View Full Version : tentang ekspor impor


N-K_Person
10-01-2007, 10:17 PM
gini... saya sekarang di jerman,,, seperti yang sudah banyak diketahui, banyak barang disini yang jauh lebih murah daripada di indonesia...

sebetulnya saya nggak punya PT atau hitam diatas putih...

nah pertanyaannya:

apa aja yang harus saya perhatikan klo saya mau ngirim barang (agak banyak) untuk dijual di indonesia...

ada trik2nya nggak?


apa kerugian dan keuntungan pake PT.

masalah2 hukum dan bea gitu gimana?

Devan
11-01-2007, 05:01 AM
gini... saya sekarang di jerman,,, seperti yang sudah banyak diketahui, banyak barang disini yang jauh lebih murah daripada di indonesia...

sebetulnya saya nggak punya PT atau hitam diatas putih...

nah pertanyaannya:

apa aja yang harus saya perhatikan klo saya mau ngirim barang (agak banyak) untuk dijual di indonesia...

ada trik2nya nggak?


apa kerugian dan keuntungan pake PT.

masalah2 hukum dan bea gitu gimana?


Jenis barang nya apa? coba di cek dulu sama forwarder di indonesia, jenis barang yang mau dikirim lagi dalam kategori aman atau ngga, kadang kalau di pelabuhan lagi gencar gencar nya menyisir elektronik, garmen atau apa gitu suka lama jadi nya prosesnya.

masalah PT, sy bilang tanpa punya perusahaan juga ngga masalah, toh masih awal awal, nanti kalau sudah rutin dan perlu jumlah lebih besar lagi bisa bikin PT. sementara tanpa PT aja.

Sejauh sy tau awal 2007 ini pemerintah lagi gerah lihat kiriman garmen dan pecah belah, jadi hampir semua barang kiriman jenis ini kena bea masuk tinggi dan lama prosesnya, tapi cmmiiw seh

Trik paling jitu seh sebenarnya kita harus pilih forwarder yang punya jalur bagus di pelabuhan di indonesia nya, jadi barang kita tuh di handle oleh orang orang yang kita yakin akan menjaga kepentingan kita, bisa nego dengan aparat pajak/bea cukai dan bisa mengurus sampai barang kita tiba di lokasi yang kita mau

pretty much gitu aja seh buat awal awal :D

tokiya
11-01-2007, 10:51 AM
Abang N-K_Person..
Kalo baru awal2 sih ngga perlu langsung bikin PT.
Kalo baru2 kita belom tau apakah market bisa langsung melahap barang (walo disana lebih murah, belom tentu sampai sini harga jualnya bisa murah jg loh ^^)
Sudah memperhitungkan pajak belum? Lumayan juga loh pajak impor disini :(

N-K_Person
11-01-2007, 04:26 PM
barangnya sih sedikit aja (berhubung modal juga nggak banyak2 amat)...

sebuah barang elektronik,, disini harganya 6 juta, di indo 17 juta.. klo 4 tahun lagi mungkin di indo jadi jadi 2/3nya... berarti sekitar 11 jutaan.. itu klo masih blm ada importer.. klo ada importer sih bisa2 harganya 4 tahun lagi sih di indo harganya tinggal 5 juta..

target: anak muda (umur 10-23) , yang hobi benda ini, dan cukup kaya

emang pajaknya seberapa gede? serese apa orang2nya?

hmm... jadi harus punya orang dalem juga ya.. kenal sih..

biasanya selama apa?

Devan
11-01-2007, 04:52 PM
barangnya sih sedikit aja (berhubung modal juga nggak banyak2 amat)...

sebuah barang elektronik,, disini harganya 6 juta, di indo 17 juta.. klo 4 tahun lagi mungkin di indo jadi jadi 2/3nya... berarti sekitar 11 jutaan.. itu klo masih blm ada importer.. klo ada importer sih bisa2 harganya 4 tahun lagi sih di indo harganya tinggal 5 juta..

target: anak muda (umur 10-23) , yang hobi benda ini, dan cukup kaya

emang pajaknya seberapa gede? serese apa orang2nya?

hmm... jadi harus punya orang dalem juga ya.. kenal sih..

biasanya selama apa?

hmm elektronik dan sifatnya mirip barang hobbyist yang digemari niche market ya bro?

bisa kena PPN BM (barang mewah) 35% dan bea masuk 15%
tapi kalau pake forwarder yang lumayan kuat jalur nego dengan pajaknya, bisa ditekan sampai cuma 20% tuh :D
jadi harga nanti ngga terlalu mahal masih masuk di indonesia nya.
coba aja tanya tanya forwarder, belanja dulu mana yg kira kira bisa kasih solusi bagus, jangan malu malu tanya bisa menjinakkan pajak apa ngga? ;D

esadelapan
11-01-2007, 05:28 PM
kalau untuk proses import barang sebetulnya ketentuan bisa dilihat di beacukaigoid. tapi praktek di lapangan tidak sepenuhnya seperti apa yang tertulis.

kalau menurut saya, kalau NK ingin melakukan kegiatan komersial tidak bisa melihat di europe murah aja trus masuk ke indonesia bisa dijual dengan harga sama, sebagai personal efek, barang barang import itu akan dikenai bea masuk sesuai harmonize code nya, seperti yang diterangkan oleh devan, jatohnya ya nggak murah juga.

ada beberapa pendekatan:

1. Misal loe maksa aja beli barang barang disana, invoice jelas dan loe record juga di packing list and AWB setiap loe kirim ke indo. barang barang loe akan diperlakukan seperti barang umum lain yang dikirim melalui perusahaan kurir. loe akan tetap kena bea masuk yang nanti diadvise oleh customer service kurir loe, dan loe harus bayar, kalo nggak, barang loe akan didestroy.

2. Loe bisa menunjuk forwarder lokal menjadi IOR. Kalo mau liat liat IOR yg ada di Indonesia, check aja ke kurir besar kayak fedex, dhl, ups, tnt dll, tanya ke mereka apa bisa jadi representatif loe untuk import. Pokoknya loe menunjuk kurir dulu. tapi ini pun nggak gampang, karena produk loe akan diaudit, dicheck apakah akan mengakibatkan 'peregangan' kuota untuk market produk sejenis di negara penerima (terutama yang bersaing dengan industri lokal). proses nya aseli ribet tapi ini one off aja. tapi teuteup kalo biaya loe nggak mencukupi, mending jangan deh.

3. Jangan pernah berpikir untuk menyelundupkan dengan cara apapun, nyogok dll. sayang kalo ketauan, barang loe didestroy, gak guna kan akhirnya. sebetulnya alternatif lain bisa jadi ada lagi, tapi enaknya loe konsultasi dengan pemilik servisnya, dalam hal ini si forwarder, siapa tau mereka punya cara yg ajaib.

Devan
11-01-2007, 06:34 PM
kalau untuk proses import barang sebetulnya ketentuan bisa dilihat di beacukaigoid. tapi praktek di lapangan tidak sepenuhnya seperti apa yang tertulis.

kalau menurut saya, kalau NK ingin melakukan kegiatan komersial tidak bisa melihat di europe murah aja trus masuk ke indonesia bisa dijual dengan harga sama, sebagai personal efek, barang barang import itu akan dikenai bea masuk sesuai harmonize code nya, seperti yang diterangkan oleh devan, jatohnya ya nggak murah juga.

ada beberapa pendekatan:

1. Misal loe maksa aja beli barang barang disana, invoice jelas dan loe record juga di packing list and AWB setiap loe kirim ke indo. barang barang loe akan diperlakukan seperti barang umum lain yang dikirim melalui perusahaan kurir. loe akan tetap kena bea masuk yang nanti diadvise oleh customer service kurir loe, dan loe harus bayar, kalo nggak, barang loe akan didestroy.

2. Loe bisa menunjuk forwarder lokal menjadi IOR. Kalo mau liat liat IOR yg ada di Indonesia, check aja ke kurir besar kayak fedex, dhl, ups, tnt dll, tanya ke mereka apa bisa jadi representatif loe untuk import. Pokoknya loe menunjuk kurir dulu. tapi ini pun nggak gampang, karena produk loe akan diaudit, dicheck apakah akan mengakibatkan 'peregangan' kuota untuk market produk sejenis di negara penerima (terutama yang bersaing dengan industri lokal). proses nya aseli ribet tapi ini one off aja. tapi teuteup kalo biaya loe nggak mencukupi, mending jangan deh.

3. Jangan pernah berpikir untuk menyelundupkan dengan cara apapun, nyogok dll. sayang kalo ketauan, barang loe didestroy, gak guna kan akhirnya. sebetulnya alternatif lain bisa jadi ada lagi, tapi enaknya loe konsultasi dengan pemilik servisnya, dalam hal ini si forwarder, siapa tau mereka punya cara yg ajaib.

setuju dengan bro esadelapan..

DHL pernah kasih deal buat jadi IOR/EOR tapi kalau sy bilang masih mahal ::doh::
Fedex malah lebih mahal lagi.

kalau sy bilang mending seperti yang disebut diatas, coba cari "cara ajaib" forwarder :D

rahmanhakim
06-10-2008, 09:34 AM
setau saya, kalo impor gak pake PT otomatis ga punya API (angka pengenal impor) kena PPH 7.5%, kalo punya API 2.5%, trus berdasarkan peraturan sekarang Importir harus punya (SRP) Surat Registrasi Pemberitahuan ke Bea n Cukai, kalo belum punya, boleh impor sekali, selanjutnya ga boleh lagi.

alternatif 1, pake DHL atau Fedex emang mahal, tapi kita terima bersih dan gak repot, tinggal itung pajak2nya aja.

alternatif 2, pake Forwarder bisa juga, cuma kita harus teliti forwardernya yang qualified, karena di indonesia banyak forwarder karbitan.

alternatif 3, pinjem perusahaan di indonesia (qq) yang sudah punya API dan SRP, memang agak susah kalo ga punya koneksi, tapi kalo ada paling cuma kena ongkos jasa pinjem nama doang.

untuk pembebanan PPN, PPnBM dan BM, harus tahu pasti dulu barangnya karena untuk menentukan Tarif bea masuk agak mumet kalo gak tau barangnya, contohnya elektronik aja ada bermacam2 dan beda-beda tarifnya.

jangan lupa biaya lainnya, kalo ngurus sendiri, seperti :freight, asuransi, THCL, THCD, Clearance, Dll.

rgds,
Rahman Hakim
www.rahmanhakim.com

montblanc
06-10-2008, 09:59 AM
alternatif 1 paling mahal oi...
barang kecil aja bisa kena 100 US lebih

greenbaby
06-10-2008, 09:29 PM
kalo elo nggak mau ribet, memang lebih baik pake Fedex karena mereka melayani pengiriman residential to residential. dengan kata lain, nggak perlu pake B2B.

coba kontak Fracht AG untuk export import Europe. company gue berpartner dengan dia untuk handle export-import USA- Europe belakangan ini, dan so far servicenya bagus.

zenstudio
08-10-2008, 05:48 PM
sampe sekarang bln nemu yg lebih murah dr kantor pos. tp ya itu gak bisa tracking.......gw jualan di ebay harga kirim ke us ampir sama ama harga barangnya hiks....jadi agak susah jual barang2 laen.....