PDA

View Full Version : Gue -> ATHEIS


nobuhiko2nd
16-08-2008, 03:35 PM
Gue mau curhat, hmm masuk curhat ga ya...

Sebelum dan sesudahnya gue minta maaf sama mod & warga KG, kalau posting gue ini berhubungan dengan sara & kalau thread ini mau di hapus silahkan. Gue bingung mau ngomong ma siapa, karena gue ngomong ma cw gue (dia orang yg rajin beribadah menurut agamanya) dan dia berusaha menerima gue apa adanya tapi dilain pihak juga berusaha untuk menunjukan gue bahwa agama itu... ya gitu deh ::doh::.



Gini ceritanya, gue adalah anak yang di lahirin dari bokap dan nyokap beda agama. Hmm, tapi dari gue lahir, gue beragama A, ikut bokap tentunya nyokap masih agama B. Waktu kecil, gue sangat rajin beribadah... ikut sekolah agama sepulang sekolah, itu sampe smp kelas 3an. Nah, Pas gue smu kelas 1, nyokap gue masuk agama A,dan rajin beribadah.

Tapi, dengan semakin berkembangnya gue... hmm gue adalah orang yang rada2 susah bergaul kali ya (ga tau ini ada hubungannya apa nggak). Gue selalu dapet pacar beda agama (ga tau juga apa hubungannya). Semakin gue tua kok sudut pandang gue tentang agama beda ya dengan orang-orang lain. Apalagi dengan adanya beberapa tragedi di tanah air yg berhubungan dengan agama... agama A, ngebantai agama B dan vice versa. Gue jadi agak no respect dengan agama ( no offense ).

Ada yang kaya gue ga ya, karena menurut gue agama itu munafik. Orang harus begini, begitu... tapi di lain pihak agama itu sendiri (maaf) menurut beberapa orang menghalalkan membunuh orang di luar agamanya. Gue sebagai penganut agama itu nggak setuju dan memilih atheis (ada teman gue yg pilih pindah agama) tapi gue malah milih atheis. Dan gue berfikir bahwa Prophet itu sama dengan kita (manusia) nggak ada yg namanya malaikat, jin, iblis, setan dsb seperti yang dituliskan di agama2.

Kalau dulu katanya ada prophet yang di karuniain kekuatan, dewa yg bisa melakukan apa aja, tuhan yg katanya (jaman dulu) gampang keluar dan menunjukan prophet menurunkan ini itu blablabla... kenapa sekarang nggak ada?. Malah yg ada kitab suci sekarang selalu jadi alesan buat berantem (malah dari dulu).

thx

AMDGTemplardan
16-08-2008, 06:57 PM
kalo menurut saya personal. agama apapun bukanlah menajdi permasalahan, tapi sebenarnya pribadi masing2 atau individu itu sendiri, apa yang dia perbuat itu lah yang menentukan siapa dirinya bukan agamanya, apa gunanya rajin ibadah kalo hobinya ngomongin dan jelekin orang? simplest example..

kalo soal mujizat2 gitu atau penampakan Tuhan, mungkin itu visual, pengalaman hidup saya tiap hari menunjukkan bahwa Tuhan itu bekerja, dan saya mengimaninya, Kalo orang bilang Seeing is believing, I'll further say let there be joyce to those who see no more but believe.. :)

earlhaart
16-08-2008, 10:24 PM
saya juga orgnya beragama A sbg contoh tp saya juga beribadah dengan cara saya sendiri dan juga menerima masukan dan blj dr agama lain tp anda tak bisa katakan saya itu poli agama ya cm semuanya itu saya cm bs blg yg pst saya BerTuhan itu aj tp saya juga percaya ada hal yg Tuhan ga bs lakukan buat km tp km mst berusaha sendiri..jdi mgkn setengah BerTuhan n setengah Ngak kali ya

nobuhiko2nd
16-08-2008, 10:49 PM
Huehue, bingung sih harus cerita kemana... ya tanpa menjelek2an agama dengan merek ini atau itu.
berarti gue ga ada kelainan kan?


thanks

blueberrycode
16-08-2008, 10:50 PM
Mungkin sebenarnya, konsep spiritual nobuhiko2nd saja yang, saat ini, belum cocok dan bisa diakomodir agama yang ada.
Atau juga, pandangan satir karena banyak orang yang menyalahgunakan nama agama, sehingga kesannya, esensi kesucian dari agama itu terkikis.
Juga banyak sekali yang mengkotak-kotakkan konsep keTuhanan, atau kebenaran. Padahal, toh kalau Tuhan itu sudah tergapai manusia, ia bukan lagi Tuhan.

Cerita dong, pandangan nobuhiko tentang hidup ini gimana. Bagi saya menyenangkan dapat melihat warna dunia di mata orang lain.

Maaf kalo aneh,
Sembah sujud.

blueberrycode
16-08-2008, 10:51 PM
Huehue, bingung sih harus cerita kemana... ya tanpa menjelek2an agama dengan merek ini atau itu.
berarti gue ga ada kelainan kan?


thanks

Nonono, jangan menganggap ini sebuah kelainan. Ini adalah pola pikir. Jangan dipaksakan, kalau memang belum yakin.
Pernah denger Bhakta Yogi dan Raja Yogi?

--Oalah.. meluber kemana - mana, kita :P
Maaf deh. Kalo kurang berkenan, dihapus juga ndak apa - apa.

Arthurus
16-08-2008, 11:01 PM
[FONT="Arial Black"]

Tapi, dengan semakin berkembangnya gue... hmm gue adalah orang yang rada2 susah bergaul kali ya (ga tau ini ada hubungannya apa nggak). Gue selalu dapet pacar beda agama (ga tau juga apa hubungannya). Semakin gue tua kok sudut pandang gue tentang agama beda ya dengan orang-orang lain. Apalagi dengan adanya beberapa tragedi di tanah air yg berhubungan dengan agama... agama A, ngebantai agama B dan vice versa. Gue jadi agak no respect dengan agama ( no offense ).

Ada yang kaya gue ga ya, karena menurut gue agama itu munafik. Orang harus begini, begitu... tapi di lain pihak agama itu sendiri (maaf) menurut beberapa orang menghalalkan membunuh orang di luar agamanya. Gue sebagai penganut agama itu nggak setuju dan memilih atheis (ada teman gue yg pilih pindah agama) tapi gue malah milih atheis. Dan gue berfikir bahwa Prophet itu sama dengan kita (manusia) nggak ada yg namanya malaikat, jin, iblis, setan dsb seperti yang dituliskan di agama2.

thx

Jadi menurut ente problem-problem tsb adalah salah agamanya ya ?

jadi memilih atheis karena agama spt itu ?

PERXEPONE
17-08-2008, 08:24 AM
@TS
yg gw ngliat, lo memilih menjadi atheis karena agama mengecewakan lo, baik langsung krna lo kecewa dengan doktrinnya, ato gak langsung karena lo kecewa dengan orang2nya.

apapun turning point lo menjadi seorang atheis, it's really up to you.
saran gw, lo banyak2 baca, tambah pengetahuan.tentang agama yang (kemaren) lo anut, dan baca tntang filsafat.cari perspektif yang benar2 fair dan adil, objektif tanpa berat sebelah pro-kontra agama apapun, ato pro kontra agama - filsafat.

semoga mencerahkan.

roheemura
17-08-2008, 08:39 AM
menurut gw...coba liat dari sisi lu...pikir2..lu darimana...sapa yng bikin lo(bukan cm sekedar ortu ja...tapi liat sisi lebih jauh)....sapa yg ngatur lu jadi seperti ini...kalo gw kira si lu cuma dikasi cobaan..kalo lo bs nglewatin sesi ini..lu bakal jadi orang yg lebih baik...trus jgn lupa baca2 referensi spt yg dah temen2 blg...kalo pelu tambahin referensi lo ke pemuka2 agama yg ada...tserah lo mau agama lo yg maren or smua agama yg lo pngn coba...
moga2 lo diberi mukjizat n hidayah aj bro...!!!sukses

red_pr!nce
17-08-2008, 09:30 AM
@TS,
kenapa harus ragu, bimbang, dan merasa bersalah? ;D
menurut gw, apa yang elu lakukan udah cukup bagus koq dengan mencari 'keyakinan' elu, bukannya atas warisan atau tekanan lingkungan, tapi atas kesadaran diri elu sendiri. biasanya, orang-orang kayak gini yang mencari 'keyakinan' sendiri, lebih kuat imannya daripada mereka yang diwarisi atau ditekan oleh lingkungan untuk menganut suatu keyakinan tertentu.
dan, elu orang NORMAL koq. ::bye2::

Jadi menurut ente problem-problem tsb adalah salah agamanya ya ?

jadi memilih atheis karena agama spt itu ?

sepertinya begitu. tapi setiap orang emang punya alasan sendiri-sendiri untuk memutuskan sesuatu. :D

Arthurus
17-08-2008, 11:39 AM
sepertinya begitu. tapi setiap orang emang punya alasan sendiri-sendiri untuk memutuskan sesuatu. :D
Kemungkinan awalnya mungkin cuma untuk muasin egonya, setelah itu baru dicari alasannya, kebanyakan sih tampaknya spt itu :D

Miss_Jr.
17-08-2008, 02:36 PM
dilihat dr critanya, mungkin ada beberapa faktor yang buat TS berpikir seperti itu :
1. Orang tua yang beda agama. Gw jg lahir di kluarga beda agama. waktu kecil ga tau mau diarahkan ke mana, dan papa mama ga pernah ngajarin agama. Dulu mama ikut agama papa, tapi sekarang udah balik ke agama yg dulu. Mungkin kegampangan orang berpindah agama , membuat TS merasa agama bukan suatu yang prinsip. tuh, buktinya papa mama bisa pindah agama .......

2. ada beberapa oknum yg mengaku agama A, tapi sebenernya cuman agama di KTP. Agama mereka cuman di KTP, ga sampe benar-benar melaksankan ajaran agama mereka secara tepat dan benar.Lalu mereka berbuat yang tidak benar dan menjatuhkan/ membuat citra negatif dari agama tersebut. sehingga karena oknum2 spt itulah ada pandangan negatif terhadap agama dari TS

3. Lingkungan TS memang kurang mendukung untuk perkembangan keagamaan secara rohani....

IMHO

@ TS, cewe nya TS hanya berusaha membuat TS percaya, cewe nya mungkin sudah merasakan anugrah dan kebaikan dari Tuhan. dan ingin TS merasakannya juga... itu artinya cewenya ingin TS bahagia...

kalo TS ingin menolak, tolaklah secara halus. ceritakan kenapa kog TS bisa berpanfangan spt itu pd agama dan ngga percaya Tuhan. mungkin dia bisa mengerti. Ini adalah pilihan TS sendiri, ga ada yang bisa maksa. tapi, setiap pilihan ada konsekuensinya. y, g? ..

Valmighty
17-08-2008, 05:50 PM
Huehue, bingung sih harus cerita kemana... ya tanpa menjelek2an agama dengan merek ini atau itu.
berarti gue ga ada kelainan kan?


thanks
gak ada yg salah dengan elo.

gw juga ateis, di sini jg byk yg ateis (walopun masi minoritas jg).

jadi ateis/beragama itu gak berhubungan dengan
"beragama itu lebih baik"
ato "ateis itu lebih baik"

ateis itu kan:
a = tidak
theist = orang yg percaya tuhan
jadi hubungannya cuma soal PERCAYA. lo gak percaya, ya silakan jadi ateis; percaya, ya silakan jadi orang bertuhan.

kebaikan, moral, reward, dll itu hanyalah paket2 promosi yg ditawarkan oleh masing2 paham saja, termasuk atheism.

kalo ada friendster dan mau berdiskusi dengan rekan2 ateis lainnya bisa join di sini http://www.friendster.com/group/tabmain.php?gid=221923

Valmighty
17-08-2008, 06:15 PM
ini video juga bisa diliat, it's good http://www.youtube.com/watch?v=fdVucvo-kDU banyak membuka mata tentang atheism.

mighty_mouse
17-08-2008, 06:24 PM
bener. atheis sendiri itu kan salah satu "agama" juga. ga ada yg salah. atheis ga berarti jelek dibanding theis. vice versa. Yang penting lu sadar yg lu lakuin itu ga nyakitin diri lu dan orang lain. sip ::up::

Iqbal_IqbalRX
17-08-2008, 08:54 PM
Agama itu diciptakan oleh manusia atas kehendak Tuhan . . .:D

Ingat . . Tuhan itu maha adil boss . . dan Tuhan itu ada selalu . . .jangan pura2 tidak menyadari kehadiranya pada jiwa dan raga kita . .:D

BatmanFans
18-08-2008, 12:58 PM
gw rasa lu jadi atheis karena sudut pandang agma elo diliat dari orang2 penganut agama bersikap dan berbuat.
kalo lu cara memandang nya begitu,pastilah lo akan jadi ateis terus....
jika putusan elo emang bulat mau jadi atheis ya gpp itu hak elo,segala pilihan yang elo pilih pasti ada konswekwensi di akhir nya kelak...

nasiayam
18-08-2008, 05:46 PM
ehmm kalo aku pribadi lebih ke agnostik kali ya. Yang penting berbuat baik kepada orang lain. dan itu jg alesan knp skrg aku lebih simpatik sama B (entah itu agama entah filosofi) walo aku lair di tengah keluarga beragama K

gw rasa lu jadi atheis karena sudut pandang agma elo diliat dari orang2 penganut agama bersikap dan berbuat.
kalo lu cara memandang nya begitu,pastilah lo akan jadi ateis terus....
jika putusan elo emang bulat mau jadi atheis ya gpp itu hak elo,segala pilihan yang elo pilih pasti ada konswekwensi di akhir nya kelak...

lah, kl atheis mah ga percaya adanya akhir2an.. haha

gracielo
18-08-2008, 08:53 PM
satu hal yg perlu diperhatikan...anda sendiri mrasa jd atheis tu krn muak ama agama ato krn sadar atas agama?

klo krn muak bearti tu cman skadar emosional belaka, jadi cman atheis2an aja, ibarat maen cinta monyet...tp klo krn sadar bearti udah menjurus ke pengertian logika, yg justru otomatis membuat anda jadi atheis "tanpa perlu memilih", yg gak terpengaruh lg oleh aksi2 penganut agama, baik yg paket anarkis maupun paket cinta damai...

ini satu hal yg perlu anda nyari tau sendiri...

LULU TZU
18-08-2008, 09:32 PM
Suami gue juga seorang atheis.
Menurut dia agama adalah warisan dari leluhur,bukan berarti lue harus,kudu ,wajib menerimanya.
Kalau lue gak mau tuh warisan yah jangan di terima.

mighty_mouse
18-08-2008, 09:41 PM
bener. ada yg namanya warisan baik, ada yg namanya warisan buruk.......... ;D ::kabur2::

lovingkillsyou
19-08-2008, 06:54 AM
hm, menurut TS nih besok kalo mati kita kemana?

LULU TZU
19-08-2008, 07:30 AM
hm, menurut TS nih besok kalo mati kita kemana?

Kalau mati yah dikubur ditanah, masa disimpen di kulkas ! ::hihi::
kan belum pernah ada yg mati hidup kembali lalu menceritakan keadaan didlm kubur kalau agama islam begini, kristen begitu,budha kekiri,hindu ke kanan atau atheis gak kemana-mana
gak' kan ? ::ngakak2::

devil77th
19-08-2008, 08:43 AM
hm, menurut TS nih besok kalo mati kita kemana?

We'll never know unless you try it yourself? ;D

Seriously , ngga ada yang namanya/bukti kalo kita mati itu pergi ke surga ataupun neraka.
Konsep surga dan neraka itu gua yakin bagi sebagian orang disini dari mulai denger dari orang , baca buku , kotbah2 dll...
Gua juga sendiri mengakui konsep surga dan neraka itu diajarin waktu di skul dulu.

Gua sendiri sama kaya TS , gua ngga memeluk agama apa2....
Waktu ditanyain ama orang laen , gua ngga malu gua mengaku diri gua itu ngga memeluk agama apa2....
Sikap/sifat orang beragama belum tentu lebih baik daripada orang yang atheis.

Sering banget gua ditanyain orang2 pertanyaan kaya di atas...
T : "Lu kalo mati ntar mo kemana lu? Ngga ada jalur buat orang2 macem lu"
G : "Kalo emang ngga ada jalurnya , gua buat jalur gua sendiri!"

Kalo memang ntar gua mati ngga ada jalurnya kemana2 , then so be it....

Wong_ndeso
19-08-2008, 09:09 AM
Sebenarnya ajaran semua agama itu kan sama2x baik. Tidak ada agama yang menyuruh umatnya untuk membunuh, mencuri atau merugikan orang lain kan. Kalo TS melihat agama hanya dari keberadaan para penganutnya, ya semua agama pasti ada celanya. Karena harus kita ingat, manusia adalah gudangnya kekhilafan ::doh::
Lihatlah agama dari sisi ke-Tuhan-annya. Paling gampang, coba renungkan dari mana kita memperoleh udara untuk bernafas ini. Coba bayangkan kalo udara ini kita harus beli, apa harus ngantri juga seperti mitan? ::hihi::
Pernah ga TS renungkan dari mana keberadaan kita sekarang? (Jgn bilang hasil dari bokap ngerjai nyokap ya)
Kalo mau jadi atheis ato apapun, itu adalah hak asasi dari seseorang. Tapi sebelum kita memutuskan sesuatu ada baiknya kita melakukan perenungan ato mendengarkan masukan dari orang lain.

Lha orang mati mau ke mana? Gw sendiri ga bisa jawab karena belum pernah mati.
Kalo mau buat jalur sendiri, mau buat dari mana ke mana, bro? Emangnya busway??

PERXEPONE
19-08-2008, 09:22 AM
im tryin to be fair...
bagi mereka yang theis, emang 'afterlife', 'hidup darimana' jadi pokok alasan mengapa percaya tuhan sebagai yang menciptakan kita dan hidup setelah mati di surga adalah imbalan bagi yang berbuat baik.
tapi bagi atheis dan agnostik, semua itu nggak ada.

hidup mah hidup aja, semua karena senyawa H,C,N, dan O.
abis mati? ya mati aja. hidup lagi setelah mati sounds crazy.

jadi daripada mikirin hal2 yang gak pasti kyk: tuhan itu ada ato gak, hidup setelah mati ada ato gak,mending jalani hidup sebaik2nya.berbuat baik. gitu aja.

earlhaart
19-08-2008, 11:12 AM
bnr kata jeng popon pokoknya hidup dengna sebaik2nya n berbuat baik aja ama sesama ga usah pusingin yg laen ok ehhe

mighty_mouse
19-08-2008, 07:24 PM
We'll never know unless you try it yourself? ;D

Seriously , ngga ada yang namanya/bukti kalo kita mati itu pergi ke surga ataupun neraka.
Konsep surga dan neraka itu gua yakin bagi sebagian orang disini dari mulai denger dari orang , baca buku , kotbah2 dll...
Gua juga sendiri mengakui konsep surga dan neraka itu diajarin waktu di skul dulu.

Gua sendiri sama kaya TS , gua ngga memeluk agama apa2....
Waktu ditanyain ama orang laen , gua ngga malu gua mengaku diri gua itu ngga memeluk agama apa2....
Sikap/sifat orang beragama belum tentu lebih baik daripada orang yang atheis.

Sering banget gua ditanyain orang2 pertanyaan kaya di atas...
T : "Lu kalo mati ntar mo kemana lu? Ngga ada jalur buat orang2 macem lu"
G : "Kalo emang ngga ada jalurnya , gua buat jalur gua sendiri!"

Kalo memang ntar gua mati ngga ada jalurnya kemana2 , then so be it....

haha gw juga tuh. dan gw jawab seperti yg ditulis popon

jadi daripada mikirin hal2 yang gak pasti kyk: tuhan itu ada ato gak, hidup setelah mati ada ato gak,mending jalani hidup sebaik2nya.berbuat baik. gitu aja.

buat apa musingin hal yg belum pasti bener. kita hidup sekarang ini itu kan emang bener. ya jalani dengan baik lah. Bikin diri kita bahagia asal ga nyusahin orang lain :D

a_tumiwa
19-08-2008, 07:28 PM
hati yang suci adalah inti dari segalanya, mo atheis mo agama atau apapun, intinya di hati yang suci :D

Benhard
20-08-2008, 12:23 AM
Gw pernah baca di Reader Digest, seorang selebritis dari US ngomong begini : (sorry dalam bahasa, soalnya lupa English-nya)

"Lebih baik gue percaya Tuhan itu ada walaupun nantinya setelah gue mati ternyata Tuhan itu tidak ada daripada Gue nggak percaya Tuhan itu ada tapi ternyata setelah gue mati ternyata Tuhan itu ada"

Wah, kaya'nya dalam tuh, kalo direnungkan.

Beberapa teman gue ada juga yang Atheis, tapi yang gue nggak habis pikir pas nikah pasti ikut tata cara perkawinan sesuai agama pasangannya yang biasanya tidak Atheis :D Alasannya klasik : Gue cinta dia, jadi gue ikut saja kemauannya

Ini wacana saja ya Bro & Sis, gue nggak maksud menyinggung orang tertentu. Peace

a_tumiwa
20-08-2008, 12:26 AM
brarti maksud selebritis itu semacam asuransi atau jaminan ya

kalo yang percaya Tuhan itu ada tapi tidak beragama bisa dikatakan Atheis juga?

Benhard
20-08-2008, 12:39 PM
Hmm . . sepertinya percaya Tuhan menurut gw nggak berarti harus punya agama, tapi kalo punya agama atau ikut ritual agama (termasuk upacara perkawinan) berarti percaya Tuhan dong ;););)

Tapi mungkin juga teman gue itu terpaksa ikut ritual agama untuk upacara perkawinan karena di Indo tidak bisa nikah cuma di Catatan Sipil tanpa diresmikan pemuka agama, benar nggak sih? Mohon pencerahan buat yang lebih menguasai seluk beluk UU Perkawinan (emang ada ya?)

PERXEPONE
20-08-2008, 01:38 PM
tata cara penerbitan akta nikah dari catatan sipil bisa dlihat disini (http://bamindukcapil.malangkab.go.id/?id=2.html)

sedangkan untuk pasal undang2 perdata yang mengatur perkawinan bisa dilihat disini (http://www.pdat.co.id/hg/reference_pdat/2004/10/14/rfr,20041014-01,id.html)

jezt
20-08-2008, 09:04 PM
Ada yang kaya gue ga ya, karena menurut gue agama itu munafik. Orang harus begini, begitu... tapi di lain pihak agama itu sendiri (maaf) menurut beberapa orang menghalalkan membunuh orang di luar agamanya.

kl agama lu dulu mengajarkan seperti itu, gw dukung lu ninggalinnya.
agama kok menghalalkan pemeluknya merugikan orang laen. secara pengertian normatif gw tentang yang namanya agama, jelas2 agama begitu pantes disebut agama sesat.

AMDGTemplardan
20-08-2008, 10:42 PM
im tryin to be fair...
bagi mereka yang theis, emang 'afterlife', 'hidup darimana' jadi pokok alasan mengapa percaya tuhan sebagai yang menciptakan kita dan hidup setelah mati di surga adalah imbalan bagi yang berbuat baik.
tapi bagi atheis dan agnostik, semua itu nggak ada.

hidup mah hidup aja, semua karena senyawa H,C,N, dan O.
abis mati? ya mati aja. hidup lagi setelah mati sounds crazy.

jg jalani hidup sebaik2nya.berbuat baik. gitu aja.

Yes, indeed... let's believe what we believe ,walk through it, and bother no more the other's belief, setuju sis... ::hohoho::

Valmighty
20-08-2008, 11:13 PM
Gw pernah baca di Reader Digest, seorang selebritis dari US ngomong begini : (sorry dalam bahasa, soalnya lupa English-nya)

"Lebih baik gue percaya Tuhan itu ada walaupun nantinya setelah gue mati ternyata Tuhan itu tidak ada daripada Gue nggak percaya Tuhan itu ada tapi ternyata setelah gue mati ternyata Tuhan itu ada"

Wah, kaya'nya dalam tuh, kalo direnungkan.

Beberapa teman gue ada juga yang Atheis, tapi yang gue nggak habis pikir pas nikah pasti ikut tata cara perkawinan sesuai agama pasangannya yang biasanya tidak Atheis :D Alasannya klasik : Gue cinta dia, jadi gue ikut saja kemauannya

Ini wacana saja ya Bro & Sis, gue nggak maksud menyinggung orang tertentu. Peace

jujur aja, IMO ini very2 stoopid stoopid stoopid stoopid.

kalopun tuhan itu ada, kemungkinannya bisa jadi dia tuhan yg ngutus muhammad tapi juga mengilhami penulisan injil. bisa jadi juga dia quetzaqoatl, yg mana pengikutnya dibunuh2in ama pengikut agama eropa. bisa jadi juga dia tuhan pencipta dunia, tapi gak ada hubungannya ama agama2 yg ada dan gak nyuruh siapapun nyembah dia. bisa jadi juga dia tuhan pencipta dunia dan menciptakan agama, tapi agama ybs udah musnah.

kalo udah gini, katakanlah dia meluk agama kristen dan tyt tuhan yg asli itu quetzaqoatl, wih bisa sengsara dia di neraka, lebih sengsara drpd ateis.
ato katakanlah tuhan yg asli tuh ada, tapi dia gak suka ama agama2 yg ada coz agama2 malah mengaburkan definisi tentang dirinya, wih mampus deh yg beragama lebih mampus drpd yg ateis :D

rah_220
20-08-2008, 11:24 PM
Gw pernah baca di Reader Digest, seorang selebritis dari US ngomong begini : (sorry dalam bahasa, soalnya lupa English-nya)

"Lebih baik gue percaya Tuhan itu ada walaupun nantinya setelah gue mati ternyata Tuhan itu tidak ada daripada Gue nggak percaya Tuhan itu ada tapi ternyata setelah gue mati ternyata Tuhan itu ada"



ini quote klasik, sering gw denger waktu gw belajar ngaji dulu.
penyebab ke-ateisan TS juga menurut gw wajar, karena gw kenal orang yang kasusnya sama, muak sama agama, bedanya kalo dia bisa muak karena hidupnya dikekang oleh orang tua yang terlalu patuh sama agama yang dulu dianut temen gw ini.

nasiayam
21-08-2008, 08:58 PM
im tryin to be fair...
bagi mereka yang theis, emang 'afterlife', 'hidup darimana' jadi pokok alasan mengapa percaya tuhan sebagai yang menciptakan kita dan hidup setelah mati di surga adalah imbalan bagi yang berbuat baik.
tapi bagi atheis dan agnostik, semua itu nggak ada.

hidup mah hidup aja, semua karena senyawa H,C,N, dan O.
abis mati? ya mati aja. hidup lagi setelah mati sounds crazy.

jadi daripada mikirin hal2 yang gak pasti kyk: tuhan itu ada ato gak, hidup setelah mati ada ato gak,mending jalani hidup sebaik2nya.berbuat baik. gitu aja.

setuju. di agama yg inisialnya B dan kepanjangannya Buddhisme (ga tau, agama apa bukan yah?) diajarkan kl percaya sama Tuhan tidak penting dibahas lbh lanjut krn tidak membawa kita ke Nibbana (BUKAN surga, beda lho Nibbana/Nirwana dengan surga). Yg penting memahami empat Kesunyataan yg Mulia dll dll. aslinya hampir ga ada ritual apa2 sih Buddhisme itu

JUNK

..dan kadang-kadang S (>> yg ini ttg protein bkn sih?? kl ga salah di biologi diajarinnya "H,C,N,O, dan kadang-kadang S" deh.. %heh)

gracielo
22-08-2008, 03:19 AM
Beberapa teman gue ada juga yang Atheis, tapi yang gue nggak habis pikir pas nikah pasti ikut tata cara perkawinan sesuai agama pasangannya yang biasanya tidak Atheis Alasannya klasik : Gue cinta dia, jadi gue ikut saja kemauannya


emang aneh? g atheis, tp klo nikah jg pgn nikah di gereja koq...blh gak iya? ::unggg::

nlk.nrf
22-08-2008, 06:06 AM
Gw pernah baca di Reader Digest, seorang selebritis dari US ngomong begini : (sorry dalam bahasa, soalnya lupa English-nya)

"Lebih baik gue percaya Tuhan itu ada walaupun nantinya setelah gue mati ternyata Tuhan itu tidak ada daripada Gue nggak percaya Tuhan itu ada tapi ternyata setelah gue mati ternyata Tuhan itu ada"

Wah, kaya'nya dalam tuh, kalo direnungkan.


Itu argumennya dari Blaise Pascal, populer dengan istilah Pascal's wager (http://en.wikipedia.org/wiki/Pascal's_Wager).

Ada banyak alasan untuk men-disapprove argumen itu.
Tapi kalo misalnya gw jadi tuhan yang seharusnya entitas yang bersifat omniscience (maha tahu),
maka gw akan menolak orang2 yang percaya akan eksistensi gw dengan alasan seperti ini.

Enak aja gw dijadiin bahan taruhan. ;p

mighty_mouse
22-08-2008, 08:08 AM
yah dijadikan barang taruhan, tapi blm ada yg pernah kaya dari situ kan? ;D ;D

nlk.nrf
22-08-2008, 11:02 AM
Karena itulah atheism is still a safe bet.
Wong rewardnya belum tentu ada kok. ;p
Dan kalo kita percaya karena mengikuti argumennya Pascal,
malah lebih besar kemungkinan ke neraka dibanding ke surga ;D

beltazhar
22-08-2008, 07:26 PM
jujur aja, gw dah 2 tahun ini keluar dari agama...
n selama ini ortu gw belom tau, gw memilih ga beragama bukan berarti ga bertuhan.
gw tetep percaya TUHAN, kalo ortu nyuruh gw beribadah seperti agama gw dulu, gw tetep lakuin.
walaupun dalam ibadah itu gw tetep berdoa kepada TUHAN, bukan tuhan agama gw yg dulu.
n dalam sikap & perbuatan gw, gw tetep berbuat baik tanpa mengharapkan imbalan duniawi maupun surgawi.
itu semua gw lakuin sesuai keinginan gw untuk berbuat baik.

jadi ga beragama bukan jaminan orang tersebut akan menjadi "liar" dan bebas melakukan apa saja, semua kembali kepada kemauan orang tersebut

red_pr!nce
22-08-2008, 10:21 PM
^ agree with what you were saying. :)

tapi sayangnya kebanyakan orang menganggap kalau ga beragama atau ga bertuhan itu pasti bakalan "liar". ;D

a_tumiwa
23-08-2008, 03:27 AM
yeah, orang ga beragama biasa dikatakan atheis, tidak baik, komunis, jahat, dll
padahal.... tingkah laku yg tidak beragama kadang jauh lebih baik dari yang beragama

PERXEPONE
23-08-2008, 09:43 AM
FPI, anyone? ;D

Realta Nua
23-08-2008, 09:48 AM
Itu argumennya dari Blaise Pascal, populer dengan istilah Pascal's wager (http://en.wikipedia.org/wiki/Pascal's_Wager).

Ada banyak alasan untuk men-disapprove argumen itu.
Tapi kalo misalnya gw jadi tuhan yang seharusnya entitas yang bersifat omniscience (maha tahu),
maka gw akan menolak orang2 yang percaya akan eksistensi gw dengan alasan seperti ini.

Enak aja gw dijadiin bahan taruhan. ;p
Wah, gw setuju bgt ;D

Klo kyk gt mah namanya bukan bner2 percaya, cm cari aman aja ;D

And tuhan pasti tau lah niat orang2 ;D

FPI, anyone? ;D

Jackpot! ;D

GOODdisaster
24-08-2008, 06:10 PM
WOW sama donk lo kaya g, ortu g juga beda agama ya gitu deh g juga aga bingung mo pilih mana waktu kecil ampe sekarang. agama yang g anut masih lom bisa ngeubah pikiran g. tapi ada waktu na juga se dimana g ngerasa bersalah banget ama diri g sendiri dan kaya na ga ada yang bisa nolongin g.
curhat colongan
klo g se paling kesel klo ada orang yang agama na sama kaya g trus ceramahin g suruh ortu g pindah agama. g aja ibadahna lom bener.
maaf bukan bermaksud. tapi lo pernah ga ngerasa ga ada orang yang bisa bantu lo..
klo ga salah emank di otak manusia emank membutuh kan yang maha agung n ga bisa dikalahin ma siapa?
klo bisa lo denger semua ceramah dari semua agama aja klo ga bikin agama baru dec(becanda)

mighty_mouse
24-08-2008, 09:26 PM
WOW sama donk lo kaya g, ortu g juga beda agama ya gitu deh g juga aga bingung mo pilih mana waktu kecil ampe sekarang. agama yang g anut masih lom bisa ngeubah pikiran g. tapi ada waktu na juga se dimana g ngerasa bersalah banget ama diri g sendiri dan kaya na ga ada yang bisa nolongin g.
curhat colongan
klo g se paling kesel klo ada orang yang agama na sama kaya g trus ceramahin g suruh ortu g pindah agama. g aja ibadahna lom bener.
maaf bukan bermaksud. tapi lo pernah ga ngerasa ga ada orang yang bisa bantu lo..
klo ga salah emank di otak manusia emank membutuh kan yang maha agung n ga bisa dikalahin ma siapa?
klo bisa lo denger semua ceramah dari semua agama aja klo ga bikin agama baru dec(becanda)

percaya ga kalo yg gw bold itu adalah asal muasal semua agama2&kepercayaan yg ada sekarang? ::oops::

yah pada dasarnya manusia itu makluk yg lemah, penakut. Karena itu biasanya manusia cenderung berharap ada kekuatan yg di luar nalarnya yang bisa melakukan semua hal- yg kebanyakan ga bisa dilakukan oleh manusia- biar mereka merasa aman hidup di dunia ini. Soal surga dan neraka, itu mah juga buatan manusia. Hubungannya dengan kalimat gw diatas: manusia makhluk lemah. mereka ga tau apa yg akan terjadi setelah mati. makanya membuat "dunia baru" biar bisa mati dengan tenang. Kalo emang bener ada, "tuhan" itu harus jujur ke kita soal life after death, biar semua orang berbuat baik donk selama di dunia ini :p

eh sori jadi OT. just share what i thought....

beltazhar
26-08-2008, 06:12 PM
WOW sama donk lo kaya g, ortu g juga beda agama ya gitu deh g juga aga bingung mo pilih mana waktu kecil ampe sekarang. agama yang g anut masih lom bisa ngeubah pikiran g. tapi ada waktu na juga se dimana g ngerasa bersalah banget ama diri g sendiri dan kaya na ga ada yang bisa nolongin g.
curhat colongan
klo g se paling kesel klo ada orang yang agama na sama kaya g trus ceramahin g suruh ortu g pindah agama. g aja ibadahna lom bener.
maaf bukan bermaksud. tapi lo pernah ga ngerasa ga ada orang yang bisa bantu lo..
klo ga salah emank di otak manusia emank membutuh kan yang maha agung n ga bisa dikalahin ma siapa?
klo bisa lo denger semua ceramah dari semua agama aja klo ga bikin agama baru dec(becanda)

bro, kalo kita dengerin semua ceramah, apakah sang ustad/kyai/pendeta tersebut akan menceritakan baik atau buruknya agama tersebut??/

kita tidak akan bisa memahami agama kalau hanya mendengar ceramah seseorang, tp kita harus menggali sendiri agama seperti apa yang kita pelajari

Phoenix ikki
26-08-2008, 06:25 PM
I dont believe in religion
but i believe that there is a God

devil77th
26-08-2008, 06:39 PM
But we're divided by religions....

Sedihnya lagi , kita ngga bisa mengubah itu semua karena itu udh menjadi patokan hidup....
Makanya muncul aliran scientology dll...

Religion is overrated :P

beltazhar
26-08-2008, 07:10 PM
I dont believe in religion
but i believe that there is a God

lebih tepatnya agnostik, sux w/ religion.
tapi kita ttp mengimani Tuhan

gogon_gundrung
27-08-2008, 10:56 AM
I dont believe in religion
but i believe that there is a God
but do you worship him?

But we're divided by religions....

Sedihnya lagi , kita ngga bisa mengubah itu semua karena itu udh menjadi patokan hidup....
Makanya muncul aliran scientology dll...

Religion is overrated :P
and atheis/agnostic is on the way to be overrated as well ::hihi::

scientology punya tuhan ga yah?

Soal surga dan neraka, itu mah juga buatan manusia. Hubungannya dengan kalimat gw diatas: manusia makhluk lemah. mereka ga tau apa yg akan terjadi setelah mati. makanya membuat "dunia baru" biar bisa mati dengan tenang. Kalo emang bener ada, "tuhan" itu harus jujur ke kita soal life after death, biar semua orang berbuat baik donk selama di dunia ini :p

eh sori jadi OT. just share what i thought....

mos, PM gue ya nama asli loe
nanti kalo gue di surga, gw mo minta tolong ama malaikat untuk nyariin loe :D
itu juga kalo kita ngga ketemu duluan di neraka.. hahahaha..

eh btw, maksud loe "tuhan harus jujur soal life after death" itu gimana.. apa selama ini belum jujur?

nuskin_black
27-08-2008, 12:06 PM
i don't belive in religion either... bagi g surga dan neraka itu kaya cerita fairy tale untuk anak2.

atheis ato beragama adalah pilihan tiap2 individu. dan pilihan itu didasarkan atas keyakinan masing2.

PERXEPONE
27-08-2008, 12:09 PM
but do you worship him?

o_O penting gitu?

beltazhar
27-08-2008, 12:16 PM
Oh man.. TS mana nih, ga berkomentar lg.

Valmighty
27-08-2008, 02:32 PM
di KG byk orang ga bragama -.-

tadi FPI demo di pintu aer (ga penting)

GOODdisaster
27-08-2008, 05:23 PM
^ uhg kelompok FPI ntu yang bikin orang pada m'moh menganut suatu agama
masa orang beragama kaya gitu ... aneh
bro, kalo kita dengerin semua ceramah, apakah sang ustad/kyai/pendeta tersebut akan menceritakan baik atau buruknya agama tersebut??/

kita tidak akan bisa memahami agama kalau hanya mendengar ceramah seseorang, tp kita harus menggali sendiri agama seperti apa yang kita pelajari

iya yah::hohoho::.
tapi pada dasar na dah ndak mo megang agama gmana mo menggali ampe dasar.
ya just be yourself se mendink daripada lo ndak nyaman dengan apa yg lo anut

beltazhar
27-08-2008, 06:12 PM
^ huhuhu.... jangankan orang lain orang yg seagama dengan FPI jg ga mengakui kalo FPI satu kepercayaan dengan mereka.

Realta Nua
27-08-2008, 06:31 PM
^ huhuhu.... jangankan orang lain orang yg seagama dengan FPI jg ga mengakui kalo FPI satu kepercayaan dengan mereka.

Lantas knp FPI masih eksis? ;D

Dibubarin gt, kyk Ahmadiyah(eh bner ga sih? ;D) ..

Valmighty
28-08-2008, 12:12 AM
^ uhg kelompok FPI ntu yang bikin orang pada m'moh menganut suatu agama
masa orang beragama kaya gitu ... aneh


iya yah::hohoho::.
tapi pada dasar na dah ndak mo megang agama gmana mo menggali ampe dasar.
ya just be yourself se mendink daripada lo ndak nyaman dengan apa yg lo anut
orang yg beragama bilang kalo menggali agama sampe dasar, kita akan menemukan poin +
orang ga beragama bilang kalo menggali agama sampe dasar, kita akan menemukan poin -
mau yg mana? ya terserah masing2 :D

yg pasti, kebenaran itu terjadi tanpa perlu mempercayainya
sedangkan iman itu terjadi tanpa perlu melihatnya
:D

gogon_gundrung
28-08-2008, 09:55 AM
but do you worship him?
o_O penting gitu?


kan gw nanya
untuk seorang yg percaya tuhan tapi ga percaya agama, apakah tuhannya disembah?
misal sebagai ucapan terima kasih karena diberi kehidupan dll dsb. (btw, tuhan-nya agnostik sama seperti tuhan agama ga sih? kayak memberi kehidupan, mengatur alam semesta dll dsb)

masalah penting-ga penting urusan belakangan yukk..

PERXEPONE
28-08-2008, 10:06 AM
itu petanyaan gw buat kaum agnostik ;D

gogon_gundrung
28-08-2008, 11:04 AM
oh ;D
loe quote postingan gw sih ::hhh::

Teenage_Riot
28-08-2008, 11:28 AM
agama ibarat mobil, aturan/rambu2 dijalan dan komponen mobil ibarat aturan2 dalam agama utk dipatuhi agar selamat sampai tujuan, terus ketika ada yg ga mematuhi aturan2 tsb hingga terjadi tabrakan antar mobil...mobil yg disalahkan ? lol

jadi inget kayak jaman kecil, ketika tersandung batu trus jatuh dan nangis, mamanya mukulin batu karena batunya nakal biar si anak tsb seneng

trus kalo ada pertikaian antar suku, saya mengklaim gak punya suku
trus kalo ada pertikaian antar negara, saya mengklaim gak punya negara
trus kalo ada pertikaian antar gender, saya mengklain gak punya kelamin ? hahaha

nuskin_black
29-08-2008, 10:50 AM
apa bedanya agnotis sam atheis ya?

Miss_Jr.
29-08-2008, 01:58 PM
IMHO

kasarannya itu. kalo ada item sama putih, agnostic itu abu2.

mungkin ga secara detail, tapi agnostic itu bisa dibilang tidak mau terikat oleh suatu agama atau kepercayaan. tapi menyadari ada suatu kekuatan yg melebihi dan di atas manusia

kalau atheis, tidak mengakui adanya Tuhan

beltazhar
29-08-2008, 07:07 PM
atheis merupakan suatu ketidakpercayaan terhadap sosok TUHAN
sedangkan agnostic adalah orang yg hanya percaya kepada TUHAN namun tidak mengimani suatu agama, karena agnostik berfikiran bahwa TUHAN tidak pernah menciptakan agama dan agama hanyalah baju buatan manusia saja

Valmighty
30-08-2008, 02:27 PM
agama ibarat mobil, aturan/rambu2 dijalan dan komponen mobil ibarat aturan2 dalam agama utk dipatuhi agar selamat sampai tujuan, terus ketika ada yg ga mematuhi aturan2 tsb hingga terjadi tabrakan antar mobil...mobil yg disalahkan ? lol
tapi kalo orang yg selalu tabrakan adalah orang yg mematuhi rambu2 itu gimana?
kalo di perempatan ijonya bareng gimana? yg salah mobilnya apa rambu2nya? :D

gogon_gundrung
01-09-2008, 09:53 AM
tanyain ama polisi yg bertugas dong ;D
(ulama, pendeta, bhiksu, scientist ;D)

cupucuy
05-09-2008, 03:12 PM
selama manusia berharap kepada manusia..dan menjadikan manusia sebagai tolak ukur penilaian..Kita akan selalu merasa kecewa.so jgn liat individunya...gudluck....