PDA

View Full Version : Legenda,myths,dongeng,knighthood,etc all over the world


silverjade
10-03-2001, 03:50 PM
Kalian seneng nggak baca-baca dongeng,cerita sejarah keksatriaan,cerita horor,legenda atau cerita-cerita semacam itu dari seluruh dunia ?Kalo' ada yang tau banyak,atau yang pengen tau cerita-cerita legenda gitu,kita bicarain disini yok!::bye::
Ceritanya boleh dari negara mana aja.Yunani OK,Australi OK,dalem negri juga boleh.Yang mo postng cerita,kasih lambang ini ya ::bye:: biar nggak bentrok.

Sebagai permulaan nih ada cerita kisah Kelana Sang Angin yang kuambil dari buku A world of Fairy Tales dari James Riordan .
Doneng ini berasal dari Afrika dan sebagian besar dihimpun di Senegal.
*story telling mode:ON

Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana angin beridtirahat di senja kala ? Sepanjang hari ia berkelana melintasi laut dan pulau;meneliti hutan dan menjelajah belantara;menggiring kawanan kijang yang pemalu ke sumber air.Sepanjang hari ia memberi kesegaran kepada gunung-gunung,menopang sayap-sayap burung,dan mewartakan perubahan cuaca ke seluruh isi alam.Itulah tugas-tugas angin.
Tetapi di suatu sore,setelah lelah berkelana,ia melipat sayapnya,mengambang sesaat di bawah awan,kemudian menukik perlahan ke sebuah tanah lapang.Seluruh semak belukar tahu,bahwa di waktu malam, Angin akan menjelma menjadi burung atau binatang buas,agar tidurnya tidak terganggu.Dan Angin tampak sangant tampan pada waktu tidur.
"Jangan gaduh,Angin sedang tidur",bisik semak belukar kepada anak-anaknya.
Burung nuri yang bertengger di atas dahan-itulah Angin .Bulunya hijau bercahaya.Kadal putih yang merayapi punggung bukit yang tertimpa cahayabulan-itulah Angin.Burung bangau yang bulunya kekuningan dan hinggap di Danau debo-itulah Angin.Apabila ia menjelma menjadi manusia,ia akan beristirahat di dekat desa,membaringkan dirinya di atas rumput dan menggunakan lengannya sebagai bantal.
Suatu senja,seorang dara cantik dari Desa Maca yang bernama Aminata ,kembali dari mengambil air,dan melihat angin sedang tertidur lelap di bawah pohon.Ia mengira bahwa yang tidur itu adalah seorang pengembara dari negri jauh. Aminata jatuh cinta menyaksikan ketampanannya,meskipun rambut dan alis Angin kotor karena debu dan keringat,dan tubuhnya barut serta luka-luka,serta bibirnya mengerut kelelahan.

To be Continue ... :D takut kepanjangan :P

siLverwheeL
11-03-2001, 12:33 AM
dosen sejarah ya? ;D..kidding..
please continue

hansel
11-03-2001, 02:33 AM
Fritz! Fritz! Beri aku hembusan nafasmu. Segarkan jiwaku, Fritz!
Ni cerita meski gak terlalu ngeh gue suka banget soalnya romantic & pengunaan bahasanya poetical.

silverjade
12-03-2001, 12:56 AM
Hehehe aku juga seneng cerita ini,abis kasian juga sih si Angin
And the stories goes on...
::bye::
Dengan sangat hati-hati Aminata membersihkan luka-luka itu,kemudian menyeka mata dan kening si pengembara.Perjumpaan antara Aminata yang cantik dan pengembara tampan berambut keperakan itu sangat ganjil,sehingga bulan mencurahkan cahayanya ke atas keduanya.
Sementara itu Abbege tua baru kembali dari Gorom .Ia menyusuri jalan setapak sambil memanggul jala dan jaringnya." Frish,Frish ",serunya kepada angin yang telah menjadi sahabatnya di laut.Namun tiada jawaban.Juga ketika petang telah tiba,dan rajawali putih hinggap di rumpun bakau di tepi rawa sebagai isyarat pada ombak untuk berganti arah, Abbege kembali memanggil-manggil Angin seperti biasanya.Layar perahunya terkembang dan Abbege tua menengadah ke arah selatan sambil berseru " Frish,Frish berilah aku angin sepoimu !"Ia berseru lagi ketika melewati rumpun bambu yang akan meneruskan suaranya melalui desaunya yang nyaring.Air pun naik dan layar menghantam tiang perahu.Sambil mengunyah suginya,nelayan tua itu harus kembali ke Maca ,mengindari keganasan ombak."Rupanya sudah tuli si Angin itu",gerutunya.
Sementara itu, Angin yang mengenakan pakaian serba biru (my favourite colour :D ),masih berada di Maca,tertidur lelap di bawah pohon,tidak jauh dari Sungai Senegal yang mengalir melalui tanggul-tanggul pasir. Aminata bersimpuh di dekatnya (kurang kerjaan amat ya :P ),menatap tanpa jemu.Tidak seharusnya Angin berada di tempat ini untuk beberapa hari,sementara para nelayan di Lebu dan para penggembala di Pulo menant-nanti kedatangannya.
Di suatu pohon,seekor burung pemakan buah-buahan menguak fajar.Burung nuri dan ayam mutiara menjulurkan leher mereka dan mulai terbang mencari niji-nijian.Daun-daun gemerisik dan seluruh satwa terjaga.Disertai tarikan nafas keheranan,seluruh muka bumi menyambut pagi.Burung perkutut bernyanyi mengumandangkan datangnya hari baru. Angin membuka mata dan melihat Aminata yang memandangnya dengan penuh kasih.....

To be continue lagi :D:D

hansel
12-03-2001, 11:22 PM
Oooo Frish tho? Bukan Fritz? :o
Eh, tuh buku illustrationnya OK banget ya! Cuman jilidannya gak bagus. Gue beli dah 3x (2 'ilang, 1 tersisa) & jebol semua. Yg terakhir gue hardcoverin & masih jebol juga :(

silverjade
13-03-2001, 12:38 AM
bukuku aja udah sekarat nih,bentuknya udah nggak karuan ::nangis::
Gambarnya emang keren-keren,colourfull banget (kecuali bagian Peer Gynt )
Gue terusin ya ceritanya :D
::bye::
"Siapa namamu ?"tanya Angin
"Aminata"
"Dan rumahmu ?"
"Di Maca,di tepi sungai "
"Pemuda manakah yang pernah mengatakan bahwa engkau cantik ?"
Aminata tidak menjawab.
"Kau tidak menjawab pertanyaanku,Aminata."
"Aku senang engkau menyebut namaku,"ujar Aminata sambil menghela napas.
"Namamu sesegar air yang ada dalam tempayanmu."
Aminata menunduk seraya mendekatkan tempayannya,sehingga pengembara itu dapat minum.Angin meneguknya sepuas hati.
"Sudah lama sekali aku menanti seorang asing tidur di bawah pohon ini.Seseorang seperti kau,"ujar Aminata
Untuk sesaat Angin termenung.Katanya kemudian dengan lemah lembut,"Di dalam pengembaraanku,Aminata,aku pun sering kali bermimpi.Impianku selalu tentang seorang dara cantik sepertimu.Tetapi aku seorang pengelana.Aku tidak pernah menetap,dan selalu berpindah-pindah.Namun kini aku rindu tinggal bersamamu.Sering kali aku merasa jemu karena harus mondar-mandir mengitari dunia."
"Siapakah yang menyuruhmu berbuat demikian ?" tanya Aminata .::bingung::
"AKu menjalankan kewajibanku.Dan kau tidak akan mengerti."
Para perempuan menumbuk gandum di muka pondok masing-masing.Alu mereka berdentang bertalu-talu seakan dendang pagi.Dan Abbege mengambil jaringnya,siap kembali ke laut lagi.Tatkala ia melewati tempat Angin dan Aminata ,ia masih menggerutu."Rupanya Angin telah menjadi tuli." Angin dam Aminata mendengar teriakan Abbege mengundang Angin sambil membeberkan layar-layar perahunya.::bye::
Pengembara muda itu bangun.Gerakannya seringan serabut ilalang padang.Matanya lekat menatap Aminata,seolah mengucapkan suatu janji,dan katanya kemudian " Frish !Begitulah mereka memanggilku."Dan ia pun tertawa keras sehingga giginya yang putih kelihatan,bagus dan bercahaya 8D
"Nah,aku harus menyertai nelayan yang akan ke Gorom.Ia memanggilku dan aku harus menolongnya ke hulu.Ia mengira aku sudah tua dan tuli.Tetapi Aminata ,Angin tidak tuli. Angin memiliki pendengaran yang paling tajam."
Aminata tidak berani bertanya kapan ia akan kembali.Tetapi [b] angin dapat menduga pandangan matanya itu,karenanya ia berjanji,"AKu akan kembali,Aminata".
"Aku akan menantimu",jawab Aminata.
"Sore nanti,di bawah pohon yang ama,"janji Angin
"Kau dapat menemukan jalan kemari ?"bisik Aminata ingin tahu.
"Ya.Aku mengenal setiap jalan di seluruh dunia ini,"jawab orang asing itu sambil tertawa riang."Dan aku akan menemukanmu kembali meskipun harus menjelajah seluruh dunia."Setelah berkata demikian ia pun melesat dan lenyap di kejahan.

siLverwheeL
13-03-2001, 04:17 PM
..tamat ya? bingung, nggak ada tanda end atau to be continuednya..;D..ayo cerita2 lagi..bagus tuh..
jadi pengen posting cerita juga ::bentar2: bebas 'kan?..(nanya yang punya topik)

derby romero
14-03-2001, 04:29 PM
Jadi inget iklan cocacola yang manggil angin.. :D

silverjade
15-03-2001, 01:48 AM
Belum kok,belum selesai,tabah aja ya nunggu selesainya :D
Gue tambahin deh
::bye::
Sepanjang hari Aminata tenggelam di dalam mimpi.Hatinya bersukacita penuh harap.Dan ketika senja tiba,ia pun sudah menanti di bawah pohon.Bersamaan dengan datangnya malam,Angin pun melayang turun.Rumput-rumput berdesir dan debu pun melonjak karena langkahnya.Aminata mengajaknya pulang ke pondoknya. Diperkenalkannya Angin pada seluruh keluarganya.Pada waktu ayah aminata kembali dari berburu,mereka lalu makan bersama.Angin makan dan minum seperti manusia pada umumnya,sambil menceritakan pengalamannya selama mengembara.Sedikit demi sedikit,para tetangga pun datang untuk mendengarkan kisahnya.
Malam itu juga telah terdapat kata sepakat.Angin dan Aminata akan melangsungkan perkawinan mereka.Dan malam itu,ketika semua orang telah tidur nyenyak,Angin pun melesat ke luar,sehingga pohon-pohon paku bergoyang karenanya.Angin berlari ke berbagai negri ::kabur::,dan sebelum fajar tiba,ia sudah kembali ke Desa Maca,membawa bermacam-macam bunga,buah,dan binatang buruan bagi Aminata.
Pesta perkawinan berlangsung meriah.Segenap isi alam menyambut gembira.Sungai menyumbangkan ikan,dan hutan menyumbangkan kijang dan unggasnya.Sungguh,suatu pesta yang tidak akan terlupakan oleh penduduk yang tinggal di tepi Sungai Senegal.
Angintinggal di pondok Aminata selama satu bulan.Kemudian ia mulai resah,tatkala pendengarannya menangkap pesan yang disampaikan oleh udara di siang atau senja hari,tatkala kesenyapan mulai berdentang.
"Aku harus pergi,Aminata,"kata Angin suatu hari.
"Mereka menungguku."
"Mereka siapa ?"tanya Aminata heran ::bingung::
"Hujan."
"Ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku,bukan ?"desak Aminata.
"Karena terpaksa.Sayang,"sahut Angin
"Dan tidak akan kau ceritakan pada istrimu ?"tanya Aminata seraya menitikkan airmata.
"Aku tidak boleh mengatakannya kepada siapapun juga."
"Lalu mengapa kau berbohong dengan mengatakan bahwa hujan tengah menantimu ?"
"Tetapi itu benar.Aminata.Burung-burung Canar memberiku pertanda.Aku harus membuka cuaca baru,mengingatkan penduduk desa yang telah merasakan pertanda itu di dala tulang-tulang tua mereka.Aku harus bertindak sebagai pembawa berita bagi seluruh bumi.Dan aku sudah terlambat.Selamat tinggal Aminata.::bye:: Tidak lama lagi aku akan kembali.Apabila tugasku telah selesai,aku akan muncul secara tiba-tiba di suatu petang.Aku akan menjumpaimu di tepi sungai,tempat pertemuan kita yang pertama kali."
"Maukah kau memberiku kabar ?"tanya Aminata.
"Ya.Aku akan mengirim berita lewat Abbege,si nelayan tua yang mengetahui namaku.Dan di senja hari,aku akan berbicara padamu melalui pepohonan,dan membelaimu dalam kesejukan fajar.Kau akan mendengar dendangku di antara dahan-dahan,'Frish.Frish!"
"Frish,"gumam Aminata penuh sukacita.
Bersambung lagi aaaah :D
[diedit oleh silverjade, 16-03-2001, 01:05 AM]

hansel
15-03-2001, 01:50 AM
Hih hih hih...sampe belepotan tinta begitu :D

silverjade
16-03-2001, 01:02 AM
Eh iye...ntar ah,gue edit dulu :D

silverjade
16-03-2001, 01:09 AM
udah nggak belepotan lagi khan ?^^;

kaneshiro
10-02-2004, 03:46 PM
ini thread yg lama banget... gua nemu pas iseng iseng ngulik.... lanjutin donk ceritanya...belon selesai kan....katanya masih bersambung...

Elriowiel
10-02-2004, 04:25 PM
terusin donk....dah lama gak didongengin...;p

Jay-El
11-02-2004, 11:43 PM
buset dah []Kane[/b] bongkar kuburan lama :D

Riand
13-02-2004, 04:22 PM
bagus tuh ceritanya. MORE!! MORE!!

*kan ga perlu beli bukunya lagi deh gue, yg katanya ga ok jilidnya .. :D

hansel
14-02-2004, 10:31 AM
Emang udah gak terbit