PDA

View Full Version : Quantum: Mitos Waktu dan Dunia Paralel


Halaman : [1] 2

causu
17-03-2002, 05:58 PM
Kita mulai dengan pertanyaan:

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?
- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?
- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

Begitu dulu ya... (thread ini kayaknya gak bakalan bikin berantem...)

:D Peace

Windy Reed
17-03-2002, 06:05 PM
Originally posted by causu
Kita mulai dengan pertanyaan:

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?

yang disebut waktu, kayaknya sih udah ada dari sananya deh

- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?

*angkat tangan*
biarpun saat ini sebenarnya waktu jalannya tersendat-sendat, maju mundur atau ada berhenti juga yang kita rasain tetep maju kedepan. Jadi no comment deh

- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

Begitu dulu ya... (thread ini kayaknya gak bakalan bikin berantem...)

:D Peace
dua-duanya mungkin kan, cuman kalo menjelajahi waktu belon bisa aja (perhaps)

MP5
17-03-2002, 06:12 PM
Originally posted by causu
Kita mulai dengan pertanyaan:

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?
- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?
- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

Begitu dulu ya... (thread ini kayaknya gak bakalan bikin berantem...)

:D Peace
mungkin waktu itu hanya bikinan manusia... bila kita menjadi tua karena dimakan waktu... itu mungkin hanya karena sel2 ditubuh kita makin lama makin 'kelelahan'
kalo ada surga dan neraka... knapa ga mungkin ada dunia paralel?
mungkin menjelajahi waktu itu = pindah ke dunia paralel yg laen :D

causu
17-03-2002, 06:22 PM
windy said:
"yang disebut waktu, kayaknya sih udah ada dari sananya deh"

Kayaknya gak begitu ah... Gua setuju MP5. Waktu itu buatan manusia, sebuah dimensi yang diperlukan untuk menghitung dinamika ruang (massa) dan gerak (perubahan/energi). Waktu ada sebagai ukuran.

Jangan lupa, 24 jam sekarang tak mesti sama dengan 24 jam zaman Nabi Nuh. Nabi ini diperkirakan berumur 800 tahun lebih, hampir seribu kayaknya. Mungkinkah dulu bumi berputar sangat cepat sehingga hanya butuh 3 jam (ukuran waktu orang sekarang)? Kemudian bumi agak mendingin sehingga berputar lebih lambat?

Kalau kita di angkasa luar (di luar rotasi bumi), adakah waktu yang kita kenal? Kayaknya gak tuh. Waktu dihitung dengan energi kinetis aja, satu detik sama dengan sepersekian juta getaran atom cessium.

Peace :D

Windy Reed
17-03-2002, 08:26 PM
bukan waktu dalam pengertian dimensi buat ngukur seperti satuan jam, menit, detik, juga bukan seberapa cepet dia mengalir, tapi kayak... apa ya, tempat kejadian

k4r-kun
17-03-2002, 08:38 PM
Kalau saya bilang sih... waktu itu sebenarnya merupakan sesuatu yang diciptakan manusia. Gimana ngejelasinnya yah? ::bingung:: Saya nggak bisa menemukan kata2 yang cocok untuk itu... ::nangis::

E121F
17-03-2002, 09:28 PM
Originally posted by causu
Kita mulai dengan pertanyaan:

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?
- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?
- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

Begitu dulu ya... (thread ini kayaknya gak bakalan bikin berantem...)

:D Peace
- benar2 ada
- bisa! karena secara tak langsung waktu terhubung dengan dimensi ruang
- hummmm yang masuk akal? gak ada, sama2 mungkin :D

E121F
17-03-2002, 09:33 PM
Originally posted by causu
windy said:
"yang disebut waktu, kayaknya sih udah ada dari sananya deh"

Kayaknya gak begitu ah... Gua setuju MP5. Waktu itu buatan manusia, sebuah dimensi yang diperlukan untuk menghitung dinamika ruang (massa) dan gerak (perubahan/energi). Waktu ada sebagai ukuran.

Jangan lupa, 24 jam sekarang tak mesti sama dengan 24 jam zaman Nabi Nuh. Nabi ini diperkirakan berumur 800 tahun lebih, hampir seribu kayaknya. Mungkinkah dulu bumi berputar sangat cepat sehingga hanya butuh 3 jam (ukuran waktu orang sekarang)? Kemudian bumi agak mendingin sehingga berputar lebih lambat?

Kalau kita di angkasa luar (di luar rotasi bumi), adakah waktu yang kita kenal? Kayaknya gak tuh. Waktu dihitung dengan energi kinetis aja, satu detik sama dengan sepersekian juta getaran atom cessium.

Peace :D
wait
waktu buatan manusia? coba cek kalimatnya sekali lagi
waktu bukan buatan manusia, satuan standar waktu adalah buatan manusia :D

bayangkan kalo waktu adalah buatan manusia
sebelom manusia membuat, apakah manusia bisa bergerak?
gerakan membutuhkan dimensi waktu kan? (dimensi V adalah [L]/[T])

jaman nabi nuh bumi berotasi 3 jem? wahh, setau gue kalo jamannya bumi berotasi 3 jem doang, itu mah waktu di bumi belom ada kehidupan, alias masih banyak gunung meletus,temperatur bumi masih belum memungkinkan adanya makhluk yang hidup

maksudnya waktu yang kita kenal itu apa?

UH_1
17-03-2002, 10:42 PM
menurut novel Michael Crichton Timeline sih dunia paralel itu ada n nggak semuanya waktunya sesuai ama yang kita alami sekarang ( modern age ) jadi ada yang masih jaman pertengahan dll!!

equestrian_1412
17-03-2002, 10:54 PM
waduhh.......
::bingung:: ::bingung:: ::bingung:: nggak punya konsep sendiri....

franco
18-03-2002, 02:05 PM
Originally posted by causu
Kita mulai dengan pertanyaan:

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?
- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?
- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

:D Peace


-Pertama, waktu jelas benar-benar ada. Sedangkan yang disebut sebagai buatan manusia adalah 'ukuran' buat waktu itu. Jangan terkecoh pada sebuah iklan jam tangan.
-Kedua, yang saya tau dari teori relativitas Einstein, manusia hanya bisa menghentikan waktu apabila bisa bergerak dengan kecepatan cahaya. Mustahil untuk memundurkan (bergerak kebelakang). Itu menurut teori Einstein.
-Ketiga, mohon maaf, saya terkesan dengan pertanyaan ini, namun tak bisa menjawabnya.


Numpang nanya di thread ini:

Intro: Menurut para pakar astronomi usia alam semesta kita adalah antara 7 - 20 milliar tahun, dan bumi sekitar 4 - 5 milliar tahun. Taruhlah usia alam semesta 20 milliar tahun, sesaat sebelum itu, ada apa di semesta ini ?

1. Kapan 'waktu' mulai berjalan ?
Adakah saat dimana 'waktu' belum ada ?
Kalau tidak, artinya 'waktu' adalah abadi ?
2. Bagaimana 'waktu' bisa ada?

E121F
18-03-2002, 03:10 PM
Originally posted by UH_1
menurut novel Michael Crichton Timeline sih dunia paralel itu ada n nggak semuanya waktunya sesuai ama yang kita alami sekarang ( modern age ) jadi ada yang masih jaman pertengahan dll!!
namanya juga dunia parallel :D
segala kemungkinan bisa terjadi

E121F
18-03-2002, 03:14 PM
Originally posted by franco

Numpang nanya di thread ini:

Intro: Menurut para pakar astronomi usia alam semesta kita adalah antara 7 - 20 milliar tahun, dan bumi sekitar 4 - 5 milliar tahun. Taruhlah usia alam semesta 20 milliar tahun, sesaat sebelum itu, ada apa di semesta ini ?

1. Kapan 'waktu' mulai berjalan ?
Adakah saat dimana 'waktu' belum ada ?
Kalau tidak, artinya 'waktu' adalah abadi ?
2. Bagaimana 'waktu' bisa ada?

[/COLOR]
1. sama dengan pertanyaan yang ada di kepala ku : kapan dimensi panjang [L] itu tercipta? bagaimana sampai terciptanya sampai ruang 3 dimensi [L]^3 yang kita tempati dan sadari physically saat ini

2. sama saja memulai pertanyaan bagaimana Tuhan bisa ada ;D

pusing =(

bagaimana kita bicarakan hubungan waktu terhadap kecepatan :D (reference : relativitas khusus einstein)

Divine_Sage
18-03-2002, 05:41 PM
Time and Space is complex...the relationship of that two thing and it`s changes make various dimensional forms...dimensional form are effected of that two thing (Time and Space [changes]) Buddhist,Hermetist,Taoist seek to get freedom over Space and Time which is called moksha or Nirvana :)

But... ada beberapa mystic spiritualist yang percaya bahwa unsur Roh sanggup mengatasi ke2 unsur Ruang dan Waktu tsb...karena unsur Roh adalah unsur primordial sudah ada sejak ruang dan waktu belon ada ,unsur Roh bebas dari perubahan ruang dan waktu...

Neo_Sephiroth
18-03-2002, 07:18 PM
Originally posted by causu
Kita mulai dengan pertanyaan:

~~~DAn saya akan mencoba manjawab.....~~~~

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?

~~~Waktu adalah atribut yg melekat dlm alam semesta ini yg iciptakan oleh Tuhan. Sedangkan yg namanya menit, jam, dan satuan waktu lainnya hanyalah buatan manusia. 1 detik merupakan kecepatan atom cesium berputar 1 kali....
Dlm alam Astral (proyeksi jiwa), waktu, jarak dan ruang btidak berlaku~~~~~

- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?

~~~~Saya perah dengar bahwa ada suatu keadaan yg dinamakan singularitas telanjang, dimana konsep sebab akibat menjadi tidak berlaku. Syndrome ini sering (jarang, sih) dialami oleh para astronot dlm realita, dan dikembangkan lagi dlm sains fiksi.
Ada juga yg menghubungkannya dgn kecepatan cahaya. Dikatakan kalau semakin mendekati kecep. cahaya, syndrome itu semakin mungkin utk terjadi. Kita bakal berhalusinasi seakan-akan semuanya terbalik. Bahkan pikiran kita juga terbalik, selalu membayangkan akibat dahulu baru sebabnya (mis. kita kesakitan sebelum jatuh)....~~~~~~

- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

~~~~~Keduanya mungkin. Namun banyak kontradiksi tentang menjelajah waktu secara fisik. Misalnya, " Apa yg akan terjadi bila diri kita bertemu dgn diri kita sendiri di masa lampau???"~~~

Begitu dulu ya... (thread ini kayaknya gak bakalan bikin berantem...)

:D Peace

MP5
18-03-2002, 07:51 PM
neo, singularity itu apa?

E121F
18-03-2002, 08:09 PM
ketunggalan :D
*biar bukan neo, gue yang jawab juga oke kan? :D*

MP5
18-03-2002, 09:20 PM
Originally posted by E121F
ketunggalan :D
*biar bukan neo, gue yang jawab juga oke kan? :D*
maksud gue arti secara luasnya tuh :o

seperti ini nih:The Singularity
At the center of a black hole lies the singularity, where matter is crushed to infinite density, the pull of gravity is infinitely strong, and spacetime has infinite curvature. Here it's no longer meaningful to speak of space and time, much less spacetime. Jumbled up at the singularity, space and time cease to exist as we know them.

MP5
18-03-2002, 09:23 PM
Originally posted by Divine_Sage
Time and Space is complex...the relationship of that two thing and it`s changes make various dimensional forms...dimensional form are effected of that two thing (Time and Space [changes]) Buddhist,Hermetist,Taoist seek to get freedom over Space and Time which is called moksha or Nirvana :)

But... ada beberapa mystic spiritualist yang percaya bahwa unsur Roh sanggup mengatasi ke2 unsur Ruang dan Waktu tsb...karena unsur Roh adalah unsur primordial sudah ada sejak ruang dan waktu belon ada ,unsur Roh bebas dari perubahan ruang dan waktu...
ujung dr semua itu kan ketiadaan ruang dan waktu... brarti waktu bisa dikategorikan buatan dong yah :D
hanya aja waktu buatan manusia itu waktu dari perputaran bumi terhadap matahari :D

E121F
18-03-2002, 09:24 PM
ooo :D

kalo gak salah gue pernah denger pernyataan ini :
waktu akan semakin lambat pada medan gravitasi yang lebih kuat

bener gak? correct me if i wrong :)

BTW, kita bisa melihat pastime kan lewat bumi ini?

MP5
18-03-2002, 09:33 PM
Originally posted by E121F
ooo :D

kalo gak salah gue pernah denger pernyataan ini :
waktu akan semakin lambat pada medan gravitasi yang lebih kuat

bener gak? correct me if i wrong :)

BTW, kita bisa melihat pastime kan lewat bumi ini?
yup....itu mungkin diambil dr contoh black hole tuh :)
dan tertulis di teori singularity itu :)

E121F
18-03-2002, 09:42 PM
::bentar2:
tapi gue masih bingung ama penjelasan bagaimana gravitasi bisa mempengaruhi waktu

ada yang bisa jelasin lebih jelas? :D

MP5
18-03-2002, 09:57 PM
Originally posted by E121F
::bentar2:
tapi gue masih bingung ama penjelasan bagaimana gravitasi bisa mempengaruhi waktu

ada yang bisa jelasin lebih jelas? :D
karena alam semesta kita ini (supaya lebih jelas digambar dalam 2 dimensi) memiliki curve/wave yg terbentuk oleh gravitasi itu, nah(ambil contoh black hole) di dalam black hole gravitasi yg terbentuk sangat kuat sehingga otomatis curve itu juga jadi menukik sangat tajam sehingga otomatis waktu yg menjelajahi space ini tertarik kedalam. Didalam black hole kan teorinya emptiness dan, waktu itu bisa dihitung bila benda bergerak kan?kalo ga ada yg bergerak gimana ngitungnya? ::ihiks:: (mungkin gini kali yah :D).
*kesalahan ditanggung penanya*

E121F
18-03-2002, 10:13 PM
kruvanya? gaya gravitasi terhadap jarak?

MP5
18-03-2002, 10:17 PM
Originally posted by E121F
kruvanya? gaya gravitasi terhadap jarak?
ya gaya gravitasi membentuk suatu curve yg kalo digambar di 2 dimensi seperti ombak :)

k4r-kun
18-03-2002, 10:30 PM
Originally posted by MP5

ya gaya gravitasi membentuk suatu curve yg kalo digambar di 2 dimensi seperti ombak :)

Ombak? Kok bisa?

MP5
18-03-2002, 10:39 PM
Originally posted by k4rd0n0


Ombak? Kok bisa?
kan terjadi tarik menarik antar bintang di alam semesta ini dan gravitasi itu sendiri memiliki daya tarik kan?:)
sehingga terbentuklah pola itu :)

pernyataan gue ini blom tentu bener loh... maklum blom baca ampe tuntas :D

causu
19-03-2002, 01:21 PM
Satuan waktu emang buatan manusia.
Tapi "waktu" sendiri adalah resultan dari dimensi lain.
Waktu tidak ada tanpa adanya ruang dan gerakan. Waktu tidak pernah berdiri sendiri.

Black Hole contoh yang bagus di mana massanya sangat besar sehingga gravitasinya sangat besar. Sedemikian besarnya sehingga cahaya pun tak bisa menghindar dari sedotannya.
Tak ada ruang dan waktu di pusat blackhole karena tak ada ruang, tak ada gerak.

Gravitasi yang besar menunjukkan massa yang besar. Semakin besar massa, gerak (perubahan) akan semakin lambat. Jadi "waktu" semakin lambat.
So, intinya, waktu adalah hasil interaksi dari dimensi lain. Yang lain tak ada, gerak tak ada, maka waktu tak ada.

Maka, pendapat gua untuk soal no.2, waktu tak berjalan ke depan, bukan seperti garis lurus. Masa lalu bertumpuk dan menjadi "masa sekarang". Jadi, mana mungkin orang kembali ke "masa lalu", sesuatu yang sudah gak ada lagi.
Kalau orang mampu kembali ke masa lalu, dia akan bisa ke ujung awal "waktu"= sebelum penciptaan alam atau saat alam mulai bergerak? Ini hal yang absurd.
Karena itu kita gak bisa kembali ke masa lalu.

Lalu, soal no. 3, yang lebih mungkin adalah kembali ke "masa lalu di dunia yang lain (dunia paralel)". Dunia modern di sini mungkin masih abad pertengahan di sana, atau abad ke-25 di sana.
Prinsip dunia paralel "melompat ke samping", bukan berjalan ke belakang atau ke depan. Soale, waktu bukan seperti garis lurus: masa lalu sudah tak ada, sudah membentuk "sekarang".

Dunia paralel "mungkin" saling terkait. Perasaan deja vu, (kok rasanya seperti pernah mengalami, tapi kapan ya...) disebut-sebut sebagai argumennya.

(windy: Gaya gravitasi membentuk kurva? Iyalah, di bagian bumi ini, tak setiap tempat mempunyai gaya gravitasi yang persis sama. Tergantung jarak bumi dan matahari juga kan.. ada suatu saat di mana bagian bumi menghadap matahari. Maka laut di bagian itu lebih terpengaruh gravitasi, maka jadilah laut pasang)

Begichu... ::bentar:: apa iya begichu?

Peace :D

E121F
19-03-2002, 04:16 PM
kita masih bisa melihat masa lalu kan dari bumi ini?

kalau kita melihat cahaya bintang, bukankah kita sedang melihat masa lalu? :D

E121F
19-03-2002, 06:04 PM
Originally posted by causu
Black Hole contoh yang bagus di mana massanya sangat besar sehingga gravitasinya sangat besar. Sedemikian besarnya sehingga cahaya pun tak bisa menghindar dari sedotannya.
Tak ada ruang dan waktu di pusat blackhole karena tak ada ruang, tak ada gerak.

yup! ::up::

Gravitasi yang besar menunjukkan massa yang besar. Semakin besar massa, gerak (perubahan) akan semakin lambat. Jadi "waktu" semakin lambat.
So, intinya, waktu adalah hasil interaksi dari dimensi lain. Yang lain tak ada, gerak tak ada, maka waktu tak ada.

i don't understand this one

Maka, pendapat gua untuk soal no.2, waktu tak berjalan ke depan, bukan seperti garis lurus. Masa lalu bertumpuk dan menjadi "masa sekarang". Jadi, mana mungkin orang kembali ke "masa lalu", sesuatu yang sudah gak ada lagi.
Kalau orang mampu kembali ke masa lalu, dia akan bisa ke ujung awal "waktu"= sebelum penciptaan alam atau saat alam mulai bergerak? Ini hal yang absurd.
Karena itu kita gak bisa kembali ke masa lalu.

Lalu, soal no. 3, yang lebih mungkin adalah kembali ke "masa lalu di dunia yang lain (dunia paralel)". Dunia modern di sini mungkin masih abad pertengahan di sana, atau abad ke-25 di sana.
Prinsip dunia paralel "melompat ke samping", bukan berjalan ke belakang atau ke depan. Soale, waktu bukan seperti garis lurus: masa lalu sudah tak ada, sudah membentuk "sekarang".

Dunia paralel "mungkin" saling terkait. Perasaan deja vu, (kok rasanya seperti pernah mengalami, tapi kapan ya...) disebut-sebut sebagai argumennya.

perasaan deja vu?
bukannya itu dikarenakan oleh perjalanan roh?
di suatu waktu yang lampau roh kita pernah berada di tempat itu
right?


(windy: Gaya gravitasi membentuk kurva? Iyalah, di bagian bumi ini, tak setiap tempat mempunyai gaya gravitasi yang persis sama. Tergantung jarak bumi dan matahari juga kan.. ada suatu saat di mana bagian bumi menghadap matahari. Maka laut di bagian itu lebih terpengaruh gravitasi, maka jadilah laut pasang)

Begichu... ::bentar:: apa iya begichu?

Peace :D

causu
20-03-2002, 04:38 PM
--------------------------------------------------------------------------------

Gravitasi yang besar menunjukkan massa yang besar. Semakin besar massa, gerak (perubahan) akan semakin lambat. Jadi "waktu" semakin lambat.
So, intinya, waktu adalah hasil interaksi dari dimensi lain. Yang lain tak ada, gerak tak ada, maka waktu tak ada.

--------------------------------------------------------------------------------

i don't understand this one


Planet Jupiter dan Uranus lebih besar massanya dari bumi. Gravitasinya lebih besar. Bulan lebih kecil, gravitasinya lebih kecil.
Waktu di bumi "tercipta" lantaran rotasi bumi dan daya tarik matahari. Begitu juga Jupiter dan Uranus, yang mengambil orbit lebih jauh dari matahari lantaran gaya tolaknya lebih besar. Rotasi Jupiter dan Uranus mengelilingi matahari lebih lambat dibandingkan planet dengan massa yang lebih kecil. Sehingga satu rotasi Jupiter bisa memakan puluhan tahun (waktu bumi). CMIIW :D Siang dan malamnya lebih lama. Ini yang gua sebut "waktu" semakin lambat. Patokannya adalah waktu yang dibuat orang bumi.
CMIIW

Peace :D

hardymika
20-03-2002, 04:39 PM
Sebenarnya ruang dan waktu itu berhubungan.Inilah yang coba dipaparkan oleh Einstein dalam teori relativitasnya.
Saya sangat tertarik akan pokok bahasan ini dan saya sudah banyak membaca mengenai hal ini.
Kalau teman teman mau mengerti tentang hal ini,saya sarankan agar membaca buku berjudul "Fisika Star Trek" karya Lawrence M Krauss yang ada di jual di Gramedia.
Dalam buku ini dibahas tuntas mengenai singularitas kuantum dan ketidakkompatibelan antara hukum kuantum dan relativitas.
Katanya sih mereka belum menemukan persamaan yang sesuai agar kedua hukum itu saling sesuai......

Kemarahan menimbulkan Dendam.Dendam menimbulkan Peperangan.Peperangan hanya menimbulkan penderitaan tanpa akhir.....

E121F
20-03-2002, 05:57 PM
Originally posted by causu


Planet Jupiter dan Uranus lebih besar massanya dari bumi. Gravitasinya lebih besar. Bulan lebih kecil, gravitasinya lebih kecil.
Waktu di bumi "tercipta" lantaran rotasi bumi dan daya tarik matahari. Begitu juga Jupiter dan Uranus, yang mengambil orbit lebih jauh dari matahari lantaran gaya tolaknya lebih besar. Rotasi Jupiter dan Uranus mengelilingi matahari lebih lambat dibandingkan planet dengan massa yang lebih kecil. Sehingga satu rotasi Jupiter bisa memakan puluhan tahun (waktu bumi). CMIIW :D Siang dan malamnya lebih lama. Ini yang gua sebut "waktu" semakin lambat. Patokannya adalah waktu yang dibuat orang bumi.
CMIIW

Peace :D
dapet dari mana teori itu?
setau gue teori pembentukan tata surya ada teori big bang, teori kabut, teori bintang kembar
dan rasanya tidak ada yang mengemuka kan bahwa planet2 besar jauh dari matahari karena gravitasinya
kita ambil example yang menyimpang dari pernyataan kamu : pluto, kecil, tapi jauh dari matahari :D

E121F
20-03-2002, 05:58 PM
Originally posted by hardymika
Sebenarnya ruang dan waktu itu berhubungan.Inilah yang coba dipaparkan oleh Einstein dalam teori relativitasnya.
Saya sangat tertarik akan pokok bahasan ini dan saya sudah banyak membaca mengenai hal ini.
Kalau teman teman mau mengerti tentang hal ini,saya sarankan agar membaca buku berjudul "Fisika Star Trek" karya Lawrence M Krauss yang ada di jual di Gramedia.
Dalam buku ini dibahas tuntas mengenai singularitas kuantum dan ketidakkompatibelan antara hukum kuantum dan relativitas.
Katanya sih mereka belum menemukan persamaan yang sesuai agar kedua hukum itu saling sesuai......

Kemarahan menimbulkan Dendam.Dendam menimbulkan Peperangan.Peperangan hanya menimbulkan penderitaan tanpa akhir.....

::up:: bukunya bagus, sayang gue gak sempet lagi baca bab terakhirnya

causu
20-03-2002, 06:09 PM
Originally posted by E121F

kita ambil example yang menyimpang dari pernyataan kamu : pluto, kecil, tapi jauh dari matahari :D

Massa gak bisa diliat dari besar kecil ukuran. Blackhole sangat kecil karena bintang mampat. 10 kg besi lebih kecil bentuknya dibandingkan ukuran 1 kg kapas.

Emang erif tahu berapa massa Pluto dibandingkan planet lain?

Kalo gua salah thx atas koreksinya. tapi

causu
20-03-2002, 06:09 PM
dobel
heheheh :D

Windy Reed
20-03-2002, 07:13 PM
Originally posted by causu
Planet Jupiter dan Uranus lebih besar massanya dari bumi. Gravitasinya lebih besar. Bulan lebih kecil, gravitasinya lebih kecil.
Waktu di bumi "tercipta" lantaran rotasi bumi dan daya tarik matahari. Begitu juga Jupiter dan Uranus, yang mengambil orbit lebih jauh dari matahari lantaran gaya tolaknya lebih besar. Rotasi Jupiter dan Uranus mengelilingi matahari lebih lambat dibandingkan planet dengan massa yang lebih kecil. Sehingga satu rotasi Jupiter bisa memakan puluhan tahun (waktu bumi). CMIIW :D Siang dan malamnya lebih lama. Ini yang gua sebut "waktu" semakin lambat. Patokannya adalah waktu yang dibuat orang bumi.
CMIIW

Peace :D
Just for the record, planet yang rotasinya paling cepet di tata surya kita itu si matahari gagal, Jupiter :D

E121F
20-03-2002, 08:28 PM
Originally posted by causu


Massa gak bisa diliat dari besar kecil ukuran. Blackhole sangat kecil karena bintang mampat. 10 kg besi lebih kecil bentuknya dibandingkan ukuran 1 kg kapas.

Emang erif tahu berapa massa Pluto dibandingkan planet lain?

Kalo gua salah thx atas koreksinya. tapi
tidak,
dan rasanya... tidak akan lebih besar dari planet didekatnya kan? (uranus, neptunus) biarpun suhu nya sangat dingin disono

E121F
20-03-2002, 08:31 PM
kenapa disebut matahari gagal yah? ;D

Neo_Sephiroth
20-03-2002, 09:03 PM
Originally posted by MP5

ya gaya gravitasi membentuk suatu curve yg kalo digambar di 2 dimensi seperti ombak :)

gelombang transversal.....

Neo_Sephiroth
20-03-2002, 09:14 PM
Originally posted by causu
Satuan waktu emang buatan manusia.
Tapi "waktu" sendiri adalah resultan dari dimensi lain.
Waktu tidak ada tanpa adanya ruang dan gerakan. Waktu tidak pernah berdiri sendiri.

Black Hole contoh yang bagus di mana massanya sangat besar sehingga gravitasinya sangat besar. Sedemikian besarnya sehingga cahaya pun tak bisa menghindar dari sedotannya.
Tak ada ruang dan waktu di pusat blackhole karena tak ada ruang, tak ada gerak.

~~~~~~Tentang black hole masih terdapat banyak spekulasi, jadi tidak bisa ditentukan apa "isi" dan cara kerja dari black hole. Misalnya, ada teori Fisikawan yg berpikiran kalau jika ada black hole (tempat masuk), pasti harus ada white hole (tempat keluar). Satu lagi, black hole TIDAK selalu menyerap cahaya. Dlm sebagian besar kasus jarak antara cahaya dan black hole tidak cukup utk terjadi penyerapan, sehingga hanya terjadi PEMBELOKAN cahaya. Pembelokan ini juga mengakibatkan berbagai fenomena, bahkan lebih kompleks dari peristiwa penyerapan~~~~~~~

Gravitasi yang besar menunjukkan massa yang besar. Semakin besar massa, gerak (perubahan) akan semakin lambat. Jadi "waktu" semakin lambat.
So, intinya, waktu adalah hasil interaksi dari dimensi lain. Yang lain tak ada, gerak tak ada, maka waktu tak ada.

Maka, pendapat gua untuk soal no.2, waktu tak berjalan ke depan, bukan seperti garis lurus. Masa lalu bertumpuk dan menjadi "masa sekarang". Jadi, mana mungkin orang kembali ke "masa lalu", sesuatu yang sudah gak ada lagi.
Kalau orang mampu kembali ke masa lalu, dia akan bisa ke ujung awal "waktu"= sebelum penciptaan alam atau saat alam mulai bergerak? Ini hal yang absurd.
Karena itu kita gak bisa kembali ke masa lalu.

Lalu, soal no. 3, yang lebih mungkin adalah kembali ke "masa lalu di dunia yang lain (dunia paralel)". Dunia modern di sini mungkin masih abad pertengahan di sana, atau abad ke-25 di sana.
Prinsip dunia paralel "melompat ke samping", bukan berjalan ke belakang atau ke depan. Soale, waktu bukan seperti garis lurus: masa lalu sudah tak ada, sudah membentuk "sekarang".

Dunia paralel "mungkin" saling terkait. Perasaan deja vu, (kok rasanya seperti pernah mengalami, tapi kapan ya...) disebut-sebut sebagai argumennya.

~~~~Probabilitas De Javu:

-Kebenaran konsep reinkarnasi
-Unconsciousness Astral Projection
-Paralel World
-ESP, misalnya remote viewing.

Tentang paralel world belum dpt dibuktikan, tapi alternatif 1,2, dan 4 sudah.~~~~~~~~~~

Begichu... ::bentar:: apa iya begichu?

Peace :D


Nambahin satu lagi, Dlm bukunya Stephen Hawking, (Guide to Time and Space, from Big Bang to Black Holes-kalo nggak salah)

disebutkan bahwa:
WAKTU HANYALAH KONSEP YANG DICIPTAKAN TUHAN KEPADA ALAM SEMESTA INI. JADI SEBELUM ALAM SEMESTA TERBENTUK, WAKTU ITU TIDAK PERNAH ADA.

Makanya kita nggak akan bisa menjawab pertanyaan seperti ," Apa yg Tuhan lakukan SEBELUM menciptakan alam semesta ini???"

Bingung? Mungkin disinilah keterbatasan otak manusia......

E121F
20-03-2002, 09:44 PM
:D

anyway, ada yang menarik lagi?

E121F
20-03-2002, 09:54 PM
another question :
bagaimana grafik waktu terhadap jarak? ::bentar2:

apakah linear, logaritmik, atau parabola, hiperbola,etc etc?

SISGroup
21-03-2002, 02:56 AM
Originally posted by E121F
another question :
bagaimana grafik waktu terhadap jarak? ::bentar2:

apakah linear, logaritmik, atau parabola, hiperbola,etc etc?
Semua bentuk grafik yang u sebutkan adalah benar. Bentuk frafik akan sangat bergantung pada percepatan, kecepatan, jarak dan waktu. so, grafik2 diatas mungkin terbentuk.

masih ditambah lagi dengan grafik2 aneh yang menggambarkan gerakan sebutir neutron sewaktu terkena gravitasi. gerakannya tidak jatuh lurus seperti klo kita jatuhin batu, tapi "melompat-lompat". Beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa gerakan neitron tersebut disebabkan oleh adanya gaya "graviton" alias gravitasi yang bekerja pada material sub atomik. bahkan ada yang cukup sinting dengan mengatakan bahwa graviton adalah "anti gravitasi", who knows?

zergling
21-03-2002, 11:36 AM
Originally posted by causu
Planet Jupiter dan Uranus lebih besar massanya dari bumi. Gravitasinya lebih besar. Bulan lebih kecil, gravitasinya lebih kecil.
Waktu di bumi "tercipta" lantaran rotasi bumi dan daya tarik matahari. Begitu juga Jupiter dan Uranus, yang mengambil orbit lebih jauh dari matahari lantaran gaya tolaknya lebih besar. Rotasi Jupiter dan Uranus mengelilingi matahari lebih lambat dibandingkan planet dengan massa yang lebih kecil. Sehingga satu rotasi Jupiter bisa memakan puluhan tahun (waktu bumi). CMIIW :D

Eh salah tuh, bukan rotasi.. kalo rotasi = perputaran planet pada porosnya.. maksud elo pasti revolusi.

Siang dan malamnya lebih lama. Ini yang gua sebut "waktu" semakin lambat. Patokannya adalah waktu yang dibuat orang bumi.

Apa kalo siang di sana lebih lama berarti waktu di sana lebih lambat dari waktu dibumi? Enggak lah.

E121F
21-03-2002, 03:26 PM
Originally posted by zergling

Apa kalo siang di sana lebih lama berarti waktu di sana lebih lambat dari waktu dibumi? Enggak lah.
memang bukan begitu, waktunya sih tetap, tapi lamanya siang dan malam memang lebih panjang
anyway, setau gue periode Rotasi planet jupiter adalah yang tercepat di tata surya
dan venus adalah yang paling lambat diantara planet2 yang ada di tata surya, so banyaknya hari di jupiter dalam 1 tahun bisa lebih banyak daripada bumi :)

E121F
21-03-2002, 03:27 PM
Originally posted by SISGroup

Semua bentuk grafik yang u sebutkan adalah benar. Bentuk frafik akan sangat bergantung pada percepatan, kecepatan, jarak dan waktu. so, grafik2 diatas mungkin terbentuk.

masih ditambah lagi dengan grafik2 aneh yang menggambarkan gerakan sebutir neutron sewaktu terkena gravitasi. gerakannya tidak jatuh lurus seperti klo kita jatuhin batu, tapi "melompat-lompat". Beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa gerakan neitron tersebut disebabkan oleh adanya gaya "graviton" alias gravitasi yang bekerja pada material sub atomik. bahkan ada yang cukup sinting dengan mengatakan bahwa graviton adalah "anti gravitasi", who knows?
termasuk gaya fundamental yang baru kah graviton ini ? ;D
koq bisa melompat2 yah? ::bentar2:

Windy Reed
21-03-2002, 05:53 PM
satu lagi soal deja vu nih, dari pengalaman saya sih, bisa juga cuman otak yang lagi kaco. Kita dapet pengalaman baru, waktu disimpen tuh kebaca juga hampir bersamaan, kita ketipu nganggep itu pengalaman di masa lalu.

soal graviton, bukannya itu buat gravitasi ? emang udah jadi satu dari 4 gaya fundamental kan

E121F
21-03-2002, 07:18 PM
termasuk dalam gaya gravitasi juga? :D

E121F
21-03-2002, 07:28 PM
BTW, pertanyaan gue di page sebelom2nya belom terjawab nih :
(meskipun udah ada yang jawab)
relativitas khusus:
kenapa jam pada spaceship yang sedang bergerak menjadi lebih lambat dibandingkan pengamat yang tidak bergerak? ::bentar2:

Neo_Sephiroth
21-03-2002, 07:57 PM
Originally posted by E121F
BTW, pertanyaan gue di page sebelom2nya belom terjawab nih :
(meskipun udah ada yang jawab)
relativitas khusus:
kenapa jam pada spaceship yang sedang bergerak menjadi lebih lambat dibandingkan pengamat yang tidak bergerak? ::bentar2:

Lho, itu khan teori dasar relativitas Einstein?????

E121F
21-03-2002, 08:22 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


Lho, itu khan teori dasar relativitas Einstein?????
maksutnya, terangkan kenapa bisa begitu ;D

SISGroup
22-03-2002, 01:14 AM
Originally posted by Windy Reed
satu lagi soal deja vu nih, dari pengalaman saya sih, bisa juga cuman otak yang lagi kaco. Kita dapet pengalaman baru, waktu disimpen tuh kebaca juga hampir bersamaan, kita ketipu nganggep itu pengalaman di masa lalu.

soal graviton, bukannya itu buat gravitasi ? emang udah jadi satu dari 4 gaya fundamental kan

Banyak yang setuju bahwa waktu hanyalah konsep yang dibuat oleh manusia. Klo waktu cuman konsep, kesalahan kerja otak seperti yang u gambarkan sangat besar probabilitasnya.
(konsep waktu manusia dikuantifikasikan ke dalam detik, menit, jam, hari etc. Semua berguna untuk menjalani kehidupan kita sehari-hari, tapi sulit untuk menjelaskan satuan waktu terkecil yang disebut "moment" dan juga menjelaskan fenomena di atas.)

Btw, u right Windy ( may i call u windy? ). Graviton is not an fundamental energy, it is a part of gravitation.

Deos
22-03-2002, 01:39 AM
Originally posted by causu
Kita mulai dengan pertanyaan:

- Apakah waktu itu benar-benar ada, atau cuma bikinan manusia?
- Apakah waktu itu berjalan ke depan sehingga, ada kemungkinan, suatu saat, (dengan kecanggihan atau mistik) kita berjalan ke arah belakang (kembali ke masa lalu) atau ke depan (ke masa depan)?
- Mana yang lebih masuk akal: sebuah dunia yang paralel atau kemungkinan menjelajahi waktu (ke masa lalu atau masa depan)?

Begitu dulu ya... (thread ini kayaknya gak bakalan bikin berantem...)

:D Peace
secara alkitabiah atau secara wajar sepertinya udah terbukti :D

Ada siang ada malam ... waktunya udah stabil dan memang ada

Dan kita memang berjalan kedepan menuju waktu yang menang sudah diketahui oleh 1 oknum (Allah Bapa, karena Dia Maha Kuasa) tetapi kita belum melaluinya tetapi sebenarnya udah ada :D:)

Bingung juga ... laennya aga nggak :)

causu
22-03-2002, 11:45 AM
Thx buat winddy dan zergling, maksud gua revolusi jupiter. Dan emang ternyata gak ada hubungannya dengan massa melainkan dengan jaraknya ke matahari (hukum keppler ke-3).

Buat deos, wah kalo balik ke konsep agama, bisa debat kusir nanti lantaran gak ada patokan argumentasi. Asal ngomong yang aneh2, gak masuk akal, cuma berlandaskan "begitulah yang disebut kitab suci", orang sudah bisa sangat merasa benar nanti. ;D

Peace :D

zergling
22-03-2002, 01:17 PM
Originally posted by E121F

memang bukan begitu, waktunya sih tetap, tapi lamanya siang dan malam memang lebih panjang
anyway, setau gue periode Rotasi planet jupiter adalah yang tercepat di tata surya
dan venus adalah yang paling lambat diantara planet2 yang ada di tata surya, so banyaknya hari di jupiter dalam 1 tahun bisa lebih banyak daripada bumi :)
Ngomong2 tentang rotasi Venus.. rotasi tuh planet paling aneh lho.. dia berotasi berlawanan arah dengan arah rotasi planet2 laen dan rotasinya sangatttt lambat.. kalo nggak salah lebih lambat dari periode revolusinya malah.. jadi berdasarkan definisi hari dan tahun, di Venus, satu hari lebih lama daripada satu tahun! :D:D:D

zergling
22-03-2002, 01:21 PM
Originally posted by E121F

maksutnya, terangkan kenapa bisa begitu ;D
Susah kayaknya deh.. si Einstein aja neranginnya make rumus-rumus yang ribet gitu kan.. :D:D

surya_
22-03-2002, 02:07 PM
Originally posted by E121F
kita masih bisa melihat masa lalu kan dari bumi ini?

kalau kita melihat cahaya bintang, bukankah kita sedang melihat masa lalu? :D
::up:: Emang bener.
Menurut teori relativitas, soal waktu tinggal dipakai dari acuan mana yg dipakai sebagai refrensi.
Misalkan lalat yg terbang dengan kecepatan 5 m/s di dalam gerbong kereta dengan kecepatan 100 km/jam di atas permukaan bumi...kecepatana lalat diukur dari kerangka acuan kereta (Kereta dianggap diam terhadap pergerakan lalat).
Sangat mungkin gelombang radio yg dipancarkan pada tahun 1950, bisa kita dengar lagi saat ini..karena gelombang radio tersebut memancar ke antariksa dan tidak akan hilang.
Sama seperti cahaya bintang yg kita lihat sekarang, bisa jadi bintangnya sendiri sudah lama padam dan tidak bercahaya sejak ribuan tahun lalu.

surya_
22-03-2002, 02:15 PM
Banyak jago fisika di sini.. ::up::
Gue udah lupa sih rumus perhitungan massa, waktu, panjang pake rumus Einstein. Ada yg bisa quote di sini nggak?
Kalo ditunjukkan pake rumusyg dijabarkan kayaknya lebih kena.. :D
Waktu kalo menurut gue, persis seperti kata Causu..ada karena adanya pergerakan. Kalo nggak ada pergerakan, tidak ada waktu.
Soal dunia paralel, kayaknya soal dimensi. Secara fisika teoritis, dimungkinkan adanya ruang hingga 24(?) dimensi. Gue lupa soal ini.. ;(

Windy Reed
22-03-2002, 05:59 PM
Originally posted by surya_
Banyak jago fisika di sini.. ::up::
Gue udah lupa sih rumus perhitungan massa, waktu, panjang pake rumus Einstein. Ada yg bisa quote di sini nggak?
Kalo ditunjukkan pake rumusyg dijabarkan kayaknya lebih kena.. :D
Waktu kalo menurut gue, persis seperti kata Causu..ada karena adanya pergerakan. Kalo nggak ada pergerakan, tidak ada waktu.
Soal dunia paralel, kayaknya soal dimensi. Secara fisika teoritis, dimungkinkan adanya ruang hingga 24(?) dimensi. Gue lupa soal ini.. ;(

*mumpung buku teks fisika ada dalam jangkauan*
kalo salah kasih tau ya, abis bahannya dilongkap ama guru ;D

waktu: t2-t1 = (t'2-t'1)/(1-(v^2/c^2))^0.5

panjang: l = l0*(1-(v^2/c^2))^0.5

l0 = panjang saat diam
c = kecepatan cahaya

Windy Reed
22-03-2002, 06:01 PM
Originally posted by zergling

Ngomong2 tentang rotasi Venus.. rotasi tuh planet paling aneh lho.. dia berotasi berlawanan arah dengan arah rotasi planet2 laen dan rotasinya sangatttt lambat.. kalo nggak salah lebih lambat dari periode revolusinya malah.. jadi berdasarkan definisi hari dan tahun, di Venus, satu hari lebih lama daripada satu tahun! :D:D:D
soal rotasi ama revolusi planet, ada hubungannya sama putaran piringan gas waktu tata surya kebentuk gak ?

E121F
22-03-2002, 09:50 PM
Originally posted by causu
Buat deos, wah kalo balik ke konsep agama, bisa debat kusir nanti lantaran gak ada patokan argumentasi. Asal ngomong yang aneh2, gak masuk akal, cuma berlandaskan "begitulah yang disebut kitab suci", orang sudah bisa sangat merasa benar nanti. ;D

Peace :D
yup2, kalo digabung dengan pandangan agama, kesimpulan dari diskusi ini bisa ditarik kapan saja :D

E121F
22-03-2002, 09:52 PM
Originally posted by zergling

Ngomong2 tentang rotasi Venus.. rotasi tuh planet paling aneh lho.. dia berotasi berlawanan arah dengan arah rotasi planet2 laen dan rotasinya sangatttt lambat.. kalo nggak salah lebih lambat dari periode revolusinya malah.. jadi berdasarkan definisi hari dan tahun, di Venus, satu hari lebih lama daripada satu tahun! :D:D:D
ya, period rotasi dan period revolusi hampir sama dengan bulan (bulan memilki period rotasi dan period revolusi yang sama, maka dari itu kita tiap kali liat bulan di lokasi yang sama dengan face yang sama :D)
selain venus, neptunus juga adalah planet yang memiliki rotasi negatif (clockwise dilihat dari kutub utara planet) :D

E121F
22-03-2002, 09:56 PM
Originally posted by Windy Reed

soal rotasi ama revolusi planet, ada hubungannya sama putaran piringan gas waktu tata surya kebentuk gak ?
yes and no :D
rotasi random, venus terlambat, jupiter tercepat
kalo revolusi : ya sudah bisa dilihat lah dari orbit2nya :D, paling jauh = period paling lama

E121F
22-03-2002, 09:56 PM
Originally posted by Windy Reed


*mumpung buku teks fisika ada dalam jangkauan*
kalo salah kasih tau ya, abis bahannya dilongkap ama guru ;D

waktu: t2-t1 = (t'2-t'1)/(1-(v^2/c^2))^0.5

panjang: l = l0*(1-(v^2/c^2))^0.5

l0 = panjang saat diam
c = kecepatan cahaya
hm? rumus untuk apa sih? *maklum masih kls 2 smu sih ;D*

E121F
22-03-2002, 10:03 PM
Originally posted by Windy Reed


*mumpung buku teks fisika ada dalam jangkauan*
kalo salah kasih tau ya, abis bahannya dilongkap ama guru ;D

waktu: t2-t1 = (t'2-t'1)/(1-(v^2/c^2))^0.5

panjang: l = l0*(1-(v^2/c^2))^0.5

l0 = panjang saat diam
c = kecepatan cahaya
t' itu maksutnya apa yah? turunan dari waktu?

panjang : ketika kecepatan benda mendekati kecepatan cahaya maka panjangnya akan menjadi pendek sekali?
apakah black hole mengalami kejadian seperti itu? ::bentar2:
so, another question :
apakah kita butuh ruang (atau jarak tepatnya ;D) yang sangat panjang untuk mencapai kecepatan cahaya ?

causu
22-03-2002, 11:19 PM
Originally posted by Windy Reed

soal rotasi ama revolusi planet, ada hubungannya sama putaran piringan gas waktu tata surya kebentuk gak ?

Yup rite... ketika itu mulai terjadi gravitasi, materi yang padat tertarik ke dalam, sementara nebula (? CMIIW) terdorong keluar. Sementara, di luarnya, ada gaya tarik menarik dengan massa calon planet lain.
Sehingga gaya yang berlawanan (ke dalam dan keluar) plus gaya tarik dari massa calon planet lain membuat calon planet berputar.

Peace :D

SISGroup
23-03-2002, 03:45 AM
Originally posted by causu


Yup rite... ketika itu mulai terjadi gravitasi, materi yang padat tertarik ke dalam, sementara nebula (? CMIIW) terdorong keluar. Sementara, di luarnya, ada gaya tarik menarik dengan massa calon planet lain.
Sehingga gaya yang berlawanan (ke dalam dan keluar) plus gaya tarik dari massa calon planet lain membuat calon planet berputar.

Peace :D
Materi padat yang ditarik oleh gravitasi akan menciptakan turbulensi. Pendinginan materi pada saat terbentuknya planet mirip dengan closed system dalam thermodynamics. Jadi jangan disamakan dengan pergerakan cuaca dalam pelajaran geografi (?). Turbulensi ini berperan dalam menciptakan pergerakan antar planet, bintang, and pergerakan galaksi.
Sebab klo cuman mempertimbangkan gravity doang sbg sumber pergerakan, maka tak dapat menjelaskan mengapa antar galaksi bergerak semakin menjauh.

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 10:25 AM
Originally posted by E121F

hm? rumus untuk apa sih? *maklum masih kls 2 smu sih ;D*

lho, khan udah diajarin waktu kelas 1 SMU. Gimana seh???? ::bingung::

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 10:28 AM
Originally posted by E121F

t' itu maksutnya apa yah? turunan dari waktu?

panjang : ketika kecepatan benda mendekati kecepatan cahaya maka panjangnya akan menjadi pendek sekali?
apakah black hole mengalami kejadian seperti itu? ::bentar2:
so, another question :
apakah kita butuh ruang (atau jarak tepatnya ;D) yang sangat panjang untuk mencapai kecepatan cahaya ?

t adalah waktu (kalo nggak salah)
t2-t2= delta T (pertambahan waktu)

soal panjang gue juga nggak tahu. Tapi kalo dihubungin dgn gravitasi, jika kita ke suatu planet dimana gravitasinya jauh lebih besar daripada bumi, maka massa kita akn bertambah beberapa kali lipat (lupa rumusnya), itu artinya ukuran tubuh kita akan DIKOMPRES. Bayangkan tubuhmu mengecil 10 kali lipat....tapi tulangnya udah remuk duluan yaaaa????

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 10:28 AM
Originally posted by E121F

t' itu maksutnya apa yah? turunan dari waktu?

panjang : ketika kecepatan benda mendekati kecepatan cahaya maka panjangnya akan menjadi pendek sekali?
apakah black hole mengalami kejadian seperti itu? ::bentar2:
so, another question :
apakah kita butuh ruang (atau jarak tepatnya ;D) yang sangat panjang untuk mencapai kecepatan cahaya ?

t adalah waktu (kalo nggak salah)
t2-t2= delta T (pertambahan waktu)

soal panjang gue juga nggak tahu. Tapi kalo dihubungin dgn gravitasi, jika kita ke suatu planet dimana gravitasinya jauh lebih besar daripada bumi, maka massa kita akn bertambah beberapa kali lipat (lupa rumusnya), itu artinya ukuran tubuh kita akan DIKOMPRES. Bayangkan tubuhmu mengecil 10 kali lipat....tapi tulangnya udah remuk duluan yaaaa???? kalo tulang kita elastis mungkin kita bisa jadi manusia kerdil...

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 10:30 AM
Originally posted by SISGroup

Materi padat yang ditarik oleh gravitasi akan menciptakan turbulensi. Pendinginan materi pada saat terbentuknya planet mirip dengan closed system dalam thermodynamics. Jadi jangan disamakan dengan pergerakan cuaca dalam pelajaran geografi (?). Turbulensi ini berperan dalam menciptakan pergerakan antar planet, bintang, and pergerakan galaksi.
Sebab klo cuman mempertimbangkan gravity doang sbg sumber pergerakan, maka tak dapat menjelaskan mengapa antar galaksi bergerak semakin menjauh.

yup .setuju juga.
BTW, kok jarang muncul seeh??? ada thread science baru nongol nih orang!

kamandhani
23-03-2002, 11:13 AM
Iya nih, baguzzzz :D:D:D
terusin lagi donk diskusinya, kalo gue sih cuma bisa jadi penonton eh.... pendengar eh...... pambaca kali ya yang bener ::bingung::

zergling
23-03-2002, 12:09 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
soal panjang gue juga nggak tahu. Tapi kalo dihubungin dgn gravitasi, jika kita ke suatu planet dimana gravitasinya jauh lebih besar daripada bumi, maka massa kita akn bertambah beberapa kali lipat (lupa rumusnya), itu artinya ukuran tubuh kita akan DIKOMPRES. Bayangkan tubuhmu mengecil 10 kali lipat....tapi tulangnya udah remuk duluan yaaaa???? kalo tulang kita elastis mungkin kita bisa jadi manusia kerdil...
Nope.. Jika kita ke planet yang gravitasinya lebih besar (say 100g) massa tubuh kita akan TETAP (misalnya 70 kg) tapi BERAT kita akan berubah menjadi 100x lipat (tadinya 700 N jadi 70000 N)

(Perhatikan bahwa untuk pengandaian berikut, supaya mudah, satuan berat yang digunakan adalah satuan berat yang umum digunakan yaitu kg padahal hal ini salah. Satuan berat sesungguhnya adalah N. N stands for Newton)

Biar gampang dibayangin, bayangin aja berat tubuh kita jadi 100 x lipat tadinya 70 kg jadi 7000 kg Lalu tubuh kita bukan dikompres jadi kecil tapi berat tubuh kita menjadi berlipat lipat.. ya kurang lebih rasanya seperti menggendong 99 orang lain yang beratnya sama dengan kamu. Gue yakin untuk berjalan aja jadi susah :D

zergling
23-03-2002, 12:16 PM
Originally posted by Windy Reed

soal rotasi ama revolusi planet, ada hubungannya sama putaran piringan gas waktu tata surya kebentuk gak ?
Kalo revolusi mungkin ada hubungannya ya sama piringan gas waktu tata surya terbentuk (seperti kata causu) tapi kalo rotasi gue juga gak tau tuh kok rotasinya Venus bisa gitu.. yang laen ada yang tau? ato punya teori sendiri hehehe.. ;D;D

zergling
23-03-2002, 12:18 PM
Originally posted by E121F

hm? rumus untuk apa sih? *maklum masih kls 2 smu sih ;D*
Nanti elo kelas 3 ada pelajaran keren deh.. tentang dilatasi waktu.. tunggu aja :D:D

zergling
23-03-2002, 12:26 PM
Originally posted by E121F
panjang : ketika kecepatan benda mendekati kecepatan cahaya maka panjangnya akan menjadi pendek sekali?

Menurut teorinya si Einstein juga.. ketika suatu benda bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka panjang benda dari pengamat yang tidak bergerak akan mengalami pemendekan. Tapi bagi si benda tidak akan merasakan perubahan apa-apa.(Disini relativitasnya).

apakah black hole mengalami kejadian seperti itu? ::bentar2:
so, another question :

Gue rasa black hole tidak mengalami kejadian seperti itu deh karena black hole sendiri kan bukannya tidak bergerak yah? Seperti di pusat galaksi kita ini katanya kan ada black hole super besar.

apakah kita butuh ruang (atau jarak tepatnya ;D) yang sangat panjang untuk mencapai kecepatan cahaya ?
Menurut Einstein, secara teoritis, kita tidak akan mampu mencapai kecepatan cahaya, karena ketika suatu benda mendekati kecepatan cahaya maka massa nya akan bertambah besar (massa lho bukan berat). Nah makanya energi yang diperlukan untuk menambah kecepatannya juga akan semakin besar. Peningkatan massa ini akan menuju tak terhingga ketika kecepatannya makin mendekati kecepatan cahaya. Jadi diperlukan energi yang tak terhingga untuk mendorong suatu benda untuk mencapai kecepatan cahaya dimana secara teoritis hal ini tidak mungkin dilakukan.

E121F
23-03-2002, 02:57 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


lho, khan udah diajarin waktu kelas 1 SMU. Gimana seh???? ::bingung::
tentang apa bahasannya ? ::bingung::

E121F
23-03-2002, 02:57 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


t adalah waktu (kalo nggak salah)
t2-t2= delta T (pertambahan waktu)

soal panjang gue juga nggak tahu. Tapi kalo dihubungin dgn gravitasi, jika kita ke suatu planet dimana gravitasinya jauh lebih besar daripada bumi, maka massa kita akn bertambah beberapa kali lipat (lupa rumusnya), itu artinya ukuran tubuh kita akan DIKOMPRES. Bayangkan tubuhmu mengecil 10 kali lipat....tapi tulangnya udah remuk duluan yaaaa????
yang ku maksud t' bukan t
massa kita lebih besar?
bukannya berat kita makin berat? ;D

tubuh mengecil 10 kali lipat?
hmmm perlu di dinginkan? ;D

E121F
23-03-2002, 03:10 PM
gabung fisika partikel dikit yah? ;D

gaya gravitasi mirip dengan gaya coulomb (sampe rumusnya pun mirip ;D)
hanya saja, kenapa gaya gravitasi hanya punya 1 variasi doang yaitu gaya tolak-menolak (gaya coulomb 2 variasi : tarik-menarik dan tolak menolak) padahal setiap materi pasti mengalami gaya gravitasi dan juga gaya coulomb (partikel2nya?)

ada yang bisa jelasin? :D

Windy Reed
23-03-2002, 03:32 PM
kalo Coulomb ada muatan + ama - kan, kalo gravitasi kan cuman ada massa (yang gak bakal negatif)

*mikir*
apa dengan gitu artinya anti materi tuh bisa bikin gravitasi yang tolak menolak ya ? ;D

Windy Reed
23-03-2002, 03:35 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
t adalah waktu (kalo nggak salah)
t2-t2= delta T (pertambahan waktu)

soal panjang gue juga nggak tahu. Tapi kalo dihubungin dgn gravitasi, jika kita ke suatu planet dimana gravitasinya jauh lebih besar daripada bumi, maka massa kita akn bertambah beberapa kali lipat (lupa rumusnya), itu artinya ukuran tubuh kita akan DIKOMPRES. Bayangkan tubuhmu mengecil 10 kali lipat....tapi tulangnya udah remuk duluan yaaaa???? kalo tulang kita elastis mungkin kita bisa jadi manusia kerdil...
yup. delta T (selisih waktu), kayaknya waktu nyalin ada yang salah kemaren

soal gravitasi, waktu baca satu buku, kayaknya punya Stephen Hawking, ada yang lebih serem, kalo masuk Black Hole, gravitasinya antara ujung kepala ama kaki bisa beda jauh, jadinya badan sebelah bawah kesedot lebih cepet dan sobek ;D

Windy Reed
23-03-2002, 03:38 PM
Originally posted by zergling
Gue rasa black hole tidak mengalami kejadian seperti itu deh karena black hole sendiri kan bukannya tidak bergerak yah? Seperti di pusat galaksi kita ini katanya kan ada black hole super besar.

kalo rotasinya black hole sendiri ? saat dia mengecil sampe ukuran kritis gitu apa rotasinya gak tambah kenceng ?

Divine_Sage
23-03-2002, 03:44 PM
Originally posted by Deos

secara alkitabiah atau secara wajar sepertinya udah terbukti :D

Ada siang ada malam ... waktunya udah stabil dan memang ada

Dan kita memang berjalan kedepan menuju waktu yang menang sudah diketahui oleh 1 oknum (Allah Bapa, karena Dia Maha Kuasa) tetapi kita belum melaluinya tetapi sebenarnya udah ada :D:)

Bingung juga ... laennya aga nggak :)

Nanggepin dikit yach :D

Dalam konsep Kristen Kitab Kejadian tuh rasanya kurang referensi dalam penciptaan ruang dan waktu...dikatakan bahwa roh Tuhan melayang-layang di atas air...berarti waktu itu udah ada ruang (ada air)...trus Tuhan menciptakan alam semesta dalam 6 hari (waktunya waktu itu khan blon diciptakan Tuhan ::bingung:: ) berarti Tuhan ada bersamaan dengan ruang dan waktu dunks...padahal Dia kan Maha Awal dan Maha Akhir??? But on Taoism dikatakan bahwa sebelum alam terbentuk hanya ada Kekosongan yang diliputi Misteri...kemudian Tao membentuk benda2x lain (secara otomatis ruang dan waktu terbentuk juga) dalam Sikhism dikatakan bahwa sebelum semua ada hanya ada Tuhan yang berdiam diri dalam alam Samadhi (hampir sama dgn konsep Taoism)

BTW...kalo masalah science gue gak terlalu tau banyak nich :)

surya_
23-03-2002, 05:21 PM
Originally posted by zergling

Menurut Einstein, secara teoritis, kita tidak akan mampu mencapai kecepatan cahaya, karena ketika suatu benda mendekati kecepatan cahaya maka massa nya akan bertambah besar (massa lho bukan berat). Nah makanya energi yang diperlukan untuk menambah kecepatannya juga akan semakin besar. Peningkatan massa ini akan menuju tak terhingga ketika kecepatannya makin mendekati kecepatan cahaya. Jadi diperlukan energi yang tak terhingga untuk mendorong suatu benda untuk mencapai kecepatan cahaya dimana secara teoritis hal ini tidak mungkin dilakukan.
Beberapa tahun lalu, Laboratorium Fisika Partikel Eropa di CERN - sudah menemukan partikel dengan kecepatan 2.5 kali kecepatan cahaya, dalam praktek di lab.
Kalo menurut teorinya Einstein, mustahil ada partikel dengan kec. cahaya. Kalo ada partikel lebih dari kec. cahaya, maka bilangan di bawah akar (C kuadrat - Vp kuadrat) bakal jadi minus alias bilangan imajiner alias tidak real alias gaib :D
Kelihatannya bakal ada rumus baru yg memperbaiki rumusan Einstein tentang Relativitas Umum.

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 07:40 PM
Originally posted by zergling

Nope.. Jika kita ke planet yang gravitasinya lebih besar (say 100g) massa tubuh kita akan TETAP (misalnya 70 kg) tapi BERAT kita akan berubah menjadi 100x lipat (tadinya 700 N jadi 70000 N)

~~~~YA Sori!! salah gue tuh! Yg betul berat, bukan massa (aduh, kok konsep dasar kayak gini bisa salah sih, malu aku)~~~~~~

(Perhatikan bahwa untuk pengandaian berikut, supaya mudah, satuan berat yang digunakan adalah satuan berat yang umum digunakan yaitu kg padahal hal ini salah. Satuan berat sesungguhnya adalah N. N stands for Newton)

~~~I know. Ini kesalahan gue~~~~~

Biar gampang dibayangin, bayangin aja berat tubuh kita jadi 100 x lipat tadinya 70 kg jadi 7000 kg Lalu tubuh kita bukan dikompres jadi kecil tapi berat tubuh kita menjadi berlipat lipat.. ya kurang lebih rasanya seperti menggendong 99 orang lain yang beratnya sama dengan kamu. Gue yakin untuk berjalan aja jadi susah :D

~~~~Tubuh kita memang dikompres. Bayangkan kamu ke planet Z yg gravitasinya 10 x lipat bumi. Seketika tubuhmu akan hancur krn terhimpit gravitasi. Kecuali kalo bertubuh elastis, maka tinggi badanmu akan terkompres....~~~~


Sekian!

zergling
23-03-2002, 07:48 PM
Originally posted by surya_

Beberapa tahun lalu, Laboratorium Fisika Partikel Eropa di CERN - sudah menemukan partikel dengan kecepatan 2.5 kali kecepatan cahaya, dalam praktek di lab.
Kalo menurut teorinya Einstein, mustahil ada partikel dengan kec. cahaya. Kalo ada partikel lebih dari kec. cahaya, maka bilangan di bawah akar (C kuadrat - Vp kuadrat) bakal jadi minus alias bilangan imajiner alias tidak real alias gaib :D
Kelihatannya bakal ada rumus baru yg memperbaiki rumusan Einstein tentang Relativitas Umum.
Mmm.. ya gue juga pernah denger tuh ditemukannya partikel yang mempunyai kecepatan lebih dari kecepatan cahaya. Tapi tetap saja secara teoritis tidak memungkinkan mendorong suatu benda hingga melebihi kecepatan cahaya. Maksudnya adalah benda tersebut sebelumnya memiliki kecepatan dibawah kecepatan cahaya.

Partikel yang sebelumnya dibawah kecepatan cahaya tidak mungkin didorong hingga melebihi kecepatan cahaya dan sebaliknya, partikel yang memiliki kecepatan diatas kecepatan cahaya tidak mungkin dihentikan hingga memiliki kecepatan dibawah kecepatan cahaya. Ada semacam barrier disana. Kata Stephen Hawking sih kalo gak salah.

E121F
23-03-2002, 07:49 PM
Originally posted by Windy Reed
kalo Coulomb ada muatan + ama - kan, kalo gravitasi kan cuman ada massa (yang gak bakal negatif)

*mikir*
apa dengan gitu artinya anti materi tuh bisa bikin gravitasi yang tolak menolak ya ? ;D
+ - >> gaya coulomb : tarik menarik
++ / - - >> gaya coulomb : tolak menolak

hehe, kalo gaya gravitasi mirip dengan gaya coulomb tarik menarik
mungkin gaya graviton itu mirip dengan gaya coulomb yang tolak menolak kali yah? ::bentar2:

E121F
23-03-2002, 07:49 PM
Originally posted by Windy Reed

kalo rotasinya black hole sendiri ? saat dia mengecil sampe ukuran kritis gitu apa rotasinya gak tambah kenceng ?
mengalami sentrifugasi?

E121F
23-03-2002, 07:52 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


~~~~Tubuh kita memang dikompres. Bayangkan kamu ke planet Z yg gravitasinya 10 x lipat bumi. Seketika tubuhmu akan hancur krn terhimpit gravitasi. Kecuali kalo bertubuh elastis, maka tinggi badanmu akan terkompres....~~~~


Sekian!
jangan ambil 10 x lipat, 1,2 kali lipat ajah, terlalu extrim kalo 10 ;D

badan terkompres itu apakah akibat langsung? apakah akibat berat badan yang semakin bertambah? (kita kalo latian beban makin pendek kan?) :D

zergling
23-03-2002, 08:03 PM
Originally posted by E121F

jangan ambil 10 x lipat, 1,2 kali lipat ajah, terlalu extrim kalo 10 ;D

badan terkompres itu apakah akibat langsung? apakah akibat berat badan yang semakin bertambah? (kita kalo latian beban makin pendek kan?) :D
Ya ya mungkin maksud dia terkompres itu gitu yah.. akibat berat badan bertambah maka badan kita remuk karena tulang-tulang kita gak kuat menyangga badan lagi (tinggi badan jadi terkompres). Kalo gitu gue setuju.

E121F
23-03-2002, 08:07 PM
Originally posted by zergling

Ya ya mungkin maksud dia terkompres itu gitu yah.. akibat berat badan bertambah maka badan kita remuk karena tulang-tulang kita gak kuat menyangga badan lagi (tinggi badan jadi terkompres). Kalo gitu gue setuju.
OT dikit :
kalo di komik dragon ball goku latiannya 100x lipat masih idup tuh
bejita ampe 200x lipat hehe :P

bukan manusia :D

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 08:19 PM
Originally posted by zergling

Menurut Einstein, secara teoritis, kita tidak akan mampu mencapai kecepatan cahaya, karena ketika suatu benda mendekati kecepatan cahaya maka massa nya akan bertambah besar (massa lho bukan berat). Nah makanya energi yang diperlukan untuk menambah kecepatannya juga akan semakin besar. Peningkatan massa ini akan menuju tak terhingga ketika kecepatannya makin mendekati kecepatan cahaya. Jadi diperlukan energi yang tak terhingga untuk mendorong suatu benda untuk mencapai kecepatan cahaya dimana secara teoritis hal ini tidak mungkin dilakukan.


Nambahin dari buku Fisika Star Trek. Katanya, MESKIPUN kita bisa mencapai kecepatan cahaya, waktu utk mencapai kecep. tsb sangat lama (bertahun-tahun)

Dan soal warp (setengah kecep. cahaya secara instant), itu tidak relevan, krn dari kecepatan rendah menuju ke kecep. cahaya dlm hitungan detik akan meremukkan tulang kita krn menghatam tembok atapun kursi yg kita duduki.

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 08:22 PM
Originally posted by Divine_Sage


Nanggepin dikit yach :D

Dalam konsep Kristen Kitab Kejadian tuh rasanya kurang referensi dalam penciptaan ruang dan waktu...dikatakan bahwa roh Tuhan melayang-layang di atas air...berarti waktu itu udah ada ruang (ada air)...trus Tuhan menciptakan alam semesta dalam 6 hari (waktunya waktu itu khan blon diciptakan Tuhan ::bingung:: ) berarti Tuhan ada bersamaan dengan ruang dan waktu dunks...padahal Dia kan Maha Awal dan Maha Akhir??? But on Taoism dikatakan bahwa sebelum alam terbentuk hanya ada Kekosongan yang diliputi Misteri...kemudian Tao membentuk benda2x lain (secara otomatis ruang dan waktu terbentuk juga) dalam Sikhism dikatakan bahwa sebelum semua ada hanya ada Tuhan yang berdiam diri dalam alam Samadhi (hampir sama dgn konsep Taoism)

BTW...kalo masalah science gue gak terlalu tau banyak nich :)

Iya tuh. Kalo nggak salah di Kristen digambarkan kalo antara ruang angkasa(alam semesta) dan kerajaan Allah dibatasi oleh AIR.

E121F
23-03-2002, 08:23 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth



Nambahin dari buku Fisika Star Trek. Katanya, MESKIPUN kita bisa mencapai kecepatan cahaya, waktu utk mencapai kecep. tsb sangat lama (bertahun-tahun)

Dan soal warp (setengah kecep. cahaya secara instant), itu tidak relevan, krn dari kecepatan rendah menuju ke kecep. cahaya dlm hitungan detik akan meremukkan tulang kita krn menghatam tembok atapun kursi yg kita duduki.
sebuah elektron saja yang massanya sangat kecil sekali dibanding proton kalo kehantem pala pada kecepatan cahaya udah serasa dihantem pake palu

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 08:24 PM
Originally posted by zergling

Mmm.. ya gue juga pernah denger tuh ditemukannya partikel yang mempunyai kecepatan lebih dari kecepatan cahaya. Tapi tetap saja secara teoritis tidak memungkinkan mendorong suatu benda hingga melebihi kecepatan cahaya. Maksudnya adalah benda tersebut sebelumnya memiliki kecepatan dibawah kecepatan cahaya.

Partikel yang sebelumnya dibawah kecepatan cahaya tidak mungkin didorong hingga melebihi kecepatan cahaya dan sebaliknya, partikel yang memiliki kecepatan diatas kecepatan cahaya tidak mungkin dihentikan hingga memiliki kecepatan dibawah kecepatan cahaya. Ada semacam barrier disana. Kata Stephen Hawking sih kalo gak salah.

Ngomongin S. Hawking. Nyari bukunya dimana aja yah???? Aku baru punya bukunya yang judulnya (CMIIW) Brief History about Time and Space, itupun nyolong punya kakek, hehehe

Emang selama ini dia udah nerbitin berapa buku sih????

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 08:26 PM
Originally posted by E121F

jangan ambil 10 x lipat, 1,2 kali lipat ajah, terlalu extrim kalo 10 ;D

badan terkompres itu apakah akibat langsung? apakah akibat berat badan yang semakin bertambah? (kita kalo latian beban makin pendek kan?) :D

Iya. anggap saja ada tekanan yg besar dari atas kepalamu.

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 08:27 PM
Originally posted by E121F

OT dikit :
kalo di komik dragon ball goku latiannya 100x lipat masih idup tuh
bejita ampe 200x lipat hehe :P

bukan manusia :D


hehehe fiksi abis tuh!
Tapi yg penting seru khan???

E121F
23-03-2002, 08:31 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth



hehehe fiksi abis tuh!
Tapi yg penting seru khan???
::up:: yup! yup! :D

zergling
23-03-2002, 08:48 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


Ngomongin S. Hawking. Nyari bukunya dimana aja yah???? Aku baru punya bukunya yang judulnya (CMIIW) Brief History about Time and Space, itupun nyolong punya kakek, hehehe

Emang selama ini dia udah nerbitin berapa buku sih????
Yup.. A Brief History of Time (gak pake Space :D) gue juga baru baca bukunya dia yang itu.. punya temen.. rada rada bikin kening berkerut tapi seru juga lho.. :D:D

E121F
23-03-2002, 08:51 PM
Originally posted by zergling

Yup.. A Brief History of Time (gak pake Space :D) gue juga baru baca bukunya dia yang itu.. punya temen.. rada rada bikin kening berkerut tapi seru juga lho.. :D:D
kata orang fisika semakin rumit semakin seru :D

zergling
23-03-2002, 08:51 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
hehehe fiksi abis tuh!
Tapi yg penting seru khan???
yo'i.. it's one of my all-time favorite.. :D

E121F
23-03-2002, 08:58 PM
Originally posted by zergling

yo'i.. it's one of my all-time favorite.. :D
so do i
anyway
gak ada yang posting lagi ? :D

Neo_Sephiroth
23-03-2002, 09:09 PM
Originally posted by zergling

Yup.. A Brief History of Time (gak pake Space :D) gue juga baru baca bukunya dia yang itu.. punya temen.. rada rada bikin kening berkerut tapi seru juga lho.. :D:D

Dan gak ada rumus samasekali. Lebih menjelaskan konsep daripada rumus.

BTW,ada bukunya yg lain nggak???

zergling
23-03-2002, 09:16 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


Dan gak ada rumus samasekali. Lebih menjelaskan konsep daripada rumus.

BTW,ada bukunya yg lain nggak???
wah gue gak ada.. tapi emang ada ya bukunya dia selain yang brief history itu?

SISGroup
24-03-2002, 05:02 AM
Young physicst, check ths out!http://www.legenda.tvheaven.com/photo2.html

Neo_Sephiroth
24-03-2002, 07:56 AM
Originally posted by zergling

wah gue gak ada.. tapi emang ada ya bukunya dia selain yang brief history itu?

makanya aku nanya.

Windy Reed
24-03-2002, 12:50 PM
Dari Amazon.com sih saya nemu ada 2 yang bikinan dia sendiri
- A Brief History of Time
- The Universe in a Nutshell

terus ada banyak lagi sih yang berhubungan ama dia juga

http://www.amazon.com/exec/obidos/search-handle-url/index=books&field-keywords=Hawking%20Stephen&bq=1/002-6735490-8248000

MP5
24-03-2002, 12:57 PM
baca ini juga deh:
http://archive.ncsa.uiuc.edu/Cyberia/Expo/numrel_nav.html

Neo_Sephiroth
25-03-2002, 09:03 AM
Thanks. Saya coba semuanya!

Neo_Sephiroth
25-03-2002, 09:16 AM
Eh, ini ada update tentang relativitas yg kamu tanyakan.

Baru baca Fisika Star Trek, katanya 4 dimensi mencakup 3 ruang (panjang, lebar, tinggi) dan 1 waktu.

Lalu efek yg disebabkan oleh hukum relativitas tentan kecepatan cahaya adalah:

-Peristiwa yg disaksikan oleh pengamat pada waktu yang sama daru dua tempat yang sama dari dua tempat yg berbeda tidak perlu sama persis bagi pengamat lain yang sedang bergerak terhadap posisi pengamat pertama. Bagi masing 2x pengamat "sekarang" bersifat unik. Pengertian "sebelum" dan "sesudah" bersifat relatif untuk kejadian yg terpisah.

-Waktu seakan-akan terukur lebih lambat dalam objek yang bergerak. Contoh: roket luar angkasa yg diluncurkan secepat 8 km/s akan lebih lambat 1/1 juta second dibanding jam bumi. apalagi kalao yg berkecepatan cahaya.....

-Objek terukur lebih kecil bila sedang bergerak.

-HANYA OBJEK tak bermassa yg bisa berkecepatan cahaya (misalnya CAHAYA). Jadi yang namanya WARP atau teleport itu tidak mungkin (setidaknya belum mungkin) krnsemakin mendekati kecep. cahaya, objek akan semakin berat.

Tentang KENAPA waktu bisa melambat (seperti yg erif tanyakan) saya tetap tidak bisa jawab. Mungkin belum ada yg bisa jawab. Pertanyaan itu sama dengan menanyakan kenapa bumi bulat/pepat?? krn memang seperti itu sifatnya!!

E121F
25-03-2002, 02:04 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
Eh, ini ada update tentang relativitas yg kamu tanyakan.

Baru baca Fisika Star Trek, katanya 4 dimensi mencakup 3 ruang (panjang, lebar, tinggi) dan 1 waktu.

Lalu efek yg disebabkan oleh hukum relativitas tentan kecepatan cahaya adalah:

-Peristiwa yg disaksikan oleh pengamat pada waktu yang sama daru dua tempat yang sama dari dua tempat yg berbeda tidak perlu sama persis bagi pengamat lain yang sedang bergerak terhadap posisi pengamat pertama. Bagi masing 2x pengamat "sekarang" bersifat unik. Pengertian "sebelum" dan "sesudah" bersifat relatif untuk kejadian yg terpisah.

-Waktu seakan-akan terukur lebih lambat dalam objek yang bergerak. Contoh: roket luar angkasa yg diluncurkan secepat 8 km/s akan lebih lambat 1/1 juta second dibanding jam bumi. apalagi kalao yg berkecepatan cahaya.....

-Objek terukur lebih kecil bila sedang bergerak.

-HANYA OBJEK tak bermassa yg bisa berkecepatan cahaya (misalnya CAHAYA). Jadi yang namanya WARP atau teleport itu tidak mungkin (setidaknya belum mungkin) krnsemakin mendekati kecep. cahaya, objek akan semakin berat.

Tentang KENAPA waktu bisa melambat (seperti yg erif tanyakan) saya tetap tidak bisa jawab. Mungkin belum ada yg bisa jawab. Pertanyaan itu sama dengan menanyakan kenapa bumi bulat/pepat?? krn memang seperti itu sifatnya!!

ralat deh, bumi pepat memang karena gaya sentrifugal kan? ;D
ya ya, ada yang bisa menjelaskan lagi tentang perbedaan waktu pada relativitas khusus selain Neo ? ;D

Ryo Prayana
25-03-2002, 02:25 PM
Originally posted by E121F


ralat deh, bumi pepat memang karena gaya sentrifugal kan? ;D
ya ya, ada yang bisa menjelaskan lagi tentang perbedaan waktu pada relativitas khusus selain Neo ? ;D

kayaknya ada hubungannya dengan partikel deh,
gue percaya minor dan mayor punya hubungan dan kesamaan , begitu juga dengan bumi dan atom ,
dan perubahan waktu adalah gejala reaksi berantai dari atom,

teori gue :
ada waktu berarti ada perubahan , jika sesuatu tidak berubah ... maka .. waktu tidak bekerja , atau terhenti (terhenti sampe tahap atom)
dan karena gejala reaksi atom berantai secara signifikan , maka terjadilah rantai waktu .

E121F
25-03-2002, 03:08 PM
nggak ngerti ;D

zergling
25-03-2002, 03:28 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
Baru baca Fisika Star Trek, katanya 4 dimensi mencakup 3 ruang (panjang, lebar, tinggi) dan 1 waktu.

Yup.. tapi kok dari Fisika Star Trek? :D

-Peristiwa yg disaksikan oleh pengamat pada waktu yang sama daru dua tempat yang sama dari dua tempat yg berbeda tidak perlu sama persis bagi pengamat lain yang sedang bergerak terhadap posisi pengamat pertama. Bagi masing 2x pengamat "sekarang" bersifat unik. Pengertian "sebelum" dan "sesudah" bersifat relatif untuk kejadian yg terpisah.

say again? ::bingung::

-Waktu seakan-akan terukur lebih lambat dalam objek yang bergerak. Contoh: roket luar angkasa yg diluncurkan secepat 8 km/s akan lebih lambat 1/1 juta second dibanding jam bumi. apalagi kalao yg berkecepatan cahaya.....

Bukan seakan-akan tapi memang lebih lambat jika dibandingkan jam si pengamat yang diam. Tapi perhatikan bahwa pengamat di dalam roket tidak akan merasakan perubahan apa apa terhadap waktu (disini relativitasnya). Pengamat dalam roket justru melihat jam si pengamat yang diam bergerak lebih cepat daripada jam yang ia miliki.

-Objek terukur lebih kecil bila sedang bergerak.

Ini juga sama. Terukur lebih pendek hanya jika diukur oleh pengamat yang diam. Bagi si benda yang bergerak tidak akan merasa bahwa dia bertambah pendek.. justru benda benda yang diam yang ia lihat yang akan bertambah panjang.

-HANYA OBJEK tak bermassa yg bisa berkecepatan cahaya (misalnya CAHAYA). Jadi yang namanya WARP atau teleport itu tidak mungkin (setidaknya belum mungkin) krnsemakin mendekati kecep. cahaya, objek akan semakin berat.

Gue nggak tau nih.. partikel yang mempunyai kecepatan 2.5c yang ditemukan di lab CERN kata surya_ itu bermassa enggak..
Dan si objek bukan cuma bertambah berat lho.. tapi memang massanya bertambah besar.. awas ketuker berat vs massa :D:D

Tentang KENAPA waktu bisa melambat (seperti yg erif tanyakan) saya tetap tidak bisa jawab. Mungkin belum ada yg bisa jawab.

Dikutip dari link yang dikasih MP5

Later to become known as the Special Theory of Relativity, its first postulate was that the speed of light is the same for all observers, regardless of their motion relative to the source of the light. The second postulate was that all observers moving at constant speed should observe the same physical laws. Putting these two ideas together, Einstein showed that the only way this can happen is if time intervals and/or lengths change according to the speed of the system relative to the observer's frame of reference. This flies against our everyday experience but has since been demonstrated to hold in a number of very solid experiments. For example, scientists have shown that an atomic clock travelling at high speed in a jet plane ticks more slowly than its stationary counterpart.

Pertanyaan itu sama dengan menanyakan kenapa bumi bulat/pepat?? krn memang seperti itu sifatnya!!
Bumi bulat ada hubungannya dengan rotasinya. Kalo nggak berotasi juga bumi bentuknya nggak bakal bulat. Malah bulatnya juga nggak bulat bener kan, bulat agak lonjong, jadi jarak dari pusat bumi ke kutub > jarak dari pusat bumi ke khatulistiwa. Itu juga disebabkan oleh rotasi bumi. Yah bayangin aja ada tanah liat melayang tadinya bentuknya kacau terus elo puter pasti bentuknya sedikit demi sedikit akan menjadi bulet.. :D:D

Windy Reed
25-03-2002, 05:45 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
-HANYA OBJEK tak bermassa yg bisa berkecepatan cahaya (misalnya CAHAYA). Jadi yang namanya WARP atau teleport itu tidak mungkin (setidaknya belum mungkin) krnsemakin mendekati kecep. cahaya, objek akan semakin berat.

kedengeran agak sci-fi nih, gimana kalo dia bergerak lewat satu dimensi lain dengan tetap dibawah kecepatan cahaya, tapi di dunia kita kelihatannya seperti lebih dari kecepatan cahaya ?

MP5
25-03-2002, 06:34 PM
gue juga mo nanya tentang waktu di teori relativitas nih:
kata zergling:Bukan seakan-akan tapi memang lebih lambat jika dibandingkan jam si pengamat yang diam. Tapi perhatikan bahwa pengamat di dalam roket tidak akan merasakan perubahan apa apa terhadap waktu (disini relativitasnya). Pengamat dalam roket justru melihat jam si pengamat yang diam bergerak lebih cepat daripada jam yang ia miliki.
neo:Waktu seakan-akan terukur lebih lambat dalam objek yang bergerak. Contoh: roket luar angkasa yg diluncurkan secepat 8 km/s akan lebih lambat 1/1 juta second dibanding jam bumi. apalagi kalao yg berkecepatan cahaya.....

nah... dijelasin kan pengukuran waktu di 2 tempat itu berbeda..
tapi kalo misalnya waktu itu diukur berdasarkan kemampuan sel kita (spt umur kita yg menua, kan ini ga tergantung 'waktu'), 'waktu' itu sama ga? *ngerti ga maksudnya ;D*

trus knapa/(gimana caranya) kecepatan itu bisa membedakan waktu antara pengamat diluar(tdk bergerak) dan pengamat didalam?

E121F
25-03-2002, 10:24 PM
Originally posted by Windy Reed

kedengeran agak sci-fi nih, gimana kalo dia bergerak lewat satu dimensi lain dengan tetap dibawah kecepatan cahaya, tapi di dunia kita kelihatannya seperti lebih dari kecepatan cahaya ?
relativity..... again ;D
asumsi gue : dimensi ruang benda yang dilihat kita lebih cepat dari cahaya mendekati kita? ::bingung:: ::bentar2:

E121F
25-03-2002, 10:28 PM
Originally posted by MP5
gue juga mo nanya tentang waktu di teori relativitas nih:
kata zergling:Bukan seakan-akan tapi memang lebih lambat jika dibandingkan jam si pengamat yang diam. Tapi perhatikan bahwa pengamat di dalam roket tidak akan merasakan perubahan apa apa terhadap waktu (disini relativitasnya). Pengamat dalam roket justru melihat jam si pengamat yang diam bergerak lebih cepat daripada jam yang ia miliki.
neo:Waktu seakan-akan terukur lebih lambat dalam objek yang bergerak. Contoh: roket luar angkasa yg diluncurkan secepat 8 km/s akan lebih lambat 1/1 juta second dibanding jam bumi. apalagi kalao yg berkecepatan cahaya.....

nah... dijelasin kan pengukuran waktu di 2 tempat itu berbeda..
tapi kalo misalnya waktu itu diukur berdasarkan kemampuan sel kita (spt umur kita yg menua, kan ini ga tergantung 'waktu'), 'waktu' itu sama ga? *ngerti ga maksudnya ;D*

trus knapa/(gimana caranya) kecepatan itu bisa membedakan waktu antara pengamat diluar(tdk bergerak) dan pengamat didalam?
bukannya jam pengamat yang bergerak berdetak (ya, katakanlah begitu, soalnya gak ada kata yang lebih tepat ;D) lebih cepat dibanding pengamat yang diam?
soalnya gue baca di kartun fisika seperti itu :D

umur kita menua? gue baca di beberapa buku, misalkan seorang astronot pergi ke luar angkasa,dimana ia mempunyai anak balita bisa saja sewaktu ia balik ke bumi, dia mempunyai umur yang sama dengan anaknya
nah, sekarang kita ubah fokus : "bisakah kita traveling ke luar angkasa, dan kembali ke bumi, dimana waktu bumi adalah 1 hari sebelum keberangkatan kita? "

SISGroup
26-03-2002, 12:32 AM
Originally posted by E121F
umur kita menua? gue baca di beberapa buku, misalkan seorang astronot pergi ke luar angkasa,dimana ia mempunyai anak balita bisa saja sewaktu ia balik ke bumi, dia mempunyai umur yang sama dengan anaknya

Apa perbedaan konsep dengan kenyataan, dan euforia?
Biarpun hitungan umur mereka beda, tapi proses biologis tidak akan menipu........


nah, sekarang kita ubah fokus : "bisakah kita traveling ke luar angkasa, dan kembali ke bumi, dimana waktu bumi adalah 1 hari sebelum keberangkatan kita? "
Klo emang bisa, maka sekarang kita banyak dikunjungi oleh orang masa depan....., sayang masa depan hanya datang lewat scorpio, leo, sagitarius, taurus,.......... di majalah wanita hahahahahaha

E121F
26-03-2002, 12:45 AM
;D

E121F
26-03-2002, 12:50 AM
Originally posted by SISGroup
Apa perbedaan konsep dengan kenyataan, dan euforia?
Biarpun hitungan umur mereka beda, tapi proses biologis tidak akan menipu........

berarti waktu yang meliputi tubuh kita adalah sama dengan waktu di bumi, tapi waktu yang disekitar kita relatif terhadap orang yang di bumi?
hmmm? ::bingung::

MP5
26-03-2002, 06:12 AM
Originally posted by E121F
bukannya jam pengamat yang bergerak berdetak (ya, katakanlah begitu, soalnya gak ada kata yang lebih tepat ;D) lebih cepat dibanding pengamat yang diam?
soalnya gue baca di kartun fisika seperti itu :D
nah itu...knapa?
Originally posted by E121F
umur kita menua? gue baca di beberapa buku, misalkan seorang astronot pergi ke luar angkasa,dimana ia mempunyai anak balita bisa saja sewaktu ia balik ke bumi, dia mempunyai umur yang sama dengan anaknya
maksudnya?
jadi si astronot jadi bayi?;D

Divine_Sage
26-03-2002, 08:53 AM
Originally posted by Ryo Prayana


kayaknya ada hubungannya dengan partikel deh,
gue percaya minor dan mayor punya hubungan dan kesamaan , begitu juga dengan bumi dan atom ,
dan perubahan waktu adalah gejala reaksi berantai dari atom,

teori gue :
ada waktu berarti ada perubahan , jika sesuatu tidak berubah ... maka .. waktu tidak bekerja , atau terhenti (terhenti sampe tahap atom)
dan karena gejala reaksi atom berantai secara signifikan , maka terjadilah rantai waktu .

Bukankah atom juga bergerak????? ;p

zergling
26-03-2002, 09:37 AM
Originally posted by MP5
gue juga mo nanya tentang waktu di teori relativitas nih:
kata zergling:Bukan seakan-akan tapi memang lebih lambat jika dibandingkan jam si pengamat yang diam. Tapi perhatikan bahwa pengamat di dalam roket tidak akan merasakan perubahan apa apa terhadap waktu (disini relativitasnya). Pengamat dalam roket justru melihat jam si pengamat yang diam bergerak lebih cepat daripada jam yang ia miliki.
neo:Waktu seakan-akan terukur lebih lambat dalam objek yang bergerak. Contoh: roket luar angkasa yg diluncurkan secepat 8 km/s akan lebih lambat 1/1 juta second dibanding jam bumi. apalagi kalao yg berkecepatan cahaya.....

nah... dijelasin kan pengukuran waktu di 2 tempat itu berbeda..
tapi kalo misalnya waktu itu diukur berdasarkan kemampuan sel kita (spt umur kita yg menua, kan ini ga tergantung 'waktu'), 'waktu' itu sama ga? *ngerti ga maksudnya ;D*

Kita bertumbuh dan menua itu kan karena metabolisme tubuh kita. Metabolisme tubuh juga tergantung waktu juga. Misalnya detak jantung kita berapa kali/menit dan sebagainya. Jadi jika kita berada di dalam roket yang bergerak tadi, metabolisme sel kita pun akan melambat diamati dari pengamat yang diam. Akibatnya umur kita pun akan 'melambat' diamati dari pengamat yang diam.

Perhatikan contoh berikut : Ada sepasang kembaran A dan B berumur 20 tahun. Si A lalu pergi dengan roket dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Si B tetap tinggal di Bumi. Gue lupa rumusnya pokoknya kecepatan si roket membuat waktu yang dialami A (Ta) akan lebih lambat 0.5 kali dari waktu yang dialami B (Tb) jika diamati oleh B. Si A pergi tanggal 1 Januari 2100 dari bumi dan pulang lagi tanggal 1 Januari 2150 di bumi. Jadi bagi si B, si A pergi selama 50 tahun. Jadi si B menyambut kedatangan A tanggal 1 Januari 2150 dalam usia 70 tahun. Tapi apa yang terjadi pada roket yang dinaiki A? Ketika roket tersebut dibuka anehnya, jam di roket menunjukkan tanggal 1 Januari 2125 dan si A baru berumur 45 tahun!!

trus knapa/(gimana caranya) kecepatan itu bisa membedakan waktu antara pengamat diluar(tdk bergerak) dan pengamat didalam?
Mmm.. ini agak bingung cara jelasinnya makanya di postingan gue sebelumnya gue kutip dari link yang elo kasih itu.. (btw elo sendiri udah baca baca belom :D)

Intinya, postulat Einstein pertama : kecepatan cahaya selalu tetap diukur dari pengamat manapun tidak peduli gerak relatifnya terhadap sumber cahaya, Jadi kalo misalnya sumber cahaya (sebuah lampu bohlam) dinyalakan di titik S lalu ada pengamat A bergerak dengan kecepatan 0.5c ke arah titik S dan pengamat B bergerak dengan kecepatan 0.8c dari arah titik S

A(0.5c)------>-----------------<----------B(0.8c)-----------------S(lampu)

secara intuisi kita akan mengatakan, A akan melihat cahaya dari S memiliki kecepatan 1.5c dan B akan melihat cahaya dari S memiliki kecepatan 0.2c. Sayangnya intuisi kita salah karena baik A maupun B akan melihat cahaya dari S dengan kecepatan c. (Sudah dibuktikan dengan baik oleh Albert Michelson tahun 1881 dengan alat yang sangat sensitif. Bahkan percobaannya diulangi lagi tahun 1887 bersama Edward Morley dengan alat yang lebih sensitif lagi!)

Postulat Einstein kedua : pengamat manapun yang bergerak dengan kecepatan konstan akan mengamati hukum2 fisika yang sama, Karena A dan B bergerak dengan kecepatan konstan maka A dan B akan mengamati hukum fisika yang sama.
(Sudah dibuktikan bahwa kita tidak dapat membedakan apakah kita diam atau bergerak konstan dengan kecepatan v0 atau bergerak konstan dengan kecepatan v1. Implikasinya adalah bahwa kita pasti akan mengamati hukum fisika yang sama baik diam atau bergerak konstan dengan kecepatan v0 maupun v1)

Dari kedua postulat diatas, Einstein mengatakan bahwa kedua hal itu barulah dapat terjadi jika, waktu dan panjang berubah menurut kecepatan sistem yang diamati relatif terhadap pengamat.

Terlihat membingungkan karena selama ini kita anggap ruang dan waktu adalah besaran yang eksak padahal semuanya itu bersifat relatif :D

zergling
26-03-2002, 09:48 AM
Originally posted by Windy Reed

kedengeran agak sci-fi nih, gimana kalo dia bergerak lewat satu dimensi lain dengan tetap dibawah kecepatan cahaya, tapi di dunia kita kelihatannya seperti lebih dari kecepatan cahaya ?
Gak usah beda dimensi deh.. gini aja.. Elo di Utara, gue di Selatan. Elo naek motor ke arah selatan dengan kecepatan 0.8c (motor super :D) Sedangkan gue lari ke arah utara dengan kecepatan 0.5c (hehe.. :D). Apakah elo akan melihat gue mendekati elo dengan kecepatan 1.3c? TIDAK! Elo akan melihat gue mendekati elo 'hanya' dengan kecepatan c. Begitu juga gue akan melihat elo bergerak mendekati gue dengan kecepatan c.

zergling
26-03-2002, 09:53 AM
Originally posted by E121F

bukannya jam pengamat yang bergerak berdetak (ya, katakanlah begitu, soalnya gak ada kata yang lebih tepat ;D) lebih cepat dibanding pengamat yang diam?
soalnya gue baca di kartun fisika seperti itu :D

Bentar bentar.. "jam pengamat yang bergerak berdetak lebih cepat dibanding pengamat yang diam?" Jadi pengamatnya yang mana? Yang bergerak atau yang diam? Yang diam akan melihat jam yang bergerak lebih lambat. TAPI, yang bergerak akan melihat jam yang diam lebih cepat.

umur kita menua? gue baca di beberapa buku, misalkan seorang astronot pergi ke luar angkasa,dimana ia mempunyai anak balita bisa saja sewaktu ia balik ke bumi, dia mempunyai umur yang sama dengan anaknya

Yup.

nah, sekarang kita ubah fokus : "bisakah kita traveling ke luar angkasa, dan kembali ke bumi, dimana waktu bumi adalah 1 hari sebelum keberangkatan kita? "
Tidak bisa. Secara teoritis, untuk melakukan itu, kita harus traveling ke luar angkasa dengan kecepatan LEBIH CEPAT dari kecepatan cahaya. Hal ini secara teoritis tidak mungkin.

Windy Reed
26-03-2002, 05:41 PM
kalo pake anggapan masa lalu udah nggak ada tapinya kan :D

soal perjalanan lewat dimensi lain itu, misalnya lewat wormhole (jalan pintas) ? misal dari Jakarta mau ke Surabaya, lewat wormhole yang jaraknya cuman Jakarta-Bandung, artinya dia bisa nempuh jarak Jakarta-Surabaya dengan waktu yang diperluin buat Jakarta-Bandung doang kan ?

*ditimpuk ama yang lain*

hehehe... atau cara itung jaraknya yang salah ? ;D

E121F
26-03-2002, 05:43 PM
Originally posted by zergling

Gak usah beda dimensi deh.. gini aja.. Elo di Utara, gue di Selatan. Elo naek motor ke arah selatan dengan kecepatan 0.8c (motor super :D) Sedangkan gue lari ke arah utara dengan kecepatan 0.5c (hehe.. :D). Apakah elo akan melihat gue mendekati elo dengan kecepatan 1.3c? TIDAK! Elo akan melihat gue mendekati elo 'hanya' dengan kecepatan c. Begitu juga gue akan melihat elo bergerak mendekati gue dengan kecepatan c.
2 2 nya sama? koq bisa begitu? 8O

E121F
26-03-2002, 05:45 PM
Originally posted by zergling

Bentar bentar.. "jam pengamat yang bergerak berdetak lebih cepat dibanding pengamat yang diam?" Jadi pengamatnya yang mana? Yang bergerak atau yang diam? Yang diam akan melihat jam yang bergerak lebih lambat. TAPI, yang bergerak akan melihat jam yang diam lebih cepat.

jam dari seorang pengamat yang bergerak (B)
pengamat itu memandangi sebuah / 2 buah objek bergerak menjauhi sejauh S

menurut pengamat diam (A) jamnya menunjukkan 0,01 s
dan menurut pengamat yang bergerak (B) jamnya menunjukkan 0,02 s

kenapa bisa begitu ? ::bentar2:

Windy Reed
26-03-2002, 05:51 PM
kenapa sama ?
Originally posted by zergling
Intinya, postulat Einstein pertama : kecepatan cahaya selalu tetap diukur dari pengamat manapun tidak peduli gerak relatifnya terhadap sumber cahaya, Jadi kalo misalnya sumber cahaya (sebuah lampu bohlam) dinyalakan di titik S lalu ada pengamat A bergerak dengan kecepatan 0.5c ke arah titik S dan pengamat B bergerak dengan kecepatan 0.8c dari arah titik S

A(0.5c)------>-----------------<----------B(0.8c)-----------------S(lampu)

secara intuisi kita akan mengatakan, A akan melihat cahaya dari S memiliki kecepatan 1.5c dan B akan melihat cahaya dari S memiliki kecepatan 0.2c. Sayangnya intuisi kita salah karena baik A maupun B akan melihat cahaya dari S dengan kecepatan c. (Sudah dibuktikan dengan baik oleh Albert Michelson tahun 1881 dengan alat yang sangat sensitif. Bahkan percobaannya diulangi lagi tahun 1887 bersama Edward Morley dengan alat yang lebih sensitif lagi!)

because Einstein said so :D

MP5
26-03-2002, 07:06 PM
Originally posted by zergling
Kita bertumbuh dan menua itu kan karena metabolisme tubuh kita. Metabolisme tubuh juga tergantung waktu juga. Misalnya detak jantung kita berapa kali/menit dan sebagainya. Jadi jika kita berada di dalam roket yang bergerak tadi, metabolisme sel kita pun akan melambat diamati dari pengamat yang diam. Akibatnya umur kita pun akan 'melambat' diamati dari pengamat yang diam.

misalnya diketahui:
pengamat diam =A ,didalam roket=B
umur A&B=sama
jadi kita anggep aja A ini cloningannya B..

pertanyaan:
saat si B terbang di roket... ntah waktu dia disitu melambat bila dilihat oleh si pengamat... tapi pada saat si B ini bertemu sama A lagi di bumi kemampuan tubuhnya tetep sama ga?biarpun kan katanya umur si B lebih pendek (berdasarkan data di pesawar) dr si A
Originally posted by zergling
Mmm.. ini agak bingung cara jelasinnya makanya di postingan gue sebelumnya gue kutip dari link yang elo kasih itu.. (btw elo sendiri udah baca baca belom )

susah ngartiinya..;D makanya gue kasih pada liat jadi bisa ngejelasin :D
Originally posted by zergling
Dari kedua postulat diatas, Einstein mengatakan bahwa kedua hal itu barulah dapat terjadi jika, waktu dan panjang berubah menurut kecepatan sistem yang diamati relatif terhadap pengamat.
maksudnya?::bingung::
kecepetan sistem apaan??

Neo_Sephiroth
26-03-2002, 07:23 PM
Originally posted by E121F

bukannya jam pengamat yang bergerak berdetak (ya, katakanlah begitu, soalnya gak ada kata yang lebih tepat ;D) lebih cepat dibanding pengamat yang diam?
soalnya gue baca di kartun fisika seperti itu :D

umur kita menua? gue baca di beberapa buku, misalkan seorang astronot pergi ke luar angkasa,dimana ia mempunyai anak balita bisa saja sewaktu ia balik ke bumi, dia mempunyai umur yang sama dengan anaknya
nah, sekarang kita ubah fokus : "bisakah kita traveling ke luar angkasa, dan kembali ke bumi, dimana waktu bumi adalah 1 hari sebelum keberangkatan kita? "

beli buku Fisika Star Trek (promosi). Disana dibahas kesalahan2x Star Trek dilihat dari Fisika dan Astrofisika.

Disana dibahas probabilitas warp, teleport via wormhole, distorsi waktu, dsb.

Neo_Sephiroth
26-03-2002, 07:28 PM
gila! baru ditinggal 24 jam postingannya udah segunung. Mending kalao diskusi agama, tapi Fisika????? Bisa meledak kepalaku.....

Give me a break guys. Mau cuci mata dulu!

MP5
26-03-2002, 07:36 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
gila! baru ditinggal 24 jam postingannya udah segunung. Mending kalao diskusi agama, tapi Fisika????? Bisa meledak kepalaku.....

Give me a break guys. Mau cuci mata dulu!
eh...terangin pertanyan gue dulu dong....:D

E121F
26-03-2002, 07:43 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


beli buku Fisika Star Trek (promosi). Disana dibahas kesalahan2x Star Trek dilihat dari Fisika dan Astrofisika.

Disana dibahas probabilitas warp, teleport via wormhole, distorsi waktu, dsb.
iya, udah beli, malah tinggal 1 bab lagi, kayaknya gue perlu baca ulang ;D

E121F
26-03-2002, 07:44 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth
gila! baru ditinggal 24 jam postingannya udah segunung. Mending kalao diskusi agama, tapi Fisika????? Bisa meledak kepalaku.....

Give me a break guys. Mau cuci mata dulu!
lebih tahan agama yah daripada fisika ? ;D

Neo_Sephiroth
26-03-2002, 08:31 PM
Originally posted by MP5

eh...terangin pertanyan gue dulu dong....:D

sabar dudE!

Neo_Sephiroth
26-03-2002, 08:32 PM
Originally posted by E121F

lebih tahan agama yah daripada fisika ? ;D

yoi. kalau fisika salah kata dikit aja bisa dianggap SALAH TOTAL.hehehe

MP5
26-03-2002, 08:47 PM
Originally posted by Neo_Sephiroth


sabar dudE!
MP5 ::sleep:: dulu deh... berharap besok neo&zergling sudah dapat memecahkannya :D

SISGroup
27-03-2002, 01:11 AM
Originally posted by E121F

berarti waktu yang meliputi tubuh kita adalah sama dengan waktu di bumi, tapi waktu yang disekitar kita relatif terhadap orang yang di bumi?
hmmm? ::bingung::
Yup!
u mengira bahwa u mengadakan perjalanan antar bintang cuma selama 5 tahun, tapi orang di bumi menghitung perjalananmu 40 tahun...... (kecepatanmu amat sangat mendekati kecepatan cahaya). U tetep saja ubanan!
That is it, a concept.

Ryo Prayana
27-03-2002, 02:07 AM
Originally posted by Divine_Sage


Bukankah atom juga bergerak????? ;p

yup .. tul

Ryo Prayana
27-03-2002, 02:26 AM
quote:
--------------------------------------------------------------------------------
Originally posted by zergling
Kita bertumbuh dan menua itu kan karena metabolisme tubuh kita. Metabolisme tubuh juga tergantung waktu juga. Misalnya detak jantung kita berapa kali/menit dan sebagainya. Jadi jika kita berada di dalam roket yang bergerak tadi, metabolisme sel kita pun akan melambat diamati dari pengamat yang diam. Akibatnya umur kita pun akan 'melambat' diamati dari pengamat yang diam.

--------------------------------------------------------------------------------

misalnya diketahui:
pengamat diam =A ,didalam roket=B
umur A&B=sama
jadi kita anggep aja A ini cloningannya B..

pertanyaan:
saat si B terbang di roket... ntah waktu dia disitu melambat bila dilihat oleh si pengamat... tapi pada saat si B ini bertemu sama A lagi di bumi kemampuan tubuhnya tetep sama ga?biarpun kan katanya umur si B lebih pendek (berdasarkan data di pesawar) dr si A

>Pendapat Rio: orang yang di roket akan mengalami pelambatan penuaan dibanding orang yang ada di bumi.
karena pergerakan atom di bumi dan di hampa udara berbeda , sehingga proses reaksi atom juga yang lambat ini membuat perubahan molukul tubuh lebih lambat , sehingga orang yang di roket lebih muda.

quote:
--------------------------------------------------------------------------------
Originally posted by zergling
Dari kedua postulat diatas, Einstein mengatakan bahwa kedua hal itu barulah dapat terjadi jika, waktu dan panjang berubah menurut kecepatan sistem yang diamati relatif terhadap pengamat.
--------------------------------------------------------------------------------
maksudnya?
kecepetan sistem apaan??

>pendapat Rio : kecepatan sistem maksudnya kecepatan benda yang kita amati atau materi lain yang kita amati , dari pengamat , yaitu kita.

jadi menurut gue einstein bener, kalo kita bergerak bersama dan searah sistem itu , maka kita akan mengalami perlambatan hasil pengamatan. namun kalo kita bergerak berlawanan ... kita akan mengalami perbedaan signifikan dari hasil pengamatan kita.

Ryo Prayana
27-03-2002, 02:39 AM
Ok .. sekarang teori gue lagi ...
atom bergerak .. karena itu terjadi reaksi, gerakan tersebut juga sebuah reaksi .. hasil reaksi tersebut lah yang membentuk waktu

waktu adalah suatu kejadian , sebuah perubahan, kalo sesuatu tidak mengalami perubahan .. maka dia tidak terkena waktu.

atom berubah .. jangan lupa atom itu berputar .. disinilah kuncinya. perputaran atom.
yang bergerak seirama dengan perputaran atom akan mengalami perlambatan , dan yang berlawanan akan mengalami percepatan .

itu sebabnya jika kita bergerak seirama perputaran tatasurya kita ( dalam orbit bima sakti) jika kita kembali , kita gak akan bertambah tua sedikit pun , tapi mereka yang di bumi akan mengalami penuaan sebagai mana mestinya. namun kalo gerakan kita berlawanan ..... mungkin aja kita malah nembus batas waktu dan balik ke masa lalu ..

Windy Reed
27-03-2002, 05:48 AM
maksudnya ?

sekarang, kalau perubahan waktu itu akibat perubahan sampe ke atom-atomnya, gimana dengan zat yang sampe 0 K ? apa waktunya berhenti ?

MP5
27-03-2002, 07:13 AM
Originally posted by Ryo Prayana

pertanyaan:
saat si B terbang di roket... ntah waktu dia disitu melambat bila dilihat oleh si pengamat... tapi pada saat si B ini bertemu sama A lagi di bumi kemampuan tubuhnya tetep sama ga?biarpun kan katanya umur si B lebih pendek (berdasarkan data di pesawar) dr si A

>Pendapat Rio: orang yang di roket akan mengalami pelambatan penuaan dibanding orang yang ada di bumi.
karena pergerakan atom di bumi dan di hampa udara berbeda , sehingga proses reaksi atom juga yang lambat ini membuat perubahan molukul tubuh lebih lambat , sehingga orang yang di roket lebih muda.

loh bukannya disini kita lagi membicarakan pengaruh dr kecepatan? bukan pengaruh dr ruang angkasa? ;D
loe jawabnya berdasarkan apa nih... ;(
Originally posted by Ryo Prayana

quote:
--------------------------------------------------------------------------------
Originally posted by zergling
Dari kedua postulat diatas, Einstein mengatakan bahwa kedua hal itu barulah dapat terjadi jika, waktu dan panjang berubah menurut kecepatan sistem yang diamati relatif terhadap pengamat.
--------------------------------------------------------------------------------
maksudnya?
kecepetan sistem apaan??

>pendapat Rio : kecepatan sistem maksudnya kecepatan benda yang kita amati atau materi lain yang kita amati , dari pengamat , yaitu kita.

jadi menurut gue einstein bener, kalo kita bergerak bersama dan searah sistem itu , maka kita akan mengalami perlambatan hasil pengamatan. namun kalo kita bergerak berlawanan ... kita akan mengalami perbedaan signifikan dari hasil pengamatan kita maksud pengamatan ini apa sih?

zergling
27-03-2002, 10:17 AM
Originally posted by Windy Reed
soal perjalanan lewat dimensi lain itu, misalnya lewat wormhole (jalan pintas) ? misal dari Jakarta mau ke Surabaya, lewat wormhole yang jaraknya cuman Jakarta-Bandung, artinya dia bisa nempuh jarak Jakarta-Surabaya dengan waktu yang diperluin buat Jakarta-Bandung doang kan ?

ya.. bisa dikatakan begitu.. :)

zergling
27-03-2002, 10:21 AM
Originally posted by E121F

2 2 nya sama? koq bisa begitu? 8O
mm.. kecepatan itu apa? kecepatan kan jarak/waktu jadi kalo jarak dan waktu itu relatif maka bisa aja didapat kecepatan yang sama kan.. sebenernya sih penjelasannya gue agak lupa..:D:D tapi ada kok di buku A Brief History of Time.. gue coba cari2 lagi deh nanti..

zergling
27-03-2002, 10:29 AM
Originally posted by Windy Reed
kenapa sama ?
because Einstein said so :D
Lho kan sudah dibuktikan.. Dari postingan gue yang elo quote juga udah gue tulis kok kalo udah dibuktikan kan? Komunitas science gak bakal lah menerima mentah mentah gitu aja apa kata seseorang kalo belom dibuktikan paling tidak sebagian.

zergling
27-03-2002, 10:35 AM
Originally posted by MP5
misalnya diketahui:
pengamat diam =A ,didalam roket=B
umur A&B=sama
jadi kita anggep aja A ini cloningannya B..

pertanyaan:
saat si B terbang di roket... ntah waktu dia disitu melambat bila dilihat oleh si pengamat... tapi pada saat si B ini bertemu sama A lagi di bumi kemampuan tubuhnya tetep sama ga?biarpun kan katanya umur si B lebih pendek (berdasarkan data di pesawar) dr si A

Nope.. si A akan lebih tua dari B. Lebih tua disini selain umurnya lebih banyak juga A akan lebih keriput lebih bongkok lebih lemah ya pokoknya lebih tua deh :) Tentu saja dengan asumsi si A dan B kondisi fisiknya sama ya..

susah ngartiinya.. makanya gue kasih pada liat jadi bisa ngejelasin

*gubrak* :D:D

maksudnya?::bingung::
kecepetan sistem apaan??
kecepatan sistem maksudnya sistem yang elo amati bergerak dengan kecepatan berapa relatif terhadap elo.

MP5
27-03-2002, 10:39 AM
Originally posted by zergling

Nope.. si A akan lebih tua dari B. Lebih tua disini selain umurnya lebih banyak juga A akan lebih keriput lebih bongkok lebih lemah ya pokoknya lebih tua deh Tentu saja dengan asumsi si A dan B kondisi fisiknya sama ya..
apa ini jawabannya berdasarkan data umur di pesawat itu?

zergling
27-03-2002, 10:46 AM
Originally posted by SISGroup

Yup!
u mengira bahwa u mengadakan perjalanan antar bintang cuma selama 5 tahun, tapi orang di bumi menghitung perjalananmu 40 tahun...... (kecepatanmu amat sangat mendekati kecepatan cahaya). U tetep saja ubanan!
That is it, a concept.
Disagree!

Karena astronot tersebut hanya mengalami perjalanan antar bintang selama 5 tahun maka tubuh astronot itu pun akan terlihat bertambah tua selama 5 tahun!

Gue ambil contoh make jam atom deh jangan jam yang detik menit gitu. Jam atom juga akan melambat (bergetar lebih lambat) ketika bergerak (sudah dibuktikan bahwa jam atom dalam pesawat jet lebih lambat dari jam atom yang diam di permukaan bumi).

Sekarang kita lihat kenapa kita menua. Kita menua karena metabolisme sel dalam tubuh kita. Metabolisme sel dalam tubuh kita terjadi dengan reaksi bermacam-macam atom dalam tubuh (sudah dibuktikan, refer to buku biologi :D).

Jika atom dalam jam atom pun bergerak lebih lambat, Maka reaksi atom dalam metabolisme tubuh kita pun pasti akan juga bergerak lebih lambat. Jika metabolisme tubuh kita melambat maka tubuh kita akan terlihat bertambah tua lebih lambat dari yang seharusnya!
(bukti : tubuh seseorang berumur 20 tahun yang dibekukan dalam cryo chamber akan terlihat tetap berumur 20 tahun bahkan beberapa tahun kemudian. Kenapa? Karena metabolisme sel tubuh orang tersebut dalam cryo chamber BERHENTI!)

MP5
27-03-2002, 10:52 AM
Originally posted by zergling

Disagree!

Karena astronot tersebut hanya mengalami perjalanan antar bintang selama 5 tahun maka tubuh kita pun akan terlihat bertambah tua selama 5 tahun!

Gue ambil contoh make jam atom deh jangan jam yang detik menit gitu. Jam atom juga akan melambat (bergetar lebih lambat) ketika bergerak (sudah dibuktikan bahwa jam atom dalam pesawat jet lebih lambat dari jam atom yang diam di permukaan bumi).

Sekarang kita lihat kenapa kita menua. Kita menua karena metabolisme sel dalam tubuh kita. Metabolisme sel dalam tubuh kita terjadi dengan reaksi bermacam-macam atom dalam tubuh (sudah dibuktikan, refer to buku biologi :D).

Jika atom dalam jam atom pun bergerak lebih lambat, Maka reaksi atom dalam metabolisme tubuh kita pun pasti akan juga bergerak lebih lambat. Jika metabolisme tubuh kita melambat maka tubuh kita akan terlihat bertambah tua lebih lambat dari yang seharusnya!
(bukti : tubuh seseorang berumur 20 tahun yang dibekukan dalam cryo chamber akan terlihat tetap berumur 20 tahun bahkan beberapa tahun kemudian. Kenapa? Karena metabolisme sel tubuh orang tersebut dalam cryo chamber BERHENTI!)
wah masuk akal juga yah.... :D

zergling
27-03-2002, 10:57 AM
Originally posted by Ryo Prayana
Pendapat Rio: orang yang di roket akan mengalami pelambatan penuaan dibanding orang yang ada di bumi.
karena pergerakan atom di bumi dan di hampa udara berbeda , sehingga proses reaksi atom juga yang lambat ini membuat perubahan molukul tubuh lebih lambat , sehingga orang yang di roket lebih muda.

Hmm.. Jawaban benar alasan kurang tepat :D
Menurut jawaban elo berarti jika keadaan atmosfer di roket disamakan dengan keadaan di bumi, apakah lalu si astronot mengalami penuaan yang sama dengan sodaranya di bumi?
Ternyata tidak karena meskipun keadaan di roket disamakan dengan keadaan di bumi, perlambatan tetap terjadi karena perlambatan itu terjadi karena memang si astronot mengalami waktu yang lebih lambat relatif