CLEMONK
09-12-2000, 01:24 AM
pengalaman ini saya dapat saat saya masih aktif di keekstraan mapala.kala itu team kami mengadakan ekspedisi ke gunung welirang daerah tretes,Malang Jatim.kami berangkat seperti biasa,melakukan packing barang sematang mungkin dan start hiking menjelang tengah malam(kami terbiasa mendaki tengah malam,selain terasa lebih ringan capeknya,sekalian paginya sampe puncak siap melihat sunrise!)tapi sayank pendakian ini kami gagalkan!kami mengalami peristiwa supranatural yang kami akui membuat kami kehilangan niat tuk nerusin hiking ini.
pertama kami mendengar suara tawa canda gadis-gadis,tentunya ini bukan hal yang aneh apabila bukan terjadi ditengah rimba pegunungan di malam buta dan asalnya dari pucuk -pucuk pohon rindang di atas kami!sempat saya mendongak dan sekilas melihat sosok sosok wanita berbaju putih panjang bercengkrama dan duduk-duduk di ranting-ranting pohon besar tersebut,saya yakin semua rekan saya juga melihat fenomena ini tapi mereka memilih diam dan terus berjalan.Kejadian kedua lebih menakutkan lagi setelah salah seorang rekan saya menyibak ilalang yang menutupi jalan setapak yang kami lewati nampak di depan kami bahwa di jalan tersebut berjajar-jajar pocong berbaring dan beberapa diantaranya berdiri dan ada pula yang bergantung di pepohonan,kontan tanpa dikomando kami semua lari pontang panting kaembali ke post pendakian terakhir yang kami lewati dan bertahan disana samapi pagi menjelang dan bergegas turun gunung...,oh sungguh ini akan menjadi kenangan yang tak akan pernah dapat kami lupakan..!
pertama kami mendengar suara tawa canda gadis-gadis,tentunya ini bukan hal yang aneh apabila bukan terjadi ditengah rimba pegunungan di malam buta dan asalnya dari pucuk -pucuk pohon rindang di atas kami!sempat saya mendongak dan sekilas melihat sosok sosok wanita berbaju putih panjang bercengkrama dan duduk-duduk di ranting-ranting pohon besar tersebut,saya yakin semua rekan saya juga melihat fenomena ini tapi mereka memilih diam dan terus berjalan.Kejadian kedua lebih menakutkan lagi setelah salah seorang rekan saya menyibak ilalang yang menutupi jalan setapak yang kami lewati nampak di depan kami bahwa di jalan tersebut berjajar-jajar pocong berbaring dan beberapa diantaranya berdiri dan ada pula yang bergantung di pepohonan,kontan tanpa dikomando kami semua lari pontang panting kaembali ke post pendakian terakhir yang kami lewati dan bertahan disana samapi pagi menjelang dan bergegas turun gunung...,oh sungguh ini akan menjadi kenangan yang tak akan pernah dapat kami lupakan..!