PDA

View Full Version : Buku Psikotes,perlukah?


hendra_v
15-06-2008, 07:36 PM
Sekarang hampir di setiap toko buku besar maupun kecil di setiap kota tersedia buku psikotes. Mulai untuk calon karyawan swasta, calon PNS, sampai untuk pegawai di departemen ini dan itu...
tapi kalo dipikir2, perlu ga sih?

Menurut aku, psikotes adalah test yang berisi serangkaian test untuk mengukur intelegensi, emosi, daya juang, dan beberapa aspek kepribadian dari seseorang...jadi untuk hal2 seperti itu, apa perlu belajar dulu?

Aku sering liat2 buku psikotes, dan kalau aku bandingin dengan beberapa alat test asli yg aku pernah pelajari, memang ada beberapa test yang sama persis..tapi BANYAK sekali yang ngaco,ngawur, seenaknya aja! Terutama untuk yang test grafis (menggambar), di bukunya tulis...untuk gambar yang BENAR, adalah yang begini begini dan begitu....::grrr:: mana ada sih gambar yang BENAR? dalam test grafis itu yang paling tepat adalah gambar apa adanya, tidak terpengaruh oleh pikiran ini dan itu...jadi hal2 seperti itu tidak bisa dipelajari, malah akan menyesatkan!

kenapa menyesatkan? bayangkan begini....si A, mau kerja di suatu perusahaan..lalu dia beli buku psikotes dan "belajar" semalam suntuk.Lalu besoknya dia ikut psikotest di perusahaan itu dan KEBETULAN, test di perusahaan itu rada2 mirip dengan buku yg dia pelajari (kebetulan loh). Lalu perusahaan itu mengoreksi hasil test si A, dan hasil test si A dapat diintepretasikan dia itu punya daya juang yang tinggi dan emosi yang stabil. Si A akhirnya diterima karena tuntutan perusahaan adalah orang yang "begitu". Setelah kerja, si A tidak bisa terima wkt dimarah2in klien,...dia ga bisa ikutin tempo kerja rekan2nya yang begitu cepat. Akhirnya si A gagal bekerja dengan baik di perusahaan itu.

Cerita diatas sekilas kayak karangan...tapi tidak, itu benar2 terjadi.

Jadi kembali pertanyaan semula...perlu ga sih sebenarnya psikotest itu?

Xetto skywalker
15-06-2008, 10:46 PM
emang sih banyak bgt orang yg sering nanya ke gw, eh gimana sih caranya biar ketrima, gambar gimana sih yg bener. gw ketawa aja dalaem hati kalo ada pertanyaan ky gitu. ya tapi kewajiban gw untuk jelasin juga sih. jadi akhirnya gw jelasin aja.

sebenernya tes gambar/grafis sih arahnya lebih untuk arah cocok ato ngganya elo untuk kerja di suatu posisi/tempat. klo lo sbenernya mampu tap kurang/ngga cocok, ya ngga akan maksimalah elo. dan 1 hal yg harus diinget, tes itu ngga 100% akurat. makanya selalu ditemani wawancara, itu untuk nelengkapi data2 yg belum terlengkapi sama tes.

anyway ini sih, dari setting klinis ya. gw ngga tau pasti klo dari dasar psikologi industri/organisasi yg ngurus ginian.

hendra_v
15-06-2008, 11:34 PM
emang sih kalo dari klinis itu mgkn lebih beribet daripada yang industri....
tapi kadang yg bikin paling "kesel" itu kalau buku2 psikotest gitu, ada testimonial dari psikolog (atau yang ngaku2 psikolog)...ditulisnya "ini buku yang sangat lengkap dan sangat informatif untuk bla bla bla" dibelakangnya ada gelar M.Psi,Psikolog....heran deh...ngapain sih kasih testimoni gitu2...mgkn aku rada2 udik ato rada kuno yah...tapi kalo mo refer lagi ke APA (America Psychology Association) atau Himpsi(himpunan psikologi indonesia) kan ttp aja hal2 gituan dilarang..sayang sih, himpsi kita lemah banget..padahal buku2 gituan bener2 jatuhin ilmu psikologi sendiri dan para psikolognya...

SaLad!n
20-06-2008, 10:03 PM
serba salah ya... klo menurut gw kenapa buku itu bs booming yaa karena yang beli juga banyak... masalahnya kan yang beli ini ga ngerti buku ini menyesatkan... kok dari Himpsi / organisasi psikologi yg laen ga ada yg ngelarang ya ?

Casanova Love
27-06-2008, 02:33 PM
Mungkin orang-orang Psikologi malah senang karena isi buku-buku itu khan relatif menyesatkan.

Jadinya pas psikotes beneran para pembaca jadi malah kecele.
Hahaha...

Tes gambar / grafis itu hanya untuk melengkapi saja.
Tidak bisa menggambarkan secara akurat kepribadian seseorang tapi akan berguna untuk melihat sekilas apakah si testee bermasalah dan untuk memberikan konfirmasi pada alat tes yang lain.

Grafis itu khan memang untuk tujuan klinis sebenarnya.

britpoper
27-06-2008, 02:37 PM
gak perlu......

karena persis seperti yg elo bilang : psikotes adalah test yang berisi serangkaian test untuk mengukur intelegensi, emosi, daya juang, dan beberapa aspek kepribadian dari seseorang.
Jadi tanpa perlu latihan pake buku juga seandainya orang yg dicari sesuai dengan kualitas kita pasti lulus psikotest :D

hendra_v
27-06-2008, 07:54 PM
Mungkin orang-orang Psikologi malah senang karena isi buku-buku itu khan relatif menyesatkan.

Jadinya pas psikotes beneran para pembaca jadi malah kecele.
Hahaha...

Tes gambar / grafis itu hanya untuk melengkapi saja.
Tidak bisa menggambarkan secara akurat kepribadian seseorang tapi akan berguna untuk melihat sekilas apakah si testee bermasalah dan untuk memberikan konfirmasi pada alat tes yang lain.

Grafis itu khan memang untuk tujuan klinis sebenarnya.



Tes grafis ga melihat sekilas kok..kalo orang yang bisa bacanya itu cukup mendalam loh ngeliat kepribadian seseorang. Lagian grafis ga tujuan klinis doang...bisa juga buat yang lainnya ;)

Casanova Love
30-06-2008, 12:16 PM
Tes grafis ga melihat sekilas kok..kalo orang yang bisa bacanya itu cukup mendalam loh ngeliat kepribadian seseorang. Lagian grafis ga tujuan klinis doang...bisa juga buat yang lainnya.

Benar,
Asalkan dia memang mendalam di grafis.

Tapi itu sebenarnya lebih butuh ketajaman kepekaan ketimbang penguasaan teori.
Jadi, yang bisa mendalam penguasaan grafis, biasanya ia memang punya instink yang kuat.

Itu opini pribadi saya aja.

Grafis memang bukan hanya untuk klinis,
Tapi basicnya adalah klinis, dari Psikoanalisis.
Jadi kita tau apa asumsi dari grafis.
Hehehe...

Di bidang PIO,
Jarang sekali digunakan hanya grafis saja, jarang juga grafis dijadikan ujung tombak psikotes.
Biasanya hanya pelengkap dari alat tes andalan lain.

Xetto skywalker
30-06-2008, 01:33 PM
betul. nicely explain. grafis sbenernya adalah alat pelengkap. wawancara adalah yg paling bisa menggali sesorang.