uwee
24-01-2000, 05:09 PM
Ini topik postingan gue pertama (kedua sebenernya...) di 'rumah baru'nya komik di KG ini.... Gue pengen tau pendapat temen-temen tentang peran disain grafis dalam industri komik!. kenapa gue tanya itu?... Kalau kita perhatikan perkembangan komik-komik luar, sepertinya selain cerita yang bagus, illustrasi (penciling & inking!) yang 'harus' hebat! pewarnaan yang inovatif, ada faktor lain yang mempengaruhi minat pembaca terhadap sebuah komik.... publication design'nya... Terutama untuk komik-komik One shot, atau Trade Paperback! (dalam komik-komik reguler, biasanya dikerjakan sekaligus oleh penulis text. seperti Richard Starkings dengan Comicraft'nya!). Nah, hali ini, kok sepertinya belum disadari ya sama insan komik kita.... lihat saja komik-komik yang beredar (komik terjemahan!) disini, dari segi grafis masih amburadul (long pig, any comment?)... begitu juga dengan bentuk promosionalnya... enggak membuat konsumen tertarik sedikitpun.... Malah ada yang melakukan penyerdehanaan dengan extreem lagi, seperti penyeragaman komik-komiknya elex media.... padahal, Dragon Ball, misalnya.... kita terima komik itu dengan 'baju' putih berhiaskan illustrasi kover sebagai pelengkap. Padahal, kalau kita lihat terbitan aslinya amat sangat 'berwarna'!.
Pernah dalam satu seminar tentang komik dan minat baca, yang dihadiri pembicara seperti Dwi Koen, Jaya Suprana, Niniek L. Karim, Henny Soepolo dan lain-lain.... gue menanyakan hal serupa seperti yang gue posting kali ini.... tapi tak terjawab dengan memuaskan tuh.... padahal, 'tokoh-tokoh' itu mengaku suka dan concern terhadap komik!.
Yang sering terjadi, karena mungkin masalah desain grafis ini (dalam komik!) tidak dianggap sebagai faktor yang menentukan, tugas seorang desainer grafis dikomik diambil alih oleh sang artist, entah pencillernya, entah inkernya... (malahan ada yang dengan nekat, membuat cerita sendiri, membuat sketch sendiri, nintain sendiri, nulis teks sendiri, memperbanyak copy komiknya sendiri.... dan mendistribusikannya sendiri.... hebat memang 'spirit'nya....). Kalau hal ini dibiarkan, takutnya akan menjadi 'Bad Habit' dalam dunia komik... Gimana tanggapan temen-temen?
Pernah dalam satu seminar tentang komik dan minat baca, yang dihadiri pembicara seperti Dwi Koen, Jaya Suprana, Niniek L. Karim, Henny Soepolo dan lain-lain.... gue menanyakan hal serupa seperti yang gue posting kali ini.... tapi tak terjawab dengan memuaskan tuh.... padahal, 'tokoh-tokoh' itu mengaku suka dan concern terhadap komik!.
Yang sering terjadi, karena mungkin masalah desain grafis ini (dalam komik!) tidak dianggap sebagai faktor yang menentukan, tugas seorang desainer grafis dikomik diambil alih oleh sang artist, entah pencillernya, entah inkernya... (malahan ada yang dengan nekat, membuat cerita sendiri, membuat sketch sendiri, nintain sendiri, nulis teks sendiri, memperbanyak copy komiknya sendiri.... dan mendistribusikannya sendiri.... hebat memang 'spirit'nya....). Kalau hal ini dibiarkan, takutnya akan menjadi 'Bad Habit' dalam dunia komik... Gimana tanggapan temen-temen?