PDA

View Full Version : natal


Xien
25-12-2000, 03:02 AM
Lonceng gereja berdentang
untuk mengenang lahirnya
seorang tokoh sejarah
yang pernah ada
yang paling populer
tetapi kurang dicintai
sebagaimana Ia ada

Ketika puluhan foto
para presiden amerika
berderetan di koridor
gedung putih
tidak terpampang
foto Isa Almasih
juruselamat dunia

Ketika foto-foto
para pembesar rusia
dipuji dan dipuja
tetapi Ia, disembunyikan

Ia memang hanya manusia
yang lahir dari ROH KUDUS
melalui BundaNya, Maryam
yang berkuasa penuh mujizat
namun rela dianiaya, mati
demi memulihkan hubungan
manusia dengan Khaliknya

mengapa Ia di benci ?

Xien
25-12-2000, 03:18 AM
Lonceng gereja masih bergema
ketika setan-setan gentayangan
tak mamapu lagi menahan diri
dengan bangga memperopak porandakan
kesucian dan ketulusan natal
roh-roh pemecah belah
bersatu mencari titik sasaran
untuk satu maksud : teror !

Xien
25-12-2000, 03:26 AM
Natal yang murni
tidak perlu mencari lawan
karena semua manusia
adalah kawan Tuhan

Natal yang suci
tidak lagi saling menghakimi
karena Tuhan sendiri
telah mengampuni

Xien
25-12-2000, 03:37 AM
Natal,
bukan menumpuk baju atau sepatu baru
bukan pula memupuk ambisi untuk kepuasan pribadi
melainkan mengingat untuk memberi
kehangatan dengan segala kasih
bagi orang-orang yang belum sempat menikmati
arti kedamaian yang sejati
percayalah mereka akan selalu ada
asalkan kau rela untuk peka
karena Ia sendiri dipercaya
datang ke dunia buat mereka

Miss_Candy
25-12-2000, 05:29 PM
Mangapa Natal ini menjadi Natal berdarah?
Bukankah ini untuk merayakan kelahiran-Ku?

Dimanakah nurani umat-Ku?
Dimanakah kebajikan yang Aku berikan?

Seluruh surga yang seharusnya bersuka hari ini
Sekarang malah menangis dan bersedih

Aku sedih sekali...
Umat-Ku... Berjaga-jagalah dan berdoalah
Menangislah dan sangkallah
Agar bumi Nusantara ini redam
Agar tidak terjadi lagi yang lebih buruk

Akulah penguasa langit dan bumi
Pencipta Alam semesta
Aku akan menjaga sluruh umat-KU yang percaya pada-Ku
Peganglah janji-KU

Sebarkanlah berita ini
Berjaga-jagalah dan berdoalah
Menangis dan sangkallah
Agar damai di dunia, di BUmi Nusantara ini

~Love Jesus~

Xien
26-12-2000, 12:28 AM
badai angin kering
berhembus membakar kulit
membuat jiwa damai mati
seakan tak lagi ada
pengharapan

tapi, nanti dulu

boleh saja semua mati
memang semua akan mati

boleh tidak lagi berharap
memang tak perlu lagi
banyak berharap

mungkin,

karena damai itu sendiri
tetap hidup

dan pengharapan itu
selalu ada