PDA

View Full Version : Ilmuwan & Tuhan


Rob
17-05-2002, 07:47 PM
Gwe dah banyak baca buku soal sains en kebanyakan penulisnya (yg rata2 ilmuwan) nampaknya ngak percaya dengan kekuatan Tuhan. menurut kalian apakah dengan mendalami sains bisa mempengaruhi kepercayaan seseorang terhadap tuhan ??

Windy Reed
17-05-2002, 09:31 PM
kayaknya pernah baca di buku "Agama-Agama Manusia", ada yang bagiannya cerita soal cara mendekatkan diri pada Tuhan dengan mempelajari alam semesta, selain dengan ibadah sepenuh hati atau dengan bekerja
tapi... saya sih cuman baca sekilas, abis waktu itu statusnya madol dari skul ama temen sih ;D

ImAgInE
17-05-2002, 11:16 PM
bUKANKAH ADA PEPATAH yg berbunyi semakin kita tahu,semangkin kita merasa kita tdk tau apa apa...
jadi seyogianya Sains membuat Manusia lbh mendekatkan diri kepada YG maha PENCIPTA............

pegasus
18-05-2002, 12:00 AM
kalo menurut gua
semakin ilmuwan mempelajari science,
otaknya semakin realistis, dan mulai menjauhi hal2 yg ngga bisa dijelaskan dgn logika...
gitu...

zergling
18-05-2002, 10:27 AM
yup.. mendalami science bisa mempengaruhi kepercayaan seseorang kepada Tuhan :)
dan, ya otaknya pun menjadi makin realistis dan mulai menjauhi hal-hal yang tidak mampu dijelaskan oleh logika atau reasoning :)

soe
18-05-2002, 01:31 PM
other word: mereka takabur?

G24645
18-05-2002, 02:12 PM
Originally posted by brahma bull
Gwe dah banyak baca buku soal sains en kebanyakan penulisnya (yg rata2 ilmuwan) nampaknya ngak percaya dengan kekuatan Tuhan. menurut kalian apakah dengan mendalami sains bisa mempengaruhi kepercayaan seseorang terhadap tuhan ??

kayaknya, elo salah baca buku...ada contoh judul bukunya dan penulisnya ?

eh, elo pernah nonton jodie foster di film Contact ? ..

Windy Reed
18-05-2002, 02:43 PM
Originally posted by pegasus
kalo menurut gua
semakin ilmuwan mempelajari science,
otaknya semakin realistis, dan mulai menjauhi hal2 yg ngga bisa dijelaskan dgn logika...
gitu...
other alternative: mereka berusaha merasionalkan hal yang nggak bisa dijelaskan itu, alias berusaha merumuskan "Tuhan" dibalik hal yang tak bisa dijelaskan

PakNe
18-05-2002, 03:26 PM
Originally posted by G24645
eh, elo pernah nonton jodie foster di film Contact ? ..

Perrnnaaaahhhhh.....
Bagus yachhh.... :)
Tapi emang gue demen ma Mbak Jodie Foster.
Imoet abbeessss deeehhhh :)

Rob
18-05-2002, 05:58 PM
Originally posted by G24645


kayaknya, elo salah baca buku...ada contoh judul bukunya dan penulisnya ?

eh, elo pernah nonton jodie foster di film Contact ? ..

gwe ngak salah baca, itu kesimpulan gwe setelah baca berbagai buku ttg Sains
soal Contact jelas gwe rasa BS, soalnya ngak mungkin ada hal gitu dan keliatan buktinya k'lo banyak ilmuwan yg brubah jadi ateis

G24645
18-05-2002, 08:35 PM
Originally posted by brahma bull


gwe ngak salah baca, itu kesimpulan gwe setelah baca berbagai buku ttg Sains
soal Contact jelas gwe rasa BS, soalnya ngak mungkin ada hal gitu dan keliatan buktinya k'lo banyak ilmuwan yg brubah jadi ateis

yach..mungkin para ilmuwan2 tsb belom menemukan "jalan hidup" yg benar ajah...::jagoan::..informasi yg mereka ketahui ttg agama mungkin gak cukup ngejawab pertanyaan2 yg ada..

Rob
18-05-2002, 09:03 PM
maybe, but who knows, i've never be a sciencetist

Windy Reed
18-05-2002, 09:30 PM
tapi ada benernya, nggak boleh terlalu bersender ke penjelasan agama kan. Misal aja dulu orang cuman mikir semuanya karena pekerjaan Tuhan, kita pasti tau lebih dikit daripada sekarang dong.

mendingan ilmuwan sebisa mungkin jangan nyambungin urusan agama ama kerjaan mereka :)

Rob
18-05-2002, 10:03 PM
Originally posted by Windy Reed
tapi ada benernya, nggak boleh terlalu bersender ke penjelasan agama kan. Misal aja dulu orang cuman mikir semuanya karena pekerjaan Tuhan, kita pasti tau lebih dikit daripada sekarang dong.

mendingan ilmuwan sebisa mungkin jangan nyambungin urusan agama ama kerjaan mereka :)
ada benernya, soalnya dulumanusia percaya bumi itu datar tapi gara2 teknologi hal itu terbantahkan. tapi masalah berkurangnya moralitas thdp agama rasanya juga rentan terjadi bila kita jadi ilmuwan.

hansel
18-05-2002, 11:50 PM
Iman yg benar terhadap Tuhan membiarkan manusia mencari akal untuk semakin melayani kebutuhan material. social, & personalnya.
Tidak perlu Allah harus melayani apa yg dapat dicukupi oleh usaha manusia sendiri, sebab jika itu terjadi maka agama itu akan merosot menjadi takhayul saja.

Rob
19-05-2002, 12:42 AM
Originally posted by hansel
Iman yg benar terhadap Tuhan membiarkan manusia mencari akal untuk semakin melayani kebutuhan material. social, & personalnya.
Tidak perlu Allah harus melayani apa yg dapat dicukupi oleh usaha manusia sendiri, sebab jika itu terjadi maka agama itu akan merosot menjadi takhayul saja.
bisa diterima juga seh........

Natalie
19-05-2002, 10:48 AM
Originally posted by brahma bull
Gwe dah banyak baca buku soal sains en kebanyakan penulisnya (yg rata2 ilmuwan) nampaknya ngak percaya dengan kekuatan Tuhan. menurut kalian apakah dengan mendalami sains bisa mempengaruhi kepercayaan seseorang terhadap tuhan ??
Gua kuliah dengan major chemistry (science murni). Tapi gua percaya 100% pada Tuhan. Malah bisa dibilang gua Kristen yang fanatik.
Justru menurut gua, Tuhan itu scientist yang paling hebat. Bayangin Tuhan bikin manusia dengan sistem anatomi yang kompleks (kayak otak, sistem saraf, semua sel-sel, sampe genes & DNA). Trus Tuhan yang nyiptain gaya gravitasi supaya orang nggak melayang, trus bumi berotasi supaya semua kebagian sinar matahari, angular momentum bumi, semua unsur-unsur kimia, dll.
Gua pingin jadi ilmuwan yang menggunakan science untuk memuliakan nama Tuhan. Hallelujah!

Xetto skywalker
19-05-2002, 01:57 PM
Originally posted by Natalie

Gua kuliah dengan major chemistry (science murni). Tapi gua percaya 100% pada Tuhan. Malah bisa dibilang gua Kristen yang fanatik.
Justru menurut gua, Tuhan itu scientist yang paling hebat. Bayangin Tuhan bikin manusia dengan sistem anatomi yang kompleks (kayak otak, sistem saraf, semua sel-sel, sampe genes & DNA). Trus Tuhan yang nyiptain gaya gravitasi supaya orang nggak melayang, trus bumi berotasi supaya semua kebagian sinar matahari, angular momentum bumi, semua unsur-unsur kimia, dll.
Gua pingin jadi ilmuwan yang menggunakan science untuk memuliakan nama Tuhan. Hallelujah!

bukannya gue atheis ya.., tapi bisa nggak lo buktiin kalo itu semua adalah ciptaan tuhan ?

Xetto skywalker
19-05-2002, 01:58 PM
Originally posted by Lady_Soe
other word: mereka takabur?

bukan negitu ,karena banyak bersinggungan dg hal yg sifatnya ilmah dan logis, mereka beranggapan bahwa segala hal harus ada penjelasan logisnya..

pegasus
19-05-2002, 02:46 PM
he eh

gua yakin,
kalo suatu saat ada penjelasan logis mengenai fenomena yg ada di kitab suci.
para ilmuwan itu bakalan balik lagi ke agama masing2
:)

Natalie
19-05-2002, 02:53 PM
Originally posted by Xetto skywalker


bukannya gue atheis ya.., tapi bisa nggak lo buktiin kalo itu semua adalah ciptaan tuhan ?
Jujur gua sama sekali gak punya scientific evidence untuk ngebuktiinnya (jelas-jelas science dan agama bertentangan), makanya gua gak pernah berusaha meyakinkan orang, apalagi sampe debat segala.
Semua yang gua bilang itu kepercayaan gua pribadi dan gua gak perlu bukti ilmiah untuk percaya, yang penting ada iman. Dasar pemikiran gua adalah firman Tuhan (i.e. Alkitab) bahwa Tuhan itu menciptakan bumi & segala isinya, jadinya macem rotasi, gravitasi, unsur-unsur kimia, dll itu Tuhan juga yang nyiptain. Orang lain percaya atau kagak bukan urusan gua, itu urusan Tuhan sama orangnya.

zergling
21-05-2002, 09:33 AM
Originally posted by Natalie
Jujur gua sama sekali gak punya scientific evidence untuk ngebuktiinnya (jelas-jelas science dan agama bertentangan) makanya gua gak pernah berusaha meyakinkan orang, apalagi sampe debat segala.

Anda yakin science dan agama bertentangan?

Originally posted by Xetto skywalker
bukannya gue atheis ya.., tapi bisa nggak lo buktiin kalo itu semua adalah ciptaan tuhan ?

Nggak cuma otak, sistem saraf, semua sel-sel, sampe genes & DNA yang diciptakan Tuhan but seluruh alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan. Mau bukti?

Mengembangnya alam semesta ini (expansion of the universe) adalah sebuah fakta yang telah dibuktikan oleh science. Hal ini pertama kali disinggung oleh general theory of relativity dan dibuktikan melalui pengamatan terhadap cahaya yang berasal dari galaksi galaksi lain. Cahaya dari galaksi yang jauh cenderung bergerak kearah spektrum merah. Hal ini mengindikasikan bahwa galaksi tersebut bergerak menjauh dari kita (bisa dianalogikan dengan efek Doppler pada gelombang suara). Berarti semua galaksi di sekeliling kita sedang menjauh dari kita.

Kemudian penelitian lebih lanjut memperlihatkan bahwa antara satu galaksi dengan galaksi lain juga saling menjauh. Bagaimana bisa kok semua objek saling menjauh satu sama lain? Hal ini dijelaskan dengan fenomena permukaan balon yang mengembang ketika ditiup. Jika kita perhatikan sebuah titik pada permukaan balon (titik yang mana aja) kita akan perhatikan bahwa titik titik lain di permukaan balon itu akan menjauh dari titik yang sedang kita amati tadi.

Konsep expansion of the universe ini sudah sedemikian diterima di kalangan scientist sedemikian sehingga perdebatan mengenai konsep ini sudah terpusat pada bagaimana cara expansion ini terjadi; bukan apakah expansion ini benar benar terjadi atau tidak.

Lalu apa hubungannya dengan bukti bahwa alam semesta ini diciptakan Tuhan? Expansion of the universe mengimplikasikan bahwa seluruh alam semesta ini tadinya berasal dari satu titik (Big Bang Theory). Satu titik dengan massa tak terhingga dan volume nol. Perhatikan kata volume nol. Volume nol itu sebenarnya apa sih? Science mendefinisikan volume nol sebagai suatu ketiadaan. Tidak ada apa apa. Alam semesta ini tadinya tidak ada.
Artinya bahwa pada awalnya terjadi suatu proses penciptaan alam semesta ini dari tidak ada menjadi ada.

Natalie
21-05-2002, 11:03 AM
Originally posted by zergling

Anda yakin science dan agama bertentangan?


Kalo agama (any agama) kan mengajarkan bahwa ada suatu higher being (bisa Tuhan, dewa-dewa, dll) yang mengontrol alam semesta ini. Kalo science kan kagak bakalan percaya bahwa ada suatu invisible being yang segitu hebatnya. Tapi itu sepanjang yang gua tau loh. :D

Originally posted by zergling
Nggak cuma otak, sistem saraf, semua sel-sel, sampe genes & DNA yang diciptakan Tuhan but seluruh alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan. Mau bukti?

Mengembangnya alam semesta ini (expansion of the universe) adalah sebuah fakta yang telah dibuktikan oleh science. Hal ini pertama kali disinggung oleh general theory of relativity dan dibuktikan melalui pengamatan terhadap cahaya yang berasal dari galaksi galaksi lain. Cahaya dari galaksi yang jauh cenderung bergerak kearah spektrum merah. Hal ini mengindikasikan bahwa galaksi tersebut bergerak menjauh dari kita (bisa dianalogikan dengan efek Doppler pada gelombang suara). Berarti semua galaksi di sekeliling kita sedang menjauh dari kita.

Kemudian penelitian lebih lanjut memperlihatkan bahwa antara satu galaksi dengan galaksi lain juga saling menjauh. Bagaimana bisa kok semua objek saling menjauh satu sama lain? Hal ini dijelaskan dengan fenomena permukaan balon yang mengembang ketika ditiup. Jika kita perhatikan sebuah titik pada permukaan balon (titik yang mana aja) kita akan perhatikan bahwa titik titik lain di permukaan balon itu akan menjauh dari titik yang sedang kita amati tadi.

Konsep expansion of the universe ini sudah sedemikian diterima di kalangan scientist sedemikian sehingga perdebatan mengenai konsep ini sudah terpusat pada bagaimana cara expansion ini terjadi; bukan apakah expansion ini benar benar terjadi atau tidak.

Lalu apa hubungannya dengan bukti bahwa alam semesta ini diciptakan Tuhan? Expansion of the universe mengimplikasikan bahwa seluruh alam semesta ini tadinya berasal dari satu titik (Big Bang Theory). Satu titik dengan massa tak terhingga dan volume nol. Perhatikan kata volume nol. Volume nol itu sebenarnya apa sih? Science mendefinisikan volume nol sebagai suatu ketiadaan. Tidak ada apa apa. Alam semesta ini tadinya tidak ada.
Artinya bahwa pada awalnya terjadi suatu proses penciptaan alam semesta ini dari tidak ada menjadi ada.
Gua gak gitu ngerti ya sama Big Bang Theory ini tapi di kelas kimia gua diajarin bahwa alam semesta ini memang dari satu "sphere with imaginable properties." Tentang volume nol kayaknya enggak deh. Menurut buku kimia gua sphere ini berdiameter 1E-28 cm dan density 1E96 g/mL. Nah kalo diitung-itung volume sphere itu jadi 5.2E-85 cm^3. Kecil banget sih tapi nggak exactly nol. Trus massanya juga bukannya nggak terhingga. Kalo diitung dengan rumus density=mass/volume dengan density dan volume diketahui, mass jadi 5.2E11 g atau 5.2E8 kg. Trus sphere itu meledak "for reasons not yet even guessed" dan "one second later the universe was an expanding mixture of neutrons, protons, and electrons" dst trus terjadi fusion dan seterusnya. Yang science fails to explain itu how the sphere exploded. Lagian yang gua heran gimana para scientists itu bisa tau properties dari satu partikel kecil yang ada (menurut mereka) millions of years ago.

Kayaknya lebih masuk akal kalo Tuhan yang nyiptain alam semesta ini. Di Alkitab sih gak dijelasin gimana Tuhan nyiptain alam semesta cuma dijelasin penciptaan bumi dan isinya. Tapi di Kejadian 1:1 bunyinya "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." Langit dan bumi nih menurut gua ya the universe. Temen gua ada yang bilang mungkin Tuhan yang nyiptain itu 1 partikel trus Tuhan juga yang bikin meledak. Tapi kayaknya maksain banget. Gua gak mau maksa nyampur agama dengan science. Cuma mau nunjukin kalo science can't explain everything.

Oya satu lagi yang gak bisa dijelasin science. Gua inget pelajaran biologi SMA tentang evolusi biologi-kimia. Gua rada-rada lupa sih, so correct me if I'm wrong. Awalnya di bumi ada gas CH4, N2, O2, N2, dll trus gas-gas itu bersatu membentuk primordial soup di laut. Trus karena temperatur bumi waktu itu panas banget dan dibantu adanya lightning (yang panas juga) primordial soup tsb membentuk asam amino yang merupakan salah satu pembentuk DNA. Trus asam amino itu berkembang jadi organisme bersel 1 pertama, yang terus berevolusi jadi makhluk hidup sekarang ini termasuk manusia. Taun berapa gua lupa ada ilmuwan namanya Miller kalo gak salah yang bikin experiment untuk membuktikan teori ini. Dan dia berhasil, bikin alat trus nyampur gas-gas tadi jadinya semacam protein yang mirip asam amino. Tapi dia gak bisa jelasin gimana caranya jadi asam amino doang bisa jadi organisme hidup. Sekali lagi gua gak mau nyampur agama dengan science (dan gua gimanapun juga masih percaya bahwa Tuhan nyiptain hewan & tanaman dalam sekejap dan manusia dari debu tanah & nafas hidup) tapi gua berpendapat bahwa science itu gak bisa buktiin semuanya.

Pokoknya gua pribadi percaya dengan iman bahwa Tuhan yang ciptain semuanya. Kagak peduli ada orang mau bikin percobaan apa kek, teori apa kek, bahkan ada bukti macem-macem kek, pokoknya gua tetep percaya pada Firman Tuhan. Amin!

zergling
22-05-2002, 12:42 PM
Originally posted by Natalie
Kalo agama (any agama) kan mengajarkan bahwa ada suatu higher being (bisa Tuhan, dewa-dewa, dll) yang mengontrol alam semesta ini. Kalo science kan kagak bakalan percaya bahwa ada suatu invisible being yang segitu hebatnya. Tapi itu sepanjang yang gua tau loh. :D

Masih inget postingan gue tentang expansion of the universe and teori Big Bang? Ini yang gue maksud tidak bertentangannya science dengan agama :

"Do not the Unbelievers see that the heavens and the earth were joined together (as one unit of creation), before We clove them asunder? We made from water every living thing. Will they not then believe?"
[Quran, 21: 30]

"It is We who have built the universe with (Our creative) power, and, verily, it is We who are steadily expanding it."
[Quran, 51: 47]


Gua gak gitu ngerti ya sama Big Bang Theory ini tapi di kelas kimia gua diajarin bahwa alam semesta ini memang dari satu "sphere with imaginable properties." Tentang volume nol kayaknya enggak deh. Menurut buku kimia gua sphere ini berdiameter 1E-28 cm dan density 1E96 g/mL. Nah kalo diitung-itung volume sphere itu jadi 5.2E-85 cm^3. Kecil banget sih tapi nggak exactly nol. Trus massanya juga bukannya nggak terhingga. Kalo diitung dengan rumus density=mass/volume dengan density dan volume diketahui, mass jadi 5.2E11 g atau 5.2E8 kg. Trus sphere itu meledak "for reasons not yet even guessed" dan "one second later the universe was an expanding mixture of neutrons, protons, and electrons" dst trus terjadi fusion dan seterusnya. Yang science fails to explain itu how the sphere exploded. Lagian yang gua heran gimana para scientists itu bisa tau properties dari satu partikel kecil yang ada (menurut mereka) millions of years ago.

Teori Big Bang menyatakan semua berasal dari satu titik dengan volume nol kok. Karena kan expansion ini implikasinya berarti alam semesta berasal dari bentuk yang lebih kecil. Jadi pada setiap waktu t(n), untuk waktu t(n-1) volume alam semesta pasti akan lebih kecil. Maka pada awalnya pasti akan infinitely kecil sampai pada ujungnya yaitu waktu t=0 maka volume alam semesta juga akan=0. Baru setelah itu ada proses yang dikasih nama vacuum fluctuation yang menciptakan singularity yang volumenya kecil banget. Btw massanya musti singular karena kalo cuma 5.2E8 kg, massa matahari doang aja 1.989E30 kg.

Kayaknya lebih masuk akal kalo Tuhan yang nyiptain alam semesta ini. Di Alkitab sih gak dijelasin gimana Tuhan nyiptain alam semesta cuma dijelasin penciptaan bumi dan isinya. Tapi di Kejadian 1:1 bunyinya "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." Langit dan bumi nih menurut gua ya the universe. Temen gua ada yang bilang mungkin Tuhan yang nyiptain itu 1 partikel trus Tuhan juga yang bikin meledak. Tapi kayaknya maksain banget. Gua gak mau maksa nyampur agama dengan science. Cuma mau nunjukin kalo science can't explain everything.

Pernah terpikir Tuhan menciptakan alam semesta melalui Big Bang?

Oya satu lagi yang gak bisa dijelasin science. Gua inget pelajaran biologi SMA tentang evolusi biologi-kimia. Gua rada-rada lupa sih, so correct me if I'm wrong. Awalnya di bumi ada gas CH4, N2, O2, N2, dll trus gas-gas itu bersatu membentuk primordial soup di laut. Trus karena temperatur bumi waktu itu panas banget dan dibantu adanya lightning (yang panas juga) primordial soup tsb membentuk asam amino yang merupakan salah satu pembentuk DNA. Trus asam amino itu berkembang jadi organisme bersel 1 pertama, yang terus berevolusi jadi makhluk hidup sekarang ini termasuk manusia. Taun berapa gua lupa ada ilmuwan namanya Miller kalo gak salah yang bikin experiment untuk membuktikan teori ini. Dan dia berhasil, bikin alat trus nyampur gas-gas tadi jadinya semacam protein yang mirip asam amino. Tapi dia gak bisa jelasin gimana caranya jadi asam amino doang bisa jadi organisme hidup. Sekali lagi gua gak mau nyampur agama dengan science (dan gua gimanapun juga masih percaya bahwa Tuhan nyiptain hewan & tanaman dalam sekejap dan manusia dari debu tanah & nafas hidup) tapi gua berpendapat bahwa science itu gak bisa buktiin semuanya.

Justru. Science membuktikan bahwa asam amino bisa terbentuk dari primordial sup dan lightning kayak elo bilang dan percobaan si Miller yang elo juga bilang. But yang harus diingat bahwa asam amino itu sedemikian rumit sehingga kemungkinannya untuk terbentuk dan membentuk kehidupan secara spontaneus (gue lupa cara ngitungnya) sekitar 1/1E950 atau 1 dibagi sebuah angka 1 yang diikuti 950 buah angka 0. Jadi logikanya musti ada suatu "higher being" yang intervensi sehingga dapat terjadi kejadian yang mempunyai kemungkinan sedemikian kecil tersebut. (FYI, para ahli probabilita biasanya menganggap kejadian yang memiliki kemungkinan lebih kecil dari 1/1E50 sebagai kejadian yang dalam realita tidak mungkin terjadi)

Natalie
23-05-2002, 01:18 AM
Originally posted by zergling

Masih inget postingan gue tentang expansion of the universe and teori Big Bang? Ini yang gue maksud tidak bertentangannya science dengan agama :

"Do not the Unbelievers see that the heavens and the earth were joined together (as one unit of creation), before We clove them asunder? We made from water every living thing. Will they not then believe?"
[Quran, 21: 30]

"It is We who have built the universe with (Our creative) power, and, verily, it is We who are steadily expanding it."
[Quran, 51: 47]

kita beda iman sih ya. Gua gak tau apa ada di Alkitab yang menyinggung tentang expansion itu, soalnya gua belum baca Alkitab seluruhnya :D

Originally posted by zergling
Teori Big Bang menyatakan semua berasal dari satu titik dengan volume nol kok. Karena kan expansion ini implikasinya berarti alam semesta berasal dari bentuk yang lebih kecil. Jadi pada setiap waktu t(n), untuk waktu t(n-1) volume alam semesta pasti akan lebih kecil. Maka pada awalnya pasti akan infinitely kecil sampai pada ujungnya yaitu waktu t=0 maka volume alam semesta juga akan=0. Baru setelah itu ada proses yang dikasih nama vacuum fluctuation yang menciptakan singularity yang volumenya kecil banget. Btw massanya musti singular karena kalo cuma 5.2E8 kg, massa matahari doang aja 1.989E30 kg.

Waduh, gua sih cuma nyontek perkataan profesor kimia gua dan dari buku. Tapi menurut pengertian gua sih expansion itu dimulai setelah explosion karena adanya fusion yang berkelanjutan.
Jadinya 1 partikel pertama itu memang udah ada dari dulu, bukannya hasil expansion karena expansion sendiri dimulai setelah explosion. Mungkin ada teori lain yang menjelaskan bagaimana partikel pertama itu muncul, tapi menurut buku karangan Silberberg ini bukan dari expansion.

Originally posted by zergling
Pernah terpikir Tuhan menciptakan alam semesta melalui Big Bang?

Itulah gua bilang di atas. Menurut gua sih maksa banget. Lagian di Alkitab tidak tertulis "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi dengan meledakkan suatu partikel yang akhirnya mengembang yaddayaddayadda." Gua percaya isi Alkitab as is, tanpa ditambahi, tanpa dikurangi dan tanpa penafsiran macem-macem selain penafsiran agama.
Originally posted by zergling
Justru. Science membuktikan bahwa asam amino bisa terbentuk dari primordial sup dan lightning kayak elo bilang dan percobaan si Miller yang elo juga bilang. But yang harus diingat bahwa asam amino itu sedemikian rumit sehingga kemungkinannya untuk terbentuk dan membentuk kehidupan secara spontaneus (gue lupa cara ngitungnya) sekitar 1/1E950 atau 1 dibagi sebuah angka 1 yang diikuti 950 buah angka 0. Jadi logikanya musti ada suatu "higher being" yang intervensi sehingga dapat terjadi kejadian yang mempunyai kemungkinan sedemikian kecil tersebut. (FYI, para ahli probabilita biasanya menganggap kejadian yang memiliki kemungkinan lebih kecil dari 1/1E50 sebagai kejadian yang dalam realita tidak mungkin terjadi)
Itulah yang gua maksud, gak ada yang bisa membuktikan bahwa dari asam amino bisa jadi organisme. Tapi sekali lagi, gua gak mau bilang Tuhan yang mengubah itu asam amino jadi organisme. Karena di Alkitab nggak ada tertulis "Lalu Tuhan mengubah suatu protein menjadi organisme bersel satu pertama yang kemudian berevolusi menjadi tumbuhan, hewan, dan manusia." Yang ada, (terjemahan bebasnya) Tuhan bilang "Jadilah tumbuhan dan pohon-pohonan" trus langsung tumbuh deh, "Jadilah segala makhluk air dan burung di udara" trus muncul sendiri, trus Tuhan membentuk manusia dari debu tanah, lalu Tuhan menghembuskan nafas hidup dan manusia itu hidup.

BTW, teori bahwa Tuhan menciptakan alam semesta melalui Big Bang lebih masuk akal daripada Tuhan menciptakan semua mahkluk hidup dari asam amino.

Windy Reed
23-05-2002, 06:42 AM
kalo alkitab yang ditulis sebelum masehi itu dah pake istilah protein sih sekarang harusnya kita udah lebih maju karena ngelongkapin beberapa abad buat nemuin protein ;D

kenzo
23-05-2002, 09:39 AM
Originally posted by brahma bull
Gwe dah banyak baca buku soal sains en kebanyakan penulisnya (yg rata2 ilmuwan) nampaknya ngak percaya dengan kekuatan Tuhan. menurut kalian apakah dengan mendalami sains bisa mempengaruhi kepercayaan seseorang terhadap tuhan ??
Kalo iman kuat mo belajar apa aja nggak ngaruh.

zergling
23-05-2002, 02:27 PM
Originally posted by Natalie
kita beda iman sih ya. Gua gak tau apa ada di Alkitab yang menyinggung tentang expansion itu, soalnya gua belum baca Alkitab seluruhnya :D

Yup, gue cuman kutip itu buat nunjukin kalo agama ama science nggak dan emang seharusnya nggak bertentangan. Kalopun bertentangan, artinya either metode science yang dipake belom bener (sehingga menghasilkan kesimpulan yang salah) atau agamanya bukan agama beneran.

Itulah gua bilang di atas. Menurut gua sih maksa banget. Lagian di Alkitab tidak tertulis "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi dengan meledakkan suatu partikel yang akhirnya mengembang yaddayaddayadda."

Tapi kan juga tidak tertulis bahwa "Allah menciptakan langit dan bumi bukan dengan meledakkan suatu partikel yang kemudian mengembang blablablabla" gitu kan? terus kenapa elo bilang Big Bang itu maksa banget? kenapa elo pertentangkan?

Itulah yang gua maksud, gak ada yang bisa membuktikan bahwa dari asam amino bisa jadi organisme. Tapi sekali lagi, gua gak mau bilang Tuhan yang mengubah itu asam amino jadi organisme. Karena di Alkitab nggak ada tertulis "Lalu Tuhan mengubah suatu protein menjadi organisme bersel satu pertama yang kemudian berevolusi menjadi tumbuhan, hewan, dan manusia." Yang ada, (terjemahan bebasnya) Tuhan bilang "Jadilah tumbuhan dan pohon-pohonan" trus langsung tumbuh deh, "Jadilah segala makhluk air dan burung di udara" trus muncul sendiri, trus Tuhan membentuk manusia dari debu tanah, lalu Tuhan menghembuskan nafas hidup dan manusia itu hidup.

"Jadilah" itu apa musti kita artikan literally ya, artinya *tuing* jadi gitu. Apa gak bisa Tuhan menciptakan kehidupan lewat katakanlah suatu proses dari asam amino. Kan udah gue tambahin kalo kejadian gitu secara spontaneus gitu aja gak mungkin terjadi musti ada intervensi, makanya Tuhan intervensi untuk memungkinkan hal itu terjadi dengan kekuasaan-Nya. Makanya Dia bilang "Jadilah"

BTW, teori bahwa Tuhan menciptakan alam semesta melalui Big Bang lebih masuk akal daripada Tuhan menciptakan semua mahkluk hidup dari asam amino.

Kalo masalah masuk akal masuk akalan mah, gue bilang lebih masuk akal Tuhan menciptakan makhluk hidup dari asam amino daripada jadi gitu aja *tuing*

nutty
23-05-2002, 08:50 PM
coba baca:
Science, Qoran and the Bible - Maurice C. Buchaille

versi indonya (bisa ditemukan di TB):
Qur'an, Science dan Bible

Luagefak Stalker
24-05-2002, 02:26 PM
mengenai big bang.....itu bukannnya pertama kali volnya itu sangat dekat dengan nol tapi bukan nol kan?

mengenai agama en science....

*pengen tereak*....

ngaa usah dibahas....ngebahas ginian sih IMHO cuman ngedatengin perdebatan yg ngaa ada abisnya doankkkk...........bagi yg memang percaya.....nanti aja pada nanya rame-rame ama Tuhan/ Allah ato apapun yg kamu percayai itu ngebuat alam semesta ini jika memang waktunya sudah datang...:D....
buat ngedapetin jawaban dari "biang"nya sih udah yg paling bener deh.....;D;D;D...

jangan berdebat lagi....damai aja.....

peace

Divine_Sage
03-06-2002, 09:11 PM
Originally posted by brahma bull
Gwe dah banyak baca buku soal sains en kebanyakan penulisnya (yg rata2 ilmuwan) nampaknya ngak percaya dengan kekuatan Tuhan. menurut kalian apakah dengan mendalami sains bisa mempengaruhi kepercayaan seseorang terhadap tuhan ??

Dah pernah baca buku yang judulnya "MEMBACA PIKIRAN TUHAN" blon?? keren loh...penjelasannya murni pake teori fisika...gak cuman pandangan subjektif suatu agama/kepercayaan :)

E121F
03-06-2002, 11:06 PM
Originally posted by Divine_Sage


Dah pernah baca buku yang judulnya "MEMBACA PIKIRAN TUHAN" blon?? keren loh...penjelasannya murni pake teori fisika...gak cuman pandangan subjektif suatu agama/kepercayaan :)
beliin pls :D

hehehe j/k
di gramed yah?

aisyah248
04-06-2002, 03:04 AM
lah gak mau adanya debat tentang agama dan science tapi judul topiknya adalah ilmuwan dan Tuhan. Science dan scientist adalah ilmu dan ilmuwan...tuhan berkaet banget dengan agama. So, debat tentang agama dan science sok pasti akan ada.

Dan menurut aku, para scientists tuh kurang bisa mau mengerti atau usaha mengerti bahwa apa yg gak ada evidence itu belom berarti gak exist. Kalo para scientists jatuh kepada opini itu, yaah gak beda jauh ama para orang gereja dijaman dulu yg ngotot banget percaya bahwa dunia ini adalah datar bukan bunder kayak bola.

Lagipula, kalo dipikirkan secara jauh, apa sih sebabnya Big Bang itu? Ada Force kan...nah...bisa juga dikatakan sang Force itu adalah "Tuhan". Tapi kenapa itu susah diterima?

causu
04-06-2002, 10:25 AM
Gua percaya sains akan mengubah pandangan orang tentang Tuhan.
Orang yang mendalami sains akan memiliki nalar yang lebih kritis. Di sisi lain, kalau dia menemukan bahwa ajaran agamanya malah tak bertentangan dengan sains, maka keimanan semakin kuat. Tapi, kalau agamanya kok bertentangan habis ama sains, maka keimanannya akan goyah.
Jika ia tak punya alternatif selain agama yang dipeluknya sejak kecil, maka ia memilih menjadi atheis.
Yang pasti, orang yang belajar sains gak akan gampang-gampangan mengatakan semuanya "ini Tuhan, itu Tuhan, dari Tuhan, kehendak Tuhan, dll". :D
Benda kelabu di batok kepalanya menyuruhnya "think!"

Peace :D

Ztar Kraftz
04-06-2002, 10:54 PM
hmm, ini topik yang bagus.
tapi sebelumnya cuma ada beberapa pertanyaan yang harus dipahami, kalo bumi, err, tepatnya jagat raya tercipta 14 miliar taon lalu. kapan Tuhan ada ? apakah 20 milyar taon lalu, apa 100 trilyun taon lalu atau kapan? apa atau siapa yang menciptakan Tuhan?

untuk jawaban terakhir gue bisa jawab. Tuhan hanya buatan para manusia. alasannya : manusia takut mati, manusia perlu tertib dan damai. seperti kata filsuf Jerman Nietzhe ( kayanya gue salah tulis namanya deh, abisnya lupa ) bahwa Manusia sudah membunuh Tuhan. dalam arti sebenarnya manusia tidak mungkin mengalahkan yang trancendent ( diluar daya berpikir manusia ).

tapi maksud Nietzhe adalah bahwa manusia yang sekarang ini sudah tidak bisa diatur lagi, sistim kehidupan manusia sudah hancur dan tidak terarah lagi, peperangan dimana - mana, aturan sudah tidak berlaku lagi. itu semua berarti manusia sudah tidak takut lagi terhadap tuhan yang notabene ciptaan manusia, maka itu Nietzhe mengatakan manusia telah membunuh Tuhan.

aisyah248
04-06-2002, 11:25 PM
setuju ama Causu. Kita kudu bersikap kritis ama agama...toh dikatakan juga, dalam Qur'an yah, bahwa kita gak boleh asal menerima saja dan pertanyaan itu penting. Tapi juga dikatakan sih jangan kita menanyan hal2 yg kita sama sekali gak mempunyai kemampuan untuk menjawab atau apa deh kalimat yg berbunyi begitu...apalagi kalo jawaban buat hal2 yg kita bisa menjawab belom juga terjawab oleh kita2 ini.

Dan soal Tuhan mati atau bikinan Manusia...bisa aja tapi juga bisa, Tuhan dah ada sebelom dia dibikin oleh Manusia dan sama sekali gak mati...tidak ada yg tau atau bisa jawab dengan betul puzzle itu...tapi orang bisa aja kasih opini mereka masing2 terhadap soal itu, tapi opini itu belom berarti kebeneran. Tapi opini menjadi kebeneran karena kitalah yg mempercayainya...bukan karena itu 100% bener.

Dan juga, gimana Tuhan bisa "mati" kalo secara fisik dia belom tentu juga "hidup"? Mungkin kepercayaan orang lah yg "mati" dan kepercayaan orang lah yg "hidup"?

It's not that God is dead for some of us, but the idea of Him existing at all has died. Because, technically, if others still believe in Him, God then is still "alive".

E121F
04-06-2002, 11:55 PM
you are exist because you're exist in my mind

begitu?

aisyah248
05-06-2002, 06:13 AM
E121F...

existence manusia kan bisa diprove ama science dan orang2 intellect yg laen..bahkan ama diri kita sendiri. karena ada kita sebagai bahan evidencenya...we are evidence against our own existence, are we not?

sedangkan, sampe detik pun ini, siapa yg bisa membuktikan bahwa Tuhan itu ada ataupun tidak ada? Bukti2 Tuhan itu ada adalah relatif bagi orang ke orang. Dan walo orang A bilang Tuhan gak ada, orang B bisa bilang Tuhan tuh ada. Yg bener siapa? Kita gak tau, soalnya bukti2 Tuhan ada sebagain "bentuk" tuh gak bisa dilihat oleh mata, dipegang oleh tangan kita, gak bisa dipotong untuk penelitian atau dilihat secara detil dibawah mikroskop. Bisa kah? Sedangkan banyak penelitian yg ada atau bisa diadakan dari bentuk kita sendiri bahwa kita adalah an actualita, kita exist secara Ide/Kepercayaan dan juga secara Actuality. Ya dak? So we do exist...but then comes the question of..."who/what the heck are we?" But that's a whole other discussion. hehehehe

Physically, God is not here...Spiritually He is, well to most people...So kalo "God is Dead", secara Ide/Kepercayaan bagi beberapa orang sih mungkin betul. Tapi Dia masih aja Hidup, dipikiran dan kepercayaan orang laen, so "God is still alive" also.

Divine_Sage
05-06-2002, 05:16 PM
Originally posted by E121F

beliin pls :D

hehehe j/k
di gramed yah?

;p

Aku aja cuman pinjem bentar dari temen gue.. penerbitnya gak tau gue.. kapan2x gue kasih info dech.. :D

Luagefak Stalker
05-06-2002, 07:48 PM
Originally posted by aisyah248
E121F...

existence manusia kan bisa diprove ama science dan orang2 intellect yg laen..bahkan ama diri kita sendiri. karena ada kita sebagai bahan evidencenya...we are evidence against our own existence, are we not?

sedangkan, sampe detik pun ini, siapa yg bisa membuktikan bahwa Tuhan itu ada ataupun tidak ada? Bukti2 Tuhan itu ada adalah relatif bagi orang ke orang. Dan walo orang A bilang Tuhan gak ada, orang B bisa bilang Tuhan tuh ada. Yg bener siapa? Kita gak tau, soalnya bukti2 Tuhan ada sebagain "bentuk" tuh gak bisa dilihat oleh mata, dipegang oleh tangan kita, gak bisa dipotong untuk penelitian atau dilihat secara detil dibawah mikroskop. Bisa kah? Sedangkan banyak penelitian yg ada atau bisa diadakan dari bentuk kita sendiri bahwa kita adalah an actualita, kita exist secara Ide/Kepercayaan dan juga secara Actuality. Ya dak? So we do exist...but then comes the question of..."who/what the heck are we?" But that's a whole other discussion. hehehehe

Physically, God is not here...Spiritually He is, well to most people...So kalo "God is Dead", secara Ide/Kepercayaan bagi beberapa orang sih mungkin betul. Tapi Dia masih aja Hidup, dipikiran dan kepercayaan orang laen, so "God is still alive" also.

hm...gimana dengen anggapan orang-orang yg menyatakan kalo dunia disekitar kita itu cuman "penjara" yg diciptakan oleh indra kita doank....

E121F
05-06-2002, 11:01 PM
Originally posted by Luagefak Stalker


hm...gimana dengen anggapan orang-orang yg menyatakan kalo dunia disekitar kita itu cuman "penjara" yg diciptakan oleh indra kita doank....
kayak the matrix ajah bahasannya ;D

BTW, koq arah bahasannya jadi menuju ke thread philosophy ? ;D

Luagefak Stalker
06-06-2002, 07:36 AM
yee....pendapat mecem gitu mah sebelom masehi juga dah ada yg ngungkapin.....tapi lupa siapa.....

E121F
06-06-2002, 03:02 PM
kata plato tuh

Tatsu
07-06-2002, 09:33 PM
heeee, kembali ke iptek dan tuhan ... kalo skala besarnya penciptaan alam semesta dari ketiadaan, gimana kalo skala kecilnya aja. ga mungkin kan makhluk hidup udah ada sejak bumi tercipta? yang menyebabkan munculnya makhluk hidup itu apaan? tuhan memicunya juga? atau itu hanya sebagian dari efek tambahan terciptanya alam semesta?