PDA

View Full Version : Dessy (juga)


Wichita
22-03-2000, 04:36 PM
Khabar tentang perceraian Dessy dengan suaminya telah mengundang banyak tanggapan baik pro dan kontra, mulai dari kalangan kyai, selebritis, jurnalis hingga kaum utopis seperti halnya rakyat jelata. Dessy sebagaimana kebanyakan selebritis kita (artis) adalah simbol dari kesuksesan materi, style dan ketenaran meskipun mereka adalah juga korban dari industri jurnalisme dan boneka barby dari kapitalisme. Apa yang dilihat adalah sekedar cantik, mulus, dan fulus. Mereka tak ubahnya sebuah produk, bukan lagi manusia. Tak ubahnya seorang Dessy. Saya kira ia akan bernasib seperti Ditje di tahun '84. Who knows

Elkana
22-03-2000, 07:43 PM
Yah, namanya juga artis. Sepertinya udah enggak ada privacy lagi...jadi segala sesuatunya bisa jadi topik yang seru untuk dibahas....Sebenarnya bukan cuma artis saja yang merupakan symbol kesuksesan materi dan ketenaran. Banyak juga yang lainnya, tapi memang artis-lah yang lebih sering tampil atau ditampilkan baik di media cetak ataupun elektronik. MEngenai nasibnya seperti Dietje di tahun 84...yah, mudah2an janganlah! Tapi, pernah enggak ke pikir bahwa yang tergeletak di dalam mobil depan komplek DUPA itu bener2 Dietje?

Maldino
24-03-2000, 05:43 AM
Nah,baru tahukan suka dukanya jadi artis. Makanya gue nggak ada sedikitpun minat naksir maupun ditaksir oleh aktris. Bukanya munafik,buktinya? Ya itu tadi,sedikit-sedikit digosipin atau sebaliknya. Pokoknya nggak ada enaknya deh.

Wichita
24-03-2000, 11:36 AM
Seleb di Indonesia khan hanya seputar artis, model atau aktris. Tapi dinegeri lain, seperti Italia, Inggris maupun USA atlet alias olahragawan bisa jadi selebs juga lho. Contohnya del piero, bekcham dll. Nah kamu punya nama maldino, yang ngingetin aku ke bek kiri AC Milan itu, udah jadi korban selebs juga khan...

fida
24-03-2000, 01:15 PM
gosip itu mah tergantung gimana kita ngatasinnya. buktinya dulu khan si dessy suka banget ngomong no comment, yah nggak masalah... tul nggak !

Billy the Kid
24-03-2000, 03:30 PM
emang sich. Kalo Gus Dur bilang "gitu aja koq repot"

Elkana
25-03-2000, 12:24 AM
Care sama Dessy?Mmmm...boleh juga. Tapi sebenarnya lebih care sama keadaannya sih...kok sampe' cerai gitu. Enggak cuma Dessy aja, tapi yang lain2nya juga...yang punya nasib mirip. Sayang kan, perkawinan harus berakhir dengan perceraian. Kalau masih bisa dipertahankan, kenapa enggak?

danendra
25-03-2000, 02:31 AM
kasihan juga sih,ya.tapi gue heran aja kenapa ambil keputusan secepat itu,apa engga ada dihatinya untuk niat membangun RT yang sakinah.padahal khan sepele aja masalahnya,sebenarnya sih bukan sepelenya itu,ya,tapi engga etis,ah nulis disini.
barangkali itu jalan yang terbaik kali,ya

Wichita
25-03-2000, 10:54 AM
Hebat, ternyata kalian pada care banget ya ama yang namanya Dessy itu. Dessy tuh terkenalnya khan karena jasa pers juga, tapi akhir-akhir ini dia lebih suka tutup mulut, sampe' dijulukin miss no comment and ada kesan jauhin wartawan. Kesannya khan jadi sombong gitu. Orang bilang kacang lupa bungkusnye. Apa lagi saat ini dia sedang bermasalah. Herannya meskipun dia bersikap sok dan somse kayak gitu koq masih pada mau mikirin, ada yg simpati lagi walah...walah...

Justin Sane
25-03-2000, 02:07 PM
Gue mah kagak perduli Desy mau ngapain, biasanya artis yg gitu kan artis yg sell-out, alias coba cari heboh aja biar orang2x simpati ama dia.....bah,another desperate,f.u.c.k.ed.-Up,attempt to react attention

Wichita
27-03-2000, 12:25 AM
Okey-okey Elkana mungkin menyayangkan kenapa perceraian mesti terjadi ya khan (ceilee bahasanya formal banget ya), dan itu u/ semua orang nggak cuma untuk Dessy. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah seberapa jauh para artis kita memahami nilai sebuah perkawinan. Aku khawatir jangan-jangan dikalangan artis kita telah tumbuh suatu wacana atau fenomena atau pemikiran atau apa sajalah yang memandang perkawinan hanya sebagai suatu "pesta mohon ijin" buat hidup bersama antara co ama ce ke masayarakat. Maksud aku adalah karena di masyarakat kita belum mengijinkan seseorang hidup bersama tanpa ikatan perkawinan, sehingga mereka kawin. Nah kalo udah gitu khan gampang banget bubarnya. Hakekat dari kawin itu sendiri nggak ada. Jangan-jangan kalo masyarakat kita permissive banget kayak di negeri seberang, para artis antree paling depan yang pada hidup bareng tanpa nikah....wallohu 'alam bisshowab...(gue mantan naib kali yee..)

danendra
19-04-2000, 11:27 PM
bener juga,bukan karna care tapi simfatik sama keadaannya.sebernya dia juga udah stres banget,hanya,yaaaa.....
apa tidak bisa untuk luluh hatinya dan berniat untuk membina kembali,karna persoalan
yang dihadapi hanya sepele.tapi,engga tau juga sih yang sebenarnya.
barangkali pelajaran juga buat yang mau nikah,jangan buru2 hanya karna manis sesaat.
kalau akhirnya bubar,khan sayang biaya nikah dan gue engga tau lagi harus komen apa

anra
20-04-2000, 03:18 PM
kata yang tepat buat komentar anggota yang lain kaya'nya bukan care tapi emang aja pada suka kasih pendapat tentang "miss no comment" tea..dan gue setuju ama pendapatnya danindra (sorry kalo tulisan namanya salah )

zairula
29-05-2000, 06:58 PM
bodo amat emang gue pikirin desi ini....

zeezee
29-05-2000, 08:31 PM
no comment! ikut2 an desi ah!

Bourbon
30-05-2000, 03:22 PM
Gue rasa ya, perkawinan dia itu kurang kuat landasannya.
Mungkin biar dia ga' kalah set aja dengan Pak A. Latif yang waktu itu dikabarkan mau married juga ( who knows ? ).