PDA

View Full Version : Filosofi


Luagefak Stalker
25-05-2002, 09:56 PM
filosofi masi termasuk science kah?
ato science tuh cuman buah dari filosofi...?

gwa sih lebih cenderung mikir pilihan yg kedua...jadi masi science related kan?..:D:D:D

let's talk 'bout philosophy here...!!!

ngg...gimana kalo kita mulai dengan pertanyaan yg lumayan "dasar" :

Who r we? Who r u?
WHO AM I?....

:D:D:D

E121F
25-05-2002, 11:04 PM
i am i
there are also many 'i'
i in i
i in you
i in him
i in her
i in them
i in ...

n/a
26-05-2002, 12:11 AM
Quote dari postingan lain (gue demen banget sama kata2 ini.......:D):

"How can you prove that we exist? Maybe we don't exist."
Vivi - Final Fantasy IX

Gimana? ada yang bisa jawab.................?

Windy Reed
26-05-2002, 06:42 AM
filsafat ngelahirin science kan ? abis dasarnya, filsafat itu "mikir". Bener gak ? ??? <=== sama gak yakinnya

yang quote-nya Vivi, kan kayak omongan filsuf Cina kan, cuman lupa namanya. Apa saya ini seorang saya yang sedang bermimpi jadi kupu^2 atau seekor kupu^2 yang bermimpi jadi saya ?

k4r-kun
27-05-2002, 04:38 PM
Originally posted by Windy Reed
filsafat ngelahirin science kan ? abis dasarnya, filsafat itu "mikir". Bener gak ? ??? <=== sama gak yakinnya

yang quote-nya Vivi, kan kayak omongan filsuf Cina kan, cuman lupa namanya. Apa saya ini seorang saya yang sedang bermimpi jadi kupu^2 atau seekor kupu^2 yang bermimpi jadi saya ?

Yap, memang yang melahirkan science itu filsafat... begitulah yang diajarkan di IAD.

kamandhani
28-05-2002, 02:53 PM
truzzzzzzz............. siapakah Aku ?? :D:D:D

Windy Reed
28-05-2002, 03:09 PM
saya idup (setidaknya saya kira begitu) walau nggak mendapat pencerahan. Hidup tanpa makna biar sama ama mati juga tetep aja idup :D

sial, ignorant banget saya
*ditimpuk bangku*

Hawkins
28-05-2002, 09:10 PM
waduh themanya terlalu berat nih

E121F
28-05-2002, 09:18 PM
stephen hawkings? ;D

Hawkins
29-05-2002, 07:30 PM
maunya sih begitu :D

Luagefak Stalker
29-05-2002, 08:05 PM
pembuktian secara matematika:

gelas
1/2 isi = 1/2 kosong....
coret 1/2-nya maka:
isi = kosong.....

hidup
1/2 mati = 1/2 hidup...
coret 1/2-nya maka:
hidup = mati.....

:D:D:D:D

we are born to die.....;D

E121F
30-05-2002, 12:56 AM
selamat berjuang :D

monkey_wrench
30-05-2002, 08:47 AM
Who are we ?!?!

we are tiny, small, microscopic creature
that are trying to strive our own existence
in this wild and crazy universe that had no
boundries at all...

and it is possible
for us to be crushed anytime by "THE ONE"

Luagefak Stalker
31-05-2002, 09:12 PM
so wut about karma and reincarnation....?

Riovasky
01-06-2002, 01:38 PM
karma itu khan penghakiman dini atau bisa disebut pembalasan dunia...
sedangkan reincarnation itu kelahiran kembali...
saya kira kita akan hidup mati dan hidup selamanya...
soalnya sayang nggak bisa ngebayangin gimana kalo mati selamanya..?? rasanya seperti...... :D:D:D

Windy Reed
01-06-2002, 01:49 PM
mungkin mati selamanya itu kayak kematian yang dipercaya atheis kali, cerita selesai dan nggak ada roh atau apapun yang buat ngerasain apa masih idup ato mati, it just... end

E121F
01-06-2002, 05:32 PM
begitulah ;D

E121F
01-06-2002, 05:47 PM
Originally posted by Luagefak Stalker
pembuktian secara matematika:

gelas
1/2 isi = 1/2 kosong....
coret 1/2-nya maka:
isi = kosong.....

hidup
1/2 mati = 1/2 hidup...
coret 1/2-nya maka:
hidup = mati.....

:D:D:D:D

we are born to die.....;D
;D
lucu juga yah

kalo matematika murni gimana? (OT dikit nih)
. a²-a² = a²-a²
(a+a)(a-a) = a(a-a)
------------------------ : (a-a)
. (a+a) = a
. 2a = a
------------------------ : 2
. 2 = 1

nah loh? 8O
hahaha, apa coba yang salah? ;D

aisyah248
01-06-2002, 09:44 PM
Originally posted by Luagefak Stalker
filosofi masi termasuk science kah?
ato science tuh cuman buah dari filosofi...?

gwa sih lebih cenderung mikir pilihan yg kedua...jadi masi science related kan?..:D:D:D

let's talk 'bout philosophy here...!!!

ngg...gimana kalo kita mulai dengan pertanyaan yg lumayan "dasar" :

Who r we? Who r u?
WHO AM I?....

:D:D:D

dibalik tuh. philosophy adalah buahnya science. kata philosophe itu muncul setelah science sudah ada. Setelah orang2 macem Galileo menantang gereja demi science. Para philosophers pertama adalah murid2nya murid2nya Galileo.

Windy Reed
01-06-2002, 10:16 PM
hoe ? para filsuf yunani kuno ?

Tatsu
01-06-2002, 10:26 PM
kayanya plato ada sebelum jamannya gereja deh ... ;D

Luagefak Stalker
01-06-2002, 10:59 PM
Originally posted by aisyah248


dibalik tuh. philosophy adalah buahnya science. kata philosophe itu muncul setelah science sudah ada. Setelah orang2 macem Galileo menantang gereja demi science. Para philosophers pertama adalah murid2nya murid2nya Galileo.

kalo gitu Socrates Aristoteles deelel apaan donk?

mungkin dalam masalah istilah boleh telat....tapi kan yg dari yunani malah dari SM...bahkan gwa cukup yakin kalo yg lebih awal juga banyak.....

Windy Reed
02-06-2002, 08:08 AM
dan ada juga para filsuf gereja, biar bukan filsafat ilmu pengetahuan, mereka kan juga bisa dibilang filsuf

dan tentunya, dari benua kita sendiri, Cina dan India juga ada filsuf kan

aisyah248
02-06-2002, 11:18 AM
yah keliru ama apa yg aku inget dari kelas history-ku ;D jadi bingung lagi deh :( hehehehe

aisyah248
02-06-2002, 11:24 AM
dan yah soal kata philosophes itu..bukan dimaksud untuk orang yg "formal" philosopher, tapi a group back in Europe sono yg berarti thinker ama critic yg ikut dalam the Enlightenment. tapi yah kata itu juga ada dari dulu pun. :( baru baca dari buku history gue ;D so yah salah make juga tuh heheheh

Luagefak Stalker
02-06-2002, 12:29 PM
jadi maksudnya apa?...*ikutan bingung*

E121F
02-06-2002, 06:42 PM
............
*jadi kambing conge*

aisyah248
03-06-2002, 02:20 AM
yailah bingung. I was wrong. kok itu dibingungin sih? ;(

kirain apa yg aku baca itu maksudnya apa yg aku tulis sebelom itu. tapi yah salah. dan taunya aku itu salah, yah aku baca lagi note2 yg aku menulis dan juga buku itu...dan setelah dipikir2 yah emang apa yg kata kalian itu betul. karena philosophy kan the art of thinking. science itu empirical knowledge. dan empirical knowledge itu based on thinking and questioning. dimana itu sudah kita memiliki sejak lahir, dan karena itu yah dalam arti manusia bikin science itu, dalam arti science itu lahir dari philosophy. science is a made up subject, an education process created by humans to study the natural surroundings we live in...philosophy dah innate. cuma katanya aja yg dibikin manusia...

soal pertanyaan "who are we", ada pertanyaan lagi "what is reality?"

E121F
03-06-2002, 01:59 PM
Originally posted by aisyah248


soal pertanyaan "who are we", ada pertanyaan lagi "what is reality?"

kalau kau menganggap apa yang bisa kau sentuh,pegang,lihat adalah realitas
berarti realitas hanyalah rangsangan impuls dari otak

*kira2 begitulah jawaban morpheus kepada neo :D*

Divine_Sage
03-06-2002, 03:35 PM
Originally posted by aisyah248


soal pertanyaan "who are we", ada pertanyaan lagi "what is reality?"

ORIGINALLY POSTED BY ME
Antara "aku" dan "kamu" dan "dia" sebenarnya gak ada batas-batas pemisah...sbenernya semua yang ada di Kosmos ini adalah Satu Kesatuan..pemisahan hanya ada di pikiran manusia..di Kosmos ini gak ada sesuatu yang independen dan terpisah dari yang satu dan yang laennya..elo ngirup oksigen,binatang juga ngirup,hewan juga ngirup,tumbuhan juga ngirup...elo mengira kalo "bumi" ini adalah tempat tinggalmu...tapi bakteri di usus kamu "memandang" bahwa usus kamu seperti halnya kamu "memandang" bumi...maybe our "human mind" always make division about I,You,He/She,Them,dll...tapi pada Realitanya semua itu gak ada...yanga ad hanya Kesatuan Kosmos Yang Utuh..itu pun hanya nama..lebih baik gak usah diingat,karena kalo mengingat "Yang Utuh" maka dalam pikiranmu akan timbul dualitas "Yang Tidak Utuh" dan "Yang Utuh" ...so forget it,forget all and you`ll be realized...kata-kata "realized" sendiri sebenernya gak tepat...mungkin tak ada ketepatan sekaligus ada ketepatan dalam istilah 'realized' ini :D

NB: Diversity exist only on our mind` function but in Reality there`s only a Grand Unity

Divine_Sage
03-06-2002, 03:39 PM
Originally posted by Luagefak Stalker
so wut about karma and reincarnation....?

Akh...kalo ngebahas yang kayak gini sih masuk aja di YHSI ...udah dibahas dari A-Z :o

causu
03-06-2002, 04:50 PM
Siapa di atas yang bilang sains lahir dari filsafat...
Coba tolong dijelaskan bagaimana filsafat bisa melahirkan sains? :D

E121F
03-06-2002, 06:51 PM
Originally posted by causu
Siapa di atas yang bilang sains lahir dari filsafat...
Coba tolong dijelaskan bagaimana filsafat bisa melahirkan sains? :D
baca postingan aisyah no 3 dari bawah halaman ke-3 :D

causu
03-06-2002, 07:17 PM
Originally posted by E121F
baca postingan aisyah no 3 dari bawah halaman ke-3 :D
The art of thinking... ::bentar::
Ini mungkin bukan filsafat yang dianggap sebagai sebuah cabang "ilmu", tapi pemikiran manusia secara general. Jadi, ya bilang aja: pemikiranlah yang melahirkan sains.
Setahu gua, logika yang akan melahirkan sains, bukan filsafat.
Sejauh ini, sains yang dikenal lebih bersifat empiris: bisa diamati dan dibuktikan (baik dengan perhitungan matematis maupun pengujian di laboratorium). Dan filsafat tidak mau berurusan dengan itu, dengan pembuktian empiris seperti itu.

CMIIW

Peace :D

Divine_Sage
03-06-2002, 08:53 PM
Originally posted by causu

The art of thinking... ::bentar::
Ini mungkin bukan filsafat yang dianggap sebagai sebuah cabang "ilmu", tapi pemikiran manusia secara general. Jadi, ya bilang aja: pemikiranlah yang melahirkan sains.
Setahu gua, logika yang akan melahirkan sains, bukan filsafat.
Sejauh ini, sains yang dikenal lebih bersifat empiris: bisa diamati dan dibuktikan (baik dengan perhitungan matematis maupun pengujian di laboratorium). Dan filsafat tidak mau berurusan dengan itu, dengan pembuktian empiris seperti itu.

CMIIW

Peace :D

Tambahan lagi:

Objek filsafat secara ontologis adalah mempelajari sesuatu yang "ada"

"ada" sendiri ada 3 macem:

1.Ada menurut kenyataan...

2.Ada menurut pemikiran...

3.Ada menurut kemungkinan...

Jadi objeknya LUAAAAAAAAAAAASSSSSSS buanget... bukan melulu IP ...

Saking luas dan abstraknya pemikiran para filsof ini sampai-sampai mereka dianggap orang-orang pada umumnya sebagai orang2 yang kurang realistis..tapi itu keliru..sebab mereka ini berpikir kritis dalam menyelidiki hakekat segala sesuatu...bahkan dulu kala dengan berani para filsof Yunani menumbangkan mitos-mitos yang ada pada jaman dahulu..serta takhayul-takhayul yang ada pada jaman dahulu... ::up::

Windy Reed
03-06-2002, 09:31 PM
tapi tiap dengar kalimat^2 filsafat yang sifatnya lebih ke spiritual itu bukannya tambah dapet pengertian tapi kok malah cuman tambah bingung karena kedengeran mbelit ya ? ;D

Divine_Sage
03-06-2002, 10:01 PM
Originally posted by Windy Reed
tapi tiap dengar kalimat^2 filsafat yang sifatnya lebih ke spiritual itu bukannya tambah dapet pengertian tapi kok malah cuman tambah bingung karena kedengeran mbelit ya ? ;D

Ada sebuah cerita:

Seseorang yang berada sekitar 50 meter dari kota A bilang pada pelancong I "kota A berada 50 meter dari sini" ...trus si pelancong bertanya pada orang laen yang jaraknya 30 meter dari kota A ..dan orang tsb bilang "Kota A berjarak 30 meter dari sini" trus dia bertanya lagi kepada seseorang yang yang terletak 20 meter dari kota A ..dia menjawab "Kota A terletak 20 meter dari sini" ..pada akhirnya si pelancong tersebut hampir sampai pada A yang jaraknya tinggal 5 meter di hadapannya..trus dia berkata dalam hati..."mereka semua pembohong...kota A hanya 5 meter dari sini..." ::ketawa::

Why it`s so diifferent?? sebab para filsof menilai sesuatu hal dengan pandangan subjektif mereka masing-masing...semua berdasarkan pengalaman dan pembelajaran mereka masing-masing baik dari buku-buku acuan yang dibuat oleh filsof sebelonnya dan eksperimen pribadi mereka sendiri...misal Saint Thomas Aquinas dibanding sama Plato..jelas pemikiran mereka berbeda... :D

NB: Realita itu ada di "sana" sejak dulu..para pemikir dan filsof hanya berusaha untuk mengungkapkannya kembali dengan "bahasa" mereka masing-masing...

aisyah248
04-06-2002, 02:48 AM
jadi bingung ;(

ok, aku mengatakan diawal bahwa filosof adalah anak buahnya science...karena dari science itu dimana empirical knowledge itu ada, lahirlah deductive reasoning...inductive reasoning, yg pertama dimunculkan oleh uhm Descarte atau Bacon deh kalo gak salah...yg sering dipake oleh para philosophers...?

tau deh..atau mungkin science itu melahirkan modern philosophy?

what is philosophy anyways? Artinya itu apa? Generalnya? specificnya?

causu
04-06-2002, 10:16 AM
Originally posted by aisyah248
jadi bingung ;(

ok, aku mengatakan diawal bahwa filosof adalah anak buahnya science...karena dari science itu dimana empirical knowledge itu ada, lahirlah deductive reasoning...inductive reasoning, yg pertama dimunculkan oleh uhm Descarte atau Bacon deh kalo gak salah...yg sering dipake oleh para philosophers...?

tau deh..atau mungkin science itu melahirkan modern philosophy?

what is philosophy anyways? Artinya itu apa? Generalnya? specificnya?
Filsafat itu, seperti aisyah bilang sebelumnya, the art of thinking. Filsafat itu suatu usaha manusia untuk menemukan kebenaran.
Filsafat adalah ilmu (tentang segala hal ;D).
Karena itu, muncul paradoks dalam dirinya. Ilmu tidak mungkin mengetahui segala sesuatu. Ilmu tidak mungkin mencapai kebenaran absolut, tetapi kebenaran tentatif. Ilmu mengacu kepada rasionalitas dan pembuktian ilmiah.
Filsafat tidak begitu: dia ingin mengetahui sebab semua hal, termasuk soal Tuhan :D, ingin mendapatkan kebenaran hakiki, tidak peduli dengan pembuktian ilmiah.

Originally posted by Sage
bahkan dulu kala dengan berani para filsof Yunani menumbangkan mitos-mitos yang ada pada jaman dahulu..serta takhayul-takhayul yang ada pada jaman dahulu...
Sekaligus mengembangkan takhyul baru dan kesesatan baru? ;D

Divine_Sage
04-06-2002, 11:34 AM
Originally posted by causu

Sekaligus mengembangkan takhyul baru dan kesesatan baru? ;D

Nop...takhayul or superstition itu kan nggak bisa dinalar secara rasional..pake mitos dewa dewi,dll..kucing hitam=sial ,angka 13=sial,dll itu semua namanya takhayul..tapi kalo filsafat tuch kebanyakan berasal dari pemikiran dan pengalaman pribadi si filsof..bukan sekadar takhayul n cerita negeri dongeng...on studying philosophy berarti manusia bisa mengusir segala bentuk kepercayaan thd superstisi2x semu yang telah melekat di suatu adat dan tradisi...tapi itu kalau yang belajar emang punya jiwa filsof..sebab seorang filsof yang baik akan selalu terus dan terus menguji kebenaran suatu ungkapan filsafat sebab filsafat bersifat implikatif (jawaban yang ada masih dapat dibuat suatu pertanyaan baru)...tapi kalo yang belajar gak punya jiwa filsof dan gak kritis...ya..jadilah superstisi2x baru lagi deh... :D

Divine_Sage
04-06-2002, 11:53 AM
Originally posted by aisyah248
jadi bingung ;(

ok, aku mengatakan diawal bahwa filosof adalah anak buahnya science...karena dari science itu dimana empirical knowledge itu ada, lahirlah deductive reasoning...inductive reasoning, yg pertama dimunculkan oleh uhm Descarte atau Bacon deh kalo gak salah...yg sering dipake oleh para philosophers...?

tau deh..atau mungkin science itu melahirkan modern philosophy?

what is philosophy anyways? Artinya itu apa? Generalnya? specificnya?

>>>Science ada 2 macem sumber...

1.Rasional (apriori) :menggunakan logika..misal:matematika..pendukung teori ini selalu menentang penggunaan eksperimen..contoh filso pendukung=Descrates

2.Empiris (aposteriori) :menggunakan eksperimen2x dalam menyelidiki suatu hal..misal semua ilmu eksak...pendukung teori ini adalah Thomas Hobbes

Baru setelah Immanuel Kant (1724-1804). Filsafatnya dikenal dengan Idealisme Transendental atau Filsafat Kritisisme. Menurutnya, pengetahuan manusia merupakan sintesa antara apa yang secara apriori sudah ada dalam kesadaran dan pikiran dengan impresi yang diperoleh dari pengalaman (aposteriori). Ia berusaha meneliti kemampuan dan batas-batas rasio. Ia memposisikan akal dan rasa pada tempatnya, menyelamatkan sains dan agama dari gangguan skeptisisme...dengan kata lain...dia mengatakan bahwa rasio n empiris sama2x penting...

>>>Filsafat sendiri kan dibagi menurut zaman2x perkembangannya, perkembangannya mbak...tokoh2x di atas ini kan ada belon lama ini... yaitu setelah adanya Renasissance sekitar abad 15 s/d 16 masehi...di mana muncul Francis Bacon (1561-1626). Ia berpendapat bahwa filsafat harus dipisahkan dari teologi. Meskipun ia meyakini bahwa penalaran dapat menunjukkan Tuhan, tetapi ia menganggap bahwa segala sesuatu yang bercirikan lain dalam teologi hanya dapat diketahui dengan wahyu, sedangkan wahyu sepenuhnya bergantung pada penalaran. Hal ini menunjukkan bahwa Bacon termasuk orang yang membenarkan konsep kebenaran ganda (double truth), yaitu kebenaran akal dan wahyu. Puncak masa renaissance muncul pada era Rene Descartes (1596-1650) yang dianggap sebagai Bapak Filsafat Modern dan pelopor aliran Rasionalisme. Argumentasi yang dimajukan bertujuan untuk melepaskan diri dari kungkungan gereja. Hal ini tampak dalam semboyannya "cogito ergo sum" (saya berpikir maka saya ada). Pernyataan ini sangat terkenal dalam perkembangan pemikiran modern, karena mengangkat kembali derajat rasio dan pemikiran sebagai indikasi eksistensi setiap individu. Dalam hal ini, filsafat kembali mendapatkan kejayaannya dan mengalahkan peran agama, karena dengan rasio manusia dapat memperoleh kebenaran. Kemudian muncul pula aliran Empirisme, dengan pelopor utamanya, Thomas Hobbes (1588-1679) dan John Locke (1632-1704). Aliran Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan dan pengenalan berasal dari pengalaman, baik pengalaman batiniah maupun lahiriah. Aliran ini juga menekankan pengenalan inderawi sebagai bentuk pengenalan yang sempurna,trus ada Immanuel Kant,dll...dst......

>>>What`s philosophy?? sulit sekali kalo didefinisikan..sebab definisi satu sama lain berbeda-beda...

contoh:

a. Plato (427SM - 347SM) seorang filsuf Yunani yang termasyhur murid Socrates dan guru Aristoteles, mengatakan: Filsafat adalah pengetahuan tentang segala yang ada (ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang asli).

b. Aristoteles (384 SM - 322SM) mengatakan : Filsafat adalah ilmua pengetahuan yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda).

c. Marcus Tullius Cicero (106 SM - 43SM) politikus dan ahli pidato Romawi, merumuskan: Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang mahaagung dan usaha-usaha untuk mencapainya.

d. Al-Farabi (meninggal 950M), filsuf Muslim terbesar sebelum Ibnu Sina, mengatakan : Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.

e. Immanuel Kant (1724 -1804), yang sering disebut raksasa pikir Barat, mengatakan : Filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di dalamnya tiga persoalan, yaitu:

- apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika)

- apakah yang dapat kita kerjakan? (dijawab oleh etika)

- sampai di manakah pengharapan kita? (dijawab oleh antropologi)


>>>Simpelnya filsafat adalah"art of thinking" ..sperti yang elo katakan itu tuh... :D

Luagefak Stalker
05-06-2002, 08:12 PM
kalo menurut kamus sih....

phi·los·o·phy n 1. the branch of knowledge or academic study devoted to the systematic examination of basic concepts such as truth, existence, reality, causality, and freedom
2. a particular system of thought or doctrine
3. a set of basic principles or concepts underlying a particular sphere of knowledge
4. a precept, or set of precepts, beliefs, principles, or aims, underlying somebody’s practice or conduct
5. restraint, resignation, or calmness and rationality in a person’s behavior or response to events
6. the branch of learning that includes the liberal arts and sciences and excludes medicine, law, and theology (archaic )

Microsoft® Encarta® Encyclopedia 2002. © 1993-2001 Microsoft Corporation. All rights reserved.

misi
13-06-2002, 08:52 PM
ORIGINALLY POSTED BY DS
Antara "aku" dan "kamu" dan "dia" sebenarnya gak ada batas-batas pemisah...sbenernya semua yang ada di Kosmos ini adalah Satu Kesatuan..pemisahan hanya ada di pikiran manusia..di Kosmos ini gak ada sesuatu yang independen dan terpisah dari yang satu dan yang laennya..elo ngirup oksigen,binatang juga ngirup,hewan juga ngirup,tumbuhan juga ngirup...elo mengira kalo "bumi" ini adalah tempat tinggalmu...tapi bakteri di usus kamu "memandang" bahwa usus kamu seperti halnya kamu "memandang" bumi...maybe our "human mind" always make division about I,You,He/She,Them,dll...tapi pada Realitanya semua itu gak ada...yanga ad hanya Kesatuan Kosmos Yang Utuh..itu pun hanya nama..lebih baik gak usah diingat,karena kalo mengingat "Yang Utuh" maka dalam pikiranmu akan timbul dualitas "Yang Tidak Utuh" dan "Yang Utuh" ...so forget it,forget all and you`ll be realized...kata-kata "realized" sendiri sebenernya gak tepat...mungkin tak ada ketepatan sekaligus ada ketepatan dalam istilah 'realized' ini

::ketawa:: Halo DS. Jadinya bagaimana dengan masalah kuburan ?? Apa DS jadi mau gantiin org yg meninggal dunia hari ini ?? Nurut DS sebenernya kalian sama kan ?? :D:D

misi
13-06-2002, 08:57 PM
Originally posted by kamandhani
truzzzzzzz............. siapakah Aku ?? :D:D:D

Aku adalah "Yang" sedang kusadari kali yah... :D:D

Divine_Sage
16-06-2002, 01:53 PM
Originally posted by misi
ORIGINALLY POSTED BY DS
Antara "aku" dan "kamu" dan "dia" sebenarnya gak ada batas-batas pemisah...sbenernya semua yang ada di Kosmos ini adalah Satu Kesatuan..pemisahan hanya ada di pikiran manusia..di Kosmos ini gak ada sesuatu yang independen dan terpisah dari yang satu dan yang laennya..elo ngirup oksigen,binatang juga ngirup,hewan juga ngirup,tumbuhan juga ngirup...elo mengira kalo "bumi" ini adalah tempat tinggalmu...tapi bakteri di usus kamu "memandang" bahwa usus kamu seperti halnya kamu "memandang" bumi...maybe our "human mind" always make division about I,You,He/She,Them,dll...tapi pada Realitanya semua itu gak ada...yanga ad hanya Kesatuan Kosmos Yang Utuh..itu pun hanya nama..lebih baik gak usah diingat,karena kalo mengingat "Yang Utuh" maka dalam pikiranmu akan timbul dualitas "Yang Tidak Utuh" dan "Yang Utuh" ...so forget it,forget all and you`ll be realized...kata-kata "realized" sendiri sebenernya gak tepat...mungkin tak ada ketepatan sekaligus ada ketepatan dalam istilah 'realized' ini

::ketawa:: Halo DS. Jadinya bagaimana dengan masalah kuburan ?? Apa DS jadi mau gantiin org yg meninggal dunia hari ini ?? Nurut DS sebenernya kalian sama kan ?? :D:D

Udah saya jawab koq dari jaman Alluvium...elo nya yang blon reply... ;p

misi
17-06-2002, 04:07 PM
Originally posted by Divine_Sage


Udah saya jawab koq dari jaman Alluvium...elo nya yang blon reply... ;p

Mana ?? :o

uj4ng
10-07-2002, 02:31 AM
Originally posted by E121F
kalo matematika murni gimana? (OT dikit nih)
. a²-a² = a²-a²
(a+a)(a-a) = a(a-a)
------------------------ : (a-a)

SYSTEM ERROR - Divide by ZERO.

uj4ng
10-07-2002, 02:45 AM
Originally posted by aisyah248
ok, aku mengatakan diawal bahwa filosof adalah anak buahnya science...karena dari science itu dimana empirical knowledge itu ada, lahirlah deductive reasoning...inductive reasoning, yg pertama dimunculkan oleh uhm Descarte atau Bacon deh kalo gak salah...yg sering dipake oleh para philosophers...?
Inductive reasoning sering juga dipake oleh para ilmuwan. The problem with inductive reasoning is something called the "black swan problem": absence of evidence is not evidence of absence. Dalam science, gak mungkin untuk membuktikan bener nggaknya sebuah teori. Walaupun misalnya teori tersebut bisa menjelaskan semua penemuan yang ada sekarang, gak ada jaminan kalo teori itu bisa menjelaskan semua penemuan yang mungkin akan ditemukan di masa depan.

ManiacZ
22-07-2002, 05:23 PM
From the standpoint of the truth which is Theosophy death has quite a different charactere from what it is ordinarily imagined to be by people of whatever faith. Fear of Death is the commonest thing in the world and Death is pictured as a King of Terrors. But the standpoint of of the teernal man it is a recurring incident in the pathway of his progress, and as Bhagavad Gita once said 'why grieve over the inevitable?'

It is not a harmful incident and there are reasons to think, usually not a painful one. The shuffling off the mortal coil must be an event fraught with relief, not burdensome. The process of inbreathing (death) is in its successive phase, everywhere in Nature, there is always this alteration of night and day, birth and death, expansion and contraction, limitation and transcendence, waxing and waning, the swing of the eternal pendulum.

All manisfetation is by such a duality, the rhythm of oscillation of pole to pole of quality or state. Looked at thus, there is a law of constant dying and birth, all the time and everywhere, and there is nothing terrible or strange in its working ...
Death does not severe human tie, any mor than it cancels mutual obligations. It is a dramatic event in life like birth, falling in love, the blossoming of a bud, the rising of the sun. Death does not broken the golden link of love or the iron bond of hate, though the physical connection may be sundered for a time.

What is Life? It is a mystery, but we know it in its manifestations. It may be regarded as the existence and activity of the self behind everything., which is one, infinite, infinitely capable, deathless, timeless, spaceless, eternally beautiful and creative.

Hamlet
22-07-2002, 05:40 PM
Make sense :D:D:D

ManiacZ
22-07-2002, 05:53 PM
8D8D8D

Make Sense rhymes with 'My Ass' ... hehehe does it? or doesn't it?

By the way, HONESTLY SPEAKING, back home we dont have teas so I decided to come here to try some ...

8D8D8D

Anyway, there's this AWESOME pic of my friend I'd like to share with y'all ...

8D8D8D