Melbourne
27-11-2000, 10:48 AM
Sabtu malam yang lalu, Mel bener2 mimpi aneh dan sebenarnya kaga ada niat untuk dituangkan kedalam topic di KG tetapi tidak ada salahnya juga membagi cerita mimpi ini buat KGers yang lain.
Menjelang tidur, seperti biasa tidak ada yang aneh terlelap seperti biasa hanya saja Pikiran seakan terus bekerja antara sadar dan tidak sadar Mel telah berada disuatu tempat yang sangat asing sekali. Ada 2 mahluk yang sangat berpendar putih terang seperti manusia hanya saja sangat tinggi sekitar 4 - 5 meter mengawal Mel menuju kesuatu tempat yang akhirnya diketahui tempat Ruang Kendali suatu pesawat yang sedang berada di angkasa.
Mereka berkomunikasi dengan bahasa yang tidak dimengerti dengan seseorang seperti pimpinan Pesawat tersebut hanya saja tidak berujud seperti manusia melainkan berupa cahaya yang lebih terang sekali daripada yang mengawal Mel, saking terangnya sehingga tidak terlihat seperti apa ujudnya satu hal lagi meskipun terang tapi terasa sejuk dimata.
Sementara itu Mel melihat kekiri kekanan sekitar Ruang Kendali melalui kaca pesawat, tampak sekali Mel berada di luar Angkasa.
"Saat ini kita berada di salah satu galaxy yang telah dikenal manusia" seru mahluk yang sangat terang itu, suaranya sangat berwibawa dan teduh sekali. Pertama kalinya Mel mengerti apa yang diucapkan mahluk itu dan Mel memberanikan diri bertanya.
"Kenapa saya ada disini?" spontan Mel bertanya dan tanpa sadar Mel memperhatikan bahwa cahaya tersebut bergerak tanpa menyentuh dasar pijakan dan membimbing kesuatu tempat dimana di dinding pesawat tersebut penuh dengan layar plasma ukuran kecil sekitar 2x1 cm dan Mel perhitungkan ada bemilyar-milyar layar tersebut memenuhi dinding pesawat tersebut, dan dalam tiap layar plasma terlihat sekali rekaman kehidupan seorang manusia mulai dari lahir sampai meninggal, tanpa sadar Mel ditunjukkan kehidupan2 orang2 yang pernah bersama Mel termasuk Surya, Female, Sundee, Ice, Catlover, Anjolies, dsb.. Ajaibnya rekaman itu berjalan dengan cepatnya dan berulang ulang sehingga membutuhkan waktu sekitar 1 menit untuk menyaksikan seluruhnya. Terkagum-kagum Mel menyaksikan dan membayangkan berapa giga yang dibutuhkan untuk memproses semua rekaman ini dan mainframe apa yang digunakan untuk mengolah data ini semua.
"Semua ini adalah rekaman seluruh mahluk yang pernah ada di Bumi" kata sinar yang paling terang itu. Lagi2 Mel memberanikan mengajukan pertanyaan " Untuk apa Saya disini? dan Siapakah Anda?" Mahluk itu makin bersinar dan mengatakan "Saya adalah 'a thing' yang sering2 disebut mahluk dibumi, kaum cendikiawan menyebut saya "ALIEN", kaum religius menyebut saya "GOD", dan Anda boleh menyebut saya "Tak Terbatas"
Mel sangat terkejut sekali mendengar penjelasan tersebut dan terus bergunam 'Tak terbatas'??? mel terus menyusuri layar2 plasma tersebut dan memang benar banyak sekali rekaman2 manusia yang Mel tidak kenal dan terlihat dengan jelas sekali perbuatan mereka selama hidupnya. Kemudian Mel mulai melihat sebuat planet yaa itu planet Saturnus yang terkenal dengan gelangnya dan mulai terpikir bahwa pesawat itu menuju ke bumi.
Cepat sekali pesawat itu melaju melewati planet2 dalam tatasurya kita dan tiba2 pesawat itu berhenti dan Mel dibimbing keluar dari pesawat itu.... 'Oh My God' Mel terpekik melihat pemandangan diluar pesawat itu.... hampir semua mahluk dibumi bersujud kepadanya, tergambar wajah yang pucat pasi diwajah mereka, terlihat tentara2 dari berbagai bangsa juga tidak sanggup berdiri tegak menghadapi mahluk itu, terlihat kaum religius juga bersujud berseru ketakutan dan minta ampun, dan hebatnya cahaya mahluk itu bersinar sangat terang sehingga setiap belahan bumi kebagian cahayanya dan sangat berlawanan dengan apa yang kita pelajari sebelumnya bahwa cahaya hanya menyinari sebagian permukaan bola bumi, Cahaya ini berbeda sekali begitu terangnya sampai tidak ada tempat2 tersembunyi dari cahaya ini dan cahaya inilah yang menyebakan semua mahluk dibumi tertunduk takut kepada mahluk tersebut.
"Oh my God" Sekali lagi Mel terpekik begitu diluar menyaksikan bentuk pesawat tersebut. Sungguh2 besar sekali seukuran Kota2 besar dunia seperti Jakarta, New York, Paris, tidak cukup untuk melukiskan besarnya pesawat itu dan balatentara dari mahluk itupun luarbiasa gagahnya karena berpendar seperti pimpinan mahluk itu dan tinggi mereka sangat jauh dari manusia normal.
"Mengapa mereka begitu ketakutan?" Mel bertanya tanpa sadar, "karena kami TAK TERBATAS" jawab mahluk itu.
lagi2 'Tak Terbatas???' Mel terus memikirkan maksud dari kata2 tersebut..
"Kami hanya menjemput beberapa orang pilihan berdasarkan data yang kami miliki."
Lalu Mel bertanya lagi, "Kemudian mereka akan bagaimana? dan Apakah Anda adalah Mahluk Jahat?"
"Orang pilihan tersebut akan menjadi balatentara kami, dan tidak ada tempat buat orang jahat di dunia kami."
"Untuk apa balatentara bila memang tidak ada orang jahat?"
"Ketahuilah Bumi sudah menjadi jahat dan kami menjemput orang2 yang mampu bertahan dari segala kejahatan dalam bumi ini, karena mereka sudah teruji dari segala cobaan."
"Kriteria apa yang dipakai untuk menilai seseorang itu jahat atau baik?"
"Sebenarnya mereka tertipu oleh diri mereka sendiri, membuat suatu ideologi yang dibenarkan oleh mereka sendiri, memutar balikkan suatu kebenaran yang paling hakiki, mereka yang jahat telah termotivasi oleh NAFSU dari kehidupan mereka, mereka lupa bahwa mereka adalah mahluk sejenis bagaimana mereka dikatakan baik bila sesama mereka sendiri saling menjajah, menginjak harga diri orang lain, memanipulasi CINTA untuk NAFSU, Dengki kepada sesama, Menguasai martabat orang lain."
"Apakah hanya mahluk religius yang berhak menjadi balatentara anda."
"Sesungguhnya bila Anda mengerti sungguh2 apa yang saya ucapkan, bukan orang yang religius yang berhak menjadi balatentara kami melaikan orang2 yang jiwanya sungguh2 mencintai sesamanya hingga TAK TERBATAS"
"TAK TERBATAS" berkali2 Mel menyebutkan kata2 itu, sampai tiba2 badan Mel terguncang - guncang. Mel sadar dan rupanya Mami Mel sedang disamping Mel dengan wajah khawatir, Mel berasa sangat gerah sekali dan merasa lelah seakan mau tidur lagi.
Hmmm mimpi gila dari malam sampe pagi! ada yang pernah ngalamin ????
merdeka :(
Menjelang tidur, seperti biasa tidak ada yang aneh terlelap seperti biasa hanya saja Pikiran seakan terus bekerja antara sadar dan tidak sadar Mel telah berada disuatu tempat yang sangat asing sekali. Ada 2 mahluk yang sangat berpendar putih terang seperti manusia hanya saja sangat tinggi sekitar 4 - 5 meter mengawal Mel menuju kesuatu tempat yang akhirnya diketahui tempat Ruang Kendali suatu pesawat yang sedang berada di angkasa.
Mereka berkomunikasi dengan bahasa yang tidak dimengerti dengan seseorang seperti pimpinan Pesawat tersebut hanya saja tidak berujud seperti manusia melainkan berupa cahaya yang lebih terang sekali daripada yang mengawal Mel, saking terangnya sehingga tidak terlihat seperti apa ujudnya satu hal lagi meskipun terang tapi terasa sejuk dimata.
Sementara itu Mel melihat kekiri kekanan sekitar Ruang Kendali melalui kaca pesawat, tampak sekali Mel berada di luar Angkasa.
"Saat ini kita berada di salah satu galaxy yang telah dikenal manusia" seru mahluk yang sangat terang itu, suaranya sangat berwibawa dan teduh sekali. Pertama kalinya Mel mengerti apa yang diucapkan mahluk itu dan Mel memberanikan diri bertanya.
"Kenapa saya ada disini?" spontan Mel bertanya dan tanpa sadar Mel memperhatikan bahwa cahaya tersebut bergerak tanpa menyentuh dasar pijakan dan membimbing kesuatu tempat dimana di dinding pesawat tersebut penuh dengan layar plasma ukuran kecil sekitar 2x1 cm dan Mel perhitungkan ada bemilyar-milyar layar tersebut memenuhi dinding pesawat tersebut, dan dalam tiap layar plasma terlihat sekali rekaman kehidupan seorang manusia mulai dari lahir sampai meninggal, tanpa sadar Mel ditunjukkan kehidupan2 orang2 yang pernah bersama Mel termasuk Surya, Female, Sundee, Ice, Catlover, Anjolies, dsb.. Ajaibnya rekaman itu berjalan dengan cepatnya dan berulang ulang sehingga membutuhkan waktu sekitar 1 menit untuk menyaksikan seluruhnya. Terkagum-kagum Mel menyaksikan dan membayangkan berapa giga yang dibutuhkan untuk memproses semua rekaman ini dan mainframe apa yang digunakan untuk mengolah data ini semua.
"Semua ini adalah rekaman seluruh mahluk yang pernah ada di Bumi" kata sinar yang paling terang itu. Lagi2 Mel memberanikan mengajukan pertanyaan " Untuk apa Saya disini? dan Siapakah Anda?" Mahluk itu makin bersinar dan mengatakan "Saya adalah 'a thing' yang sering2 disebut mahluk dibumi, kaum cendikiawan menyebut saya "ALIEN", kaum religius menyebut saya "GOD", dan Anda boleh menyebut saya "Tak Terbatas"
Mel sangat terkejut sekali mendengar penjelasan tersebut dan terus bergunam 'Tak terbatas'??? mel terus menyusuri layar2 plasma tersebut dan memang benar banyak sekali rekaman2 manusia yang Mel tidak kenal dan terlihat dengan jelas sekali perbuatan mereka selama hidupnya. Kemudian Mel mulai melihat sebuat planet yaa itu planet Saturnus yang terkenal dengan gelangnya dan mulai terpikir bahwa pesawat itu menuju ke bumi.
Cepat sekali pesawat itu melaju melewati planet2 dalam tatasurya kita dan tiba2 pesawat itu berhenti dan Mel dibimbing keluar dari pesawat itu.... 'Oh My God' Mel terpekik melihat pemandangan diluar pesawat itu.... hampir semua mahluk dibumi bersujud kepadanya, tergambar wajah yang pucat pasi diwajah mereka, terlihat tentara2 dari berbagai bangsa juga tidak sanggup berdiri tegak menghadapi mahluk itu, terlihat kaum religius juga bersujud berseru ketakutan dan minta ampun, dan hebatnya cahaya mahluk itu bersinar sangat terang sehingga setiap belahan bumi kebagian cahayanya dan sangat berlawanan dengan apa yang kita pelajari sebelumnya bahwa cahaya hanya menyinari sebagian permukaan bola bumi, Cahaya ini berbeda sekali begitu terangnya sampai tidak ada tempat2 tersembunyi dari cahaya ini dan cahaya inilah yang menyebakan semua mahluk dibumi tertunduk takut kepada mahluk tersebut.
"Oh my God" Sekali lagi Mel terpekik begitu diluar menyaksikan bentuk pesawat tersebut. Sungguh2 besar sekali seukuran Kota2 besar dunia seperti Jakarta, New York, Paris, tidak cukup untuk melukiskan besarnya pesawat itu dan balatentara dari mahluk itupun luarbiasa gagahnya karena berpendar seperti pimpinan mahluk itu dan tinggi mereka sangat jauh dari manusia normal.
"Mengapa mereka begitu ketakutan?" Mel bertanya tanpa sadar, "karena kami TAK TERBATAS" jawab mahluk itu.
lagi2 'Tak Terbatas???' Mel terus memikirkan maksud dari kata2 tersebut..
"Kami hanya menjemput beberapa orang pilihan berdasarkan data yang kami miliki."
Lalu Mel bertanya lagi, "Kemudian mereka akan bagaimana? dan Apakah Anda adalah Mahluk Jahat?"
"Orang pilihan tersebut akan menjadi balatentara kami, dan tidak ada tempat buat orang jahat di dunia kami."
"Untuk apa balatentara bila memang tidak ada orang jahat?"
"Ketahuilah Bumi sudah menjadi jahat dan kami menjemput orang2 yang mampu bertahan dari segala kejahatan dalam bumi ini, karena mereka sudah teruji dari segala cobaan."
"Kriteria apa yang dipakai untuk menilai seseorang itu jahat atau baik?"
"Sebenarnya mereka tertipu oleh diri mereka sendiri, membuat suatu ideologi yang dibenarkan oleh mereka sendiri, memutar balikkan suatu kebenaran yang paling hakiki, mereka yang jahat telah termotivasi oleh NAFSU dari kehidupan mereka, mereka lupa bahwa mereka adalah mahluk sejenis bagaimana mereka dikatakan baik bila sesama mereka sendiri saling menjajah, menginjak harga diri orang lain, memanipulasi CINTA untuk NAFSU, Dengki kepada sesama, Menguasai martabat orang lain."
"Apakah hanya mahluk religius yang berhak menjadi balatentara anda."
"Sesungguhnya bila Anda mengerti sungguh2 apa yang saya ucapkan, bukan orang yang religius yang berhak menjadi balatentara kami melaikan orang2 yang jiwanya sungguh2 mencintai sesamanya hingga TAK TERBATAS"
"TAK TERBATAS" berkali2 Mel menyebutkan kata2 itu, sampai tiba2 badan Mel terguncang - guncang. Mel sadar dan rupanya Mami Mel sedang disamping Mel dengan wajah khawatir, Mel berasa sangat gerah sekali dan merasa lelah seakan mau tidur lagi.
Hmmm mimpi gila dari malam sampe pagi! ada yang pernah ngalamin ????
merdeka :(