View Full Version : Most successful and clever military strike in history?
mrcerdas
30-12-2004, 08:33 PM
Kira2 serangan militer (kalo dilihat dari sejarah) oleh siapa dan kapan yang paling efektif, paling genius, dan tergolong paling berhasil?
Nurut gue sih serangan Israel taon 1967 ke negara2 Arab (Mesir, Siria, Jordan). Serangan efektif itu cumen memerlukan waktu beberapa hari untuk menuntaskan segalanya ... dan membuat daerah kekuasaan Israel bertambah luas ... ;)
Hiram
30-12-2004, 11:33 PM
Parameternya harus jelas nih.
Apakah dilihat dari inovasi taktiknya, kecepatan waktunya, faktor kesulitan, perbandingan kekuatan yg dihadapi, nilai strategis yg berhasil direbut atau apa?
Salah satu contoh keberhasilan dari faktor inovasi taktik dan tingkat kesulitan :
Thn 327 SM, Alexander menyerbu benteng Sogdian di Bactria ( Asia Tengah ).
Benteng dipuncak bukit batu pada ketinggian 3000 meter itu mustahil untuk dikepung krn jalan utk mencapainya hanya satu jalan setapak yg curam.
Mustahil utk mengirimkan pasukan dalam jumlah yg cukup utk menyerang dan menembus benteng tsb secara frontal.
Katapel2 Alexander tidak bisa mencapai ketinggian benteng dan di luar tembok benteng itu tidak ada tanah datar yg dibutuhkan pasukan penyerang utk menempatkan pasukan maupun Siege Weapon utk membombardir benteng dan memaksa menerobos gerbangnya.
Pasukan Bactria dlm benteng tsb bahkan mengejek Alexander dgn mengatakan kalau satu2nya jalan Alexander utk bisa menguasai benteng mereka adalah dengan mencari pasukan2 yang memiliki sayap supaya bisa terbang langsung ke benteng mereka.
Alexander menjawab dengan inovasi yang mungkin baru dilakukan kembali lebih dari 2000 thn kemudian.
Alexander memerintahkan 300 anggota pasukan Agrianes-nya menggunakan besi pasak tenda sebagai alat untuk mendaki dinding bukit yg diselimuti es tsb.
Dalam 1 malam Alexander mengirim 300 pasukannya melakukan pendakian vertikal dinding es setinggi lebih dari 100 meter utk mencapai posisi bebatuan diatas benteng Sogdian.
Pagi harinya 270 laskar Agrianes yg selamat mencapai puncak sudah berada posisi bebatuan yg lebih tinggi dari benteng Sogdian.
Alexander mengirim pesan kepada pasukan Bactria yg bertahan bahwa dia sudah berhasil menemukan 'pasukan bersayap' dan saat ini pasukan itu sudah berhasil mencapai puncak karang Sogdian.
Alexander mengirim sinyal dan ratusan laskar Agrienes yg bersembunyi di bebatuan puncak Sogdian untuk menampakan diri mereka di depan mata musuh.
Pasukan Bactria shock karena mereka melihat ratusan 'pasukan bersayap' sudah mengelilingi mereka, nyali mereka rontok dan langsung menyerah tanpa melakukan perlawanan.
Alexander melakukan serangan dgn Rock Climbing pertama dalam sejarah.
Bahkan di sejarah modern belum pernah terjadi ada serangan dilakukan oleh pasukan yg berjumlah lebih dari 2 kompi bersamaan melakukan pemanjatan vertikal di malam hari yg gelap gulita.
sakuraba aoi
31-12-2004, 01:32 AM
Kalo soal inovasi, gue jadi inget sama Hannibal. Gue lupa sejarah tepatnya, tapi dia yang pertama memakai taktik psikologis buat perang. Dia nyuruh semua prajuritnya masing-masing bawa karung yang isinya ular, kalajengking, kelabang, tarantula, pokoknya makhluk-makhluk yang gituan dech, trus dia ngasih instruksi supaya waktu prajuritnya mulai menyerang kapal musuh, isi karung mereka harus dilemparkan ke dek kapal musuh itu.
Ya jelas aja musuhnya pada kocar-kacir nyemplung laut. Padahal ternyata sebagian besar makhluk-makhluk itu sudah pada mati karena saling memakan didalam karung waktu mereka dibawa.
0600661160
31-12-2004, 02:39 PM
Originally posted by Basten4eva
Parameternya harus jelas nih.
Apakah dilihat dari inovasi taktiknya, kecepatan waktunya, faktor kesulitan, perbandingan kekuatan yg dihadapi, nilai strategis yg berhasil direbut atau apa?
Salah satu contoh keberhasilan dari faktor inovasi taktik dan tingkat kesulitan :
Thn 327 SM, Alexander menyerbu benteng Sogdian di Bactria ( Asia Tengah ).
Benteng dipuncak bukit batu pada ketinggian 3000 meter itu mustahil untuk dikepung krn jalan utk mencapainya hanya satu jalan setapak yg curam.
Mustahil utk mengirimkan pasukan dalam jumlah yg cukup utk menyerang dan menembus benteng tsb secara frontal.
Katapel2 Alexander tidak bisa mencapai ketinggian benteng dan di luar tembok benteng itu tidak ada tanah datar yg dibutuhkan pasukan penyerang utk menempatkan pasukan maupun Siege Weapon utk membombardir benteng dan memaksa menerobos gerbangnya.
Pasukan Bactria dlm benteng tsb bahkan mengejek Alexander dgn mengatakan kalau satu2nya jalan Alexander utk bisa menguasai benteng mereka adalah dengan mencari pasukan2 yang memiliki sayap supaya bisa terbang langsung ke benteng mereka.
Alexander menjawab dengan inovasi yang mungkin baru dilakukan kembali lebih dari 2000 thn kemudian.
Alexander memerintahkan 300 anggota pasukan Agrianes-nya menggunakan besi pasak tenda sebagai alat untuk mendaki dinding bukit yg diselimuti es tsb.
Dalam 1 malam Alexander mengirim 300 pasukannya melakukan pendakian vertikal dinding es setinggi lebih dari 100 meter utk mencapai posisi bebatuan diatas benteng Sogdian.
Pagi harinya 270 laskar Agrianes yg selamat mencapai puncak sudah berada posisi bebatuan yg lebih tinggi dari benteng Sogdian.
Alexander mengirim pesan kepada pasukan Bactria yg bertahan bahwa dia sudah berhasil menemukan 'pasukan bersayap' dan saat ini pasukan itu sudah berhasil mencapai puncak karang Sogdian.
Alexander mengirim sinyal dan ratusan laskar Agrienes yg bersembunyi di bebatuan puncak Sogdian untuk menampakan diri mereka di depan mata musuh.
Pasukan Bactria shock karena mereka melihat ratusan 'pasukan bersayap' sudah mengelilingi mereka, nyali mereka rontok dan langsung menyerah tanpa melakukan perlawanan.
Alexander melakukan serangan dgn Rock Climbing pertama dalam sejarah.
Bahkan di sejarah modern belum pernah terjadi ada serangan dilakukan oleh pasukan yg berjumlah lebih dari 2 kompi bersamaan melakukan pemanjatan vertikal di malam hari yg gelap gulita.
Tapi yang bener2 hebat itu yang alexander koq
davidcerdaspol
31-12-2004, 09:06 PM
kalau menurut gue adalah genghis khan bila divisi lapis baja hitler yang terkenal mampu meraih 12 km/ hari pada awalnya serangan biezkrid(serangan kilat sori bila salah nulis) dan sekutu pada perang dunia ke 2 di eropa hanya mampu meraih posisi 5 sampai 7 km/hari maka bala tentara mongol mampu meraih posisi 20 km/hari bayangkan men masa itu kendaraan tercepat hanyalah kuda yang tidak lebih cepat dari separo kecepatan spido meter dari sepeda motor bebek masa kini
davidcerdaspol
31-12-2004, 09:11 PM
atau kalau serangan udara terbaik kita harus mengakui peristiwa 11 september di amrik semua pakar strategi serangan udara mengakuinya?
Hiram
31-12-2004, 11:24 PM
Originally posted by davidcerdaspol
kalau menurut gue adalah genghis khan bila divisi lapis baja hitler yang terkenal mampu meraih 12 km/ hari pada awalnya serangan biezkrid(serangan kilat sori bila salah nulis) dan sekutu pada perang dunia ke 2 di eropa hanya mampu meraih posisi 5 sampai 7 km/hari maka bala tentara mongol mampu meraih posisi 20 km/hari bayangkan men masa itu kendaraan tercepat hanyalah kuda yang tidak lebih cepat dari separo kecepatan spido meter dari sepeda motor bebek masa kini
Bung David, kavaleri abad pertengahan tidak bisa dibandingkan mobilitasnya dengan kavaleri zaman modern.
Serbuan tank sekalipun sukses menerobos semua basis pertahanan musuh tidak mungkin dilakukan non-stop.
Khususnya pada PD II, tank2 Hitler harus senantiasa berhenti pada jarak tertentu untuk menunggu suplai bahan bakar.
Truk tanki penyuplai bahan bakar di perang modern tidak mungkin maju bersama2 dgn kolom2 tank pemukul di garis depan.
Oleh karena itulah serbuan tank harus berhenti utk menanti suplai bahan bakarnya.
Dalam perang teluk I, pasukan tank AS sukses melakukan gerak maju lebih dari 300 km dalam 3 hari karena pasukan Divisi Airborne 101 diterjunkan jauh kebelakang garis pertahanan Irak utk membangun depot2 pengisian bahan bakar yg disuplai nonstop dari udara.
Hal itulah yg memungkinkan tank2 M1A2 Abrams AS bergerak maju jauh kedalam wilayah Irak dlm waktu singkat.
Selain itu penyebab pesatnya gerak maju kavaleri Mongol adalah krn mereka melakukan aksi bumi hangus, pasukan Mongol tidak menduduki kota yg mereka taklukan melainkan menjarah dan membakarnya.
Berbeda dgn penakluk2 lainnya yg biasanya mengatur garnisun pertahanan di kota2 yg mereka rebut.
Jenghis Khan tidak melakukan inovasi baru dlm mobilitas kavaleri krn sebelum Mongol, Bangsa Hun dipimpin Atilla juga sudah terkenal dgn kecepatan kavaleri mereka.
Di abad ke 7 Masehi, pasukan2 kavaleri Islam - Arab adalah yg pertama melakukan inovasi serangan kavaleri dgn cara 'Blitzkrieg'.
Dengan cepat mereka menginvasi Persia dan Palestina.
Kurang dari satu abad pasukan Islam bahkan sudah mencapai Andalusia ( Spanyol ).
Pasukan Islam - sama spt pasukan Mongol kemudian, menggunakan kavaleri ringan yg mampu bergerak cepat dalam waktu singkat tanpa menggunakan pendukung infantri yg jelas hanya akan memperlambat gerakan.
Serangan Light Cavalry spt itu amat mengandalkan kejutan / shock therapy thd lawan2 nya.
Pasukan kavaleri cepat itu bisa mendadak muncul di mana saja tanpa di duga.
Namun begitu lawan bisa membaca arah dan kapan serangan itu dilakukan maka semuanya menjadi tidak efektif lagi.
Pasukan kavaleri Muslim menemui kegagalan ketika mereka mencoba menginvasi Perancis.
Ketika itu mereka masih mengandalkan kavaleri ringan thd target yg sudah 'aware' dgn kedatangan mereka.
Hasilnya walau jumlah mereka besar, tapi kuda kavaleri ringan dan penunggangnya yg hanya dilengkapi armor minimal dgn mudah ditahan oleh infantri yg memiliki armor cukup dgn mengandalkan kohesi serta kerapatan barisan.
Kalau mau memberikan kredit thd Mongol dalam hal inovasi, bukanlah kepada kecepatan kavaleri mereka melainkan karena pasukan Mongol adalah pasukan pertama di dunia yg menggunakan teknologi Roket dalam perang.
Di abad ke 14, kota Baghdad yg menjadi pusat ke-Khalifahan Islam selama berabad - abad dikepung kavaleri Mongol.
Pasukan Muslim merasa aman dibalik tembok kota Baghdad krn yakin pasukan Mongol tidak akan berhasil menembus masuk dgn hanya mengandalkan kavaleri ringan.
Diluar dugaan mereka pasukan Mongol menggunakan Roket2 berukuran besar utk menghancurkan tembok kota Baghdad baru kemudian disusul serbuan kavaleri setelah tembok kota rontok.
Teknologi Roket yg mereka dapat dari Cina adalah faktor utama kenapa pasukan Mongol yg 'barbar' bisa mengalahkan pasukan Kalifah Baghdad yg merupakan salah satu pusat peradaban tercanggih dunia di abad pertengahan itu.
Hiram
31-12-2004, 11:29 PM
Originally posted by davidcerdaspol
atau kalau serangan udara terbaik kita harus mengakui peristiwa 11 september di amrik semua pakar strategi serangan udara mengakuinya?
Serangan teroris tidak masuk hitungan krn menggunakan pesawat sipil yg dibajak.
Serangan udara terbaik mungkin yg dilakukan angkatan udara Israel dlm 3 jam pertama perang 6 hari di tahun 1967.
Dalam kurun waktu 3 jam angkatan udara Israel berhasil memusnahkan seluruh kekuatan angkatan udara Mesir dan Yordania serta 2/3 kekuatan AU Syria ( sisa kekuatan AU Syria yg 1/3 -nya selamat setelah diungsikan ke perbatasan Irak ).
Selain itu serangan Jepang ke Pearl Harbour juga merupakan strategi yang brilian dan jenius.
Satu armada besar dgn beberapa kapal induk bisa di'selundupkan' tanpa terdeteksi mendekati Hawai dan melumpuhkan pusat kekuatan AU - AS di Pasifik.
Blitzkrieg Jerman dalam PDII kan salah satu serangan yang paling berhasil. Serangan yang memutar n berhasil mematahkan perlawanan Perancis :D
red_pr!nce
01-01-2005, 11:20 AM
Operation Overlord...efektif dan efisien. :D
[ - b 3 j o - ]
01-01-2005, 01:08 PM
wah bagus nih threadnya... terusin2... :)
toukairin354
01-01-2005, 02:09 PM
Wah susah sih kalo ga diperkecil cakupannya..mendingan dipersempit dulu, taktiknya pas jaman apa, dan cakupan2 lain seperti yang dikatakan Basten..Basten sudah memberikan contoh yang baik dengan cerita Alexandernya..Gw mungkin prefer dengan serbuan komando Fallschirmjager-nya Wehrmacht Jerman pada perang dunia kedua di benteng Eben Emael...Membuka jalan utk jerman menginvasi Low Countries tanpa harus menghadapi bentengnya upfront dengan resiko casualties yang lebih gila2an dan jembatan yang ga bisa dipake..
Ato serangan Jerman ke perancis lwat Ardennes...membuat Maginot Line yang udah dibikin dengan biaya gila2an jadi bisa dibilang useless...
itu dari gw...yang laen? :)
Red Army
01-01-2005, 03:03 PM
berhasil melewati Ardennes dlm rangka Sitzkrieg dan merebut France, tetapi wilayahnya di Eropa Timur dicaplok oleh Soviet Union, tanpa kehilangan tentara seorangpun.
Bukan wilayahnya tetapi salah satu wilayah yang hendak dicaplok Jerman. Sebuah negara kecil ::bentar::
R.R.H.
01-01-2005, 10:11 PM
gimana kalo diitung dengan parameter berhasil merebut daerah dengan loss sekecil mungkin??
kalo gitu I vote for assault of ebben emmael (spellnya benerin ya kalo salah), dengan loss kalo ga salah nih ya cuman belasan...
tapi kalo urusan taktis/inovatif ya banyak sih, minimal 1 jaman 1 jendral, contoh jaman napoleon menurut gua si nelson (aahh lupa, siapa sih yg ngalahin dia di waterloo??)...kalo ga salah waktu orang2 pada jalan tegap bawa senjata, dia ngerangkak, nunggu si napoleon dateng...trus si Rommel (the one:D), yang menggunakan flak88 terhadap tank....tapi ini semua defense yah, buklannya offense....
Hiram
03-01-2005, 09:02 AM
Merebut daerah dgn loss sekecil mungkin?
Harus ditambahkan dgn tingkat kesulitannya juga.
AS dalam perang Teluk I ketika melancarkan operasi daratnya berhasil masuk sejauh ratusan kilometer ke wilayah Kuwait dan Irak dalam hitungan jam tapi tentu tidaklah prestisius mengingat lawan yg dihadapinya secara teknis sudah luluh lantak akibat serangan udara yg dilakukan berbulan - bulan sebelumnya.
Dalam pertempuran Gaugamela, Alexander hanya kehilangan 450 infantri dibanding Persia yg kehilangan sekitar 100.000 prajurit dlm 1 hari pertempuran.
Dalam perang 1967 Israel merebut Golan yg dipertahankan 9 brigade Syria hanya dengan menggunakan 4 brigade dalam waktu 3 hari dengan korban minimal.
Padahal Golan itu dataran tinggi dengan benteng2 alam yg amat sulit ditembus.
Perkiraan awal perebutan Golan bisa memakan korban hingga 30.000 pasukan Israel, tapi pada pelaksanaannya korban bisa diminimalkan dibawah 500 tentara.
Ketika perang Yom Kippur thn 1973 dimulai, Syria ganti menginvasi Golan dan berupaya merebutnya kembali.
Israel bertahan di Golan hanya dengan 2 Brigade sementara Syria menyerbu dgn 4 Divisi Lapis baja.
Israel berhasil memukul balik serbuan Syria dalam waktu 1 minggu.
davidcerdaspol
03-01-2005, 11:25 AM
maaf kawan saya basten bila saya salah tapi singat saya tentara mongol juga melakukan pendudukan terhadap kota kota yang direbut tidak selamanya semua dijarah dan ditinggalkan tercatat adik kaisar mongol genghis khan pernah menjabat kaisar di beijing juga banyak daerah lain di asia tengah dan eropa timur
Red Army
03-01-2005, 11:30 AM
dinasti Yuan.... ::bentar::
bukankah Khubilay Kahn itu cucu dari Genghis Kahn, kok adik ? [mm]
davidcerdaspol
03-01-2005, 11:34 AM
tapi mengenai teroris bagi saya inilah masa perang modern meminjam istilah dari farid zakaria yang menganalisa hukum evolusinya darwin maka makhluk hidup yang lemah/ tertindas akan melakukan sesuatu untuk mempertahankan hidupnya atau kaumnya dan bukti nyata adalh 11 september itu maka kalau saya kemudian mengatakan bahwa serangan pada zaman modern ini bukan hanya sekedar berapa nyawa yang hilang tetapi juga berapa kerugian yang di derita oleh pihak lawan baik secara materi atau secara psikologis maka saya pun bisa mencontohkan serangan saser worm yang dibuat anak kecil jerman bisa jadi merupakan kampanye serangan atau perang yang sangat efektif karena rilis dari petinngi microsoft amerika saja rugi milyaran rupiah belum lagi militer amerika terpaksa kembali ke jaman perang vietnam selama 4 jam untuk bisa saling komunikasi dengan berbagai gugus pasukan karena jaringan komputer mereka trouble bayangkan itu hanya dilakukan 1 (SATU) orang saja.
davidcerdaspol
03-01-2005, 11:38 AM
tapi saya sangat berterima kasih atas informasinya kawan basten yang bisa saya petik adlh kebanyakan penyerang berhasil karena mereka merasa yakin alias sombong sehingga mereka lengah
davidcerdaspol
03-01-2005, 11:43 AM
maaf kalau saya salah kawan tentara merah mungkin akan saya lihat lagi sumbernya tapi setelah genghiskhan berhasil mengalahkan china dan menembus tembok china genghis khan mengangkat adiknya menjadi kaisar china tapi bila kawan tentara merah(ikhlaskan bila saya panggil demikian) punya sumber lain yang lebih autentik bahwa china baru di imperialis oleh mongol pada masa khubailaikan saya sangat thanks bila anada mau menyebutkan sumbernya
davidcerdaspol
03-01-2005, 11:46 AM
pembetulan (mereka=orang yang diserang)
arian
06-01-2005, 09:15 AM
Hm, Pearl Harbour bisa termasung nggak? Itu kan yang paling fatal dan memalukan.
davidcerdaspol
06-01-2005, 11:12 AM
tapi bila menyebutkan daerah yang berhasil direbut dan dengan korban terkecil saya mengusulkan gajah mada dala menganeksi padjajaran(bumi pasundan sekarang). untuk melaksanakan sumpah palapanya gajah mada berhasil menaklukkan seantero nusantara kecuali satu daerah yaitu pajajaran ekspidisi militer ke daerah ini selalu saja menemui kegagalan karena itu gajah mada mengatur strategi licik yaitu dia bersama para prajurit majapahit pura pura mendapat perintah untuk meminang putri padjajaran untuk dijadikan permaisuri. putri tersebut mau tetapi dengan catatan berkedudukan sama bukan sebagai putri persembahan untuk mengakui kekuasaan majapahit. untuk menjalankan taktik liciknya mula mula gajah mada setuju putri menikah dengan kedududkan yang sama. akhirnya berangkatlah putri tersebut ke majapahit besrta rombongan dengan sebagiab besar prajurit pajajaran sebagai negara yang punya kedudukan sama sesampainya di daerah bubat gajah mada mulai ingkar janji dan mengatakan bahwa putri sebagai persembahan atas pengakuan takluknya pajajaran. bubat yang merupakan lembah datar sangat tepat untuk menjebak prajurit pajajaran. tetapi putri pajajaran tersebut menolakdalam buku babad tanah jawa disebutkan gajah mada membunuh semua prajurit pajajaran dengan cara menyiram dengan timah panas sedangkan dalam negaramakertagama dicatat bahwa prajurit majapahit menggunakan hujan anak panah untuk membantai prajurit pajajaran. sedangkan putri pajajaran bunh diri sebagai perlawanan terhadap gajah mada. peristiwa itu dikenal sebagai perang bubat diman gajah mada berhasil menganeksi pajajaran tanpa jatuh korban sedikitpun
Pompey
13-01-2005, 12:43 PM
na kalo pembebasan Mussolini di Kreta oleh Otto Skorzeny itu gimana?
salah ya... harusnya bukan military strike ya.. thread baru lagi hehehee...
tapi gue vote Genghis Khan.. soalnya gini, yang namanya military strike khan biasanya didahului oleh mata2 yang menyuplai informasi musuh..jadi ketauan kelemahannya.. kalo semacam genghis khan gitu kabarnya ga pake yang gituan? langsung attack? bener gak? kalo bener gue vote deh! hehehehe...
davidcerdaspol
13-01-2005, 01:37 PM
tul itulah kelebihan genghis khan
Valmighty
13-01-2005, 01:37 PM
Originally posted by davidcerdaspol
tapi saya sangat berterima kasih atas informasinya kawan basten yang bisa saya petik adlh kebanyakan penyerang berhasil karena mereka merasa yakin alias sombong sehingga mereka lengah
tidak juga, di situ alexander juga sombong, dan menang. lebih tepatnya... takabur. sombong tdk membuat lemah ;)
Der Führer
15-01-2005, 10:30 PM
Klo menurut saya si Frederick II dari Prusia saat menggempur Bradenburg, Pormenia, dan Liga Hansetic :) terutama saat menahan lalu mengcounter serangan Rusia ;) melipatkan wilayah kekuasaan Prusia yang tadinya cuma se negara Estonia menjadi hampir se Perancis. Selain itu setiap menguasai wilayah ia selalu memperlakukan rakyatnya dengan sangat baik dan Bijaksana sehingga rakyat dari wilayah yang direbutnya malah berbalik membantunya dalam pertempuran dikemudian hari.
Frederick II = The Most Prusia General who's never Lose his
Battle
Frederick II = Sun Tzunya Eropa :)
Frederick II = spy 1st Army 2nd
Pompey
19-01-2005, 11:26 PM
nggak berlebihan dibilang Sun Tzunya eropa?? bukannya Sun Tzu bikin buku? Clausewitz kali? tapi gw benar2 tertarik bang Auschwitz... loe bisa berkesimpulan demikian tentunya udah tau banyak sejarah tempurnya Frederick II? bisa share ke gue?
Der Führer
19-01-2005, 11:34 PM
ya bisa dibilang berlebihan sih :) soalnya semua strategi yang dipaparkan sun tzu kan basic jd mau ga mau semua ahli-ahli strategi dunia baik sadar maupun tidak menjalankannya :D
walah mau minta sejarahnya ? wa cuman maen gamenya sih :P
Der Führer
20-01-2005, 12:20 AM
hm......
Frederick II merupakan anak dari Frederick William I dan Sophia Dorothea yang dilahirkan di Berlin pada tahun 1712 dan meninggal tahun 1786
menjadi raja Prusia sejak tahun 1740-1786 tepatnya pd tanggal 31 Mei.
bla....bla.........bla........
Frederick memulai peperangan dalam perang Silesia sekaligus melawan Austria dan mengalahkannya di Mollwitz pada tahun 1741 dan Chotusitz tahun 1742. Mendesak Maria Theresa of Silesia dengan kekuatan senjata untuk memberikan wilayah utara dan Selatan dari Silesia yang berakhir dengan perjanjian Breslau pada tahun 1742. Pada tahun 1744 sampai 1745 Frederick kembali mengadakan serangan kembali ke Silesia yang berakhir dengan dikuasainya wilayah dan jatuhnya Silesia. Dalam Perang tujuh tahun (1756-1763) menghadapi serangan Perancis, Austria dan Rusia , Frederick berhasil menahan semua serangan sehingga ia mendapatkan julukan "The Great" dan sejak itu membuat Prusia sebagai salah satu kerajaan yang paling ditakuti di Eropa........tahun 1772 ikut serta dalam peperangan dengan Polandia yang berakhir dengan pembagian Polandia oleh Prusia dan Rusia.
Der Führer
20-01-2005, 01:56 AM
Originally posted by Pompey
nggak berlebihan dibilang Sun Tzunya eropa?? bukannya Sun Tzu bikin buku? Clausewitz kali? tapi gw benar2 tertarik bang Auschwitz... loe bisa berkesimpulan demikian tentunya udah tau banyak sejarah tempurnya Frederick II? bisa share ke gue?
walah klo Clausewitz wa ga berani bilang mewakili seluruh Eropa termasuk Jerman, karena idenya dianggap terlalu ekstrem tetapi disukai oleh tokoh idolaku :)
Pompey
25-01-2005, 04:08 PM
satu lagi buku yang disoka idolamu... Il Principe. Niccolo Machiavelli!!
hehehehe...:D bener kok! Mao Zedong, sama Mussolini juga baca buku yang sama bahkan katanya, Mussolini meletakan buku tsb dibawah bantalnya!
MasterYoda
27-01-2005, 10:45 AM
Fixed !!
MasterYoda
27-01-2005, 10:49 AM
Nongol juga thread kaya gini ... hepi bgt deh :D
UUSSSUUUUULLLL !!
Gimana klo parameternya jadi gini :
- Nyerang
- Dengan jumlah pasukan sesedikit mungkin ( 1/3 dari pasukan yang bertahan )
Tapi yang namanya pasukan komando jaman sekarang ga ditung lho !! Yang tempur Head 2 Head ... and WIN !!
Ada masukan ??
Der Führer
27-01-2005, 11:26 AM
waduh itu mah justru dah biasa bro.........misalnya Alexander Agung ketika mengalahkan Darius.....lo liat aja perbandingan pasukannya...........
Pompey
03-05-2005, 03:59 PM
Originally posted by MasterYoda
Nongol juga thread kaya gini ... hepi bgt deh :D
UUSSSUUUUULLLL !!
Gimana klo parameternya jadi gini :
- Nyerang
- Dengan jumlah pasukan sesedikit mungkin ( 1/3 dari pasukan yang bertahan )
Tapi yang namanya pasukan komando jaman sekarang ga ditung lho !! Yang tempur Head 2 Head ... and WIN !!
Ada masukan ??
Kalo bertahan dengan jumlah pasukan sesedikit mungkin?
Hantu
03-05-2005, 05:55 PM
Ketika Zhang Fei (RTK) seorang diri dapat menghalau serangan dan invansi pasukan Cao Cao. Mikirnya bentar, strateginya ga capek, tapi efektif dan berhasil. :D
highsector
03-05-2005, 07:15 PM
WIN THE BATTLE BUT LOSE THE WAR
atau
WIN THE WAR BUT LOSE THE BATTLE??
anda milih yg mana?
The_Majestic
04-05-2005, 06:31 PM
Win the war but lose the battle.
yang tertawa hendaklah tidak menangis paling akhir...:D
Hiram
04-05-2005, 07:11 PM
Originally posted by Pompey
tapi gue vote Genghis Khan.. soalnya gini, yang namanya military strike khan biasanya didahului oleh mata2 yang menyuplai informasi musuh..jadi ketauan kelemahannya.. kalo semacam genghis khan gitu kabarnya ga pake yang gituan? langsung attack? bener gak? kalo bener gue vote deh! hehehehe...
Genghiz Khan juga memiliki scout.
Bahkan pengintai2 kavaleri adalah ciri pasukan2 dari Asia Tengah.
Sebagai pasukan yg bisa dibilang nyaris tidak pernah menetap lama di satu wilayah dengan mobilitas tinggi, tentu scout berperan penting memberitahukan jalur2 terpendek ke arah kota2 sasaran sekaligus wilayah2 hijau dan jalur sungai utk memenuhi kebutuhan logistik.
Hiram
04-05-2005, 07:43 PM
Saat terjadi 'Perang 100 tahun' ( Hundred Years’ War ) antara Inggris vs Perancis, Inggris dibawah Henry V menaklukan pasukan perancis di pertempuran Agincourt 25 Oktober 1415.
Pasukan Henry V berjumlah 6000 ( 1000 men-at-arms + 4000 Archers ) berhadapan dengan 25000 pasukan Perancis ( 10000 men-at-arms + 15000 infantri ringan ).
Karena jumlah yg superior, para Knights Perancis secara arogan memilih meninggalkan kuda mereka dan bertarung sbg men-at-arms.
Henry V secara cemerlang berhasil memaksimalkan kontur medan tempur hingga dia menempatkan pasukannya di koridor sempit diantara hutan lebat sehingga pasukan Perancis yg jumlahnya superior tidak bisa mengepung atau menyerang dari flank.
Saat pertempuran terjadi ribuan infantri berat berbaju zirah Perancis terperangkap di lumpur dan menjadi korban hujan panah yg dilepaskan 4000 Longbowmen Inggris.
Pertempuran diakhiri dengan serbuan maut 1000 infantri berat Inggris ( men-at-arms ) yg berhasil menewaskan sekitar 6000 pasukan Perancis dan memenangkan pertempuran di Agincourt tsb.
Pada pertempuran di Issus, Alexander the Great ketika bertempur melawan Darius kalah jumlah lebih dari 1:2 dan Alexander dengan cerdik juga memaksimalkan kontur Issus yg berada di tepi pantai.
Alexander menggelar sayap kirinya dibawah pimpinan Jendereal Parmenion hingga batas pantai utk menghindari di flank dari sayap kiri dan menempatkan sayap kanannya tepat di atas bukit utk mendapatkan posisi unggul bila di flank dari sayap kanan.
Beda dgn Agincourt dimana Perancis mengambil inisiatif serangan duluan, di Issus Alexander mengambil inisiatif dgn menyerang dari sayap kanan mengandalkan Companion Cavalry ke sayap kiri pasukan Persia yg terdiri dari pemanah2 dan infantri2 asal Iran yg merupakan pasukan rekrutan baru yg masih hijau.
Pasukan2 yg masih hijau pengalaman itu kemudian panik begitu melihat Alexander dan kavalerinya berhasil menembus counter pemanah2 dan menyerbu ke arah mereka.
Kepanikan terjadi dan seluruh sayap kiri Persia mendadak mundur kocar kacir bahkan sebelum beradu dgn Kavaleri Alexander.
Kehilangan seluruh sayap kiri dalam waktu amat cepat menghancurkan balance pasukan Persia krn begitu sayap kiri kosong, ALexander langsung menyerang ke bagian tengah pasukan Persia tempat Darius berada.
Beruntung Darius berhasil lolos oleh karena perlawanan mati2an Royal Bodyguardnya yg dikenal dgn nama kesatuan 'Apple Bearers'.
Pada pertempuran Thermophylae, Leonidas, raja Sparta yg bersama sekitar 300 Hoplite Sparta dan sekutu2nya berhasil menahan gelombang serangan lebih dari 30.000 pasukan Persia dibawah Xerxes di Thermophylae selama 2 hari dan menewaskan 2/3 pasukan penyerang tsb sebelum akhirnya Leonidas dan seluruh pasukannya gugur.
Ini dikarenakan Leonidas bertahan di celah yg lebarnya hanya sekitar 8 meter saja.
Gang sempit itu satu2nya jalur pasukan Persia utk masuk menyerang kota2 pentinga Yunani.
Dengan sempitnya ruang tempur, Leonidas tidak perlu kuatir thd Flanking Attack pasukan Persia.
Sebaliknya tombak2 Sparta yg lebih panjang dengan mudah menumbangkan barisan demi barisan Persia yg memiliki tombak yg lebih pendek.
Pada perang Yom Kippur di tahun 1973 juga 2 Brigade Israel berhasil menahan serbuan kilat dari 4 Divisi Tank Syria hanya dengan mengandalkan kontur dan medan dataran tinggi Golan yg sempit utk manuver2 tank.
septs
09-05-2005, 09:45 AM
kalo dari nonton film sih kayaknya Braveheart juga termasuk clever... waktu scotland nyerang inggris...
vBulletin® v3.7.0, Copyright ©2000-2008, Jelsoft Enterprises Ltd.