PDA

View Full Version : (info/tips) Hal dalam mencintai dan pernikahan


Chantique
09-05-2003, 09:54 PM
MENCINTAI

Ingat kan, tembang Mencintaimu yang dilantunkan Krisdayanti. Yess! Lagu itu membuat hati kita berdarah-darah. Sungguh, kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, bila kita bisa mencintai seseorang tanpa pamrih. Rasa itu ada, tanpa perlu kamu rekayasa. Nggak perlu dikaitkan dengan materi, fisik yang sempurna atau imbalan yang nanti akan kita dapatkan. Karena perasaan ini, alamiah banget, bisa dialami oleh siapa saja.

Masalahnya, bila kamu mencintai seseorang, pasti ada banyak konsekuensinya dong. Perhatiin deh, soal:

a. Ikhlas
Yang jelas, mencintai seseorang butuh keikhlasan. Apa bener, kamu ikhlas, bila ternyata dia rasa sayangnya tidak sebesar rasa sayangmu pada dia? Apa kamu rela, menolong dia ketika menghadapi masalah apa pun, tanpa ada bayangan kamu akan memperoleh balasan yang sama?

b. Obyektifitas
Cinta nggak boleh membuat kamu terlena, justru tetap siaga. Kamu bisa memilah-milah hal yang positif dan negatif. Jika kamu mencintainya, pasti kamu pun nggak ingin dia melakukan hal negatif yang merugikan dirinya sendiri kan? Misalkan doi mengajak kamu mabuk-mabukan, karena mencintainya, kamu pun mengiyakan saja. Wah, jangan dong. Justru karena kamu tulus mencintainya, kamu harus ingatkan dia. Meski dia marah-marah, toh itu demi kebaikannya. Ya, nggak?

c. Tanggung jawab
Boleh kok, kamu mencintai seseorang dalam banget. Tapi tetap
bertanggungjawab lho. Jangan langsung pasrah, mau apa saja oke. Nggak ada deh, kamus itu. Kalau pun dia juga mencintai kamu, pasti dia mengharapkan kamu pun dalam keadaan terbaik.

d. Posesif
Ada perasaan khawatir berlebihan, memang. Apalagi kalau si dia banyak yang menyukai, doyan gaul dan aktif di berbagai kegiatan. Nggak perlu berlebihan, kamu mengawasinya. Bahkan kemudian mengecek selalu posisi dia, apa saja yang dilakukan seharian tadi, sampai detil. Lama-lama doi gerah lho. Kamu kan bukan satpamnya.

e. Perbedaan
Sadari adanya perbedaan di antara doi dan dirimu. Pasangan yang sudah bertahun-tahun berumahtangga saja, pasti ada nggak cocoknya. Apalagi kamu yang baru mengenal doi. Jangan cepat-cepat menvonis, kalau kamu cinta matinya dan dia terlalu sempurna di matamu. Hati-hati deh. Kamu terima satu-satu, apa saja yang membuat jarak di antara kalian itu ada. Bila kenyataannya nggak mungkin dilewati, kamu tetap mau menjadi
"korban" nggak?

f. Kritis
Orang bilang, kalau sudah cinta, beras mentah pun dianggap berlian. Kita wajib kritis lho, meski berhadapan dengan orang tercinta. Bila ada perlakuan tidak seimbang, berlebihan dan kelewatan, harus dikomentari tuh. Misalkan, doi mulai main tangan atau menvonis kamu A, B, C dan sama sekali nggak seperti yang kamu bayangkan. Tegas deh, lurusin dulu hal ini, sebelum kamu kena kanker paru-paru!

g. Sabar
Sabar, kunci akhir bila kamu mencintai seseorang. Jangan membayangkan keajaiban, sekejab dia akan mencintaimu juga. Waktu akan berbicara. Perlahan-lahan, bila dia membuka mata hatinya, pasti ada kesempatan untuk dia menerima cintamu. Bila kesabaran kamu habis, ya...siap-siap membuka lembar yang baru. Toh, dunia nggak sedaun kelor kok...Don't give up! Paling tidak, kamu patut bersyukur, bisa mencintai orang dengan tulus dan apa adanya.


The End......:)

Chantique
09-05-2003, 09:55 PM
ADA APA DENGAN PERNIKAHAN

Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya doyan
musik,berarti ada gejala bisa langgeng.. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah...(is that simple?........)

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.

Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa? MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.

Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? Harus ada 'Komunikasi Dua
Arah', 'Ada kerelaan mendengar kritik', 'Ada keikhlasan meminta maaf', 'Ada ketulusan melupakan kesalahan, dan keberanian untuk mengemukakan pendapat'.

Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.

Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa,
bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama...

MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda.
Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami orang lain...?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup...??

MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk 'Menerima' dan 'Memaafkan'.

mahanee
10-05-2003, 09:29 AM
::up:: oke banget nih mam .. gw gantung di atas ya thread nya biar gak tenggelam ::up::

Fr3sh L3m0N
14-05-2003, 07:54 AM
sippppp...banget mah...:X

tambah lagiii yang lain...:)

hawk
17-05-2003, 04:09 PM
bagus threadnya. kapan" gue mampir deh.. :D <--*guess who is talking* ;)

ch3rry
18-05-2003, 08:29 AM
Meeeeegggggggggg .. hehehehe :D

mampir sini juga yah, udah gak sabar nih ? ;) ;p

btw, thread ini emang ::up::

Meg Riany
19-05-2003, 08:36 AM
eehh.. ada mbak cherry ::bye2:: kok manggil" gue mbak? :D

iya thread di forum ini bagus". dulu khan gue sempet post thread soal gini"an juga di "kantor" i.e. wanita bekerja, super woman, yg intinya gak jauh soal hub. keluarga/rumah tangga juga. remember? ;)

ps. sori OT dikit mbak chantique ;D

braddy
21-05-2003, 12:22 PM
Bagusnya di share juga pengalaman aplikasinya, biar pada yakin it works, getoooo...
thanks ulasannya mengenai mencintai dan pernikahan.

Chantique
21-05-2003, 11:39 PM
gpp Meg... hihihi

Nisty
08-07-2003, 02:57 PM
Gwe tambahin yah...... :)

Menikah itu menurut gwe....... ::bentar2:

Disaat remaja dan mulai berpikiran dewasa, kerap kita memimpikan / mempunyai cita2 untuk mempunyai suatu keluarga, dimana kita sebagai orang tuanya...
Mimpi membentuk keluarga yang seperti apa, HARUS dimiliki seseorang sebelum menikah...
Untuk dari itu, maka kita memerlukan partner untuk mewujudkan cita-cita kita..
Carilah yang benar2 sesuai dan dapat bekerja sama untuk mewujudkan mimpi kita....
Nah.....
Dimulainya proyek membentuk suatu keluarga impian adalah saat pernikahan itu...:)


Ingat....
Pernikahan seharusnya juga didahului oleh cita2....
Jangan HANYA mengandalkan sekedar cinta doang.... ;)

karayas
02-09-2003, 02:39 PM
Nyumbang artikel...

Saling menghargai antara suami istri

Persoalan Rumah tangga,biasanya di dasari dari sikap mulai tidak menghargai pasangan atau masing-masing anggota keluarga.
Akibat-akibatnya:

1. adanya kekerasan
2. Timbulnya perasaan kecewa
3. Timbulnya perang dingin
4. Timbulnya pikiran untuk selingkuh
5. Keluarga bukan lagi menjadi tempat yang nyaman

Cara-cara menghargainya

1. dengan perkataan , 3 magic words
- minta maaf,
- minta tolong
- Ucapan terimakasih
2. Dengan sikap sehari-hari , wajar dan tidak dibuat-buat
3. Dengan memberi hadiah ( bukan soal mahalnya tapi lihat perhatiannya pada waktu yang tepat)
4. Dengan sentuhan-sentuhan cinta ( Ciuman dan pelukan)
5. Saling membantu meringankan pekerjaan.
6. Tidak pernah menceritakan kelemahan pasangan pada orang lain.

CIRI-CIRI KELUARGA YANG SALING MENGHARGAI

1. Keluarga penuh dengan pujian dan keceriaan
2. Keluarga tidak meributkan persoalan-persoalan kecil
3. Keluarga saling mempercayai.
4. Keluarga saling memparhatikan satu dengan yang lain
5. Keluarga penuh damai dan ketenangan.

Hanya dengan saling menghargai,keluarga menjadi makin kuat dan penuh kebahagiaan :)

Aeronautica
30-09-2003, 02:49 AM
Ketika sudah menikah...
cinta kadang entah sudah raib ke no berapa...
yang ada hanyalah persahabatan.

ada jg yang bilang, ketika memutuskan menikah itu bukan soal kebersamaan dan segala tetekbengek sebuah pernikahan, tp tanggungjawabmu ketika mencintai dan dicintai orang.

gw bilang
menikah cuma butuh keberanian dan kesatuan tekad dari 2 org.
kemudian dari kesamaan visi menikah, akan timbul usaha dari keduabelah pihak untuk mempertahankan pernikahannya tentu. akan bersemi cinta, pengertian, komunikasi yang lancar, dsb2

ß.è.ñ.z
30-09-2003, 08:51 AM
cewe : Yang paling kamu cintai di dunia ini siapa ?
cowo : Kamu dong !!!
cewe : Menurut kamu, aku ini siapa ?
cowo : (berpikir sejenak lalu menatap cewe dengan pasti) Kamu tulang rusukku...

Setelah menikah, pasangan itu mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing - masing dan kepenatan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi membosankan.

Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari pada akhir sebuah pertengkaran cewe lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak "Kamu nggak cinta lagi sama aku !".

cowo sangat membenci ketidak dewasaan cewe dan secara spontan balik berteriak "Aku menyesal kita menikah ! Kamu ternyata bukan tulang rusukku !!!"

Tiba-tiba cewe menjadi terdiam dan berdiri terpaku untuk beberapa saat.

cowo menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan, tetapi seperti air yang telah tertumpah tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, cewe kembali kerumah dan mengambil barang - barangnya, bertekad untuk berpisah.

"Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing - masing."

Lima tahun berlalu.

cowo tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan cewe. cewe pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali lagi.

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat dimana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas.

cowo : Apa kabar ?
cewe : Baik ... apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang ?
cowo : Belum.
cewe : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
cowo : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, tidak ada yang berubah.

cewe tersenyum manis, lalu berlalu. "Good Bye ...."

Semingga kemudian dia mendengar bahwa cewe adalah salah satu korban Menara WTC.

Malam itu, sekali lagi, cowo mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di hatinya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena cewe, tulang rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia patahkan...

"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"

ay2403
06-11-2003, 12:26 PM
so sweet.... so touchy....

ß.è.ñ.z
12-11-2003, 10:06 PM
Gue paling seneng, pas kebangun tengah malem, ngeliatin dan merhatiin wajah cantik Wify yang lagi pulas tidur... tenang sekali...

Kalo sebelumnya ada rasa kesel atau marah, biasanya langsung hilang... biasanya akan gue usap mukanya, rambutnya... dan menciumnya...

Kalo kebetulan dia terbangun, biasanya berlanjut dengan Wrestling... ::mega::

Gue merasa, itu salah satu cara yang cukup efektif untuk menjaga rasa cinta dan keawetan pernikahan...

hansamu77
10-12-2003, 02:28 AM
Gue makin cinta saat kita berdua sedang "on air".Melihat wajahnya yg jauh berbeda dari kondisi sehari-hari..::bentar:: ::bentar::

ß.è.ñ.z
10-12-2003, 10:17 PM
Originally posted by hansamu77
Gue makin cinta saat kita berdua sedang "on air".Melihat wajahnya yg jauh berbeda dari kondisi sehari-hari..::bentar:: ::bentar::

Apa tuch yang dimaksud dengan sedang "on air"...?? ::bingung::

Ponakan
06-01-2004, 09:15 AM
sedang siaran kali:: ::angel::

ryohe
17-01-2004, 03:58 AM
chantique: nice tips :)

herdy_tebalek
24-01-2004, 04:08 PM
pernikahan manurut gw adalah sesuatu yg sakral
jadi orng yg mo nikah harus sudah bener-bener
siap segala-galanya
Syarat
Syirit
Syeret

agar bisa membentuk keluarga yang sakinah

phoenix_rising
26-05-2004, 09:17 AM
meski cinta bukan segalanya, bukankah cinta adalah sesuatu yang indah untuk memulai sesuatu yang indah? Yang penting bagaimana kita merawat cinta itu...
Karena cinta itu seperti tanaman, kalau tidak dirawat ya mati...
merawat cinta ya pake thread yang pertama itu...

superkiky
14-07-2004, 01:08 PM
kayaknya harus banyak berguru di topik ini nih, gue baru mau merit taun ini, kita juga punya lagu ...... gak tau judulnya tapi dia pernah nyanyiin saat berdua gue "jangan berhenti mencintaiku" itukah judul lagunya?

endy_en
16-09-2004, 01:56 PM
gue juga bakal merit bulan depan.. semoga kami berdua bisa menjalankan petuah² dari member² 'senior' disini :)

Kanu
14-10-2004, 12:58 PM
Endy :P tumben loe maen disini.. ceilee yg mau merit :P good luck yah ::up::

endy_en
16-10-2004, 09:57 AM
elo tuh yg tumben tiba² masuk kemari :P ::toeng::

romansa
28-10-2004, 11:20 PM
orang bijak bilang.. " mencintai bukan harus memiliki"
jadi siap2 untuk pisah
makanya klo mencintai samwan 70% aja
30% buat jaga2... :D :D

ß.è.ñ.z
08-11-2004, 03:06 PM
PERNIKAHAN, Wanita

Jaman dahulu, wanita berusia 25th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki dua orang anak, yang sulung kelas 1 SD dan adiknya masuk TK kecil, itu artinya wanita tadi menikah pada usia muda 19-20 th.

Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Wanita berusia 25th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki satu orang anak, ada yang baru saja lahir atau bahkan ada yang sedang hamil anak pertama, itu artinya wanita tadi menikah pada usia 23-24 th.

Kemudian terjadi lagi pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Wanita berusia 25th. ada banyak juga dari mereka sudah memiliki satu orang anak, ada yang baru saja lahir atau bahkan ada yang sedang hamil anak pertama, tapi wanita itu baru saja memikirkan akan menikahi ayah dari anaknya.

PERNIKAHAN, Pria.

Jaman dahulu, pria berusia 35th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki tiga orang anak dan dua orang istri, yang sulung dan adiknya adalah hasil dari istri pertama, yang bungsu hasil dari istri kedua.

Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Pria berusia 35th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki tiga orang anak, dan seorang istri serta pacar gelap, ketiga anaknya adalah hasil dari seorang istrinya sedangkan dari pacarnya diusahakan agar tidak sampai punya anak.

Kemudian terjadi lagi pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Pria berusia 35th. ada beberapa dari mereka sudah memiliki tiga orang anak dan dua atau tiga orang pacar terang-terangan, ketiga anaknya adalah hasil dari pacar-pacarnya, dan pria itu belum pernah memikirkan akan menikahi pacar-pacarnya.

ß.è.ñ.z
08-11-2004, 04:10 PM
Malam Pengantin, Mempelai Wanita

Jaman dulu, mempelai wanita memasuki kamar pengantinnya masih mengenakan gaun pengantinnya lengkap, dan menuju ranjang pengantin kemudian tiduran telungkup dengan perasaan harap-harap cemas, was-was, deg-degan dan tubuh panas-dingin, tanpa suara menunggu mempelai prianya berbuat sesuatu.

Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Mempelai wanita memasuki kamar pengantinnya sudah dengan gaun tidur lumayan tipis dengan bagian dada rendah serta lumayan pendek sebatas pangkal paha lalu menuju ranjang pengantin kemudian tiduran miring membelakangi mempelai prianya sambil berkata lirih: "fuck me if you can".

Kemudian terjadi lagi pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Mempelai wanita memasuki kamar pengantinnya sudah tanpa sehelai benangpun lalu menuju ranjang pengantin, kemudian tiduran telentang sambil berkata lantang: "mas... jangan seperti yang sudah-sudah ya, cuma tahan 10 menitan, gw baru aja on, kamu sudah selesai, beda banget sama mantan pacar gw dulu yang sanggup dari bedug magrib sampai azan subuh".

Malam Pengantin, Mempelai Pria

Jaman dulu, mempelai pria memasuki kamar pengantin masih mengenakan gaun pengantinnya lengkap, dan menuju ranjang pengantin, dimana sudah tergolek mempelai wanita yang tidak kalah lengkap gaun pengantinnya, kemudian pria tersebut mulai satu persatu melucuti pakaiannya sendiri, dan pada saat melepaskan bagian terakhir dari busana mempelai wanita, terdengar adzan subuh berkumandang.

Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Mempelai pria memasuki kamar pengantinnya hanya dengan kaus singlet dan celana pendek lalu menuju ranjang pengantin yang sudah tergolek mempelai wanita dengan gaun tidur lumayan tipis, sambil bibirnya terus menghisap rokok, butuh waktu satu-dua jam untuk untuk terus merokok dan merokok sampai akhirnya baru bisa memulai tanpa foreplay, selesai dalam 10 menitan.

Kemudian terjadi lagi pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...

Mempelai pria memasuki kamar pengantinnya sudah tanpa sehelai benangpun lalu menuju ranjang pengantin yang sudah tergolek mempelai wanita, sambil menggengam dompet yang kemudian dilemparkannya kearah mempelai wanita seraya berkata lantang: "kamu boleh ambil semua isi dompet itu, gw cuma pengen telentang... kamu yang 'kerja' diatas".

romansa
05-12-2004, 10:36 PM
bang benZ... gw mo nanya nieh
jaringan lan gw speed tadinya 100mbps tiba2 turun jadi 10mbps
kenapa tuh.. internet gw jadi angot2-an
yg laen ada yang tau.. tolongin gw donk
system internet gw system Router apaan tuh??

ß.è.ñ.z
06-12-2004, 10:38 AM
Originally posted by romansa
bang benZ... gw mo nanya nieh
jaringan lan gw speed tadinya 100mbps tiba2 turun jadi 10mbps
kenapa tuh.. internet gw jadi angot2-an
yg laen ada yang tau.. tolongin gw donk
system internet gw system Router apaan tuh??

PM gue alamat E-Mail loe donk... kalo dibahas di sini, ntar kena Banned lho... ;)

Ramz
07-12-2004, 11:51 AM
all sudden i miss my feeling to my wife long time ago. i wanna have all that feeling back... the feeling when i look into her eyes, the feeling when i hold her tide. all those feeling is only one... love.

now,
everytime i hold her, i feel so much.. guilty!
everytime i look into her eyes, i found such a mysery

did i treat her so bad?
did i changed that much?

where is the love that i use to be keep only for her?

God, i wanna love her so much like old time.

Little_sweetie
18-01-2005, 02:00 PM
Sebaiknya

Sebelum anak-anak itu diarahkan menjadi sarjana -sarjana di bidang pengetahuan, di didiklah dulu menjadi sarjana keibuan untuk anak perempuan, dan sarjana ke bapak-an untuk lelaki, agar kelak mempersiapkan diri menjadi ibu dan bapak yang baik.

Pernikahan sangatlah indah bagi mereka pasangan, yang sangat mempunyai landasan kepahaman dan saling percaya serta melepaskan ke egoan pribadi. ;)

bennysumardi
19-03-2005, 11:51 PM
Originally posted by Ramz
all sudden i miss my feeling to my wife long time ago. i wanna have all that feeling back... the feeling when i look into her eyes, the feeling when i hold her tide. all those feeling is only one... love.

now,
everytime i hold her, i feel so much.. guilty!
everytime i look into her eyes, i found such a mysery

did i treat her so bad?
did i changed that much?

where is the love that i use to be keep only for her?

God, i wanna love her so much like old time.

Apa kamu pernah buat salah ama dia. n dia yang anggap semua nya gpp, tapi sebnarnya hatinya masih terluka..
hmm... gelas yang pecah, kalo di tempel seperti semula pun kelihatan bekasnya.

PEACE

taya
07-06-2005, 01:19 PM
hmm mudah2an berguna buat gua ya :)

fia
12-07-2005, 04:47 PM
Gimana taunya kalo dia setia terus ?

cella
24-07-2005, 09:57 PM
Boleh juga tipsnya....::up::
Thx..jadi ada masukkan juga...::maap::

cosmicgal
01-08-2005, 10:22 AM
waahh..nice tips....jeng chantique... :)

btw...dlm pernikahan hal apa sih yg paling penting...?? so far gw mikir klo CINTA adalah hal yg paling penting,soale klo ada masalah apa2 di keluarga...balik lagi ke hal yg paling dasar...which is CINTA..yg bisa bikin pernikahan bertahan...

dunno yah..buat yg dah merit gmn??

natalie_swiss
01-09-2005, 05:31 PM
wow,,, tips ya mantep banged negh,,,ho11x,,,

inok
23-02-2006, 09:50 AM
Ikutan share aja yach...Hal2 dalam pernikahan -> mencintai :
* Komunikasi [saling komunikasi dalam pasangan akan sangat membantu dalam memupuk kebersamaan meskipun berjauhan]
* Keterbukaan [baik itu berupa kritikan-pendapatan harusz diungkapkan jangan dipendem, karena klao kita hanya membatin saja pasangan gak akan tau apa mau kita]
* Kebersamaan
* Pengertian
* Kasih sayang
* Perhatian...

ONNY
19-03-2006, 07:58 PM
http://SMILING.indonetwork.co.id
Buat yang sayang anak,saya jual buku yang benar-benar bagus, dimana anak tidak bosan dgn gambar atlas nya terdapat binatang/org/kebudayaan/dll yang lucu-lucu. Dan juga bisa bermain puzzle,bukunya besar lihat aja deh...diwebsitenya.
Juga ada BUKU PUZZLE BABY dan FLASH CARD Bhs INGGRIS lho..buruan..nanti kehabisan stok.
YAng udah beli banyak kok...kebanyakan dari jkt,bandung,bali,depok,cibubur.

shennez
11-06-2006, 11:36 AM
wahh.. kok jadi jualan neh..? salah masuk thread kayaknya neh...

conquerer_monta
15-06-2006, 02:33 PM
betul...... nih momentnya salah masuk.............

inok
22-06-2006, 10:40 AM
Adakah disni yang merrit karena cinta pandangan pertamaaaaa?
berti emang ada yach cinta pandangan pertama yach::hohoho::

cleo_p
27-06-2006, 09:43 AM
love at the first sight? mang bener ada, gitu? palagi klo sampe merit pula, hebat euy....

inok
12-07-2006, 09:42 AM
Ini Hanya Ilustrasi, Kalo Ngerasa ..jangan Tersinggung Yah !!!!!!!
INI HANYA ILUSTRASI, KALO NGERASA ..JANGAN TERSINGGUNG YAH !!!!!!!

Usia Pernikahan Mempengaruhi Kemesraan!!!

Sebelum Bobo:
6 weeks: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 months: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 years : besok kita beli selimut 1 lagi ya biar ngga rebutan gini.

Pake Toilet:
6 weeks : ngga apa2, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq.
6 months: masih lama ngga nih?
6 years : brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!

Ngajarin Nyetir:
6 weeks : hati2 say, injek kopling dulu baru masukin perseneling ya
6 months: pelan2 dong lepas koplingnya.
6 years : pantesan sering ke bengkel, masukin persenelingnya aja kayak gini!

Balesin SMS:
6 weeks: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 months: mct bgt di jln nih
6 years : ok.

Dating process:
6 weeks : I love U, I love U, I love U.
6 months : Of course I love U.
6 years : GOD, if I didn't love U, then why the hell did I propose?

Back from Work:
6 weeks : Honey, I'm home.
6 months : I'm BACK!!
6 years : What did your mom cook for us today??

Hadiah (ulang tahun):
6 weeks : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 months : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 years : Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Telepon:
6 weeks : Baby, ada yang pengen bicara ama kamu di telpon
6 months : Eh...ini buat kamu nih...
6 years : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH....

Masakan:
6 weeks : Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt...!!!
6 months : Kita makan apa malam ini??
6 years : HAH? MAKANAN INI LAGI?

Apology:
6 weeks : Honey muffin, don't you worry, I'll never hold this against you.
6 months : Watch out! Don't do it again.
6 years : What's not to understand about what I just said??

Baju baru:
6 weeks : Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 months : Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 years : BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

Planning for Vacations:
6 weeks : How do 2 weeks in Vienna or anyway you please sound??
6 months : What's so bad about going to Istanbul on a charter plane?
6 years : Travel? What's so bad about staying home???

TV:
6 weeks : Baby, what would you like us to watch tonight?
6 months : I like this movie.
6 years : I'm going to watch ESPN, if you're not in the mood, go to bed,
I can stay up by myself.

poison ivy
15-08-2006, 07:27 PM
Adakah disni yang merrit karena cinta pandangan pertamaaaaa?
berti emang ada yach cinta pandangan pertama yach::hohoho::

adaa
(kayak ngabsen aja)
tapi tak mudah....
soalnya saat itu saya berusaha sekuat tenaga untuk menyangkalnya...
tapi kekuatan cinta tak terbendung hehehehehe

starhandbags
16-08-2006, 01:26 PM
suami istri ibarat 2 buah batu.
batu itu pasti tidak bisa benar-benar persis satu sama lain.
supaya bisa persis harus diasah dulu dua2nya.
begitula suami istri, harus saling mengisi, saling mengerti.

inok
16-08-2006, 03:42 PM
top ueyy
bener suami istri tuh klo sama malah bingung ndiri ..
klo sama2 diam juga susah yach klo marahan diammm aja

Ganryu
08-09-2006, 08:59 AM
Adakah disni yang merrit karena cinta pandangan pertamaaaaa?
berti emang ada yach cinta pandangan pertama yach::hohoho::

Gue rasa, gue dapetin istri gue karena cinta pada pandangan pertama. Waktu itu gue sangat tertarik ama dia, dan gue yakin banget bahwa ketertarikan gue ama dia waktu itu pertama karena hal-hal yang bersifat fisik saja + pembawaan dia seperti cara ngomong, bahasa tubuh dll yg bisa diamati.

Gue sering dapatin keadaan kayak gini sebelumnya, cuma bedanya kali ini gue putuskan untuk pengen mengenal dia lebih lanjut. Sebelumnya ada aja hal-hal yg kurang sreg bagi gue untuk melakukan pendekatan lebih jauh, misalnya suka pake rok pendek, alisnya dicukur dll (sorry ya utk cewe-cewe yg kayak gitu, itu cuma masalah selera aja kok, ga ada maksud offence), makanya gue sering julukin diri gue sendiri (dalam hati) sbg "playboy naksir" alias playboy yg bisanya naksir doang.::unggg::

Setelah mengenal dia lebih jauh, gue putusin bahwa dia pas buat gue dan gue harus "nembak" dia. Pada tahapan ini rasa cinta udah jauh lebih gede dan gue sangsi gimana perasaan gue kalo dia nolak. Tapi itu resiko, kan kemungkinannya cuma 2, diterima ato ditolak. Akhirnya gue "nembak" dia". Gue bilang sayang ama dia dan minta supaya mau jadi pacar gue, tapi gue juga ajukan syarat kalo dia terima bukan karena alasan-alasan ga enak, kasihan, pengen coba-coba dan lainnya yang kayak gitu, tapi tujuannya harus ke jenjang pernikahan. Walaupun dalam perjalanan nanti gagal ke pernikahan tapi niatnya harus ke sana. O ya, waktu itu umur gue 29 th, dan dia mau 22 th.

Dia minta waktu mikir dulu, gue tunggu, gue tagih jawabannya, soalnya gue ga mau masalah ini ngegantung. Akhirnya gue diterima. Selama pacaran gue menuntut keterbukaan & kejujuran dalam hubungan ini, karena masa pacaran menurut gue adalah masa pengenalan pribadi dan karakter secara lebih mendalam, dan sejauh mana gue bisa mentolerir pribadi dan karakter dia yang gue ga suka, begitu juga sebaliknya. Karena itu keterbukaan & kejujuran jadi sangat penting dalam hubungan kami.::oops::

Akhirnya setelah sekitar setahun pacaran, akhirnya kami menikah, dan sampai sekarang 8 tahun menikah dan punya 2 anak, belum menemukan masalah yang berarti (semoga jangan !!!!).

inok
08-09-2006, 09:10 AM
Wahh salut gw....
Soalnya kata hubby ku dia bilank dulu juag cinta pandangan pertama ma aku::hihi:: ::hihi:: katanya dia merasa click aja .. padahal abis itu kita musuhan abis lo... heheh tapi tetep akhirnya merrit juga::hohoho::

And aku juga berharap bisa adem ayem terus kaya Ganryu....::marge::

Ganryu
08-09-2006, 09:50 AM
Rasa cinta adalah hal yang sangat manusiawi, sehingga tidak dapat kita hindari (selama kita masih memiliki hati/perasaan), begitu juga sebaliknya (benci). Namun sebagai manusia kita juga diberi akal pikiran, yang harus digunakan untuk dapat mengendalikannya sehingga tidak membabi-buta. Kita bisa menumbuhkan rasa sayang ke dia dengan mengingat hal-hal yang baik darinya, dan berusaha memperbaiki kekurangannya. Kita juga dapat menumbuhkan rasa benci ke dia dengan mengingat-ingat & mengungkit-ungkit kelemahannya dan mengabaikan kelebihan-kelebihannya. Jadi bagi yg sudah bersuami-istri, ingat-ingat aja pada kebaikan & kelebihan pasangan, mudah-mudahan bisa mencegah selingkuh dan perasaan mau kawin lagi. Dan yang habis diputusin ato ditolak cintanya, ingat-ingat aja kekurangannya, he..he.. !!!!::hohoho::

revivor
04-01-2007, 11:35 PM
Bagus dan berguna banget neh threadnya...

inok
07-02-2007, 01:49 PM
btw ada gak siy yang kadang duh knapa dulu gak coba ngedate ama 'ini' maksudku menyesali.. pilihan?????

Tapi kan semua yang mengatur yang diatas kan Hidup-mati-jodoh rejeki..
heheh kadang klo inget ada yang naksir qta lebih dari 'yang sekarang' heheh kepikiran. juga.. tapi ya cuman selintas aja... dosa gak siy.,.jadi merasa bersalah..>_<

yannecantik
22-04-2007, 08:25 AM
Ini Hanya Ilustrasi, Kalo Ngerasa ..jangan Tersinggung Yah !!!!!!!
INI HANYA ILUSTRASI, KALO NGERASA ..JANGAN TERSINGGUNG YAH !!!!!!!

Usia Pernikahan Mempengaruhi Kemesraan!!!

Sebelum Bobo:
6 weeks: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 months: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 years : besok kita beli selimut 1 lagi ya biar ngga rebutan gini.


wah, gw kok malah kebalik yah utk yg 'sebelum bobo.'
awal nikah dulu gue pake selimut beda soalnya rebutan selimut melulu. blon biasa tidur berdua org lain soalnya.
sekarang sih tidur biasa aja. malah mesra kaya yg 6 weeks, padahal udah mo nikah 4 thn.

gue sih banyakan kebaliknya. awal2 nikah ribut melulu kaya anjing kucing. penyesuaian diri gila2an bgt. ego sama2 gede.

sekarang udah jarang bgt berantem. klo berantem kecil2an ajah. banyakan mesranya. semoga bisa begini utk seterusnya :)

ballad
23-04-2007, 11:44 AM
btw ada gak siy yang kadang duh knapa dulu gak coba ngedate ama 'ini' maksudku menyesali.. pilihan?????

owww yang kyk gini nih sering banget wkt diawal hidup bersama ::hihi:: tp sy rasa itu cuma ego aja. lebih2 pas lagi crash sama pasangan, biasanya suka muncul dan syukurnya ga kebablasan::hihi:: saling terbuka dan mengakui kesalahan masing2, ini yang selalu kami upayakan.

firecool
15-06-2007, 01:05 AM
so far ini the best n usefull thread yg gw read di KG. ::nangis3:: ::nangis3::

no offence buat TS yg laen.

ada pertanyaan buat TS thread ini juga buat cool KG - ers yg dah contribute di thread ini...

kalian dapet darimana sih tips2 ini? apa dari pengalaman pribadi ato read frm somewhere?

mau donk.... share2 dimana bisa get to know more...

thanks alot.. ::hihi:: ::hihi::

inok
15-06-2007, 08:29 AM
owww yang kyk gini nih sering banget wkt diawal hidup bersama ::hihi:: tp sy rasa itu cuma ego aja. lebih2 pas lagi crash sama pasangan, biasanya suka muncul dan syukurnya ga kebablasan::hihi:: saling terbuka dan mengakui kesalahan masing2, ini yang selalu kami upayakan.


heheh iya bener ini terjadi muncul saat kita crash aja atau ada sesuatu yg bikin aku gak enjoy [gak terima] dengan usatu keadaan

dan emang saat2 seperti itu biasanya aku atasi dengan inget2 kebaikan dia::hohoho::
the show must go on kan?::hihi::
so yang sudah jadi keputusan kita ya musti kita tanggung resikonya::marge::

yannecantik
15-06-2007, 09:32 AM
Adakah disni yang merrit karena cinta pandangan pertamaaaaa?
berti emang ada yach cinta pandangan pertama yach::hohoho::

kisah gw mungkin bisa dibilang cinta pada pandangan pertama. pertama kali liat fotonya......aww banget......!!

suami jg bilang udah tertarik sejak pertama ngeliat foto gw.

korespondensi kami selalu nyambung. seru. dua thn kemudian nikah deh :D

gw ketemu suami lewat dating site, btw.

yannecantik
15-06-2007, 09:37 AM
btw ada gak siy yang kadang duh knapa dulu gak coba ngedate ama 'ini' maksudku menyesali.. pilihan?????


menyesali sih ga sampe. dr tiap co yg pernah jd pacar, masing2 punya kelebihan n kekurangan yg beda2. jd ga pernah menyesali.

tp kangen masa2 pacaran sama si A, B, C suka ada.
kangen sama si A yg jago main gitar, kangen sama si B yg super sweet. gitu2 aja sih.

an4juli4
26-06-2007, 11:27 AM
[dpt dr forward email]

Benarkah menikah didasari oleh kecocokan?
Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa
langgeng..kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa
depan cerah...(That simple?)

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek
kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia,
pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak
sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.

Kecocokan minat dan latar belakang keluarga bukan
jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

Menikah adalah proses pendewasaan, dan untuk
memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani.
Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya
kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.
Kedengarannya sih indah,tapi kenyataannya?

Harus ada komunikasi dua arah, ada kerelaan mendengar
kritik, ada keikhlasan meminta maaf, ada ketulusan
melupakan kesalahan, dan keberanian untuk mengemukakan
pendapat.

Sekali lagi menikah bukanlah upacara yang diramaikan
gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala
cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang
memacetkan jalan.

Menikah adalah berani memutuskan untuk berlabuh,
ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap
memanggil-manggil.

Menikah adalah proses penggabungan dua orang berkepala
batu dalam satu
ruangan dimana ciuman, pelukan, dan hubungan cinta
yang berkepanjangan
hanyalah bunga.

Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang
hartanya berapa,
bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya
ratusan,bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang
akhirnya membuat keluarga saling
tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama...

Menikah adalah proses pengenalan diri sendiri maupun
pasanganmu (anda).
Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana kamu (anda)
bisa memahami orang
lain...
Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana kamu
(anda) bisa
memperhatikan pasangan hidup ?

Menikah sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi,
toleransi sedalam
samudra, serta jiwa besar untuk menerima dan memaafkan

inok
26-06-2007, 11:49 AM
Pernikahan ----> perjuangan

Ganryu
28-06-2007, 11:58 AM
so far ini the best n usefull thread yg gw read di KG. ::nangis3:: ::nangis3::

no offence buat TS yg laen.

ada pertanyaan buat TS thread ini juga buat cool KG - ers yg dah contribute di thread ini...

kalian dapet darimana sih tips2 ini? apa dari pengalaman pribadi ato read frm somewhere?

mau donk.... share2 dimana bisa get to know more...

thanks alot.. ::hihi:: ::hihi::

Kalo saya ... pandangan pribadi ... Selama ini dijalanin ... dan ga bermasalah ...


btw ada gak siy yang kadang duh knapa dulu gak coba ngedate ama 'ini' maksudku menyesali.. pilihan?????

Ga ... saya ga pernah menyesali karena ga pernah nge'date' sama yang lain ... Pokoknya saya tanamkan dalam pikiran saya ... bahwa istri saya adalah yang terbaik buat saya ... yang lain ... belum tentu ... Tapi ... kalo berkhayal ngelabain cewe lain ... yaaa ... pernah lah ... namanya juga cowo ... Ada yang cakep ... masak ga tertarik ... Yach ... yang penting ... dikendalikan aja agar ga jadi obsesi untuk mencobanya ... Cari kesibukan aja (misalnya ... ngurusin mobil kesayangan) ... ga lama juga lupa sendiri kok ...

Pernikahan ----> perjuangan

Iya ... kelanggengan pernikahan harus diperjuangkan oleh kedua pihak ... baik suami dan istri ... Berjuang menahan godaan ... :D Yach ... pokoknya ... inget-inget aja deh kenaikan pasangan kita ... dan maklumi kekurangan sambil saling memperbaiki diri masing-masing ...

I T S
28-06-2007, 04:06 PM
Ikutan nimbrung ya.....
:D

Menurut aku pernikahan itu suatu hadiah dari Tuhan.
Sesuatu yang perlu dijaga, dibangun dan disyukuri.

Tidak bisa dibiarkan mengalir, terkadang dibutuhkan waktu berdua saja untuk
membahas hal2 yang dirasakan masing-masing pribadi baik suami dan istri.

Yolanda
http://indonesiatravelservice.blogspot.com/

yannecantik
23-07-2007, 09:31 AM
nambahin ah.

abis nemu artikel menarik ttg kunci sukses pernikahan.

Sharing chores the key to a happy union

11:50AM Monday July 23, 2007

NEW YORK - Looking for the key to a happy marriage? Then take turns doing the washing up, regularly take out the trash and help bath the dog, according to a US survey on what makes a successful marriage.

A new Pew Research Center study found an increasing number of American adults considered sharing household chores as very important, ranking it third in a list of nine items associated with successful marriages - and put ahead of children.

Topping the list in the telephone survey of 2,020 people was faithfulness, with 93 per cent of respondents rating it very important, with a happy sexual relationship coming second, rated very important by 70 per cent of respondents.

"But household chores (at 62 per cent) are now nipping at the heels of the second-place item - "happy sexual relationship," the Pew Research Center said in a statement.

Researchers found virtually no difference of opinion on this between men and women, older adults and younger adults, or between married people and singles.

But more married working mothers tended to attach greater importance to dividing chores than married mothers who don't work outside the home.

Sharing the chores has not always been such a priority.

In a similar survey conducted in 1990, only 47 per cent of US adults listed sharing household chores as very important to a successful marriage.

"Overall, the new social consensus on this point is quite broad," the center said in a statement

Other items viewed as very important were the staples with 53 per cent of respondents wanting adequate income, 51 per cent saying it was very important to have good housing, and 49 per cent putting shared religious beliefs on the list.

Agreeing on politics was ranked the lowest in the survey conducted during February and March, with just 12 per cent of respondents rating it very important.


- REUTERS

recap:
urutan hal2 paling penting dlm pernikahan: kesetiaan, happy sex life, berbagi tugas rumah tangga.

buat bapak2, semoga jadi tergerak utk membantu istri do house chores :)

SilverFang
30-08-2007, 02:59 PM
pernikahan => new adventure... hehehe tiap hari perkembangan hubungan suami isteri itu kayak lagi berpetualang ke tempat yang penuh kejutan dan gak ketebak...

sexyblack
25-11-2007, 01:35 PM
ikutan.... *tau dech udah ada yg post apa nggak...

pernikahan = pengorbanan...

luciyoung07
26-11-2007, 10:28 AM
Nambahin juga yach.......

Pernikahan ----> pembelajaran & pendewasaan diri :)

fia
05-01-2008, 05:10 PM
pernikahan = menemukan rumah buat hati dan jiwa

PERXEPONE
10-01-2008, 06:04 PM
dulu gw pernah posting 'hatred thread' (anagram nya perfect tanpa sadar) soal keluarga hubby yg bkin gw kesel.
gw nikah baru aja. tapi sering berantem. kadang gw nyadar kalo itu karena gw yg ego banget. my hubby orangnya emang cenderung pasif, sabar, kalo gw ngomel dy diem, trus ngomong kata2 yg adem.
gw penulis, tidur malem bangun siang. dy tidurnya duluan. bangun juga duluan. prepare sarapan, kopi gw.
dy orang yang sangat sensitif. kadang kasian ngeliat dia udh tergeletak, cape, sementara gw orangnya 'POKOKNYA GW MAU begini - begitu...'.-kalo gw nyium dy, ngelus rambut=wajahnya, dia tetep tidur tapi nyari2 gw kaya puppy yg deketin induknya kalo lgi kedinginan-rasanya ngga tega banget, gw jahat deh.
nurut gw, nggak ada pernikahan sempurna.
adanya cuma dua orang tidak sempurna yang berusaha hidup bersama.
emang cinta jadi nomor kesekian.
kadang jadi mikir, "kemana ya, cowok yg gw cium di bioskop dulu?"
tapi tiap ngeliat dy ada di dapur tiap gw bangun pagi dan bilang, "Pagi, cayang" dan masih tetap senyum ke gw yg muka jutek, ITU baru namanya cinta.

inok
28-03-2008, 09:47 AM
I save my LOVE, today...
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan.
Mereka adalah pasangan yg saling mencintai dan anak
itu adalah buah hati mereka. Saat anak tersebut
berumur dua tahun, suatu pagi si ayah melihat
sebotol obat yg terbuka. Dia terlambat untuk ke
kantor maka dia meminta istrinya untuk menutupnya
dan menyimpannya di lemari. Istrinya, karena
kesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal
tersebut.

Anak itu melihat botol itu dan dengan riang
memainkannya. Karena tertarik dengan warna obat
tersebut lalu si anak memakannya semua. Obat
tersebut adalah obat yg keras yg bahkan untuk orang
dewasa pun hanya dalam dosis kecil saja. Sang istri
segera membawa si anak ke rumah sakit. Tapi si anak
tidak tertolong. sang istri ngeri membayangkan
bagaimana dia harus menghadapi suaminya.

Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat
anaknya yang telah meninggal, dia melihat kepada
istrinya dan mengucapkan 3 kata.

PERTANYAAN :
1. Apa 3 kata itu ?
2. Apa makna cerita ini ?

Scroll down to read....

JAWABAN :

Sang Suami hanya mengatakan "SAYA BERSAMAMU SAYANG"

Reaksi sang suami yang sangat tidak disangka-sangka
adalah sikap yang proaktif. Si anak sudah meninggal,
tidak bisa dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya
mencari-cari kesalahan pada sang istri. lagipula
seandainya dia menyempatkan untuk menutup dan
menyimpan botol tersebut maka hal ini tdk akan
terjadi.

Tidak ada yg perlu disalahkan. Si istri juga
kehilangan anak semata wayangnya. Apa yg si istri
perlu saat ini adalah penghiburan dari sang suami
dan itulah yg diberikan suaminya sekarang.

Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara
pandang seperti ini maka akan terdapat jauh lebih
sedikit permasalahan di dunia ini.

"Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah
kecil"

Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan
ketakutanmu. Kamu akan menemukan bahwa sesungguhnya
banyak hal tidak sesulit yang kau bayangkan.

MORAL CERITA

Cerita ini layak untuk dibaca. Kadang kita membuang
waktu hanya untuk mencari kesalahan org lain atau
siapa yg salah dalam sebuah hubungan atau dalam
pekerjaan atau dengan org yg kita kenal. hal ini
akan membuat kita kehilangan kehangatan dalam
hubungan antar manusia.

inok
28-03-2008, 09:48 AM
Strategi 'Sepatu Biru atau Emas'
Alkisah Bambang dan Fenny sedang siap-siapuntuk pergi kepesta. Fenny baru aja beli baju baru dan pengenbanget keliatan cantik. Dia pegang 2 pasang sepatu,sepasang warna biru, sepasang warna emas. Lalu diaTanya ke Bambang, dengan pertanyaan yang
palingditakutin cowok, "Bang,yang mana yang musti Fenny pakedengan baju ini ya?" Keringet dingin Bambang mulaikeluar. Dia sadar sebentar lagi bisa muncul salah."Ahh... umm... yang mana aja yang kamu suka Sayang,"jawab Bambang. "Ayo dong Bang," kata Fenny lagi, nggasabaran, "Yang mana yang keliatan lebih bagus... yangbiru atau yang emas?" "Kayaknya yang emas deh!" jawabBambang dengan gugup. "Emangnya yang biru kenapa?"tuntut Fenny. "Kamu emang dari dulu ngga pernah sukasama yang biru! Aku beli mahal-mahal dan kamu nggasuka kan ?" Bambang dalem hatinya mungkin udah dongkol,"Kalo ngga mau denger pendapatku, kok tadi nanya!" ( ^- ^
hihihi,pasti yang ini sering terjadi sama kita (pria)jgkan ) Bambang pikir tadi dia disuruh menyelesaikansuatu masalah, tapi ketika masalahnya sudah iaselesaikan, Fenny malah kesel. Fenny sedang menggunakan bahasa yang tipikal cewekalias cumanCewek yang ngerti: Bahasa tidak langsung ataukerennya indirect speech. Fenny sebenernya udahmutusin mo pake sepatu yang mana
danTidak sedang minta pendapat; yang dia inginkan adalahkonfirmasi dari Bambang bahwa ia terlihat cantik.Memang cewek kalo ngomong biasanya menggunakanindirect speech alias memberikan isyarat tentang apayang sebenarnya dia inginkan.Tujuannya adalah untukmenghindari konflik atau konfrontasi sehingga bisaterjalin hubungan yang harmonis satu sama lain.Indirect speech biasanya menggunakan kata-kataseperti'kayaknya' , 'sepertinya' dan sebagainya. Ketikacewek bicara menggunakan indirect speech ke ceweklain, tidak pernah ada masalah - cewek lain cukupsensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, biladipakai untuk bicara dengan cowok, bisa berakibatfatal. Cowok menggunakan bahasa langsung atau directspeech dan mereka mengambil makna sebenarnya dari apayang orang lain katakan. Tapi sebetulnya dengansedikit kesabaran dan banyak latihan, cowok dan cewekbisa kok belajar untuk mengerti satu sama lain. Jadi kembali ke persoalan sepatu biru atau emas,bagaimanaSolusinya untuk kaum cowok? Sangatlah penting bagikaum cowok untuk tidak memberikan jawaban secaralangsung. Bila kita re-wind situasi tadi, Bambangharusnya bertanya, "Kamu udah milih yang mana,Sayang?"Dan jawaban berikutnya biasanya, "Ehm... Aku pikir akubisa pakeYang emas..." karena memang pada kenyataannya Fennyudah milih yangemas. "Kenapa yang emas?" tanya Bambang, sambiltersenyum cerdik."Soalnya aku bakal pake asesoris warna emas danbajuku ada pola keemasannya demikian jawab Fenny.Bambang kemudian dengan yakin akan bisa menjawab,"Wow! Pilihan kamu bagus tuh Fen! Kamu bakal keliatanpaling cantik nanti!" Dijamin malam itu Bambang akansangat bahagia. Masih inget kan betapa frustasinya manusia
terhadappasanganLain jenisnya? Nah tapi sebetulnya dalam hati kitatuh masih butuh pasangan loh. Apalagi Tuhan sendirikan yang pernah bilang, "Tidak baik kalau
manusiasendirian saja." Jadi dalam perjalanan hidupnyamanusia terus mencari siapa pasangan yang paling cocokuntuk dirinya supaya bisa terus bersama-sama dalamjangka waktu yang panjang alias seumur hidup...


Regards

inok
28-03-2008, 09:49 AM
Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak
berakhir bahagia

Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil,
saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan
keluarga. Ia selalu bangun dini hari,memasak bubur
yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik,
pagi hari hanya bisa makan bubur.

Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk
anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa
pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru
tidak akan lapar seharian di sekolah.

Setiap sore, ibu selalu membungkukkan badan menyikat
panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan
cermin, tidak ada noda sedikit pun.

Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai,
mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak
lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain,
tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki
telanjang.

Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.
Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang
baik.

Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja
ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan,
tidak memahaminya.

Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung
jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras,
serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja
tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur
jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat
anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung
jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam
pelajaran.

Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku
kuno..

Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata
anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami,
melindungi kami dan mendidik kami.

Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang
pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya,
kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara
diam diam di sudut halaman.

Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan
aksi, menyatakan
kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.

Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar
ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu,
sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka
layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.

Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia,
kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan,
sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku
bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik
mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?

Pengorbanan yang dianggap benar.

Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia
perkawinan, dan secara perlahan-lahan saya pun
mengetahui akan jawaban ini.

Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu,
berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan
membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha
memelihara perkawinan sendiri.

Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku
sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.

Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan
tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai
lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.

Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia.

Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk
membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku,
temani aku sejenak mendengar alunan musik!

Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak
melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di
pel ?

Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung,
kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam
perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata
begitu sama ayah.

Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah
dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan
dalam perkawinan mereka.

Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.

Yang kamu inginkan ?

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang
suamiku, dan teringat akan ayah saya... Ia selalu
tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam
perkawinannya, Waktu ibu menyikat panci lebih lama
daripada menemaninya.

Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah
cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi
ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang
menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha
mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah
mengerjakan urusan rumah tangga.

Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha
mencintai suamiku.

cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya
sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita,
dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan
perkawinan yang bahagia.

Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan(pilihan)
yang sama.

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di
sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari
kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai
seperti menatapi nasib ibu.

Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?

Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik,
rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya
carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa
menemaniku! ujar suamiku.

Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang
memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu.... dan
saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang
dibutuhkannya.

Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling
kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.

Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan,
hasilnya benar-benar membuat saya terkejut. Kami
meneruskan menikmati kebutuhan masing-masing, dan baru
saya sadar ternyata dia juga telah banyak melakukan
pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara
masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya
cara pihak
kedua.

Jalan kebahagiaan

Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan
suami, dan meletakkanya di atas meja buku, Begitu
juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah
daftar kebutuhanku.

Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas,
seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua
mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap
pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.

Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga
yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan
memberi komentar.

Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya
usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak
seperti orang bodoh.

Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.

Saya juga meniru suami tidak memberikan usul,kecuali
dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh
mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas,
demikian juga ketika salah jalan.

Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit
dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada
mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini,
perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin
penuh daya hidup.

Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang
gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan,
dan kalau lagi segar bugar
merancang perjalanan keluar kota .

Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama
dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu
pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur
gejolak hati masing-masing.

Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga
dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu
bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan,
kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati
yang saling mencintai bertahun-tahun silam.

Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan,
kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan
kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya
melangkah ke jalan bahagia.

Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa
bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara
sendiri dalam mencintai pihak kedua,bukan mencintai
pasangannya dengan cara pihak kedua.

Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak
kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika
menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah
kecewa dan hancur.

Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka
menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki
sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita
pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak
kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri,
perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.

sexyblack
28-03-2008, 12:39 PM
Eh ngepost disini juga jeunk... ::hihi::

inok
05-06-2008, 10:11 AM
Dalam pernikahan :
1. Komitmen KESETIAAN
2. KEPERCAYAAN
3 KOMUNIKASI komunikasi komunikasi komunikasi
4. KETERBUKAAN

sexyblack
05-06-2008, 09:59 PM
yang 4 barusan elo posting Udah gak ada di RT gw tuh Nok :(

inok
06-06-2008, 10:31 AM
kadang co egoisnya tinggi minta ampun jeng, gak terbuka apa karena GENGSI ??? merasa urusan hidupnya dicampuri kadanga ada lo co keg gini meskipun dah merrit mereka masih berprsinsip hidupnya ya tetep hidup dia istilahnya dia pengen tetep punya privasi tapi kebablasan kalo keg gitu ..gak usah merrit sekalian
orang menikah kan menyatukan hidup berdua :_((

Every Woman
06-06-2008, 11:24 AM
Kemaren malem jadi ngobrol2 sama mertua nih...
Mama mertua gw, sering dijadiin penengah orang yg mau cerai...
Pada intinya, kebanyakan orang mau cerai gara2 salah satu dari mereka hilang respek terhadap yg lain...
Hal ini banyak terjadi biasanya gara2 salah satu dari pasangan karirnya melejit dan merasa sudah berubah...
Trus juga ngerasa kalo pasangannya udah nggak pantes lagi mendampingi...
Jadi so far, kalo karir melejit or penghasilan lebih tinggi dari pasangan, tetep inget aja dan tetep menghargai pasangan...
Seperti kata signature gw...
“You can have respect without love,but you can’t have love without respect.”

Trus juga ada lagi...
Dalam pernikahan, amat sangat tabu mengucapkan kata2 cerai, walaupun dalam konteks bercanda...
Jadi ada 1 pasangan, yg suaminya bercanda utk pisah ranjang, ternyata istrinya sakit hati sekali...
Waktu ada kesempatan, kesempatan itu digunakan istrinya utk cerai...
Mudah2an sih mereka nggak jadi cerai nih...
Padahal, dalam pernikahan, semua orang juga melakukan kesalahan [asal jangan fatal], dan semuanya emang merupakan proses...
Dalam kehidupan sehari-hari pun kadang2 kita melakukan kesalahan, begitu juga pernikahan...

Cuma ada 1 yg perceraian itu nggak bisa dihindarkan, kata mama mertua gw...
Yaitu orang ketiga...
Kalo cinta itu sudah dibagi, sudah susah untuk menyatukan satu pasangan...

inok
06-06-2008, 02:08 PM
Hal ini banyak terjadi biasanya gara2 salah satu dari pasangan karirnya melejit dan merasa sudah berubah...
Trus juga ngerasa kalo pasangannya udah nggak pantes lagi mendampingi...
Jadi so far, kalo karir melejit or penghasilan lebih tinggi dari pasangan, tetep inget aja dan tetep menghargai pasangan...


wah orang keg gitu gak inget falsafah di balik kesuksesan laki2 ada istri di belakangnya..
atau istilah 'garwao/istri' artinya sigare nyowo artinya istri adalah pusaka laki ---> ini primbon dari jawa..
jadiii kaao laki itu sukses bukan karena si laki tapi karena istrinya... belum tentu laki2 itu suksek kalo merrit ama orang lain...iya ya keg kasusnya Aa::doh::


ckckck keg kacang lupa ama kulitnya, paling neg liat orang2 keg gitu...

Every Woman
06-06-2008, 02:16 PM
wah orang keg gitu gak inget falsafah di balik kesuksesan laki2 ada istri di belakangnya..
atau istilah 'garwao/istri' artinya sigare nyowo artinya istri adalah pusaka laki ---> ini primbon dari jawa..
jadiii kaao laki itu sukses bukan karena si laki tapi karena istrinya... belum tentu laki2 itu suksek kalo merrit ama orang lain...iya ya keg kasusnya Aa::doh::


ckckck keg kacang lupa ama kulitnya, paling neg liat orang2 keg gitu...

Bukan gitu jeng...
Nggak cuma laki2 doang, yg istrinya lupa diri juga banyak loh...
Malahan kasus2 yg dateng ke mama mertua gw, kebanyakan istrinya yg lupa diri...
Sehingga tidak menghargai suaminya lagi...

Tapi emang, falsafah jawa tuh banyak bagusnya...
Mama mertua gw juga kalo eling2 tuh pake pepatah jawa loh...
Malahan lebih tau dari gw yg emang jawa tulen...

inok
03-07-2008, 09:48 AM
Ga ... saya ga pernah menyesali karena ga pernah nge'date' sama yang lain ... Pokoknya saya tanamkan dalam pikiran saya ... bahwa istri saya adalah yang terbaik buat saya ... yang lain ... belum tentu ... Tapi ... kalo berkhayal ngelabain cewe lain ... yaaa ... pernah lah ... namanya juga cowo ... Ada yang cakep ... masak ga tertarik ... Yach ... yang penting ... dikendalikan aja agar ga jadi obsesi untuk mencobanya ... Cari kesibukan aja (misalnya ... ngurusin mobil kesayangan) ... ga lama juga lupa sendiri kok ...


ehhmm gitu ya om kalao gitu berarti bener dugaan aku dulu..*damn*::angry:: dasar laki2...

aku siy gak pernah mpe gitu2 waduh amit2 itu sudah selingkuh pikiran hehe, apa otak laki2 emang beda kli ya

sexyblack
03-07-2008, 01:21 PM
Kasian ama istrinya Nok...:(

















*buka trit baru akh... ::kabur2::

BU33
19-07-2008, 03:53 AM
ewww....bahasan yang sangat berat...;D

princess_athena
15-08-2008, 11:43 AM
ikutan nimbrung..

gw n suami gw sama2 jatuh cinta pada pandangan pertama tapi waktu itu kita juga sadar menyatukan 2 keluarga yang berbeda ras(doesnt mean to be a racist) sangatlah tidak mungkin untuk keluarga hubby gw.
apalagi kita juga dibesarkan dengan latar belakang yang sangat bertolak belakang.i'm so west and he's so east.
tapi yang terjadi kita bersatu dalam pernikahan yang didasarkan cinta n komitmen untuk tidak mengganggu prinsip kita masing2 such as religion.hubby gw ga pernah maksa gw untuk mengikuti dia ato gw juga ga perna maksa dia ikut gw(wong gw sendiri not into religion's things)

kadang kalo kt bertengkar hebat pun n suami gw ngancem mw ngringkesin brg2nya,gw biarin aja.toh 1-2jam lagi dia luluh n baik2in gw lagi.gw pun begitu kalo gw udah marah2 pasti gw nyingkir dari dia.
persamaan kita (ini yang gw discuss sm laki gw kalo kt udah baikan) kalo pas kita marahan trus inget moment2 indah yang kt lewatin bareng,otomatis kemarahan yang ada pasti mencair.
apalagi kalo pas laki gw tidur n di tengah tidurnya dia nyebut nama gw,gw tuh pasti terbangun gmnpun terlelapnya tidur gw.kalo gw liat dia cuman nyebut nama gw dlm tidurnya,gw peluk aja dia n diapun masih ada di dada gw mpe pagi.

yang lucu kejadian kemaren...
laki gw selalu blg kalo gw nih kayak koala.24hrs gw idup sehari,gw tidur 20hrs n sisanya mkn,maen,etc.sore2 gw tidur n di dlm tidur gw,gw denger suara dia bilang "sayang,aku lg ada di rmh p.Bari"tiba2 hp gw bunyi n wkt gw blg halo,ternyata dia blg persis sama yang gw denger beberapa detik sebelumnya di tidur gw.
mgkn hubungan batin tuh lebih kuat kalo kita bener2 saling mencintai.

btw,"mencintaimu" from Krisdayanti tuh lagu favorite kita berdua n lagu pertama yang gw nyanyi'in on the stage untuk laki gw.mpe skrg pun dia suka request lagu itu n maksa gw naek ke stage kalo kt clubbing

Mister ucrit
14-09-2008, 12:30 PM
Gw selalu berpegang pada ini:
kalo kawin ama orang, take the good and the bads.... nah itu baru love namanya

ehm ehm kadang kadang berguna kalo lagi kesel karena kebiasaan buruk wify..... ::hihi::

see through me
17-09-2008, 04:36 PM
Bagus -bagus sekali thread ini ... catat dalam hati supaya bisa menenangkan hati gundah ini

Tapi ada pertanyaan niegh : bagaimana menjaga "cinta" dalam pernikahan tetap berkibar ?
Rindu juga merasakan letupan dan masa berkembangnya "cinta" dengan hubby saat pertemuan, pengejaran dan penaklukan ...

Tapi yang rindu rasa itu kayanya hanya gwe deh .... [hubby santai2 aja]

Atau memang benar seperti yang gwe dengar dari teman-teman yang lebih lama menikah bahwa ada kejenuhan dalam pernikahan ?

Any tips / advise ?

Steven22
20-11-2008, 12:24 AM
Thread in sangat bagus ::jempol::, aku suka. Banyak pengalaman dan kata-kata bagus.

Aku sangat cinta istriku dan lebih-lebih lagi anak-anakku. Istriku juga sangat cinta saya. Tapi aku gak terlalu enjoy my marriage. Mungkin karena perbedaan prinsip dan pandangan dalam berkeluarga ya. Tapi perasaanku akhir-akhir ini, aku yang coba bikin our marriage to work, tapi dia yang "diam". Gw yang usaha dan dia yang gak ngerti. Perasaanku terhadap istriku seperti roller-coaster. Kadang bisa bangun dan sayang banget dengan istriku, kadang bisa marah dan benci. I dunno.....perasaan ini sudah kutahan bertahun-tahun.

Anyway, aku hanya mau share saja pernikahan hanya tidak berdasarkan cinta saja, tapi juga pengertian "know how" untuk hidup bersama.

Aku tidak mau merusak thread ini dengan curhat-curhatku, apalagi ini sticky. Tapi aku memang pengen keluarin isi hatiku. Mungkin suatu saat kalau ketemu thread yang cocok.

Every Woman
20-11-2008, 07:18 AM
@Steven22...
Kenapa nggak bikin thread baru aja??
Kalo udah selesai bisa minta moderator untuk nge-lock...

Steven22
21-11-2008, 12:58 AM
I dunno.....takutnya dipikir whining he..he. Not ready right now.


Boleh tanya gak, bagaimana kehidupan romance anda setelah punya anak?

Whispering love
27-11-2008, 01:52 PM
Anak-anak yang Bingung
----------------------

Sadarkah Anda bahwa kita orang tua secara konstan meng-hypnosis
anak kita? Ambil saja kasus nyata yang terjadi dengan Anton
yang merupakan anak di rumah tetangga ini.

Pada suatu hari Anton sedang bermain dengan adiknya dan tiba-tiba
saja si adik menangis dengan keras karena mainannya direbut.
Anton tidak mau mengalah dan malahan mengejek adiknya. Ibunya
melihat hal itu terjadi dan dengan serta merta berteriak dengan
suara nyaring nan merdu, "Ayooo... teruskan ya... ganggu adikmu
terus... Nanti Mama hukum kamu kalau terus ganggu adikmu. Khan
adikmu masih kecil, kamu yang lebih tua ngalah dong?"
Anton terdiam kebingungan, dalam hatinya ia berkata, "Lho tadi
katanya disuruh terus, lha kok kalau saya teruskan malah
dihukum. Lagian kapan adik akan jadi lebih tua daripada kakak ya?"

Anton mempunyai pikiran seperti itu karena telah sering mendengar
ucapan ibunya yang seperti tadi. Setiap kali ia dan adiknya
berebut mainan selalu saja adiknya akan menangis untuk menarik
perhatian ibunya. Dan anehnya ibunya selalu mengatakan hal yang
sama seperti di atas kepadanya.

Sejak saat itu Anton selalu mencari makna atas perkataan orangtuanya.
Ia sering bingung sendiri, tanpa disadari tentunya, apakah yang
sebenarnya dimaksudkan oleh orang dewasa di sekitarnya. Jika ia
sendirian, seringkali memorinya memunculkan perkataan-perkataan
orangtuanya dan orang dewasa di sekitarnya yang membuat ia bingung.

Tanpa disadari ia tumbuh dengan sikap penuh keraguan dan susah
mengambil keputusan dalam waktu cepat. Ia menjadi tidak berani
memutuskan sesuatu dan lambat laun inisiatifnya untuk memulai
sesuatu semakin menurun. Cepat atau lambat kita bisa meramalkan
apa yang akan terjadi pada diri anak yang sering harus mencari
makna atas setiap tindakan atau perlakuan dari orang di sekitarnya.
Mereka akan tumbuh dengan sikap penuh keraguan dalam bertindak,
takut dikritik, perfeksionis, tidak berani mengambil keputusan
besar, kurang berinisiatif dan tergantung pada orang lain.

Atau mungkin Anda pernah mendapati seorang anak yang ulangannya
jelek dan kemudian mamanya berkata dengan kecewa, "Aduh kamu ini,
kemarin kan sudah belajar dan katamu kamu mengerti, lha kok
sekarang dapatnya cuma segini? Aduh kamu ini, harus diapakan sih?
Mama dulu ya tidak pernah dapat nilai sejelek ini lho! Mama
selalu dapat nilai bagus!" Dan papa si anak yang juga mendengarkan
omelan istrinya agak sedikit tersinggung dan mengatakan "Heh,
Mama menyindir Papa ya! Mau mencari kambing hitam ya? Apa maksudnya
Mama mengatakan nilai Mama selalu bagus apa nyindir Papa? Catat ya
nilai Papa dulu juga selalu bagus bahkan selalu masuk dalam 10 besar
di kelas!"

Dan .... bingunglah si anak. Dalam pikiran bawah sadarnya muncul
suara kecil yang mengatakan, "Mama nilainya selalu bagus, Papa
juga selalu bagus, bahkan masuk dalam 10 besar di kelas. Kalau begitu
kenapa aku jadi bodoh begini ya? Aku ini anak siapa sih sebenarnya?
Kok gara-gara nilaiku mereka jadi bertengkar sendiri sih?
Apa salahku?" Dan beribu-ribu pertanyaan lain yang akan muncul
di benak si anak.

Sampai di sini Anda mungkin berpikir, "Wah susah sekali menjadi
orangtua. Kok ini salah dan itu salah ya. Saya dulu juga diperlakukan
seperti itu oleh orangtua saya. Tapi kok ya ... tidak apa-apa tuh?
Sekarang hidup saya juga sukses?!"

Oh yaaaa... Pernahkah Anda merenung dan menggali dalam diri Anda
apakah ada konflik-konflik kecil yang timbul yang Anda abaikan saja
karena tidak tahu jawabannya. Dan Anda mengabaikan karena Anda
melihat sepintas tidak ada pengaruh besar bagi kehidupan Anda.
Sesekali saja muncul tapiiii ... ya tidak perlu diungkit lagi ah.

Anda benar. Anda bisa sukses dengan apa yang orangtua Anda telah
lakukan pada Anda. Dan tahukah Anda seandainya orangtua kita
melakukan sesuatu yang lebih positif lagi dari apa yang telah
dilakukannya maka kita bisa jadi lebih sukses daripada sekarang.
Bukankah setiap akibat merupakan hasil dari suatu sebab. Dan jika
sebabnya berbeda maka akibatnya berbeda juga, betul kan ?

Berhati-hatilah dengan apa yang kita ucapkan dan lakukan kepada
anak-anak kita. Jika perkataan dan perbuatan itu sering diulang
maka pikiran bawah sadar anak akan menangkapnya dan menyimpannya
sebagai fakta kebenaran. Apapun faktanya, positif ataupun negatif,
akan dianggap sebagai kebenaran dan diwujudkan dalam realita fisik
si anak. Itulah yang disebut hypnosis. Kita sadari atau tidak, kita
telah menghypnosis anak-anak dengan perkataan dan perbuatan kita.
Kita telah menghypnosis anak-anak kita dengan lakon sehari-hari
yang kita pentaskan sebagai drama kehidupan di depan mata mereka.

Jadi apa yang harus kita lakukan? Berikut ini adalah beberapa
tips agar anak-anak tumbuh dengan baik:

1. Katakan apa yang Anda inginkan terjadi, jangan membuat anak
mencari-cari sendiri makna dari ucapan atau tindakan Anda.
Janganlah terlalu suka memelototi anak dan berharap mereka
akan mengerti apa maksud Anda, mereka akan mencari makna dan
akhirnya tumbuh dengan sikap penuh keraguan dan takut berbuat
salah. Jika Anda ingin dia menghentikan tindakannya langsung
katakan, "Sudah cukup. Hentikan sekarang. Sebenarnya apa yang
kamu inginkan?"

2. Akui dan hargailah perasaan mereka. "Kamu lagi jengkel ya,
sedih ya, atau kecewa? Kamu jengkel karena ...... (mainanmu
direbut oleh adik ya, atau Mama/Papa membentak kamu ya, atau
apapun penyebabnya). Yaa .... Mama/Papa mengerti dan bisa
merasakan hal itu. Mama/Papa sendiri juga akan jengkel atau
marah jika diperlakukan seperti itu. Menurut kamu apa yang
bisa dilakukan agar perasaan jengkelmu hilang? Apa kamu mau
minum dulu? Atau melakukan .....

3. Bersikaplah konsisten. Tindakan dan ucapan kita harus selaras.
Selain itu kita sebagai pasangan juga harus konsisten dan
sepakat dengan berbagai aturan. Jangan sampai kita mengijinkan
hal tertentu tetapi pasangan kita mengijinkannya atau sebaliknya.
Jika hal itu sering terjadi maka si anak juga akan mencari
sendiri kebenaran makna dari ucapan atau tindakan itu.

Semoga Anda mengerti bahwa kita orangtua senantiasa meng-hypnosis
anak kita, pastikan kita meng-hypnosis mereka dengan hal-hal
yang benar.