hati?
bila merasa dapat berbuat adil, apakah bisa berbuat seadil rasulullah? karena manusia biasa nggak akan bisa menyamai sifat2 rasulullah yg sudah dijaga oleh allah.

Originally posted by adventureryo
Dasar Hukum
Dasar hukum poligami sering direferensikan dalam sebuah ayat dalam kitab suci keyakinan gue. Lagipula di akhir ayat itu diwajibkan untuk berlaku adil bagi pelaku poligami.

Definisi adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya, tidak dzalim, tidak menyakitkan hati etc. Jika tidak mampu, maka dosa besar ancamannya.
Sekarang siapa yang berani jamin manusia bisa adil dalam sisa hidupnya ? Apalagi adil masalah hati dan perasaan wanita :P

Kalo 1x saja si wanita merasa sakit hati dan diperlakukan tidak adil, merasa didzalimi karena poligami, dosa besar bagi pria pelakunya. Masalahnya berani jamin gak kalo wanita yang kita poligami tidak akan pernah sakit hati selama (let's say) 30-40 tahun kehidupannya ? Gue sih gak berani jamin :D

IMHO kewajiban untuk adil itu sebenarnya justru teguranNya bagi manusia untuk tidak sombong merasa mampu adil dan bertindak semaunya. Jadi gue justru merasa ayat itu adalah sebuah teguran untuk tidak melakukan ketimbang sebuah anjuran untuk melakukan poligami.


Pergeseran Tujuan
IMHO saat ini alasan poligami sudah bergeser dari jalurnya. Dulu poligami dijadikan alasan untuk menolong janda-janda tua yang tidka mampu lagi mencari nafkah. Saat ini poligami cenderung dijadikan validasi birahi semata.
Kalo pelaku poligami konsisten untuk mencontoh pendahulunya, silahkan mengawini janda-janda tua yang sudah renta, bukannya mengawini gadis-gadis muda ranum yang segar.



::setuju::
thx reyo, udah mewakili pendapat gw juga (ga usah nulis lagi hehe) :)

buat para pelaku, kenapa (sejauh yg saya tau) memilih janda cantik/kaya, atau gadis muda? nikahilah janda2 miskin renta di jalanan atau pasar yg jelas2 membutuhkan perlindungan dan pertolongan, pasti nggak akan menimbulkan rasan2

onechang
19-12-2004, 07:36 AM
Mana mau........(nikahi janda-janda miskin renta dijalanan atau pasar )...:D :D :D coba aja deh tanya ama para lelaki....
mending daun muda donk....itu bedanya...........
seandainya selama ini poligami dilakukan spt apa yg dilakukan Rosul mungkin nggak ada deh yg protes...tp skr lain..
gimana istri pertama nggak terima kl udah nikah siri dulu....biasanya begitu poligami baru terjadi ..jaranglah ijin dulu sebelumnyaa ..jadi terpaksa diterima..istilahnya terpaksa......
Cuma yg jadi pertanyaan nih utk mrk yg setuju ama poligami..
gimana sih caranya tuh memperhatikan perkembangan anak-anaknya yg banyak dr istri-istri 1,2,3,4 dst....apa bisa ? ::kabur:: ::kabur::

Pinky
20-12-2004, 07:11 AM
Originally posted by Ramz
.. itu sama aja mengatakan bhw poligami itu adalah salah. gile, benerrrr. Ketentuan Tuhan dibantah.


Siapa bilang poligami itu ketentuan agama Oom? ::hhh:: Ketentuan agama itu setahu gue seperti : shalat, puasa, zakat etc yang kalau dilakukan berpahala & bila tidak dilakukan berdosa. Cuma beristri lebih dari satu? ::takmungkin::

Dan kalau gue berpendapat bahwa poligami sebenarnya pada jaman ini adalah simply about legalisasi birahi sementara hal ini juga bukannya tanpa alasan. Kalau Rasulullah dulu memang menolong & memberikan perlindungan. Beliau berpoligami hanya ketika Siti Chadijah telah wafat & itupun yang dipoligami para janda-janda korban perang alias menyelamatkan mereka dari kesengsaraan. Kalau sekarang? ::takmungkin::

Jadi jangan terburu-buru menuduh gue suudzon, I simply reflect what I saw around me. Dan siapa bilang anak hasil hubungan poligami mendapat kemuliaan di mata masyarakat? Kalau cuma di akte kelahiran sih oke, tapi pengalaman pribadi gue sih mengatakan deep down inside ada sedikit rasa malu karena (hari gini) bokapnya beristri lebih dari satu.

And honestly speaking, gue gak tak terlalu perduli sama gay, lesbian, freesex etc because it's their choice. Mereka tahu bahwa itu berdosa (menurut ajaran agama) & mereka lakukan juga. Fine. I have nothing to do nor agree with it.

Tapi yang paling bikin gue eneg soal poligami adalah mereka membawa-bawa agama seolah-olah hal itu adalah hal yang dianjurkan oleh Rasulullah tanpa melihat konteks poleksosbudhankam pada saat itu dan saat sekarang. ::down::

Mei_me
20-12-2004, 08:52 AM
mungkin bukan ketentuan agama, tapi dalam Islam hal itu di syahkan, bahkan Ustad gw pernah bilang "Klo Mas mu, mau kawin lagi, kamu setuju nggak ? dapet pahala loh .." gak tau becanda ato serius siyh, tapi menjadi perempuan yang siap dimadu itu sangat sulit. Bagi gw bukan masalah pahala, karena gw yakin .. pahala atau bukan yang menentukan Allah, bukan kita

Bener, bahwa poligami hanya semata2 urusan birahi laki2. tapi itu lebih baik daripada laki2 dengan istri simpanan tanpa status
Paling tidak dia masih mempunyai tanggung jawab, yang bukan semata2 memberi nafkah duit buat istrinya (karna gw yakin untuk para Laki dengan istri simpanan hal ini juga tercukupi), tapi juga tanggung jawab moril dia dimata masyarakat.
Bayangkan, Manajement "Ayam Bakar Wong Solo" yang pasti sudah kehilangan pembeli dengan kaum anti poligami :D

Tapi klo gw pribadi, berpendapat bahwa, Poligami adalah penganiaya'an kaum perempuan, jadi gw gak mau dimadu,
Sekarang tergantung para perempuan itu sendiri yang menentukan

Mei_me
20-12-2004, 09:03 AM
Originally posted by Pinky
Jadi jangan terburu-buru menuduh gue suudzon, I simply reflect what I saw around me. Dan siapa bilang anak hasil hubungan poligami mendapat kemuliaan di mata masyarakat? Kalau cuma di akte kelahiran sih oke, tapi pengalaman pribadi gue sih mengatakan deep down inside ada sedikit rasa malu karena (hari gini) bokapnya beristri lebih dari satu.

::down::

Maaaakkk, makanya jangan suka ngrumpi ... hehehe ... justru gw kira di kota metro macam Jakarta hal itu sudah tidak pernah diungkit, bersyukurlah gw tinggal di kota kecil, dimana masyarakat rumpisnya macam gw hanya melihat hasil karya, pribadi individu daripada harus melihat silsilah ;)

naila
20-12-2004, 09:23 AM
terus terang yee... salah satu orang yang pernah deket dengan gue adalah anak dari istri pertama seorang ayah yang berpoligami. ibunya tetep diperhatikan, dapet kunjungan rutin tiap wiken dan hari libur (senin-jumat bokapnya tinggal ama istri pertama).

tapi dia pernah bilang, bahwa ibunya nggak pernah bisa bener2 bahagia sejak itu. ibunya bisa menyayangi anak2 suaminya dari istri kedua, bisa nerima mereka nginep di rumahnya.. tapi nggak pernah bisa nerima keberadaan perempuan lain yang kebetulan jadi ibu dari anak2 itu.
dia sendiri juga, walaupun bisa akur sama ibu keduanya, sama sodara2 tirinya.. tapi nggak pernah bisa bener2 happy dengan kenyataan bahwa ibunya bukanlah yg satu2nya. padahal dia itu cowok.. so lupain kesimpulan tentang solidaritas perempuan dan sejenisnya.
ibu mertua gue juga punya 3 ibu. dan lagi2, banyak cerita ketidakbahagiaan yang keluar dari mulut beliau.

nggak semua anak yg lahir dari keluarga poligami sebahagia anaknya Komar yang bisa menerima ibu kesekian, atau anak2nya Sunan Pakubuwono XII almarhum yang punya lebih dari 5 ibu. teoretis emang semuanya bisa bahagia, atau bisa diusahakan untuk bahagia. tapi nggak akan mudah, apalagi di jaman sekarang di mana tantangan untuk berkeluarga (dengan satu istri) semakin susah.

di posting gue yg sebelumnya, gue pernah bilang bahwa poligami nggak pernah dilarang secara eksplisit. dan gue yakin Allah pasti punya maksud mulia dengan dibukanya opsi itu. tapi kalo kita liat, perbudakan pun nggak pernah dilarang secara eksplisit kan? tapi kita selalu didorong untuk menghapuskan perbudakan: mulai dari ajaran ttg persamaan hak manusia di depan Allah, sampai pahala yg sebegitu besar yg dijanjikan utk penghapusan budak.
demikian juga dgn poligami. Allah & Rasul gak pernah ngelarang poligami eksplisit (setau gue hadits bhw Rasul melarang Ali menduakan Fathimah itu masih diperdebatkan). tapi mengingat Rasul sendiri lebih lama hidup dengan satu istri daripada dgn banyak istri, juga anjuran2 untuk memperlakukan istri sebaik mungkin, membuatnya bahagia, memperhatikan perasaannya.. itu juga membuat gue menganggap bahwa secara implisit ada anjuran "kalau istrimu nggak terima dimadu, ya jangan!".
gue rasa itu yang dimaksud Ray sbg analogi dgn perbudakan. bukan menganalogikan istri dgn budak (doh!).
gue pengen tau apa Ramz masih ngeliat ada hal yg nggak sejalan dgn analogi keduanya.

trus soal tanda2 jaman ttg keseimbangan perempuan dan laki2 yg gue bilang di posting itu juga, membuat gue meyakini bahwa poligami bukan solusi tepat untuk masa sekarang. lain halnya kalo emang jumlah perempuan sudah sedemikian nggak seimbangnya dan jauh melampaui jumlah laki2 dan situasi jaman sangat tidak adil bagi janda, seperti pada masa awal2 perjuangan Rasul dulu.

yang gue bilang terserah kalo mau milih "berjodoh" sama sejenis dibanding, sebetulnya sama dgn sikap gue terserah kalo mau poligami. tapi gue sama2 nggak setuju kalo kedua gaya hidup ini dikampanyekan. sama seperti gue juga gak setuju dgn kampanye "mendingan open marriage aja deh". gue masih sangat konservatif kok. kalo ada orang yg melakukannya, terserah, lakuin sendiri, tapi gak usah ngajak2 orang.

sorry ya.. kayaknya postring gue ini jadi sangat berbau agama. klo dirasa terlalu sensitif, tolong dilewat aja, anggep nggak ada.

Ramz
20-12-2004, 09:39 AM
Originally posted by naila
gue rasa itu yang dimaksud Ray sbg analogi dgn perbudakan. bukan menganalogikan istri dgn budak (doh!).
gue pengen tau apa Ramz masih ngeliat ada hal yg nggak sejalan dgn analogi keduanya.



naila,

gw bisa menerima pendapat org lain apa pun itu, selama dia tidak menghujat atau menghakimi tokoh yg merupakan salah satu pemimpin umat. krn kalau itu sdh dilakukan, berarti dia sdh menyinggung keyakin org lain.

yg bikin gw marah, bukan soal pengertian analogis ttg apapun... tapi, dia menulis sesuatu yg bernada menghujat terhadap Nabi Muhammad SAW, mengganggap beliau gagal. ini yg gw nggak bisa terima. makanya dipostingan berikut gue, gw minta Ray mengedit atw menghapus postingan yang menyebut2 nama nabi yang gw muliakan.

terlepas dari apapun agama yang dianut Ray, seandainya Ray memang muslim, gw rasa amat sangat nggak bijaksana sekali menilai negatif terhadap nabi yang seharusnya kita junjung tinggi dan kita muliakan.

apalagi kalo Ray memang bukan muslim. gw pantas curiga, dong.. jangan2 ini salah satu bentuk character assasination ato pendiskreditan salah satu agama tertentu. ini yg bikin gw marah. ::sebel::

silahkan berpendapat sesuai keinginan masing-masing, tapi tetep inget aturan main ngomong di forum umum.

Mei_me
20-12-2004, 09:53 AM
Ramz

Klo emang dia bukan muslim, berarti dia memang tidak mengerti ... positive thinking .... sabar doang ach ;)

Pinky
20-12-2004, 04:04 PM
Originally posted by Mei_me
Maaaakkk, makanya jangan suka ngrumpi ... hehehe ... justru gw kira di kota metro macam Jakarta hal itu sudah tidak pernah diungkit, bersyukurlah gw tinggal di kota kecil, dimana masyarakat rumpisnya macam gw hanya melihat hasil karya, pribadi individu daripada harus melihat silsilah ;)

Mei, manusia dimana-mana sifatnya sama aja. Terlepas di kota kecil atau besar ada yang usil, ada pula yang nggak peduli. Bukannya tinggal di kota kecil masyarakatnya justru tidak seindividualistis Jakarta sehingga apapun yang elo lakukan lebih 'terlihat'? ;( But that's probably only me & my capital city mind set, soalnya gue gak punya pengalaman tinggal di daerah terpencil sih. :D Cuma gue liat orang-orang dari tempat bokap gue berasal kok kayaknya mulutnya suka jahat ya kalo udah ngerumpiin orang? :D Udah ah, ntar dibilang SARA lagii..... :D ::kabur2::

Dan sama kayak naila, gue gak terlalu perduli sepanjang tidak dikampanyekan. ::up::

Mei_me
20-12-2004, 05:16 PM
::bentar:: mmm ..mungkin juga yach ... gw yang tidak peduli ;)

sebetulnya, dikampanyekan ato enggak, toch berbalik pada yang menentukan, jadi istilahnya laki2 boleh memilih, perempuan yang menentukan

SiangKang
21-12-2004, 04:49 AM
waks
kok perempuan yg menentukan ::bingung:: ::bingung:: ::bingung::

Pinky
21-12-2004, 06:52 AM
Mungkin maksudnya Jeung Mei perempuan yang menentukan apakah mau dimadu atau tidak, mau menjadi madu atau tidak. :o

Sayangnya masalahnya tidak sesimpel itu terutama untuk sang istri pertama. Apalagi kalau pakai embel-embel dihadiahi surga segala. Dewi Yull saja sampai saat ini masih dikritik karena lebih memilih bercerai (melakukan sesuatu yang dibenci Allah) ketimbang dimadu (sesuatu yang berpahala).

Kalau sang istri ke-2, gue mending no comment deh. Karena sampai saat ini gue masih nggak habis pikir, kok ada wanita yang rela jadi istri kesekian. Apa saking butuhnya pelindung, tunjangan ekonomi atau apalah alasannya...tetap susah rasanya bagi gue untuk mengerti.

Mei_me
21-12-2004, 09:35 AM
Yup, maksud gw emang wanita yang menetukan, apakah dia mau dimadu ato enggak, ato mau enggaknya si wanita jadi istri ke sekian

Dalam kasus Dewi Yul, gw siyh tetep ngebelain Dewi Yul, emang yang nentukan siapa masuk surga ato neraka ?? enak aja tu orang pada ngomong, yang penting hati kita dan perbuatan kita khan, bukan masalah cerai ato enggak, lagian yang bertingkah suaminya

naila
22-12-2004, 07:38 AM
hahaha.. betul.. justru perempuan itu sangat bisa "menentukan", laki2 boleh milih2.. juga dalam hal nyari cewe, biasanya laki2 milih setengah mati.. tapi si cewe bisa bikin cowo itu serasa di langit ketujuh atau di dasar jurang terdalam hanya dengan satu kata :D

ß.è.ñ.z
22-12-2004, 08:09 AM
Originally posted by Mei_me
... apakah dia mau dimadu ato enggak ...

Kalo kondisinya seperti kata penyanyi Ari Wibowo (bener nggak yha, lupa gue...), pilihannya mau madu di tangan kanan atau racun di tangan kiri...?? ::bentar:: silakan pilih mana... nggak ada pilihan ke lain... Gimana...??

adventureryo
22-12-2004, 08:39 AM
Originally posted by naila
hahaha.. betul.. justru perempuan itu sangat bisa "menentukan", laki2 boleh milih2.. juga dalam hal nyari cewe, biasanya laki2 milih setengah mati.. tapi si cewe bisa bikin cowo itu serasa di langit ketujuh atau di dasar jurang terdalam hanya dengan satu kata :D
Saat taraf pengejaran (udah kayak buron aja :D), kendali permainan memang ada di tangan wanita. Seberapa pun keras usaha sang pria, si wanita cukup menggelengkan kepalanya saja untuk mementahkan segala jerih payah yang diupayakannya.

Tapi begitu sang wanita berkata I do, maka kendali permainan berpindah ke tangan si pria. Hitam-putihnya permainan sepenuhnya berada dalam kekuasaan si pria. Wanita mau diajak ke langit ke tujuh atau dibenamkan di dasar jurang pun dapat dia lakukan :D

Makanya sebelum menyerahkan kendali permainan, ada baiknya si wanita yakin bahwa partnernya tersebut cukup amanah untuk diberikan kekuasaan sedemikian besar. Great power comes with great responsibility, atau seperti itulah sebuah petikan naskah dalam film Spiderman :D:D

Tapi kalo saat pengejaran, si wanita memperlakukan si pria semena-mena, jangan salahkan si pria jika dia membalasnya di episode berikutnya ::hhh::

Mei_me
22-12-2004, 08:41 AM
Ech kayaknya bukan Ari Wibowo dech,, cuman lupa jg siapa :D

Jadi itu maksudnya dimadu ditangan kanan, diracun ditangan kiri, gitu tha Da ???

naila
22-12-2004, 08:46 AM
Originally posted by adventureryo
Saat taraf pengejaran (udah kayak buron aja :D), kendali permainan memang ada di tangan wanita. Seberapa pun keras usaha sang pria, si wanita cukup menggelengkan kepalanya saja untuk mementahkan segala jerih payah yang diupayakannya.

Tapi begitu sang wanita berkata I do, maka kendali permainan berpindah ke tangan si pria. Hitam-putihnya permainan sepenuhnya berada dalam kekuasaan si pria. Wanita mau diajak ke langit ke tujuh atau dibenamkan di dasar jurang pun dapat dia lakukan :D

betullll!!! intinya sih, yang biasa2 aja lah kalo jadi orang.. katanya, mencintai secara sederhana aja, tapi membenci (ato lebih tepatnya gak suka) juga sederhana aja.

dalam hal kejar mengejar... kalo kata adhitya mulya dalam "Gege Mengejar Cinta", perempuan itu suka dikejar, tp jangan buat dia melangkah lebih cepat dari yang dia inginkan.
"chase me, but let me control the speed" ::hhh::

Mei_me
22-12-2004, 08:54 AM
Gw siyh lebih berpegang pada prinsip : WANITA TIANG NEGARA, bagaimanapun hebatnya laki2 tapi tetap saja bergantung pada wanita, jangan salah dik ryo, siapa bilang laki memegang kendali pada episode berikutnya, justru wanitalah yang selalu memegang peran ... disadari atau tidak, mau tidak mau, percaya tidak percaya :D

adventureryo
22-12-2004, 09:06 AM
Originally posted by Mei_me
Gw siyh lebih berpegang pada prinsip : WANITA TIANG NEGARA, bagaimanapun hebatnya laki2 tapi tetap saja bergantung pada wanita, jangan salah dik ryo, siapa bilang laki memegang kendali pada episode berikutnya, justru wanitalah yang selalu memegang peran ... disadari atau tidak, mau tidak mau, percaya tidak percaya :D
Mungkin kebetulan contoh yang saya lihat adalah contoh yang salah, tapi bukankah prinsip yang dianut bahwa sekecil apapun langkah yang diambil sang istri adalah dosa tanpa ijin suami (dan bukan sebaliknya) sudah cukup menjelaskan siapa yang memegang kendali permainan ? :D:D

Mei_me
22-12-2004, 09:19 AM
Originally posted by adventureryo
Mungkin kebetulan contoh yang saya lihat adalah contoh yang salah, tapi bukankah prinsip yang dianut bahwa sekecil apapun langkah yang diambil sang istri adalah dosa tanpa ijin suami (dan bukan sebaliknya) sudah cukup menjelaskan siapa yang memegang kendali permainan ? :D:D

Bagi gw siyh, kalau kita berbuat salah itu baru bisa dikategorikan dosa,
Mungkin dalam hal ini istri berbuat sesuatu tanpa ijin suami, dan membuat suami menjadi kecewa.
Begitu pula sebaliknya, suami juga akan berdosa jika berbuat sesuatu tanpa ijin istri dan itu membuat istri kecewa... ;)

Ramz
22-12-2004, 09:37 AM
sebenarnya di dalam syariat udah diatur masalah poligami, yakni si miswa harus memperoleh ijin dari mistri.. gw pernah peratiin formulir izin menikah di KUA, bhw jika seorang lelaki (sdh beristri) yg ingin menikah lagi, disitu ada pernyataan hrs ada izin dari istri.. (gw lupa2 ingat). dan dlm hal ini gak boleh sampai terjadi seseorang terzalimi or teraniaya..

jadi maksud memei perempuan yg menentukan, salah satunya memang terkait dengan itu..

terus mengutip postingan bang Benz, bahwa di jazirah Arab itu ada salah satu tolok ukur yang menentukan derajat laki-laki Arab apakah dia terhormat atau tidak.. dimana Laki2 yg memiliki istri lebih dari satu itu dianggap terhormat, itu emang begitu adanya.

Kaum bangsawan Arab (raja-raja) biasanya memiliki istri lebih dari satu, dimana statusnya 1 istri dan beberapa Harim... Kalo ada yg udah nonton dan masih inget film 'Kamasutra' versi India, disitu jelas digambarin. Tokohnya Tara sama sahabatnya (gw lupa namanya). Si Tara dijadiin Harim sementara sahabatnya dijadiin ratu (istri).

Mengenai Dewi Yul, sebenarnya kalo dia memang yakin dan percaya dengan janji Allah, bhw istri yg dizalimi suaminya (let say dia merasa dizalimi dgn adanya Ray menikah lagi) tapi tetep taat dan melayani suami, gak ada ganjaran lain selain syurganya Allah SWT, selama dia nggak musyrik (syirik).

Ada yg pernah baca soal nasihat perkawinan Fatimah (istri Nabi) kepada anak perempuannya???

'jika kamu (wanita/istri) ingin menjadi ratu, maka jadilah pelayan bagi suamimu'

sayangnya banyak diantara kita menganggap bahwa hidup di dunia itu kekal selamanya, sehingga lebih memilih jalan yg sebenarnya 'dibenci' oleh Allah SWT.

di satu sisi, islam memang mengajarkan tentang emansipasi wanita, tapi di sisi lain, islam juga mengingatkan tentang kodrat wanita itu bagaimana. bahwa pemimpin (kafilah) di bumi ini adalah laki-laki, itu makanya laki-laki yang akan dimintai pertanggung-jawabannya atas keluarganya.

Ray JP
22-12-2004, 06:06 PM
jangan lupa dulu satu hal... bahwa sudah menjadi fitrah bahwa manusia menyukai keindahan. jadi loe jangan bermimpi. dan siapa yg mendefinisikan ke elo bahwa poligami benar2 bertujuan utk menolong spy loe baru percaya..

jadi: menolong dg tujuan terselubung? atau yg lbh tepat: tujuan terselubung yg dibungkus dalih menolong?

ini loe dapet darimana lagi??? ngomongin poligami pake analogi perbudakan???

jangan mulai offensive, deh! kata2 loe yang spt ini... muhammad hanya mampu membatasi poligami sampai 4 org, sbgmn ia gagal menghapus perbudakan.

pertama, saya adlh pengagum muhammad, sbgmana michael hart, penulis the 100 yg menempatkannya sbg manusia paling berpengaruh dlm sejarah. bagi saya, muhammad adlh seorg liberator yg revolusioner (utk zamannya). tapi tentu, sbg manusia, ia punya kekurangan & kegagalan, meski prestasinya jauh lbh banyak.

sorry to say, di forum ini sudah jelas dilarang menyinggung hal2 yang berbau SARA... dan gw minta loe menghormati hak2 org muslim yg mengagungkan Nabi Muhammad SAW dengan TIDAK menyebut2 nama beliau apalagi dikaitkan dgn penilaian loe yang picik ttg beliau. dari cara loe nulis namanya dengan gak pake huruf kapital n pake kata2 gagal, loe jelas2 banget mulai offens.

ini supaya gak memancing kericuhan.. apapun agama loe!!!

saya di sini tdk ingin AJARAN MUHAMMAD DIJADIKAN DALIH UTK PERBUATAN RENDAH SPT POLIGAMI.

mestinya loe baca lagi postingan awal loe sendiri yang bilang... 'cuma minta pendapat kakak2 disini'. jadi loe gak bisa menjudge spt ini, ...

saya sdh menahan diri utk menunggu diskusi berjalan cukup lama tanpa saya. sayangnya, ada posting2 miring ttg saya yg membuat saya terpaksa turun tangan secara dini.

'- pro-poligami biasanya male chauvinist yg meyakini superioritas pria' ... gw yakin ini pendapat loe pribadi dn bukan didasarkan pada survey or fakta2 yg ada.

coba berikan contoh satu saja pelaku poligami yg tdk menganggap bhw "pria adlh pemimpin bagi wanita".

kalo loe emang menghargai diri loe sendiri, gw minta tolong supaya postingan diatas yg menyinggung (menyebut2) nama nabi (pemimpin umat) salah satu agama, bisa loe apus atw loe edit.

tdk, kecuali jk ada hipotesa saya yg keliru (misalnya anda bisa membuktikan bhw ada larangan dlm al-quran atau hadits yg melarang perbudakan). saya menulis sbg intelektual & hanya bisa di-counter scr intelektual juga.

sorry, kalo loe tersinggung... karena gw emang mulai tersinggung!!!

saya tdk tersinggung. saya sdh menduga akan ada org spt anda.

Ray JP
22-12-2004, 06:28 PM
kadang2 kita terlalu sombong dan merasa diri terlalu pintar sampe2 apa yg diatur dan digariskan oleh Tuhan pun kita merasa berhak dan berani untuk mengatakan itu salah...

kita dengan beraninya menilai poligamiers itu male cauviniest dan memandang dengan pandangan seolah hina terhadap org yang melakukan poligami.. itu sama aja mengatakan bhw poligami itu adalah salah. gile, benerrrr. Ketentuan Tuhan dibantah.

sementara, kita dengan santainya mengatakan dn menilai kepada org2 yang menganut gaya hidup gay or lesbian, atau hub sex sejenis itu adalah hal yang biasa dan memang sudah jamannya (liat aja postingan di forum yg membahas masalah ini... berapa banyak yang membela habis2an para Gay / Lesbi dgn alasan hak asasi manusia).

kita bahkan menyarankan untuk menerima mereka masuk ke dalam lingkungan kita, dengan alasan itu tadi... bahwa pilihan hidup menjadi gay or lesbi itu adalah hak asasi manusia. God, naudzu billah min dzalik...

kita jadi lupa, bahwa dalam ajaran apapun (sejak jaman nabi Luth, peristiwa Sodom dan Gomorah, semuanya sejarah yang tidak bisa dilupakan) bahwa gaya hidup Gay or Lesbi itu adalah bertentangan dengan ajaran Tuhan. oleh karena itu sangat dilarang.. tanpa syarat!!!

tapi apa??? again tv-tv malah menyiarkan (di acara Fenomena or Peristiwa) kehidupan Gay org di Bali, acara gathering or party Gay or Lesbi yg ada di salah satu gedung terkenal di Kuningan), dan kita hanya tenang-tenang saja. malah memandang tersenyum dan membuka tangan sama org2 model itu.

lalu, masalah poligami yang sudah jelas2 tidak pernah ada kata2 dilarang/diharamkan dan bahkan malah dibolehkan (meskipun dengan syarat2 tertentu) malah diperdebatkan dan memandang sinis atau (mungkin seperti) jijik atau benci terhadap org yang melakukan poligami.

gw cuma yakin satu hal... setiap org punya alasannya sendiri untuk melakukan apa yang dia mau. dan sejauh itu gak bertentangan dgn apa yang digariskan Tuhan, buat gw fine2 aja. tapi gw pribadi apakah berniat melakukan poligami... like i said, not for now! krn gw gak bisa mendahului ketentuan Tuhan yang mungkin suatu saat bisa berlaku atas diri gw.

gw bilang setuju thd poligami itu dalam kapasitas gw sebagai manusia ciptaan Tuhan yang gak berani mengatakan TIDAK terhadap hukum Tuhan yang mengatakan Ya. karena Dia maha mengetahui apa2 yg kita tidak tahu.

sorry, gw ngomong panjang. biar kalo mo pada ngomong inget2 dulu siapa diri kita sebenarnya... dan apa yang kita bicarakan.

kenyataannya, sebagian pemikir islam (misalnya JIL) menganggap poligami bukanlah ajaran agama.

Ray JP
22-12-2004, 06:39 PM
yg bikin gw marah, bukan soal pengertian analogis ttg apapun...

oh, utk jaga2 seandainya anda blm paham dg analogi saya, ini saya terangkan sejelas2nya...

sblm masa muhammad di arab umum terjadi poligami hingga puluhan istri. nah, muhammad dg kearifannya membatasinya hingga empat istri. kenapa tdk satu? krn hal tsb bisa menimbulkan perlawanan masif di lingkungan sosial daerah tsb, apalagi kaum wanita sendiri blm cukup mandiri.

hal yg sama dg perbudakan. saya yakin (meskipun tdk ada data sejarah resmi, sekadar berpikir positif saja) bhw muhammad sebenarnya ingin menghapus perbudakan. tapi--lagi2--situasi sosial tdk memungkinkan.

nah, di zaman skrg perbudakan dilarang keras di seluruh muka bumi. meski tdk pernah dilarang oleh al-quran maupun hadits, tdk akan ada ulama yg menentang pelarangan perbudakan.

paralel dg hal tsb adlh poligami. saat ini, wanita sdh mandiri & kemajuan teknologi memungkinkan pencarian jodoh yg lajang & memenuhi kriteria menjadi sangat mudah. jadi, kenapa aturan ttg poligami tdk "menyesuaikan zaman" sbgmana aturan ttg perbudakan?

Ray JP
22-12-2004, 06:49 PM
sebenarnya di dalam syariat udah diatur masalah poligami, yakni si miswa harus memperoleh ijin dari mistri.. gw pernah peratiin formulir izin menikah di KUA, bhw jika seorang lelaki (sdh beristri) yg ingin menikah lagi, disitu ada pernyataan hrs ada izin dari istri.. (gw lupa2 ingat). dan dlm hal ini gak boleh sampai terjadi seseorang terzalimi or teraniaya..

jadi maksud memei perempuan yg menentukan, salah satunya memang terkait dengan itu..

tapi bukankah ada dalil agama bhw isteri hrs patuh kpd suami selama tdk melanggar aturan agama? kalau begitu, sama saja si isteri disuruh pasrah dipoligami.

terus mengutip postingan bang Benz, bahwa di jazirah Arab itu ada salah satu tolok ukur yang menentukan derajat laki-laki Arab apakah dia terhormat atau tidak.. dimana Laki2 yg memiliki istri lebih dari satu itu dianggap terhormat, itu emang begitu adanya.

Kaum bangsawan Arab (raja-raja) biasanya memiliki istri lebih dari satu, dimana statusnya 1 istri dan beberapa Harim... Kalo ada yg udah nonton dan masih inget film 'Kamasutra' versi India, disitu jelas digambarin. Tokohnya Tara sama sahabatnya (gw lupa namanya). Si Tara dijadiin Harim sementara sahabatnya dijadiin ratu (istri).

stupid yet obsolete culture

Mengenai Dewi Yul, sebenarnya kalo dia memang yakin dan percaya dengan janji Allah, bhw istri yg dizalimi suaminya (let say dia merasa dizalimi dgn adanya Ray menikah lagi) tapi tetep taat dan melayani suami, gak ada ganjaran lain selain syurganya Allah SWT, selama dia nggak musyrik (syirik).

jk dewi dpt suami baru, ia dpt taat & melayani suami barunya, shg dpt pahala dari Tuhan tanpa perlu dizalimi suaminya.

Ada yg pernah baca soal nasihat perkawinan Fatimah (istri Nabi) kepada anak perempuannya??? 'jika kamu (wanita/istri) ingin menjadi ratu, maka jadilah pelayan bagi suamimu'

tapi tdk ada salahnya wanita memilih pria yg bisa memperlakukannya dg baik & tdk menyakiti hati.

sayangnya banyak diantara kita menganggap bahwa hidup di dunia itu kekal selamanya, sehingga lebih memilih jalan yg sebenarnya 'dibenci' oleh Allah SWT.

ttg perceraian ya? coba jawab jujur: sendainya isteri anda mau cari suami baru, anda lbh suka di-poliandri atau diceraikan dulu?

di satu sisi, islam memang mengajarkan tentang emansipasi wanita, tapi di sisi lain, islam juga mengingatkan tentang kodrat wanita itu bagaimana. bahwa pemimpin (kafilah) di bumi ini adalah laki-laki, itu makanya laki-laki yang akan dimintai pertanggung-jawabannya atas keluarganya.

eh, teori male-chauvinism-nya terjawab sendiri ;)

Pinky
23-12-2004, 07:13 AM
Originally posted by adventureryo
Tapi begitu sang wanita berkata I do, maka kendali permainan berpindah ke tangan si pria. Hitam-putihnya permainan sepenuhnya berada dalam kekuasaan si pria. Wanita mau diajak ke langit ke tujuh atau dibenamkan di dasar jurang pun dapat dia lakukan :D


Says who? ::hhh::

Sorry, gue asli ngakak baca statement di atas. Mudah-mudahan itu cuma sarkasme aja ya. Gue ngakak simply because my own experience tells me that there is no such thing in my life. Kalau gue & hubby sama-sama berhasil, itu karena andil kita berdua. Dalam RT gue, gak ada yang 'mengendalikan'. Semua berjalan menurut alur logika. Semua keputusan di-asses sesuai SWOT dan konsekwensinya pun dipikul bersama-sama. Pilihan mana yang diambil, adalah pilihan bersama sehingga (Insya Allah) tidak ada penyesalan di kemudian hari ataupun rasa tertekan pada satu pihak saja. Sedikit banyak mungkin seperti menjalankan sebuah perusahaan dengan 2 shareholder. Stakeholder-nya adalah anak. Gue nggak tau apakah tipe RT seperti gue ini normal apa enggak, but we're fine with it and happy living like this. :D

Pinky
23-12-2004, 07:19 AM
Originally posted by adventureryo
Mungkin kebetulan contoh yang saya lihat adalah contoh yang salah, tapi bukankah prinsip yang dianut bahwa sekecil apapun langkah yang diambil sang istri adalah dosa tanpa ijin suami (dan bukan sebaliknya) sudah cukup menjelaskan siapa yang memegang kendali permainan ? :D:D

Not my life, bro. My husband trusted me 100% that I will not make silly choices. He believes that he is marrying an adult that is capable in making her own decision.

However, a big decision that could impact the whole family should be made together of course. That's more logical. Let alone it also fits our theological believe. :D

Pinky
23-12-2004, 07:23 AM
Originally posted by Ramz
Mengenai Dewi Yul, sebenarnya kalo dia memang yakin dan percaya dengan janji Allah, bhw istri yg dizalimi suaminya (let say dia merasa dizalimi dgn adanya Ray menikah lagi) tapi tetep taat dan melayani suami, gak ada ganjaran lain selain syurganya Allah SWT, selama dia nggak musyrik (syirik).


Sorry bro, bagi gue she was just being honest with her self. She couldn't accept it, so she quit. And she has a right to do that and I support her for that.

Kalau kita disakiti, dan membiarkan diri kita disakiti, sorry to say, that's sound like a real masochism to me.

Kecuali memang dia betul-betul ikhlas, itu baru ::up::. Tapi kalaupun seorang wanita tidak ikhlas suaminya menikah lagi & suaminya keukeuh ingin menikah lagi sehingga dia lebih memilih bercerai, bagi gue hal itu tidak lebih buruk dari ikhlas untuk dimadu.

Pinky
23-12-2004, 07:26 AM
Originally posted by Ray JP
saya di sini tdk ingin AJARAN MUHAMMAD DIJADIKAN DALIH UTK PERBUATAN RENDAH SPT POLIGAMI.


I am 100% agree with this. I love Rasulullah. He is Siddiq. Alias jujur & bisa dipercaya. I believe he was honest from the start about his motivation to help and his other wives support this.

What about today men? I doubt that they are being honest with their first wife when first they settled their eyes on pretty young thing.

Please lah, don't compare your self with Rasullah. He is the only perfect human Allah ever created. The rest are not.

naila
23-12-2004, 07:26 AM
Originally posted by Ramz
Mengenai Dewi Yul, sebenarnya kalo dia memang yakin dan percaya dengan janji Allah, bhw istri yg dizalimi suaminya (let say dia merasa dizalimi dgn adanya Ray menikah lagi) tapi tetep taat dan melayani suami, gak ada ganjaran lain selain syurganya Allah SWT, selama dia nggak musyrik (syirik).


Allah juga memberikan jalan keluar berupa khulu' (menuntut cerai kepada hakim agama) bagi istri yg dizhalimi suaminya.

sebagaimanapun Allah membenci perceraian, gue rasa perbuatan halal ini bisa menjadi opsi bagi orang2 yg tidak tahan dizhalimi. ada memang orang yg bisa sabar ketika dizhalimi, tp ada orang yg depresi shg nggak bisa lagi beribadah dgn tenang, nggak bisa lagi ngurus anak dgn baik (yg masih menjadi tanggung jawabnya), nggak bisa lagi menghindari keluh kesah dan menyalahkan takdir...

terus terang gue cukup tau sejarah percintaan Ray - Iin (Jepreters pasti maklum soal ini ;);) ). dan gue rasa Dewi udah cukup bersabar dgn kelakuan (mantan) suaminya. Dewi bukan artis kacangan yang kalo ribut2 dikit trus minta cerai buat bikin sensasi. Dewi bukan perempuan kemarin sore yang baru nikah 2-3 taun kayak gue. walaupun poligami itu halal, pacaran dgn perempuan lain sementara dirinya sendiri masih terikat pernikahan itu setau gue haram. dan justru itulah yg dilakukan Ray. walaupun pada akhirnya dia berniat menikahi perempuan baru itu.

kiara
23-12-2004, 10:31 AM
Membiarkan orang lain menzhalimi kita apa bukan sama dengan kita menzhalimi diri sendiri? Gue yakin Allah juga nggak seneng kita melakukan itu. :o

Bash me! ::ger:: me! ::ngakak::

naila
23-12-2004, 10:35 AM
Hold Me, Thrill Me, Kiss Me, Kill Me *U2mania*

maap2.. ngote... soalnya jadi inget lagu itu.. suka bangeD :D

Ramz
23-12-2004, 01:59 PM
tdk, kecuali jk ada hipotesa saya yg keliru (misalnya anda bisa membuktikan bhw ada larangan dlm al-quran atau hadits yg melarang perbudakan).

kalo mo bukti mengenai ajaran islam itu melarang perbudakan, okay... gw nggak akan nunjukin loe pada surat apa dan ayat berapa... i dont think it is necessary. tapi yg jelas (sorry kalo dianggap khotbah) agama islam itu diturunkan di jazirah arab dimana pd zaman itu islam menyebutnya sbg jaman jahiliyah (jaman kebodohan).

perbudakan terjadi krn gol satu menganggap lebih tinggi derajatnya dari gol yang lain. bangsawan (org berharta) menganggap dirinya lebih tinggi derajatnya drpd gol org miskin, shg terjadi perbudakan.

islam mengajarkan tentang kesetaraan, bahwa manusia yang paling tinggi derajatnya dimata Tuhan hanya orang yang taqwa. atas dasar inilah maka islam melarang adanya perbudakan. atas dasar ini juga Muhammad SAW sangat membenci perbudakan dan menyeru para bangsawan yg memiliki budak (islam menyebutnya dgn bahasa yg lebih halus... hamba sahaya tsb untuk membebaskan para hamba sahaya.

sebegitu pentingnya masalah hamba sahaya ini sehingga dalam urusan Zakat diatur bhw salah satu yg berhak memperoleh zakat (muzaqi) adalah hamba sahaya.

inti dari semua yg gw tulis ini adalah... islam melarang adanya perbudakan. okay? that's one.

saya menulis sbg intelektual & hanya bisa di-counter scr intelektual juga.

apakah pendapat ini termasuk bagian dari pendapat anda sebagai intelek???

saya di sini tdk ingin AJARAN MUHAMMAD DIJADIKAN DALIH UTK PERBUATAN RENDAH SPT POLIGAMI.

maaf saja. menurut gw itu adl pendapat yg terlalu emosi dan bukan intelek. jika loe emang mempelajari poligami dari sumber yg benar, literatur yg benar, loe akan tahu dibalik semua aturan tentang poligami ini, terdapat suatu tujuan yang sangat TINGGI dan MULIA. Adakah hukum Tuhan yg bersifat rendah??? jangan loe persepsikan sama org bermental rendah yg berpoligami (padahal dia tdk mampu mengurus anak istrinya) dengan 'poligami adalah perbuatan rendah'...

akan lebih rendah perbuatan org yg monogami tapi selingkuhannya bejibun, wanita diperlakukan seenaknya hanya untuk melampiaskan nafsu biologisnya dan ditukar dengan imbalan materi. isn't it animal????

and satu hal lagi perlu gw luruskan... tidak ada pengertian 'AJARAN MUHAMMAD' dalam kamus kita org muslim, krn yang ada adalah 'SYARIAT ISLAM' sementara Muhammad SAW adalah pembawa risalah. Okay???

jadi pendapat loe semua itu sama sekali nggak mencerminkan intelektualitas loe sebagai penulis krn loe nggak memahami apa yang loe tulis.

belajar dulu lah tentang islam dan syariat2nya.. tentang ketauhidan, tentang fikih, dll. FYI islam itu bukan semata2 mengajarkan tentang keesaan atau ketuhanan, tapi juga masalah2 hukum... hukum perdagangan, hukum ketatanegaraan, dll termasuk juga masalah2 sosial. dan poligami merupakan salah satu diantara yg gw sebut diatas.

sekali lagi, loe pelajari dulu baik2.

again, kalo ditanya apakah anda setuju dengan poligami, kembali lagi gw bilang... gw setuju. krn gw tahu tidak ada larangan dlm hal berpoligami.

come on, itu bukan dosa, kok!

Mei_me
23-12-2004, 02:11 PM
Originally posted by Ramz
maaf saja. menurut gw itu adl pendapat yg terlalu emosi dan bukan intelek. jika loe emang mempelajari poligami dari sumber yg benar, literatur yg benar, loe akan tahu dibalik semua aturan tentang poligami ini, terdapat suatu tujuan yang sangat TINGGI dan MULIA. Adakah hukum Tuhan yg bersifat rendah??? jangan loe persepsikan sama org bermental rendah yg berpoligami (padahal dia tdk mampu mengurus anak istrinya) dengan 'poligami adalah perbuatan rendah'...

akan lebih rendah perbuatan org yg monogami tapi selingkuhannya bejibun, wanita diperlakukan seenaknya hanya untuk melampiaskan nafsu biologisnya dan ditukar dengan imbalan materi. isn't it animal????



Setuju,

Gw gak pernah men'judge orang yang berpoligami telah melakukan hal yang rendah. karena kita tidak pernah tau alasan dan isi hati mereka.
Gw melihat dari sisi tanggung jawab dia

Meskipun seperti yang diceritakan, bahwa perempuan yang dimadu, meski terlihat rukun dengan madunya, tapi hati kecil merasa tidak bahagia, gw pikir ini sudah menjadi pilihan hidup. Jika mau dimadu lakukan dengan iklas.

ß.è.ñ.z
23-12-2004, 02:20 PM
Oopss... kawan Ramz lagi serius nich... perlu hati-hati supaya nggak menyinggung... bisa marah besar dia ::bentar2:

Kenapa Ramz... lagi halangan yha... jadi ada sebagian emosi jiwa yang nggak tersalurkan... ;)

Ramz
23-12-2004, 02:21 PM
ttg perceraian ya? coba jawab jujur: sendainya isteri anda mau cari suami baru, anda lbh suka di-poliandri atau diceraikan dulu?

HAHAHAHA gw bener2 lucu sama test case kayak gini. kalo gw tanggapin sama aja gw juga bego. tapi nggak apalah, gw tanggapin aja... karena gw emang bego. :D:D:D

yg jelas gak akan ada poliandri.. kenapa? ini ditentukan oleh anatomis dan kodrati manusia sendiri.

wanita memiliki rahim dan 1 sel telur. laki2 memiliki jutaan spermatozoa. wanita memiliki rahim sbg tmp berkembang biaknya zygota. sekali 1 sel telur dibuahi 1 spermatozoa, tak akan ada lagi pembuahan. jadi loe bayangin aja sendiri, wanita punya 4 suami??? wuahahaha, 4 tahun berturut2 dia harus hamilton kalo suami2nya pada nuntut punya anak. ato, giliran dia hamilton, para suami bingung nah lo, ini hamil dari suami yang mana??? hayo... test darah, test dna and do another test supaya gak pada berebut. :D:D:D

itulah yg gw sebut gak mungkin poliandri krn kodrati.

dan Tuhan yg maha mengetahui segala yg kita gak tahu itu sudah mengkodratkan bhw di dunia ini hanya akan ada poligami tapi tidak akan ada poliandri. dan memang di belahan dunia manapun tidak ada yg namanya poliandri... kenapa? UDAH KODRATNYA!!!! kekekekekkk.

tapi kalo loe nanya ke gw begini... seandainya anda mendapati istri anda selingkuh dan mau menikah dengan laki2 selingkuhannya, sikap apa yang akan anda ambil?

ini mungkin gw bisa jawab dan gak perlu ikut2an bego...

tapi berhubung loe gak nanya kayak gitu, ya, gak usah gw jawab aja, deh!

anyway, gw emang bukan intelek, gw cuma org yg gak suka keyakinan agama gw diusik2, makanya gw langsung komentarin postingan eloe soal bawa2 nama nabi Muhammad SAW.

kalo loe emang gak mau cabut, terserah loe juga. yg penting gw udah ngomong. kalo loe emang intelektual dan bisa memahami perasaan org krn tulisan elo, gw salut. ::up::

naila
23-12-2004, 02:29 PM
koreksi dikit ya bang Ramz.. poliandri di belahan dunia lain itu ada. seperti misalnya poliandrinya Drupadi alias Panchali dalam kisah Mahabharata versi Vyasa (yang oleh orang India diyakini sebagiannya sebagai kenyataan, bukan dongeng belaka - salah satu peninggalan tokoh2 cerita ini ada di artikel gue ttg Delhi). juga poliandri tanpa nikah perempuan salah satu suku di Afrika (gue lupa suku apa), di mana seorang perempuan bisa didatangi beberapa lelaki secara bergantian dengan kesepakatan (bukan sbg pekerja seks), dan nanti memelihara anak hasil hubungan2 itu (iya, bentuk jamak :D).

bahwa kemudian itu disebut jahiliyah.. ya itu soal lain.

baca2 thread ini lagi, kayaknya ada hipotesis, serial monogamy (maapkeun istilah ini :D) is more acceptable than poligamy ya?

Pinky
23-12-2004, 02:34 PM
Thread ini di YHSI udah ditutup ama Bang Wado, karena ya itu, akhirnya jadi eyel-eyelan penuh emosi jiwa karena bernuansa agama. :D Yang biasanya sabar & jernih dalam bertutur pun jadi bisa muntab dengan mantab. Gak asik ah. :D

Cabs dulu ah...over & out. ::bye::

Ramz
23-12-2004, 02:40 PM
Originally posted by ß.è.ñ.z
Oopss... kawan Ramz lagi serius nich... perlu hati-hati supaya nggak menyinggung... bisa marah besar dia ::bentar2:

Kenapa Ramz... lagi halangan yha... jadi ada sebagian emosi jiwa yang nggak tersalurkan... ;)

iya, kali bang Benz... tadi pagi lagi nanggung digangguin anak!!! :D:D:D



j/k

nggak, lah, bang... gw emang suka berdebat, dari dulu! biasalah kalo lagi argue emang suka tarik urat leher.. tapi gak berantem. selesai perdebatan ya udah... salaman.

nanti juga dgn Ray gw bakal salaman. sekarang biasa, main getok2an dolo... :D:D:D

sebenarnya cuma satu yg bikin gw jadi memperdebatkan ini... masalah tulisan Ray yg menyinggung nama Muhammad SAW yg menurut gw gak pantes dituliskan spt itu. postingan dia (kalo bang Benz perhatiin) yg mengatakan Muhammad gagal menghapuskan soal perbudakan n analogi perbudakan dg poligami itu yg menurut gw gak bisa gw terima.

nah, krn gw gak terima itu maka gw jadi komen serius dan gw minta postingan itu dihapus... selebihnya is fine...

naila
23-12-2004, 02:45 PM
ya klo gue liat sih emang di thread ini jauh lebih damai dibanding di YHSi yang bikin gue malessssssssssss buangeeeeeeeeddd (bukan promosi malesbanget.com yak! :D) buat komen.

Ramz
23-12-2004, 02:54 PM
Originally posted by naila
koreksi dikit ya bang Ramz.. poliandri di belahan dunia lain itu ada. seperti misalnya poliandrinya Drupadi alias Panchali dalam kisah Mahabharata versi Vyasa (yang oleh orang India diyakini sebagiannya sebagai kenyataan, bukan dongeng belaka - salah satu peninggalan tokoh2 cerita ini ada di artikel gue ttg Delhi).

iya ini aku jg pernah baca. tapi mahabharata itu sendiri lebih banyak unsur mithosnya dibanding sejarahnya, naila. dan poliandrinya Panchali di dalam kisah itu 'kan lebih banyak mengandung unsur filosophy or pembelajaran bhw hakekatnya wanita itu memang gak bisa poliandri.

juga poliandri tanpa nikah perempuan salah satu suku di Afrika (gue lupa suku apa), di mana seorang perempuan bisa didatangi beberapa lelaki secara bergantian dengan kesepakatan (bukan sbg pekerja seks), dan nanti memelihara anak hasil hubungan2 itu (iya, bentuk jamak :D).

itu 'kan hanya salah satu suku. pernah baca kehidupan suku Bushman??? Even suku Bushman yg begitu primitif itu sendiri gak mengenal itu, sebaliknya... poligami lah yg ada. hehehe.

Ramz
23-12-2004, 02:58 PM
Originally posted by naila
ya klo gue liat sih emang di thread ini jauh lebih damai dibanding di YHSi yang bikin gue malessssssssssss buangeeeeeeeeddd (bukan promosi malesbanget.com yak! :D) buat komen.

trying to click malesbanget.com :D

progressing...

kok, nggak bisa? forbidden, tuh!! bikin penasaran aja... :D

naila
23-12-2004, 03:05 PM
nurut gue sih, filosofi poliandrinya Panchali itu bahwa seseorang susah membagi cinta dgn adil. krn Panchali kan mencintai Arjuna lebih daripada suami2nya yang lain. *heran deh, prasaan Arjuna tampangnya kurang macho gituh ;D, mendingan Bhima.. uhh.. seksiiiii ::waw::*

ttg suku Bushman.. euh.. blom pernah denger tuh :D. emang jelas lah, di dunia ini lebih banyak dipraktekkan poligami dibanding poliandri. nggak cuma berkaitan dgn sisi biologis, tapi juga berkaitan dgn kultur dan kadang (kadang lho yaaa.. gak selalu) dgn chauvinisme laki2 yg berlebihan di berbagai tempat dan jaman.

maksud gueee.. bukan berarti di belahan dunia manapun poliandri itu gak ada (I thought that was what u wrote). emang itu pengecualian... seperti juga pernah ada yg bilang bahwa lelaki yg bisa beristri banyak dgn adil itu pengecualian (saking jarangnya :D).

eh malesbanget.com emang udah tutup ya? dulu ada lho , ada forumnya segala.. mirip kafegaul.com gitu tapi lebih kecil.

ß.è.ñ.z
23-12-2004, 03:44 PM
Ech... ternyata topik Poligami udah pernah dibahas sebelumnya... ;)

Judho Harsono
23-12-2004, 03:49 PM
Polygami tidak dilarang oleh agama manapun. Bukan cuma di Agama Islam, kayanya di Agama lain pun tidak ada larangan.

Namun semua proses menuju poligami adalah dosa:
Bagi pria yang sudah menikah, adalah dosa apabila:
1. Melihat perempuan lain dengan maksud untuk memilikinya.
2. Pacaran dengan wanita yang bukan istrinya.

Kalau bisa melakukan poligami tanpa melalui proses diatas, welcome to polygami.

Kasus Ray Sahetapi? Ray Sahetapi pasti tahu banyaknya dosa yang dia buat sebelum Dewi Yul minta cerai.

Lonekhespeare
23-12-2004, 03:49 PM
Siapapun laki-laki.. sesuperior apapun.. tetap lahir dari rahim seorang wanita..

Judho Harsono
23-12-2004, 04:30 PM
Polygami tidak dilarang agama manapun.
Tapi zinah jelas2 dilarang. Termasuk zinah mata (ngelirik perempuan lain bagi pria beristri), zinah pikiran (ngelamunin perempuan lain bagi pria beristri), apalagi sampai persetubuhan (dengan perempuan lain bagi pria beristri).

Kalo hari gini, ada yang bisa berpolygami tanpa melakukan dosa diatas silahkan kampanye kaya Samsung SGH356.

Ray JP
26-12-2004, 09:05 PM
hmm... ada thread yg judul & isinya persis dg yg saya buat...

Ech... ternyata topik Poligami udah pernah dibahas sebelumnya...

iya nih. tdk ada yg beritahu saya sblmnya sih. skrg terserah moderator kalau mau di-mix.

Emang sih kalo di-pikir2 dari pada bokap selingkuh terus malah bikin dosa mulu, mendingan sekalian aja dia kawin lagi. Syukur2 nyokap bisa nerima, kalo nggak ya bokap suruh diem2 aja. Gimana menurut pendapat elo semua??

bedanya, threadstarter yg ini sptnya pro-poligami, & dia mendukung ayahnya utk menyakiti hati ibunya.

gak seharusnya bawa2 nabi dalam forum ini, semua tergantung dari individunya aja, setuju pa gak? mau dikerjain ya silahkan aja kalo mampu, kalo gak ya cukup atu aja!

muhammad tdk akan diikut2kan, seandainya para pro-poligami juga tdk menggunakan agama sbg pembenaran. diskusi ttg poligami adlh memikirkan bersama scr logika: apakah poligami itu baik atau buruk.

jajan dosa man ... lo mau nyokap lo jajan diluar ? ada2 aja .... cara berpikir lo salah ... kalo gak mau bosen mustinya jgn kawin ...

wow, you are so WISE, man...

Ray JP
26-12-2004, 09:05 PM
anak buah roma irama donk. kalo istrinya ok2 aja ya ngga papa. tp kalo istri ngga rela dimadu berarti dosa nyakitin hati org.

ok-nya benar2 ok, atau diintimidasi dg "istri wajib mematuhi suami selama tdk melanggar syariat (poligami--konon--tdk malanggar syariat)"?

poligami award by puspo wardoyo. gue kesel banget ama ni orang!! what da ya think guls?

boikot saja, lalu ajak teman2 yg sepaham dg kita utk itu memboikot. itu hak kita kok.

lagian, sebenernya dia pernah cerai lho dgn salah satu istrinya.. (yg nomer 4 kalo gak salah.. trus ganti lagi ama yg skr). tapi nggak pernah diceritain. yang didengung2kan selalu success story-nya.

Lah, istri2nya kan memberi izin setelah di"negosiasi" berulang kali dengan membawa segala macam dalih agama. Waktu belum ngasih izin, si Puspo itu malah nekat siri duluan. Istrinya yang bilang, di tabloid Wanita Indonesia. Kalo pada akhirnya istri (pertama)nya mengizinkan, itu juga dengan syarat nggak ketemu dengan madunya selama beberapa lama. Berarti sebenernya nggak rela, nggak ridho kan? Berarti kan perkawinan model gitu sebenernya nggak dibolehin? Mana ada sih istri yang langsung aja ngasih pas suaminya minta ijin kawin lagi?

perlu dicatat & disebarluaskan.

Poligami itu pilihan hidup pribadi, kayaknya kurang pada tempatnya kalo dipublikasikan sebagai sebuah konsumsi publik, apalagi dengan tujuan-tujuan publikasi demi popularitas

rasanya bukan demi popularitas kok. semakin banyak org yg berpoligami, semakin masyarakat menoleransi poligami, & semakin sedikit kecaman yg diterima puspo wardoyo. itulah motif poligami award.

Si Puspo - dan Rhoma Irama, dan segala macam lelaki yang sejenisnya - itu memelintir agama demi nafsunya belaka. Tau nggak alasannya Puspo berpoligami? "Usaha saya makin berkembang, dan saya merasa istri saya sudah nggak bisa melayani saya dengan selayaknya." Apaaa coba? Terus si Rhoma bilang, "Poligami itu kodrat lelaki. Binatang jantan aja nggak ada yang cukup dengan satu pasangan." Lah, bego amat nih orang, malah nyama2in diri dengan binatang (Lagian kalo mau ngeliat kodrat dengan binatang, binatang betina juga berpoliandri.) Gue juga boikot tuh restoran ayam bakarnya...

heh heh... bisa dilihat bgmn kualitas para pelaku poligami.

Ray JP
26-12-2004, 09:06 PM
Kalau menurut gw sih cowok wajar aja melakukan poligami, alasannya?sudah kodrat kalau laki2 tu tidak akan kehilangan kemampuan seksual walau sdh bau tanah sedang perempuan pada umur diatas 50 sudah frigid.Gimana dong memenuhi kebthan yang satu tu?

bgmn jk si suami yg letoy duluan? apa istrinya dibolehkan berpoliandri?

Alasan kedua kalau tuujuan baik why not?spt membantu janda miskin dan anak yatim.

kalau membantu janda miskin & anak yatim, kan bisa dg memberi bantuan harta (tanpa imbalan seks) atau mencarikan suami yg msh lajang & mampu. lagipula, bgmn jk si janda miskin itu sdh tdk menarik scr fisik (uzur, gembrot dsb)? saya kok tdk pernah tahu ada wanita spt itu dijadikan istri baru.

Kalau Poliandri?waaah repot. suami punya lima nanti kalau punya anak anaknya siapa?!!!!! kalau poligami jelas krn bokapnya satu.

FYI, blm pernah ada laporan tes DNA yg gagal membuktikan keayahan.

yg aku tahu poliandri gak dibolehkan untuk menjaga martabat perempuan ... itu menurut yg aku baca. bisa jadi sih ... mungkin selamanya dunia ini milik laki2 ... jd kalo ada perempuan punya suami banyak kayaknya bakalan dilecehkan dihinakan dituduh macem2 ... (beda kalo cowok yg punya istri banyak ... bisa dianggap hebat krn menyatukan beberapa perempuan). mungkin krn itu poliandri gak boleh ...

tepat, male-chauvinism inilah biang kerok utama poligami