PDA

View Full Version : The Generals


Willie
07-10-2003, 05:18 PM
sapa seh jendral terkuat selama sejarah menurut elo ? (jendral perang) ;D

Scriptaz
07-10-2003, 05:58 PM
Kalo menurut gwe sih Lu Bu,
Soalnya Lu Bu pernah duel lawan 3 bersaudara (Guan Yu, Zhang Fei ama Liu Bei)

gunnar
07-10-2003, 09:38 PM
Kalau secara fisik, jenderal yang paling kuat di Cina memang Lu Bu.

Riot
07-10-2003, 11:22 PM
Zhao Yun juga... kan keren :)

Hiram
08-10-2003, 12:33 AM
Menurut saya Alexander The Great susah ditandingi dalam hal ini.

Secara struktur kemiliteran dia memang bukanlah Jenderal melainkan Raja.

Akan tetapi dia masuk kategori jenderal karena Alexander tidak hanya mengatur keseluruhan strateginya hingga last minutes change di lapangan, dia juga ikut terjun langsung dalam front pertempuran.

Dalam hal pencapaian penaklukan dan daerah yang dikuasainya Alexander jelas tidak memiliki lawan sepadan.
( Silahkan baca topik mengenai Alexander the great ).

Dia memimpin pasukan yang tidak pernah kalah dan selalu berjalan terus dan dalam waktu singkat menguasai wilayah yang begitu luas.

Para sejarawan dan pengamat militer juga sepakat Alexander jenius dalam hal logistik pasukan. Selain itu dia juga adalah orator ulung.

Dalam pertempuran Alexander selalu berada di ujung paling depan Wedge Formation kavaleri Macedonia di sayap kanan balatentaranya.

Alexander juga diketahui mengalami beberapa kali luka2 dalam close combat.

Waktu pertempuran di tepi Sungai Granicus ( Battle of granicus ), Alexander sempat berduel satu lawan satu dengan Mithridates - menantu raja Darius ketika Companion Kaveleri Macedonia berhadapan dengan Parthian Cavalry-nya Mithridates.
Saat itu Alexander terluka di bagian dada oleh lembing Mithridates dan menderita geger otak ringan karena sabetan pedang Spithridat, seorang Satrap bawahan Darius. beruntung sabetan pedangnya hanya merusakan helm Alexander.

kemudian ketika pasukan Macedonia dalam perjalanan pulang menyusuri sungai Indus, Alexander menderita luka di punggungnya akibat panah ketika rombongannya diserang di tepian Sungai Indus.

Jadi menurut saya, Alexander sangat komplit untuk menjadi Jenderal terhebat dalam sejarah.
Pemikir, ahli logistik sekaligus petarung ( Alexander pada usia 18 tahun sudah memimpin Kavaleri Macedonia dalam pertempuran di Charoneia ).

Sejarawan juga mengutip bahwa Alexander cenderung seorang 'warrior' militeristik ketimbang seorang raja.

Bahkan ketika dia sedang sekarat dan ditanya kepada siapa dia hendak mewariskan kerajaannya, Alexander cuma berkata :
"..to the strongest.."

Scriptaz
08-10-2003, 07:22 PM
Zhang Fei juga kuat,
Sayang orangnya tukang mabok ama emosian :D

Zhuge Liang
08-10-2003, 07:47 PM
Jenderal paling kuat dalam sejarah China bukan hanya Lu Bu, masih banyak tokoh lain yang diceritakan sebagai warrior yang amat kuat dan takkan terkalahkan oleh ribuan prajurit musuh pun. Diantaranya adalah Huo Qubing dan Xiang Yu.

Huo Qubing adalah jenderal Dinasti Han pada saat masa pemerintahan Kaisar Han Wudi dan terkenal keberanian dan kekuatannya dalam menghancurkan pasukan Xiongnu (bangsa Hun) hanya dalam usia 18 tahun. Di dalam salah satu pertempurannya, dengan berbekal hanya 800 orang pasukan kavaleri dia berhasil menghancurkan kumpulan pasukan musuh dan menangkap perdana menteri dan beberapa bangsawan musuh. Dan berkat jasa Huo Qubing lah, bangsa Xiongnu di daerah barat yang selalu mengancam perbatasan China selama berabad-abad lamanya akhirnya hancur dan terusir ke daerah padang rumput Eropa Timur (menjadi cikal bakal bangsa Hun di Eropa yang dipimpin Atilla the Hun).

Sedangkan Xiang Yu merupakan raja dari negeri Chu yang menghancurkan Dinasti Qin. Menurut pendapat gue (dan banyak para ahli sejarah lain) dialah warrior terkuat di Tiongkok. Salah satu prestasi dia yang paling besar adalah menghancurkan tentara Qin yang berjumlah 100,000 pasukan dan dipimpin oleh Zhang Han (jenderal veteran di angkatan perang Dinasti Qin) hanya dengan kekuatan 5,000 prajurit. Dan menurut catatan sejarah kemenangan itu lebih disebabkan karena kekuatan fisik dan faktor kepemimpinan Xiang Yu daripada faktor strategi militer. Karena pada sesungguhnya, Xiang Yu bukanlah panglima yang pintar malah sesungguhnya dia itu keras, kejam, berangasan dan gagah.

Xiang Yu sama seperti Lu Bu, kuat tapi bodoh. Kalau bukan karena kekejaman dan kebodohan Xiang Yu, negara China mungkin sekarang memiliki dua 'keajaiban dunia'. Istana E-Fang yang megah karena struktur bangunannya sebagian tertanam di bawah tanah dan dibangun dengan pengorbanan ribuan rakyat oleh Qin Shihuang, akhirnya dibakar dan dihancurkan. Istana tersebut sendiri baru benar-benar hancur setelah dibakar selama 3 bulan lamanya. Xiang Yu akhirnya dikalahkan oleh Liu Bang dari Kerajaan Han (juga pendiri Dinasti Han) yang sebenarnya tidak kuat, hanya saja lebih licik.

Terus terang gue kurang tahu kalau ditanya jenderal siapa yang paling kuat sedunia. Karena susah dibandingkannya dan kita sendiri enggak tahu seberapa besar faktor kekuatan mereka menentukan keberhasilan prestasi militer mereka. Sebagai contoh, Yue Fei dari China dan Alexander The Great dari Macedonia itu sama-sama punya prestasi menghancurkan pasukan musuh hanya dalam jumlah sedikit. Tapi hal tersebut tidak membuktikan bahwa mereka benar-benar kuat secara fisik. Karena yang ditanyakan dalam topik ini adalah yang terkuat secara fisik, bukan faktor leadership ataupun intelligence.

Seorang panglima perang bahkan terkadang belum tentu lebih kuat dari salah satu anak buahnya. Hal ini bisa kita lihat pada hubungan antara Joan of Arc dan La Hire. Bahkan gue cukup yakin kalau di zaman bangsa Sparta ada jenderal yang lebih kuat secara fisik dari Alexander The Great, walaupun sudah pasti enggak 'sehebat' dia. Kayaknya sih Attilla the Hun juga kuat, tapi gue enggak tahu dech apa dia sekuat Alexander apa enggak.

Menelik
08-10-2003, 08:59 PM
Originally posted by Scriptaz
Zhang Fei juga kuat,
Sayang orangnya tukang mabok ama emosian :D


Kita menilai jenderal terkuat bukan dari personality-nya, tapi prestasi militernya.

Kalo kriterianya tidak suka mabok, tidak emosi yah mending topiknya diganti dengan : Santri teladan atau biarawan ter-soleh sepanjang sejarah.

Scriptaz
08-10-2003, 10:01 PM
Hmm..
Gwe kan udah mengakui prestasi militer Zhang Fei,
Dia emang hebat
Yang gwe sayangkan, cuman sifat jeleknya aja itu kok,

Dun be so mean laah ..

Pompey
09-10-2003, 10:23 AM
iya sih kalo ngomong masalah kuat fisik... kayaknya jenderal2 ato pemimpi perang modern gak masuk itungan kali ya... khan sekarng perangnya nggak hadap-hadapan pake pedang?

tapi bisa dimasukkan nggak JENDRAL SOEDIRMAN! dia kuat khan masih tetap memimpin perang walaupun sakit dan ajal udah menanti didepan mata?

gue sih nggak sekuat itu... gue terus terang bangga sama prajurit satu ini.. wajar dia jadi simbol keteladanan militer di Indonesia

bajunya juga keren.. :D

MacZ
09-10-2003, 10:59 AM
Jendral Douglas McArthur!

KotaroShindo
09-10-2003, 03:20 PM
mmm.... Jengis Khan itu jendral bukan sih??? kalo emang termasuk jendral atau paling gak panglima perang ya dia yg menurut gw cukup hebat. karena selain wilayah kekuasaannya lumayan luas, kekaisaran dia gak runtuh setelah kematiannya karena dia juga merencanakan pengganti yg memang akan diakui oleh pengikutnya. gak seperti para penguasa/jendral lain yg setelah kematiannya kekuasaannya runtuh atau gak tahan lama setelah dipegang sama pewarisnya.

jendral lain mungkin Napoleon Bonaparte (dia kaisar sih) sayang aja dia terlalu ngotot ngejajah rusia tanpa mempertimbangkan pasukan dia gak akan sanggup bertahan lama di cuaca dingin rusia.

gunnar
09-10-2003, 07:10 PM
Yu Fei juga kuat sekaligus loyal. Sayang, karena difitnah, ia dieksekusi oleh pejabat yang korup.

BoY_FrOm_H3LL
09-10-2003, 10:23 PM
tapi si zhuge liang juga hebat la
otaknya mantap
eh itu bisa di bilang jendral gak seh

sakuraba aoi
10-10-2003, 12:15 AM
Mungkin Zhuge Liang bisa dech dibilang jendral juga. Kalo gak salah dia pernah kan memimpin pasukan digaris depan? Gue lupa dech di perang mana, tapi dia maju ke garis depan biar prajuritnya juga mau maju. Hebatnya dia maju gitu gak pake baju perang, cuman pake baju sehari-hari ahli strtegi perang.

Tapi kalo dibilang jendral terkuat secara fisik, kok gue rada ragu ya? ;(

Scriptaz
10-10-2003, 10:36 AM
Originally posted by sakuraba aoi
Mungkin Zhuge Liang bisa dech dibilang jendral juga. Kalo gak salah dia pernah kan memimpin pasukan digaris depan? Gue lupa dech di perang mana, tapi dia maju ke garis depan biar prajuritnya juga mau maju. Hebatnya dia maju gitu gak pake baju perang, cuman pake baju sehari-hari ahli strtegi perang.

Tapi kalo dibilang jendral terkuat secara fisik, kok gue rada ragu ya? ;(

Iya, dia pernah mimpin peperangan tanpa make pakaian perang waktu lawan Cao Cao di daerah Han Zong.
Kenapa dia gak make pakaian perang ?
Konon katanya dia gak make pakaian perang itu biar bisa naikin moral para tentaranya ..

Scriptaz
11-10-2003, 12:27 AM
Prestasi militer/fisiknya ,
Strategi juga bisa .. ;D

gunnar
11-10-2003, 03:01 PM
Secara fisik Zhuge Liang tidak pernah bertempur. Jangankan bertarung, pegang senjata saja belum pernah (pegangnya kipas melulu).:D

sakuraba aoi
11-10-2003, 05:03 PM
Originally posted by Scriptaz
Kenapa dia gak make pakaian perang ?
Konon katanya dia gak make pakaian perang itu biar bisa naikin moral para tentaranya ..

Bukan lagi... dia cuman gak sempet ganti baju aja ::ketawa::
Atau cuman pengen hemat. Toh dia kan jarang-jarang pake baju perang. Sayang kan bikin mahal-mahal cuman buat sekali pake doang.
::kabur2:: sebelum ditimpukin.....

Zhuge Liang
11-10-2003, 06:29 PM
Zhuge Liang itu ahli taktik dan dia memang jago dalam peperangan, tapi dia bukan jenderal atau perwira garis depan. Jadi secara fisik dia tidak kuat. Mungkin gue sendiri malah lebih kuat dari doi, karena gue bisa Tae Kwon-Do. :D ;D

Scriptaz
11-10-2003, 06:57 PM
Originally posted by sakuraba aoi
Bukan lagi... dia cuman gak sempet ganti baju aja ::ketawa::
Atau cuman pengen hemat. Toh dia kan jarang-jarang pake baju perang. Sayang kan bikin mahal-mahal cuman buat sekali pake doang.
::kabur2:: sebelum ditimpukin.....

Kwkwkwkwkwkwkwkw....
Dacal ci dodol !!!! ;D
Suka ngaco aja deh :D

jiang wei
14-10-2003, 10:17 AM
Kalo gua milih Zhao Yun, sebab dalam Sam Kok seingat g
gak ada yang bisa nandingin dia dalam dalam duel, selain dia pernah menerobos kepungan puluhan atau ratusan ribu tentara Cao2 sambil menewaskan beberapa jenderal untuk menyelamatkan anak tuannya.
Dan lawannya bukan hanya jenderal biasa tapi jenderal kuat
seperti:
Zhang He, waktu itu Zhang He bersama dengan Gao Lan mengeroyok Zhao Yun. Hasilnya Gao Lan tewas, Zhang He Kabur.
Xu Zhu juga gak mampu berbuat banyak ketika duel dengan Zhao Yun dan akhirnya kabur.
Demikian juga dengan Xu Huang yang juga ngibrit setelah berduel dengan Zhao Yun.
Semua jenderal diatas adalah jenderal andalan Cao2 yang kekuatannya sangat kuat.
Selain itu dia juga seorang bijaksana dan cukup pandai. Hampir semua pandangannya sama dengan Zhuge Liang. Contoh kebenaran pendapatnya adalah ketika Liu Bei ngotot mo nyerang
Wu, Zhao Yun gak setuju dengan alasan bahwa musuh sebenarnya adalah Cao2. Liu Bei yang mengabaikan nasihat ini menjadikan Zhao Yun sbg panglima logistik yang berangkat paling belakang. Hasil perangnya adalah Liu Bei kalah dan hampir tertangkap sebelum diselamatkan oleh Zhao Yun yng membunuh Jenderal Wu, Zhou Xian klo gak salah, yang mengepung Liu Bei.
Sayang Dia hanya seorang bawahan bukan seorang raja sehingga prestasinya hanya sebatas perintah yang diterimanya.

doyok
14-10-2003, 01:39 PM
Jendral Terhebat Adalah Jend. Soeharto.
Bayangin aja Dari petani bisa jadi jendral bintang 5.
Merebut Yogya, irian jaya, Yang the best is Menumpas PKI.
apalagi yang kurang coba?

Scriptaz
14-10-2003, 02:57 PM
Originally posted by jiang wei
Kalo gua milih Zhao Yun, sebab dalam Sam Kok seingat g
gak ada yang bisa nandingin dia dalam dalam duel, selain dia pernah menerobos kepungan puluhan atau ratusan ribu tentara Cao2 sambil menewaskan beberapa jenderal untuk menyelamatkan anak tuannya.

Kalo secara fisik, menurut gwe lom ada yang bisa nandingin Lu Bu, Guan Yu yang dikenal kuat aja lom bisa nandingin kekuatan Lu Bu.
Masalah Zhao Yun nembus banyak pasukan ketika nyelamatin Liu Chan yang masih bayi, jumlah pasukan wei nya masi sedikit ngambang, ada yang bilang ratusan, ribuan bahkan puluhan ribu,
Barangkali om MD bisa bantu, berapa jumlah sebenerenya pasukan wei yang ditembus oleh Zhao Yun ketika dia nyelamatin Liu Chan ?

Kalo kita pikir secara logika, sekuat kuatnya jendral perang, gak mungkin bisa nembus puluhan ribu, bahkan ratusan ribu kalo dia cuman sendirian dan gak ditunjang ama jumlah pasukan yang memadai

gunnar
14-10-2003, 03:00 PM
Apalagi saat itu Cao Cao memerintahkan agar pasukannya jangan memanah Zhao Yun karena Cao Cao mau menangkapnya hidup-hidup. Coba kalau Cao Cao memerintahkan pasukannya untuk memanah, Zhao Yun pasti sudah mati.

Scriptaz
14-10-2003, 05:10 PM
Originally posted by gunnar
Apalagi saat itu Cao Cao memerintahkan agar pasukannya jangan memanah Zhao Yun karena Cao Cao mau menangkapnya hidup-hidup. Coba kalau Cao Cao memerintahkan pasukannya untuk memanah, Zhao Yun pasti sudah mati.

Apa itu masuk salah satu strateginya cao cao ?
Kalo kita liat, andaikata pasukan cao cao berhasil memanah Zhao Yun ampe mati, otomatis Shu bakal keilangan salah satu jendral hebatnya.
Dan secara langsung hal itu bakalan sedikit memperlemah Shu

gunnar
14-10-2003, 08:22 PM
Originally posted by Scriptaz
Apa itu masuk salah satu strateginya cao cao ?
Kalo kita liat, andaikata pasukan cao cao berhasil memanah Zhao Yun ampe mati, otomatis Shu bakal keilangan salah satu jendral hebatnya.
Dan secara langsung hal itu bakalan sedikit memperlemah Shu

Cao Cao tidak memanah Zhao Yun karena ia ingin merekrut Zhao Yun. Maka itu Cao Cao berusaha sebisa mungkin agar tidak melukainya.

protoss
14-10-2003, 10:26 PM
Salah satu jendral terkuat dlm sejarah adalah Khalid bin Walid "Dewa Perang" dari jazirah Arab. Sebegitu hebat sepak terjangnya dalam peperangan sehingga Khalifah yg berkuasa pd saat itu (Khalifah Umar) memecatnya dari jabatan jendral untuk mencegah agar dia tidak dianggap manusia setengah dewa oleh pasukannya.

Logika Khalifah pada saat itu adalah dengan menunjukkan bahwa dia lebih kuat dan berkuasa dari Khalid, maka Khalid tidak akan kehilangan kodrat manusianya didepan para prajurit.

Khalid kemudian dikirim kembali ke garis depan sebagai prajurit biasa.

gunnar
14-10-2003, 10:50 PM
Originally posted by protoss
Salah satu jendral terkuat dlm sejarah adalah Khalid bin Walid "Dewa Perang" dari jazirah Arab. Sebegitu hebat sepak terjangnya dalam peperangan sehingga Khalifah yg berkuasa pd saat itu (Khalifah Umar) memecatnya dari jabatan jendral untuk mencegah agar dia tidak dianggap manusia setengah dewa oleh pasukannya.

Logika Khalifah pada saat itu adalah dengan menunjukkan bahwa dia lebih kuat dan berkuasa dari Khalid, maka Khalid tidak akan kehilangan kodrat manusianya didepan para prajurit.

Khalid kemudian dikirim kembali ke garis depan sebagai prajurit biasa.

Bisa anda ceritakan lebih lanjut mengenai Khalid bin Walid "Dewa Perang" dari jazirah Arab?

Sebisa mungkin mengenai prestasi-prestasinya di medan perang.

yukishiro_enishi
14-10-2003, 11:50 PM
guan yu (that's my favourite)
menurut sejarah saking hebatnya dia dlm perang,Dewa mengangkat dia jadi dewa perang juga
kalo ada yg beragama budha kong hucu pasti tau kalo patung besar yg banyak disembayangi ama org2 yg ada dikelenteng2 tuh Guan Yu (gua tau soalnya tiap minggu gua anterin nyokap ke kelenteng)

kedua
Yue Fei dr Dinasty Song
kayanya ga ada yg demen ya
pdhl; dia itu pahlawan besar loh
cuma dia mati ama bangsa yuan (mongol) karena ada antek2 pemerintah song yg berkhianat ,patuing si pengkhianat ini skrg masih ada di china dlm keadaan berlutut dan diludahi org yg mengunjunginya

Pompey
15-10-2003, 12:20 PM
Originally posted by Scriptaz
Kalo secara fisik, menurut gwe lom ada yang bisa nandingin Lu Bu, Guan Yu yang dikenal kuat aja lom bisa nandingin kekuatan Lu Bu.
Masalah Zhao Yun nembus banyak pasukan ketika nyelamatin Liu Chan yang masih bayi, jumlah pasukan wei nya masi sedikit ngambang, ada yang bilang ratusan, ribuan bahkan puluhan ribu,
Barangkali om MD bisa bantu, berapa jumlah sebenerenya pasukan wei yang ditembus oleh Zhao Yun ketika dia nyelamatin Liu Chan ?

Kalo kita pikir secara logika, sekuat kuatnya jendral perang, gak mungkin bisa nembus puluhan ribu, bahkan ratusan ribu kalo dia cuman sendirian dan gak ditunjang ama jumlah pasukan yang memadai

sapa tau pasukannya ngawure semua.., kabur takut. biasanya kalau di Medieval (game loh) pas ada tulisan the enemy general is fleeing... anak buahnya kocar kacir semua... makanya tips kalo mo mewnang perang,bunuh generalnya (pake assassin..) --> Zhao Yun dan jenderal shu juga saat perang khan pada maen taktik bunuh-bunuhan general lawan.. kaitannya moralpasukan sih.. contoh laen si Dian Wei aja mampus di camp kan? ( bukan Zhao Yun,tapi siapa ya lupa? kayaknya keroco deh.. Zhang Xiu?)

Leepin
15-10-2003, 01:01 PM
guan yu dijadikan dewa karena kesetiaannya pada Liu Bei, dan sifatnya kepada rakyat. cuma sebagai jendral dia pernah kalah melawan Pang De, kena panah, lalu kabur. tapi kemudian bisa menang lawan Pang De berkat Siasat banjir. dibandingkan Zhang Fei, Zhao Yun dan Ma Chao yang belum pernah kalah berduel.
tapi kalo soal intelegensi Guan Yu diatas Zhang Fei dan Ma Chao, si Zhao Yun lebih pinter dikit, tapi kalah kepemimpinan dan kharisma dari Guan Yu.

Leepin
15-10-2003, 01:07 PM
jendral yang terkuat menurut gua adalah jendral yang ketika disebutkan namanya mampu menggetarkan mental lawan. dan belum pernah kalah dalam berduel. jadi gua milih Khalid Bin Walid aja yang gua belum dapet catatan kekalahannya, yang lain kan udah banyak yang milih.

gunnar
15-10-2003, 06:27 PM
kedua
Yue Fei dr Dinasty Song
kayanya ga ada yg demen ya
pdhl; dia itu pahlawan besar loh
cuma dia mati ama bangsa yuan (mongol) karena ada antek2 pemerintah song yg berkhianat ,patuing si pengkhianat ini skrg masih ada di china dlm keadaan berlutut dan diludahi org yg mengunjunginya


Kenapa patungnya diludahi?::bingung::

Scriptaz
15-10-2003, 07:36 PM
Originally posted by gunnar
Kenapa patungnya diludahi?::bingung::

Karena dia berkhianat,
Yang akhirnya menyebabkan tewasnya Yue Fei,
Pengkhianat kan rata rata dibenci ama masyarakat ..

yukishiro_enishi
15-10-2003, 11:01 PM
yupp

yukishiro_enishi
15-10-2003, 11:03 PM
Originally posted by Leepin
guan yu dijadikan dewa karena kesetiaannya pada Liu Bei, dan sifatnya kepada rakyat. cuma sebagai jendral dia pernah kalah melawan Pang De, kena panah, lalu kabur. tapi kemudian bisa menang lawan Pang De berkat Siasat banjir. dibandingkan Zhang Fei, Zhao Yun dan Ma Chao yang belum pernah kalah berduel.
tapi kalo soal intelegensi Guan Yu diatas Zhang Fei dan Ma Chao, si Zhao Yun lebih pinter dikit, tapi kalah kepemimpinan dan kharisma dari Guan Yu.

thx for correction
gua cuma tau sebaTAS dia hebat diperang aja

gunnar
16-10-2003, 09:00 AM
Originally posted by Scriptaz
Karena dia berkhianat,
Yang akhirnya menyebabkan tewasnya Yue Fei,
Pengkhianat kan rata rata dibenci ama masyarakat ..

Hmm, menurut sejarah yang saya ketahui, Yue Fei sebenarnya tidak berkhianat. Justru dia dikhianati oleh pejabat pada masa itu yang tidak suka akan keberhasilannya. Prestasi-prestasinya yang gemilang kurang lebih 10 tahun dalam perang hancur hanya dalam sehari ketika ia dipanggil pulang. Padahal ia sudah bersiap-siap untuk menghabisi kerajaan Jin yang lemah karena kekurangan jendral yang hebat.

amatir
16-10-2003, 12:19 PM
well jendral yang dianggap makhluk setengah dewa juga ada loh kayak sih Mc Arthur :)
kalau kriteria Jendral terkuat sih yah gua setuju banget kalau si Lu Bu (kalau dari Cina) tapi dari daratan lain juga kayaknya banyak yang kuat cuma kita susah membandingkannya... seperti Alexander Agung penemu pentingnya logistik bagi pasukan, dia ini hebat pernah hampir mati di suatu siege bahkan pasukannya harus menyelamatkannya... cuma dia pun tahu harus mundur...

Napoleon dan hitler juga hebat merka bisa menguasai Eropa dalam waktu lumayan singkat walaupun tidak bisa mempertahankannya (note menurut gua kekalahan Jerman karena dia ngomporin AS lalu juga nyerang Uni soviet padahal Inggris aja belum hancur)...

Napoleon itu kan yang pertama kali menggunakan sistem kalengan untuk ransum makanan soldiernya kan!!

juga jangan lupa Jendral Konfederasi saat civil war di amerika (gua lupa namanya ) :)

Scriptaz
16-10-2003, 03:43 PM
Originally posted by gunnar
Hmm, menurut sejarah yang saya ketahui, Yue Fei sebenarnya tidak berkhianat. Justru dia dikhianati oleh pejabat pada masa itu yang tidak suka akan keberhasilannya. Prestasi-prestasinya yang gemilang kurang lebih 10 tahun dalam perang hancur hanya dalam sehari ketika ia dipanggil pulang. Padahal ia sudah bersiap-siap untuk menghabisi kerajaan Jin yang lemah karena kekurangan jendral yang hebat.

Yang saya maksud orang yang berkhianat itu bukan Yue Fei,
Tapi orang lain.
Coba anda tilik ama perhatikan lagi tulisan saya sebelumnya ;D

gunnar
16-10-2003, 06:20 PM
Oh iya ya. Maaf soalnya bacanya kecepatan. Memangnya yang berkhianat itu siapa namanya?::bingung::

yukishiro_enishi
16-10-2003, 10:13 PM
hehe
perasaan gua juga ga nulis yue fei yg berkhianat tapi dikhianati
org yg mengkhianatinya lupa tapi yg pasti dia itu org pemerintah semacam perdana mentri gt

Riot
17-10-2003, 09:36 AM
Jendral terkenal dari civil war amrik kan jendral Lee. Nama lengkapnya lupa tuh tapi dikatakan sebagai jendral terhebat n paling dicintai pasukannya di amrik waktu itu.

pikachugrl_2000
17-10-2003, 11:05 AM
Dari civil war di England juga ada jenderal yg hebat loh, yg terkenal sih Earl of Warwick, The Kingmaker, tapi menurut gw sebenarnya dia gak seberapa hebat kok, menurut gw dia menangnya sih kebanyakan karena fator keberuntungan. Sebenarnya masih lebih hebat Edward IV gw rasa, dia memenangkan first battle nya ketika masih 17 tahun kalo gak salah (belasan pokoknya). Terus ada Edward, the Black Prince, katanya dia juga hebat, tapi kurang jelas seberapa hebatnya, dai mati muda sih. O ya Henry V juga hebat tuh, tapi sayang dia mati muda juga (meskipun gak semuda the black Prince) sehingga putranya menjadi raja ketika masih balita en dipengaruhi oleh mentri2nya jadi raja yg gak bijaksana en rada gila.
Kalo bukan jenderal, Benkei (pengikut Yoshitsune) juga bisa masuk tuh, orang segiu gedenya pasti kuat juga.

shikanosuke
17-10-2003, 09:02 PM
Originally posted by Riot
Jendral terkenal dari civil war amrik kan jendral Lee. Nama lengkapnya lupa tuh tapi dikatakan sebagai jendral terhebat n paling dicintai pasukannya di amrik waktu itu.

Apakah yang anda maksud Robert Edward Lee ...
Kalo tidak salah dia ada commander-in-chief dari pihak confederate forces (pihak selatan) dan akhirnya dia berada di pihak yang kalah ...
Ending dari perang saudara di Amerika (yang akhirnya dimenangkan pihak utara yang memiliki industri yang kuat ) ..
semakin membuktikan, bahwa di dunia modern .. siapa yang memiliki industri dan teknologi lebih kuat .. maka dialah pemenangnya .. (seperti juga pada perang Jerman-Austria 1866 dan Jerman-Prancis 1870, serta WWI dan WWII)

Zhuge Liang
17-10-2003, 10:49 PM
Originally posted by gunnar
Oh iya ya. Maaf soalnya bacanya kecepatan. Memangnya yang berkhianat itu siapa namanya?::bingung::


Namanya Qin Gui. Perdana menteri Dinasti Sung Selatan saat itu.

Konon asal mula makanan 'cah kwe' berasal dari kebencian rakyat China yang ingin memanggang hidup-hidup Qin Gui yang telah mengkhianati negara dan mencelakai pahlawan besar negeri China pada saat itu. Tapi nasib Qin Gui sendiri tidak diketahui setelah dieksekusinya Jenderal Yue Fei.

yukishiro_enishi
18-10-2003, 01:01 AM
ohh jadi gitu
thx atas pemberitahuannya
jd tau tuh nama orangnya itu

Leepin
18-10-2003, 09:31 PM
kehebatan Jendral Yue Fei apa yah?
gua denger sih hebat banget tuh. ada yang bisa kasih tau?

mungkin yang dimaksud jendral Lee itu jendral Lee Pin...hehehehe......
ada yang ikutan simRTK gak?:D :D :D

oh iya gimana dengan Khalid bin Walid, gua punya link tuh
http://www.swordofallah.com

baca yah:)

gunnar
18-10-2003, 09:45 PM
Originally posted by Leepin
kehebatan Jendral Yue Fei apa yah?
gua denger sih hebat banget tuh. ada yang bisa kasih tau?

mungkin yang dimaksud jendral Lee itu jendral Lee Pin...hehehehe......
ada yang ikutan simRTK gak?:D :D :D

oh iya gimana dengan Khalid bin Walid, gua punya link tuh
http://www.swordofallah.com

baca yah:)

Well, kalau disebutin satu persatu sih bisa panjang banget. Tetapi secara garis besar akan saya ceritakan

Yue Fei lahir dari sebuah keluarga miskin di wilayah Tangyuan, sat ini propinsi Henan. Satu bulan setelah kelahirannya, sungai Kuning meluap sehingga tanah kelahirannya tergenang air.

Ketika muda, Yue Fei sangat rajin. Dia bekerja di siang hari dan belajar di malam hari. Guru beladirinya sejak kecil adalah Chen Guang dan Zhou Dong.

Sejah muda, ia dapat mengangkat busur yang beratnya 150 kg dan selalu tepat dalam menembak sasaran.

Pada tahun 1122, Yue Fei bergabung dengan tentara. Sebelum berangkat, ibunya memintanya untuk berlutut dan menato empat huruf di punggungnya yang bertuliskan : "Mengabdilah pada negara dengan kesetiaan yang teguh"

Yue Fei telah membunuh banyak jenderal Jin seperti "Raja Angin Hitam". Berkat kemahirannya ia dihadiahi Kaisar Gaozong sebuah bendera sutra dengan empat huruf yang dibordir "Yue Fei yang setia"

Yue Fei juga pernah menulis sebuah sajak berjudul "Man Jiang Hong" (Sungai Itu Berwarna Merah)

Prestasinya yang paling terkenal adalah saat ia mengalahkan pangeran Wushu dari Jin yang menggunakan taktik kuda berantai (3 kuda diikat satu sama lain oleh rantai)

Selanjutnya seperti yang saya dan orang lain ceritakan di postingan sebelumnya. Dia diadili karena dianggap berkhianat. Salah satu hakimnya adalah He Zhu, salah seorang murid Qin Hui. He Zhu tidak seperti gurunya yang membenci Yue Fei, langsung membebaskan Yue Fei begitu melihat tato yang dibuat oleh ibunya Yue Fei.

Qin Hui memecat He Zhu dan membuat pernyataan palsu kalau Yue Fei berkhianat. Yue Fei pun dieksekusi beserta anaknya.

sakuraba aoi
18-10-2003, 09:55 PM
Nobunaga bisa dihitung jendral juga gak?

gunnar
18-10-2003, 10:07 PM
Bisa.

sakuraba aoi
18-10-2003, 11:43 PM
Kalo gitu gue pilih dia dech... ;p

Leepin
20-10-2003, 08:58 AM
waduh gimana tentang Khalid bin Walid, udah ada yang punya data lengkap tentang dia?

di situsnya http://www.swordofallah.com dia dianggap orang yang sebanding dengan genghis khan loh.

ada bantahan?

gunnar
20-10-2003, 01:06 PM
Originally posted by Leepin
waduh gimana tentang Khalid bin Walid, udah ada yang punya data lengkap tentang dia?

di situsnya http://www.swordofallah.com dia dianggap orang yang sebanding dengan genghis khan loh.

ada bantahan?

Well, saya sudah baca mengenai Khalid bin Walid, dan menurut saya dia memang sebanding dengan genghis khan, bahkan menurut saya lebih.

jiang wei
20-10-2003, 02:03 PM
Menurut gua definisi jenderal terkuat adalah jenderal yang memiliki kemampuan terbaik untuk memenangkan pertempuran. Jadi kemampuan tarung, kepemimpinan, taktik, dan strategi yang hebat serta moral yang baik harus dimiliki olehnya.
Moral yang buruk akan membuat ia ceroboh seperti Lu Bu, atau tidak dicintai anak buah seperti Zhang Fei.
Gua rasa jenderal di zaman senjata api tidak bisa disebut sebagai jenderal terkuat karena kemampuan tarung sudah tidak penting lagi bagi jenderal di zaman ini. Jenderal di zaman senjata api perannya lebih sebagai ahli taktik dan strategi daripada seorang panglima perang. Jadi ada pergeseran peran dari seorang jenderal.
Dengan dasar inilah gua memilih Zhao Yun.
Soal Zhao Yun selamat karena tidak dipanah pasukan Cao2, gua rasa sulit memakai panah melawan dia karena saat itu dia dalam kepungan rapat jadi kalau make panah maka bisa jadi yang kena malah temen sendiri.

Arthurus
20-10-2003, 02:16 PM
Ga ada yg milih Moshe Dayan?

Leepin
20-10-2003, 04:36 PM
sapa tuh?? jelasin atuhh... kalo emang layak gue dukung

gunnar
20-10-2003, 06:08 PM
Originally posted by jiang wei
Menurut gua definisi jenderal terkuat adalah jenderal yang memiliki kemampuan terbaik untuk memenangkan pertempuran. Jadi kemampuan tarung, kepemimpinan, taktik, dan strategi yang hebat serta moral yang baik harus dimiliki olehnya.
Moral yang buruk akan membuat ia ceroboh seperti Lu Bu, atau tidak dicintai anak buah seperti Zhang Fei.
Gua rasa jenderal di zaman senjata api tidak bisa disebut sebagai jenderal terkuat karena kemampuan tarung sudah tidak penting lagi bagi jenderal di zaman ini. Jenderal di zaman senjata api perannya lebih sebagai ahli taktik dan strategi daripada seorang panglima perang. Jadi ada pergeseran peran dari seorang jenderal.
Dengan dasar inilah gua memilih Zhao Yun.
Soal Zhao Yun selamat karena tidak dipanah pasukan Cao2, gua rasa sulit memakai panah melawan dia karena saat itu dia dalam kepungan rapat jadi kalau make panah maka bisa jadi yang kena malah temen sendiri.

Zhao Yun selamat karena Cao Cao mau menangkapnya hidup-hidup. Tindakan Zhao Yun bisa dikatakan nekad daripada berani.

gunnar
20-10-2003, 06:11 PM
Originally posted by Arthurus
Ga ada yg milih Moshe Dayan?

Moshe Dayan adalah seorang jenderal Israel yang cukup kejam. Bagi orang Israel, ia dianggap sebagai orang yang paling "baik" karena telah membunuhi warga Palestina yang dianggap "teroris".

Menurut saya, Moshe Dayan lebih tepat disebut sebagai penjagal yang setingkat dengan Ariel Sharon ketimbang seorang jenderal. Jadi kesimpulannya, saya tidak memilih Moshe Dayan.

Untuk lebih lengkapnya, coba anda cari dan baca di topik Sejarah dan Politik Zionisme, kalau tidak salah saya pernah membahasnya.

jiang wei
21-10-2003, 10:12 AM
Originally posted by gunnar
Zhao Yun selamat karena Cao Cao mau menangkapnya hidup-hidup. Tindakan Zhao Yun bisa dikatakan nekad daripada berani.
Suatu pepatah lama "Fortune Favors The Bold" artinya keberuntungan memihak yang berani

Leepin
21-10-2003, 02:56 PM
jendral terkuat?

ada yang setuju gak jendral kuat dari Tanah Arab dulu yang namanya Ali bin Abi Thalib sebagai jendral terkuat?

gile di jaman itu banyak banget jendral kuatnye, mirip kayak di China banyaknye...

gua denger kuda Arab waktu itu adalah yang terbaik, saingannya adalah kuda Mongol.
denger denger sih orang Islam waktu itu kagak pernah menggunakan kudanya untuk keperluan transportasi, mereka menggunakan sejenis keledai atau unta untuk transportasi, kudanya bener2 disiapin cuma buat perang. kebayang gak seperti apa bagusnya itu kuda.

Arthurus
21-10-2003, 03:31 PM
Originally posted by gunnar
Moshe Dayan adalah seorang jenderal Israel yang cukup kejam. Bagi orang Israel, ia dianggap sebagai orang yang paling "baik" karena telah membunuhi warga Palestina yang dianggap "teroris".

Menurut saya, Moshe Dayan lebih tepat disebut sebagai penjagal yang setingkat dengan Ariel Sharon ketimbang seorang jenderal. Jadi kesimpulannya, saya tidak memilih Moshe Dayan.

Untuk lebih lengkapnya, coba anda cari dan baca di topik Sejarah dan Politik Zionisme, kalau tidak salah saya pernah membahasnya.
Bukannya dia seorang Jenderal? kalau secara objektif bgmn? termasuk hebat nggak? aku juga ga begitu hapal sejarahnya, sepintas aja pernah baca, yg gw denger sih dia hebat :D

jiang wei
22-10-2003, 11:50 AM
Ya, gimana Jenderal dari Arab, Turki, Eropa, Jepang dan lainnya?
gua masih hijau mengenai bangsa2 ini.
Kalo zaman awal Islam bukannya Ali bin Abi Thalib itu dikatakan sebagai petarung terkuat?

Pompey
22-10-2003, 03:20 PM
menurut gue Saidina Umar yang paling kuat (pada jamannya), bukan Ali. Di buku 100 Tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah juga gue baca begitu.

gunnar
22-10-2003, 05:59 PM
Originally posted by Leepin
jendral terkuat?

ada yang setuju gak jendral kuat dari Tanah Arab dulu yang namanya Ali bin Abi Thalib sebagai jendral terkuat?

gile di jaman itu banyak banget jendral kuatnye, mirip kayak di China banyaknye...

gua denger kuda Arab waktu itu adalah yang terbaik, saingannya adalah kuda Mongol.
denger denger sih orang Islam waktu itu kagak pernah menggunakan kudanya untuk keperluan transportasi, mereka menggunakan sejenis keledai atau unta untuk transportasi, kudanya bener2 disiapin cuma buat perang. kebayang gak seperti apa bagusnya itu kuda.

Well, itu bukanlah hal yang mengherankan. Unta lebih disukai di padang pasir sebagai alat transportasi dibandingkan kuda karena dua alasan. Yang pertama, unta jarang diberi air karena ia dapat menyimpan air dan yang kedua, unta dapat digunakan untuk berlindung kalau ada badai.

Makanya, kuda-kuda hanya digunakan pada saat perang saja, karena gerakannya yang lincah dibandingkan unta.

gunnar
22-10-2003, 06:00 PM
Originally posted by Pompey
menurut gue Saidina Umar yang paling kuat (pada jamannya), bukan Ali. Di buku 100 Tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah juga gue baca begitu.

Bisa anda ceritakan lebih detail mengenai Saidina Umar?

yukishiro_enishi
22-10-2003, 10:36 PM
jenderal dr jepang yg gua suka
Ieyasu Tokugawa ama oda Nobunaga

Pompey
23-10-2003, 11:43 AM
Originally posted by gunnar
Bisa anda ceritakan lebih detail mengenai Saidina Umar?

bentar gue cari dulu bukunyaa... ;)

besok2 gue post disini

amatir
23-10-2003, 04:08 PM
hem... menurut saya susah kalau ada jendral yang dikategorikan sebanding dengan Genghis Khan , Alexander Agung karena mereka bisa menguasai teritori yang luas loh dalam waktu singkat..
khusus untuk Mongol susah membayangkan bagaimana negara kecil yang nomaden bisa menghancurkan Cina dan Eropa Timur kan ??

jiang wei
23-10-2003, 06:39 PM
Buat g Genghis kahn dan Alexander itu masuk ruler bukan Jenderal perang. Tapi sebagai ruler mereka emang amat hebat kalo dari segi penaklukan wilayah.

kiai GRINGSING
18-11-2003, 07:05 PM
HEHEHE ........

bagaimana dng jendral NAGABONAR
yng satu lage jendral KANCIL



//just inter ....::newwink::

gunnar
24-11-2003, 07:42 PM
NAGABONAR itu benar-benar ada ya?::bingung::

BoY_FrOm_H3LL
28-11-2003, 04:30 PM
katanya seh bener2 ada

ndoz
29-11-2003, 12:13 AM
sun tzu bisa ngga di kategorikan jendreal

ndoz
29-11-2003, 12:13 AM
Originally posted by gunnar
NAGABONAR itu benar-benar ada ya?::bingung::

hahahahahaha

gunnar
29-11-2003, 11:44 AM
Originally posted by ndoz
sun tzu bisa ngga di kategorikan jendreal

Kelihatannya bisa deh.

ndoz
29-11-2003, 02:31 PM
soalnya strategi sun ztu dr jaman ke jaman selalu di pergunakan :)

gunnar
29-11-2003, 07:19 PM
Originally posted by ndoz
hahahahahaha

Kok ketawa sih?

Pertanyaan saya lucu ya?::bingung::

ndoz
29-11-2003, 10:48 PM
gimana yah..........bukan lucu.......soalnya waktu kecil yg gw tau tuh nagabonar sperti pendekar gitu..........bukan jendral......... n naga bonar gw taunya dr komik2 di koran2/buku saku jaman dulu

ino_corgan
01-12-2003, 02:31 PM
tapi kalo di filmnya.. dia beneran jendral kan.. walaupun kocak !!!

nggak tau deh.. apa filmnya dah dikomersilkan... soalnya jendralnya konyol banget !!! :D

ndoz
01-12-2003, 04:22 PM
soalnya jendralnya konyol banget !!!

gw pikir orangnya gagah perkasa

Elriowiel
02-12-2003, 01:33 PM
ada yang sudah bahas rommel vs montgomery ?
genghis khan ?
macarthur ?
eisenhower ?
robert e. lee ?

new flair
03-12-2003, 11:53 AM
yang jelas jenderal kancil gak masuk sini yah ...


dulu kan ada film tentang jenderal kancil. yang maen adi bing slamet, edi sud, bagio, diran, dll.

Pompey
03-12-2003, 02:04 PM
montgomery sih nggak ada apa2nya dibanding ROMMEL si Rubah Padang pasir

pas montgmery masih pendidikan Rommel udah mimpin pasukan di PD I

bahkan Montgomery ngikutin gaya Rommel yang menampilkan ciri khas pake topi yang ada kacamata gede nya... kalo Montgomery dia mulai pake topi Koboy atau baret dengan banyak pin penghargaan gitu di topinya... biar khas juga dimata pasukannya dan pasukan musuh dimedan tempur afrika utara


pokoke gaya rommel paling cool!

Rommel adalah satu-satunya Jenderal Nazi yang dianggap pahlawan Jerman oleh sekutu... gue pernah nonton di dokumenter... klo gak salah gitu

Elriowiel
03-12-2003, 03:23 PM
loe gak salah kok..;)
kekalahan dia sama montgomery gue rasa blunder nazi sendiri, bukan gara2 dianya yg ngaco...;(
dia memang satu2nya jendral nazi yg patut dikagumi...bahkan hitler aja takut sama dia jadinya difitnah kan..
tragis bgt deh mengorbankan diri sendiri minum racun supaya keluarganya gak dibawa ke kamp penyiksaan...[nangis]

bisa ceritain gak ttg perang itu ? gue pernah tau tp skrg udah lupa lagi...:(

ndoz
03-12-2003, 10:48 PM
bahkan hitler aja takut sama dia jadinya difitnah kan..
sehebat apakah dia ::bingung::
toh kalah juga kan

Pompey
04-12-2003, 11:15 AM
Dia gak pernah kalah ketika dia sendiri yang maju digaris depan pertempuran didalam panzernya...


bbrp kali dia kalah ketika dia dipanggil Hitler balik ke Jerman, kedua dia mengunjungi istrinya yang sakit.

setelah itu, dia gugur duluan di bunuh hitler.

Elriowiel
04-12-2003, 01:11 PM
iya..dia gak pernah kalo dia mimpin langsung...cuma gue lupa detil pas dia "kalah" sama montgomery itu....ayo pompey...dijelaskan dunk perangnya...;D

ino_corgan
05-12-2003, 07:06 PM
gu nonton di metro..... top emang si rommel :D

char_aznable
06-12-2003, 12:29 PM
Ada fakta menarik...... Visor/ kacamata rommel itu kan pampasan dari punyanya tentara Inggris...... Rommel menganggapnya Trophy.
Rommel berbeda dgn anteknya Hitler yg lain kaya Himmler, Goering, Galland, Canaris, dll...... Rommel nasionalis sejati, dia bukan fasis...... keturunan bangsawan Prussia..... Jadi Rommel itu bisa disamakan dgn Kumbakarna
:) yang memegang kehormatannya sampai mati.

char_aznable
06-12-2003, 12:36 PM
Trus tentang Himmler, komandan Waffen SS, Jendralnya Hitler yg paling psycho.....
Bener ga sih dia itu sampe bikin benteng di tengah-tengah hutan di Jerman yg dinamain Valhalla, sama bikin round table tempat jenderal-jenderalnya berkumpul?

BoY_FrOm_H3LL
06-12-2003, 02:06 PM
itu juga gak jelas tu
emang maseh ada di jerman tu bentengnya??

char_aznable
07-12-2003, 09:11 AM
Bentengnya kayanya puri bangsawan jaman pertengahan yg diconvert sama Nazi....
Katanya sih ditemuin sama prajurit sekutu yg lagi nyari pampasan perang.

ndoz
07-12-2003, 07:32 PM
baca dr mana seh, koq tau ::bingung::

BoY_FrOm_H3LL
07-12-2003, 11:00 PM
hm...
kalo gitu bekas kerajaan bavaria juga
dunk g perna baca tu waktu di perpus goethe ada gambarnya

kelinci_imutz
14-08-2004, 08:07 PM
ini thread buat profil para jendral dalam sejarah
mulai aja dah


Montgomery, Bernard Law
Montgomery, Bernard Law, 1st Viscount Montgomery of Al ‘Alamayn (1887-1976), British military leader who played a prominent role in the Allied victories in Africa and Europe during the second world war (1939-1945).

He was born in London and educated at the Royal Military College. He entered the British army in 1908 and served in the first world war 1914-1918) as a captain. In 1942, during World War II, he was appointed commander of the British Eighth Army in Africa; two months later he began an offensive at Al ‘Alamayn (El ‘Alamein), Egypt, which resulted in the expulsion of the German-Italian forces under the German General Erwin Rommel, first from Egypt and then from Cyrenaica and Tripolitania in Libya. In 1943 he gained another victory over Rommel at the Battle of the Mareth Line in southern Tunisia. As commander in chief of the British armies on the western front, he served under the supreme commander of Allied forces, General Dwight Eisenhower, from December 1943 to August 1944, when he was promoted to field marshal in command of British and Canadian troops. Montgomery was never popular with the majority of United States Generals with whom he had to work closely. In 1946 Montgomery was created viscount and made chief of the imperial general staff. He was deputy supreme commander of the North Atlantic Treaty Organization (NATO) forces from 1951 to 1958. His writings include his memoirs, published in 1958, and The Path to Leadership



Jendral Montgomery "atau Monty" dikenal sebagai pemimpin pasukan sekutu di WW2 pada padang afrika, dan membuat serangkaian kemenangan bagi sekutu setelah dikalahkan oleh Jendral Rommel dari German

Napo
14-08-2004, 10:15 PM
Jenderal Erwin Rommel

his nick name fox desert

Dia dikenal karena kehebatannya dalam pertempuran di Afrika Utara. Dia memperkenalkan kehebatan panzer di Padang Pasir Afrika. Erwin Rommel kalah dalam pertempuran menentukan melawan Montgomery. Kekalahannya dialkibatkan kesulitan supply pada pasukannya . Sesudah kekalahan itu Rommel sempat berperan penting dalam pertahanan di Italia , Akhir hidupnya tragis karena harus bunuh diri karena ketahuan kudeta ama Hitler

Hiram
14-08-2004, 10:28 PM
Originally posted by Napo
Jenderal Erwin Rommel

his nick name fox desert



Ralat --> Desert Fox

wadokai_indo
15-08-2004, 03:52 AM
Shokatsu Ryo Gomei/Cu Kat Liang Khong Beng/Zhuge Liang Kung Ming, jendral dan ahli strategi dari kerajaan Shu Han di jamannya Three Kingdom (periode beberapa dekade di akhir dinasti Han 220 AD sampai awal dinasti Jin/Chin, kira-kira 280 AD kalau tidak salah).

Pada awalnya Khong Beng adalah seorang pelajar yang sederhana dari wilayah Kengciu (Jingzhou) lalu direkrut oleh Lauw Pie Hian Tik (Liu Bei Xuande) seorang bangsawan Han untuk menjadi ahli strategi. Saat dinasti Han runtuh, Khong Beng membantu Lauw Pie untuk mendirikan keraajaan Siok Han (Shu) di wilayah Sejwan (Sichuan) dan Hantiong (Hanzhong) demi meneruskan garis keturunan dinasti Han. Padahal pesaing-pesaing Lauw Pie yaitu Rajamuda Sun Kwan (Sun Quan) dan Perdana Menteri Co Choh (Cao Cao) memiliki angkatan perang yang jauh lebih kuat dan kedudukan strategis yang lebih unggul. Tapi taktik brillian Khong Beng berhasil mengungguli mereka semua.

Sayangnya penerus Lauw Pie yaitu Lauw Sian Hauwcu (Liu Chan) sangat tolol dan tidak sekaliber bapaknya, sehingga usaha dari Khong Beng dan penerusnya yaitu Kiang Hwie (Jiang Wei) untuk mengembalikan kejayaan dinasti Han terpaksa gagal total, malahan kerajaan Siok Han dapat ditaklukkan oleh negeri Gui (Wei).

Pietroff
15-08-2004, 01:25 PM
Karl Heinz Guderian
Bapak Panzer Jerman, terkenal dengan "Blitzkrieg" pada saat2 awal WW2 di Polandia, Low Country, Prancis dan USSR.

Sepanjang karirnya, beliau aktif dalam perancangan serta pembuatan Panzer2 baru Jerman.

Salah satu Jenderal Oposisi Hitler, tertangkap diakhir2 perang. Diadili sebagai penjahat perang walaupun akhirnya dibebaskan juga ditahun 1949.

mrcerdas
15-08-2004, 01:35 PM
yang gue kenal cumen jendral dalam sejarah 3 kingdoms aja .. :D

Chang Fei, Kuan Yu, Lu Bu ...

Tsu
15-08-2004, 02:11 PM
General Lee dari perang saudara US ?

eijin_kiver
15-08-2004, 03:01 PM
oda nobunaga termasuk nggaK?

Hiram
15-08-2004, 03:22 PM
- Scipio Africanus
Jenderal Romawi yg menaklukan Hannibal dan carthago

- Julius Caesar
Jenderal ( kemudian menjadi diktator ) Romawi penakluk Inggris dan Gaul

- Belisarius
Jenderal Byazantium ( Romawi Timur ) yg berhasil menahan serbuan Persia kemudian membebaskan Roma dari tangan kaum Vandal lalu berhasil menaklukan ibukota bangsa Vandal di Afrika Utara.

- Napoleon

- Jenderal George Washington

Bagaimana dengan para raja yg sekaligus menjadi panglima pasukannya seperti Alexander the Great dari Macedonia, Hannibal dari Carthago, dll.

Dalam era PD II ada beberapa jenderal lain yg cukup terkenal seperti :
- Douglas Mc Arthur
- George Patton

gunnar
15-08-2004, 05:44 PM
Well, jenderal perang dari sisi mana dilihatnya? Kekuatannya? Kepintarannya? Atau kedua-duanya?

gunnar
15-08-2004, 05:45 PM
Originally posted by eijin_kiver
oda nobunaga termasuk nggaK?

Well, sebenarnya Oda Nobunaga itu seorang tuan tanah/shogun. Jadi dia bukan seorang jenderal.

ChenLung
15-08-2004, 06:38 PM
jendral Sudirman, kali ya?kok ngga ada yang masukin nama dia sih??

red_pr!nce
15-08-2004, 07:09 PM
Originally posted by gunnar
Well, jenderal perang dari sisi mana dilihatnya? Kekuatannya? Kepintarannya? Atau kedua-duanya?

Dari kontribusinya bagi dunia dan sejarah. :D

Jenderal Norman Schwarkopf juga termasuk yg the best di abad 20. Kenapa gak termasuk?

kelinci_imutz
15-08-2004, 08:24 PM
ok ! :)
bukan general tapi war leader aja threadnya

Hiram
15-08-2004, 08:29 PM
Originally posted by kelinci_imutz
ok ! :)
bukan general tapi war leader aja threadnya

Kalau begitu Alexander The Great ada di urutan pertama apabila dilihat prestasi dan pencapaiannya.

Napoleon berada di urutan kedua oleh karena petualangannya ;)

eijin_kiver
15-08-2004, 09:09 PM
Originally posted by gunnar
Well, sebenarnya Oda Nobunaga itu seorang tuan tanah/shogun. Jadi dia bukan seorang jenderal.

lah bukannya dia termasuk pemimpin shogun yang paling ganas dalam sejarah jepang?::bingung::

wadokai_indo
16-08-2004, 03:09 AM
Originally posted by eijin_kiver
lah bukannya dia termasuk pemimpin shogun yang paling ganas dalam sejarah jepang?::bingung::

Yang berhasil jadi Shogun itu Hideyoshi dan Tokugawa.. yang paling sukses Tokugawa.. Nobunaga dibunuh oleh Akechi Mutsuhide sebelum cita-citanya menaklukkan seluruh Japan tercapai..

shikanosuke
16-08-2004, 03:20 AM
Originally posted by wadokai_indo
Yang berhasil jadi Shogun itu Hideyoshi dan Tokugawa.. yang paling sukses Tokugawa.. Nobunaga dibunuh oleh Akechi Mutsuhide sebelum cita-citanya menaklukkan seluruh Japan tercapai..

Tapi tanpa nobunaga, mungkin kedua orang tersebut tidak dapat menyatukan jepang .. dari sisi stabilitas mungkin tokugawa paling berhasil, tp dari sisi kemajuan jepang .. mungkin nobunaga yg banyak memberikan ide2 baru (terutama dalam hal strategi perang ..). Yang pasti jg, tokugawa gak mungkin jd shogun selama nobunaga dan hideyoshi masih hidup ...

shikanosuke
16-08-2004, 03:22 AM
Originally posted by gunnar
Well, sebenarnya Oda Nobunaga itu seorang tuan tanah/shogun. Jadi dia bukan seorang jenderal.

Lebih tepatnya nobunaga adalah seorang daimyo (penguasa). Tapi pada zaman itu penguasa daerah jg lazim seorang samurai atau bisa jg dibilang adalah jenderal (sebab rata2 daimyo saat ini selaen penguasa sipil, jg ahli dalam berperang)

shikanosuke
16-08-2004, 03:27 AM
Originally posted by Basten4eva
Kalau begitu Alexander The Great ada di urutan pertama apabila dilihat prestasi dan pencapaiannya.

Napoleon berada di urutan kedua oleh karena petualangannya ;)

Jenghis Khan lah ... baik dari prestasi maupun petualangannya :D ... gak ada yg meragukan

Hiram
16-08-2004, 10:18 AM
Originally posted by shikanosuke
Jenghis Khan lah ... baik dari prestasi maupun petualangannya :D ... gak ada yg meragukan

Nope


Alexander.
Persia, Mesir hingga India dalam waktu 8 tahun.

Pioner kavaleri serta penemu Siege Weapon dalam sejarah.

8 tahun tidak pernah terkalahkan.


Penaklukan Mongol terjadi dalam rentang beberapa generasi dan dilakukan tokoh2 berbeda.

Alexander melakukannya hanya dalam 8 tahun, oleh satu orang bersama prajurit2 yg sama.

Hantu
16-08-2004, 11:23 AM
Originally posted by gunnar
Well, sebenarnya Oda Nobunaga itu seorang tuan tanah/shogun. Jadi dia bukan seorang jenderal.

Dalam hal ini gua kurang setuju. Mungkin secara pangkat militer mereka tidak pernah menjabat jenderal karena istilah jenderal berasal dari dunia barat yang secara singkat dapat diartikan sebagai 'pemimpin tertinggi suatu pasukan'. Namun - sejalan dengan itu - menurut gua sih Nobunaga, sama seperti halnya Cao-Cao, juga seorang jenderal karena mereka bukanlah semata penguasa pemerintahan sipil, namun justru lebih bertitik berat ke arah militer. Lagi pula, sering kali mereka juga turut memimpin pasukan langsung di medan perang.

:)

red_pr!nce
16-08-2004, 01:07 PM
Alexander.
Persia, Mesir hingga India dalam waktu 8 tahun.

Pioner kavaleri serta penemu Siege Weapon dalam sejarah.

8 tahun tidak pernah terkalahkan.


Penaklukan Mongol terjadi dalam rentang beberapa generasi dan dilakukan tokoh2 berbeda.

Alexander melakukannya hanya dalam 8 tahun, oleh satu orang bersama prajurit2 yg sama.


Karena Alexander menggunakan kavaleri, makanya bisa cepat.

Lagipula musuh Alexander, Darius dr Persia memegang kekaisaran dari Turki sampai India barat.

Kalau ibukota Persia dihancurkan oleh Alexander, maka secara otomatis seluruh Turki sampai India barat langsung jatuh ke tangan Alexander. :D ::keyen::

Hiram
16-08-2004, 01:31 PM
Originally posted by red_pr!nce
Karena Alexander menggunakan kavaleri, makanya bisa cepat.

Lagipula musuh Alexander, Darius dr Persia memegang kekaisaran dari Turki sampai India barat.

Kalau ibukota Persia dihancurkan oleh Alexander, maka secara otomatis seluruh Turki sampai India barat langsung jatuh ke tangan Alexander. :D ::keyen::

Keliru
Mongol yg menggunakan kaveleri murni.
Kavaleri Macedonia berjumlah seperempat dari keseluruhan pasukannya.
Setelah Persia, Alexander masih harus menaklukan Tyre di Mediterania, kemudian melawan Raja Phorus di Afghanistan lalu mengalami belasan pertempuran di India Barat.

Alexander pernah 3 kali terluka dalam pertempuran karena dia sebagai seorang Raja merangkap panglima perang senantiasa memimpin langsung kavalerinya.

gunnar
16-08-2004, 05:25 PM
Originally posted by Hantu
Dalam hal ini gua kurang setuju. Mungkin secara pangkat militer mereka tidak pernah menjabat jenderal karena istilah jenderal berasal dari dunia barat yang secara singkat dapat diartikan sebagai 'pemimpin tertinggi suatu pasukan'. Namun - sejalan dengan itu - menurut gua sih Nobunaga, sama seperti halnya Cao-Cao, juga seorang jenderal karena mereka bukanlah semata penguasa pemerintahan sipil, namun justru lebih bertitik berat ke arah militer. Lagi pula, sering kali mereka juga turut memimpin pasukan langsung di medan perang.

:)

Well, ini tergantung dari cara pandang kalian masing-masing.

Nobunaga sendiri bagi saya ahli di bidang politik dan strategi. Begitu pula dengan Cao Cao.

gunnar
16-08-2004, 05:25 PM
Wei Liao Zi dilahirkan di Masa Berperangnya negara-negara bagian kira-kira 2400 tahun yang lalu di Weishi (sekrang Kabupaten Weishi, Propinsi Henan), tidak jauh dari Daliang, ibukota Wei. Ia pernah menyampaikan usul kepada raja Hui untuk mengelola Negara. Namun, karena idenya tidak dipahami oleh sang raja, maka Wei Liao kehilangan peluang untuk memanfaatkannya.

50 tahun kemudian, raja Qin yang bernama Ying Zheng sering berdiskusi dengan menteri seniornya, Li Si untuk menjagoi Tiongkok. Li Si merekomendasikan Wei Liao Zi. Pada saat itu Wei Liao Zi dipanggil dan diajak berbincang-bincang mengenai cara menjagoi Tiongkok. Namun, karena Wei Liao menganggap sang raja kejam dan tidak mempunyai kemurahan serta kebajikan, maka Wei Liao pun pergi dari Qin. Mendengar hal tersebut, Ying Zheng segera menyuruh anak buahnya untuk mencari Wei Liao Zi. Setelah Wei Liao Zi kembali, ia diangkat sebagai Taiwei yang bertanggung jawab atas urusan militer Qin dan semua muridnya diangkat menjadi menteri. Berkat strateginya baik dalam urusan perang maupun politik, dalam waktu singkat negeri Qin sudah menjagoi Tiongkok. Setelah berhasil menyatukan Tiongkok, Wei Liao Zi pergi entah kemana berserta murid-muridnya.

Sekedar informasi : usia Wei Liao Zi sewaktu direkrut oleh raja Qi berusia 90 tahun.

gunnar
16-08-2004, 05:26 PM
Wu Qi, seorang kelahiran negara bagian Wei, dilahirkan pada tahun 440 sebelum masehi pada masa berperangnya negara-negara bagian. Meskipun kaya, namun ia dididik keras oleh ibunya untuk mendapatkan pendidikan yang baik dalam seni bela diri dan literatur.
Wu Qi mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang menteri, maka dari itu dia berkelana di Tiongkok, berharap ada yang mau memakainya. Namun, karena tidak mempunyai kesempatan, ia sempat kecewa sampai-sampai membunuh orang-orang yang meledeknya.

Ia pun bersumpah kepada ibunya agar tidak akan pulang ke rumah sampai ia menjadi menteri dengan mengigit tangannya sampai berdarah. Langkah pertama yang dilakukan oleh Wu Qi adalah belajar dari Zeng Zi, salah satu pengikut ajaran Khong Hu Cu. Namun, hubungannya dengan gurunya sangat renggang karena perbedaan pikiran antara keduanya. Puncaknya adalah ketika Wu Qi menerima kabar kalau ibunya telah meninggal, ia hanya menangis dan berteriak 3 kali sambil berkata “Ibu …”, setelah itu ia mulai melanjutkan kembali pelajarannya. Zeng Zi yang melihat hal tersebut menganggap Wu Qi sebagai orang yang tidak tahu diri karena tidak berkabung atas kematian ibunya. Akhirnya, ia pun diusir oleh gurunya.

Setelah diusir oleh gurunya, Wu Qi bekerja kepada perdana menteri Lu, yaitu Gong Yixiu. Gong Yixiu yang mengetahui bakat Wu Qi merekomdasikannya kepada Adipati Lu Mu. Berkat kecerdikan dan keberaniannya, Wu Qi berhasil memenangkan perang antara pasukan Lu yang sedikit dengan penyerbu dari Qi. Namun, karena fitnah dari Negara Qi, maka jabatan Wu Qi pun hilang.

Wu Qi kembali mengadu nasib dengan bekerja kepada negara Wei sebagai jenderal. Dengan pasukan sebesar 70000 orang, ia memenangkan 64 perang dari 76 perang, sisanya seri. Namun, karena di fitnah lagi ia dipecat dari jabatannya.

Wu Qi yang telah diusir dari Wei, sekarang bekerja kepada negara Chu. Di sana, ia melakukan reformasi besar-besaran. Akibatnya, banyak para tuan tanah yang tidak senang kepadanya. Ia pun mengikuti perang dan memperoleh banyak kemenangan. Namun, ketika ia mendengar raja Dao telah meninggal, Wu Qi langsung meninggalkan baris depan untuk menghadiri pemakaman sang raja di ibukota.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para tuan tanah untuk membunuh Wu Qi. Di istana, Wu Qi langsung berlari menuju jenazah sang raja dan melompat ke atasnya. Panah-panah yang diarahkan ke Wu Qi pun menembus tubuhnya sampai ke jenazah raja Dao. Menurut peraturan pada waktu itu, jika mayat raja dinajiskan, maka penajisnya harus dihukum mati. Maka, lebih dari 70 keluarga yang ikut serta dalam pembunuhan Wu Qi dihukum mati.

Lady_Olenska
16-08-2004, 06:05 PM
how 'bout alexander the great?
termasuk gak?

Lady_Olenska
16-08-2004, 06:07 PM
oops...sorry ternyata dah dibahas....salah liat halaman...:p

su-27 Flanker
16-08-2004, 08:34 PM
Gimana kalau Yue Fei , General China pada jaman dinasti Songselatan yg amat di takuti oleh tentara Kim.
sayang raja song terlalu goblok jadi percaya pada menteri2 korup ::fu::
shg Yue Fei dan anaknya celaka.

Napo
16-08-2004, 10:35 PM
Originally posted by Basten4eva
Ralat --> Desert Fox

ye thx buat ralatnya

red_pr!nce
16-08-2004, 10:43 PM
How about Soeharto, the general? ::keyen:: Dia kalo gak salah satu-satunya jenderal yg saking 'hebat'nya bisa jadi presiden Indonesia yg sah dengan 'membunuh' pelan-pelan Soekarno dan memperkosa kekuasaannya.

wadokai_indo
17-08-2004, 01:31 AM
Originally posted by shikanosuke
Tapi tanpa nobunaga, mungkin kedua orang tersebut tidak dapat menyatukan jepang .. dari sisi stabilitas mungkin tokugawa paling berhasil, tp dari sisi kemajuan jepang .. mungkin nobunaga yg banyak memberikan ide2 baru (terutama dalam hal strategi perang ..). Yang pasti jg, tokugawa gak mungkin jd shogun selama nobunaga dan hideyoshi masih hidup ...

ibaratnya Nobunaga yang kerja keras, Hideyoshi yang merampungkan, Tokugawa terima jadi... aduh enaknya! :D

red_pr!nce
17-08-2004, 06:27 AM
Tapi akhirannya Nobunaga malah dibunuh...dan Hideyoshi yg membalas dendam kematiannya.

gunnar
17-08-2004, 03:33 PM
Originally posted by su-27 Flanker
Gimana kalau Yue Fei , General China pada jaman dinasti Songselatan yg amat di takuti oleh tentara Kim.
sayang raja song terlalu goblok jadi percaya pada menteri2 korup ::fu::
shg Yue Fei dan anaknya celaka.

Well, saya juga setuju dengan pendapat anda. Yue Fei memang jago dalam berperang maupun strategi. Hanya saja, banyak jenderal yang terkenal di Cina akhirnya mati atau berakhir karena dikhianati atau difitnah.

Riot
17-08-2004, 08:27 PM
Bukan hanya karena fitnahan para mentri korup saja, tetapi juga karena raja Song itu hendak mempertahankan tampuk kekuasaannya. Dia tidak mau kedua raja pendahulunya kembali ke Song, yang dapat berakibat tergesernya dia dari kursi kekaisaran.

ino_corgan
18-08-2004, 05:24 PM
kalo "sepengetahuan gua" yang trbatas ini...

khalid bin walid bisa masuk disana.... *.menurut gua banyak yang bisa masuk sana sih...susah banget kalo bikin urutannya !

kenapa ?? dia bisa menghalau dua imperium dalam masa2 perangnya... the great persian dan the great roman. sekitar abad 7-an M kedua imperium itu adalah yang paling berkuasa di dunia.

nanti deh gua bikin thread tentang dia.

ada tambahan ??

Casanova Love
18-08-2004, 08:13 PM
Halo semuanya!!!

Untuk masa modern, gue memilih Moshe Dayan.

Kecerdikan, keberanian dan kepemimpinannya mampu membawa pasukan yang lebih sedikit untuk menghancurkan kepungan bala tentara yang lebih besar.

ino_corgan
18-08-2004, 11:12 PM
moshe dayan ?? siapa tuh..

kelinci_imutz
18-08-2004, 11:42 PM
Gunther Prien, Captain of U-47

In the very first months of World War II the Royal Navy learned the hard way that German U-boats could penetrate even their most impenetrable base.


Gunther Prien sebagai kapten Sub U-47 menenggelamkan HMS Royal Oak di Scapa Flow yg dikenal sebagai markas tak dapat ditembus karena topografi dari Scapa Flow dengan arus air yg kuat dan jalan masuk keluar yg sempit menyulitkan kapal selam untuk menembusnya

http://uboat.net/ops/scapa_flow.htm

Hiram
19-08-2004, 09:01 AM
Originally posted by ino_corgan
moshe dayan ?? siapa tuh..

Moshe Dayan adalah Panglima IDF ( Israeli Defence Forces ), di era konflik perang 6 hari thn 1967 hingga Perang Yom Kippur 1973.

Saya kurang setuju memasukan nama Dayan sbg Jenderal paling hebat karena keberhasilannya lebih atas usaha kolektif Jenderal2 Israel lainnya.

Justru nama2 seperti Israel Tal, Avigdor Ben Gal dan Ariel Sharon lebih tepat dibanding Moshe Dayan.

Sharon dan Israel Tal menggunakan taktik brilian dalam memotong dan menjebak tank2 Mesir di Sinai thn 67 dan thn 73.

Dibawah ini foto dokumentasi ketika pasukan tank Jend. Ariel Sharon ( memakai perban dikepala )berhasil menembus pertahanan Mesir di sisi barat Suez dan melakukan serangan balik hingga tinggal berjarak 100 km dari Kairo thn 1973.
Jend. Moshe Dayan juga tampak di foto berikut ini ketika dia turut memantau langsung gerak maju kaveleri Israel tsb.
http://www.ultimateart.com/MichaBarAm/images/pic8.gif

ino_corgan
19-08-2004, 05:23 PM
owh..... semangat banget lo ten ampe triple post :D

jiang wei
20-08-2004, 12:12 PM
Zhao Yun deh...
Jenderal paling dapat diandalkan dalam Sejarah Tiga Kerajaan. Sangat kuat, berani tapi juga bijaksana. Jenderal favoritnya Zhuge Liang dan Liu Bei. Sendirian(gak bawa prajurit sama sekali)menembus kepungan puluhan ribu tentara Cao2 dan sekalian membunuh beberapa jenderal Cao2 yang mengepungnya untuk menyelamatkan putra Liu Bei. Kebijaksanaannya tampak dalam berbagai pertempuran sehingga dia sering menjebak lawannya dan jarang tertipu oleh siasat lawan.

Casanova Love
20-08-2004, 04:21 PM
Halo semuanya!!!

Tentang pemimpin perang, kita perlu angkat topi pada Zhuge Liang, yang biasa dipanggil Kung Ming. Jika saja Liu Xuan De (biasa dipanggil Liu Bei) mendengarkan semua nasihatnya, maka semua daratan Cina sudah direbut olehnya.

Kita ingat ketika tanpa pasukan, Zhuge Liang berhasil memaksa mundur pasukan Jenderal Xiahou Dun (strategi kecapi). Kita juga ingat bagaimana 3 kali di memecundangi Zhou Yu. Bagaimana dia 7 kali menangkap Meng Huo dan 7 kali pula melepaskannya hingga Meng Huo akhirnya takluk dengan sukarela.

Dalam menyiapkan perang, Zhuge Liang memperhitungkan bahkan hingga kondisi cuaca, angin, tanah dan percaturan politik secara luas. Dia tau siapa jenderal yang dapat dipercaya dan siapa jenderal yang akan berkhianat. Dia punya firasat baik dari hatinya, maupun dari ramalan bintang akan apa yang akan terjadi. Dia mengenal dengan baik karakteristik teman maupun lawan.

Banyak sekali kehebatan strategi Zhuge Liang yang terungkap. Bagaimana ia dapat membaca strategi lawan dan berbicara dengan kata-kata tajam.

Dia mengetahui sesuatu yang tidak banyak (mungkin tidak ada) dimiliki oleh orang lain, yaitu kemampuan membaca tanda-tanda alam.

Jadi, untuk masa kuno, gue memilih Zhuge Liang sebagai pemimpin perang, penasihat dan politikus yang luar biasa.


Sebagai jenderal, gue memilih Yue Fei. Memang banyak jenderal hebat, tetapi Yue Fei selain hebat, dia juga "terlalu" setia.
Zhao Yun mungkin saja hebat dan tak terkalahkan bahkan hingga akhir hayatnya, namun ia setia kepada pemimpin yang karismatik, yaitu Liu Bei.
Yue Fei di lain pihak, setia kepada negaranya, meskipun nyawanya harus diambil oleh kaisarnya sendiri melalui tuduhan yang tidak benar. Dia tetap setia pada negaranya meskipun negaranya tidak setia padanya.
Pada saat Yue Fei masih hidup, Kerajaan Song tidak tergoyahkan oleh lawan-lawannya. Setelah Yue Fei mati, segera Kerajaan Song runtuh dan dimulailah penjajahan Dinasti Yuan.

Casanova Love
20-08-2004, 04:35 PM
Halo Basten4eva.

Standar kita berbeda.

Dalam perang modern, keberhasilan perang tentu jarang dikarenakan 1 orang tertentu. Tapi gue memberi nilai tambah pada pemimpin perangnya.

Misalnya, dalam Perang Gurun, kita memberikan poin tambah pada Norman Schwarzkopf. Tapi sehebat-hebatnya pun Norman Schwarzkopf, jika tanpa dukungan yang lainnya, dia sulit akan berhasil. Tapi poin tambah tetap diberikan pada pemimpin perangnya, padahal mungkin saja orang-orang di bawahnya Norman Schwarzkopf dapat berperang, menembak, mengendarai tank lebih hebat darinya, bahkan lebih pintar darinya.

Standar penilaian kita berbeda.
Jenderal yang kamu sebut itu jelas memang berprestasi. Tanpa mereka, jelas kemenangan akan sulit diraih. Itu emang bener.

Tapi gue tetep memberi nilai tambah pada Moshe Dayan.

Lagipula, yang gue bicarakan bukan dia sebagai jenderal terhebat, melainkan sebagai pemimpin perang yang hebat.

Salam dari Casanova.

ino_corgan
21-08-2004, 01:06 AM
wow..... ! mosye dayan keren juga yach !

but you know what..... what i've found

Israeli historian Professor Benny Morris highlights the context of Zionist intransigence in which this occurred, noting that according to the memoirs of several Israeli Labour politicians and officials of the 1970s: “Israel’s premier, Golda Meir, rejected reasonable Egyptian peace or non-belligerency offers in 19701, thus ‘forcing’ the Arabs to launch the 1973 October War.”[33] In fact, Israel’s systematic fabrication and exaggeration of threats to justify the provocation and initiation of “wars of terrorism” appears to be official strategy for Zionist expansion. In Israeli Prime Minister Moshe Sharatt’s personal diaries, there is an excerpt from May of 1995 in which he quotes Israeli Defence Minister Moshe Dayan as follows:

“[Israel] must see the sword as the main, if not the only, instrument with which to keep its morale high and to retain its moral tension. Toward this end it may, no it must, invent dangers, and to do this it must adopt the method of provocation – and revenge…and above all, let us hope for a new war with the Arab countries, so that we nay finally get rid of our troubles and acquire our space.”[34]

Throughout Israel’s existence, the Zionist State has thus consistently perpetrated a policy of violent repression against the indigenous Palestinians. As the New York-based rights monitor, the Center for Economic and Social Rights (CESR), reports in summary of the bloody record of Israeli terrorism: “In the 1948 War Israel extended its control over 77% of the territory of the former Palestine Mandate and expelled almost the entire Palestinian Arab population…

wadokai_indo
21-08-2004, 05:39 AM
Originally posted by Casanova Love
Halo semuanya!!!

Tentang pemimpin perang, kita perlu angkat topi pada Zhuge Liang, yang biasa dipanggil Kung Ming. Jika saja Liu Xuan De (biasa dipanggil Liu Bei) mendengarkan semua nasihatnya, maka semua daratan Cina sudah direbut olehnya.

Kita ingat ketika tanpa pasukan, Zhuge Liang berhasil memaksa mundur pasukan Jenderal Xiahou Dun (strategi kecapi). Kita juga ingat bagaimana 3 kali di memecundangi Zhou Yu. Bagaimana dia 7 kali menangkap Meng Huo dan 7 kali pula melepaskannya hingga Meng Huo akhirnya takluk dengan sukarela.

Dalam menyiapkan perang, Zhuge Liang memperhitungkan bahkan hingga kondisi cuaca, angin, tanah dan percaturan politik secara luas. Dia tau siapa jenderal yang dapat dipercaya dan siapa jenderal yang akan berkhianat. Dia punya firasat baik dari hatinya, maupun dari ramalan bintang akan apa yang akan terjadi. Dia mengenal dengan baik karakteristik teman maupun lawan.

Banyak sekali kehebatan strategi Zhuge Liang yang terungkap. Bagaimana ia dapat membaca strategi lawan dan berbicara dengan kata-kata tajam.

Dia mengetahui sesuatu yang tidak banyak (mungkin tidak ada) dimiliki oleh orang lain, yaitu kemampuan membaca tanda-tanda alam.

Jadi, untuk masa kuno, gue memilih Zhuge Liang sebagai pemimpin perang, penasihat dan politikus yang luar biasa.


Gw udah duluan man.. ente ngikut2 gw aja auww! :P

See this

http://forum.kafegaul.com/forum/showthread.php?postid=4375382#post4375382

but anyway, senang sekali ada yang sependapat dengan saya :D

gunnar
21-08-2004, 11:42 AM
Originally posted by ino_corgan
kalo "sepengetahuan gua" yang trbatas ini...

khalid bin walid bisa masuk disana.... *.menurut gua banyak yang bisa masuk sana sih...susah banget kalo bikin urutannya !

kenapa ?? dia bisa menghalau dua imperium dalam masa2 perangnya... the great persian dan the great roman. sekitar abad 7-an M kedua imperium itu adalah yang paling berkuasa di dunia.

nanti deh gua bikin thread tentang dia.

ada tambahan ??

Well, Khalid bin Walid memang salah satu pejuang muslim yang paling jago diantara yang lain. Bahkan sampai akhir hayatnya, ia berkata-kata kepada temannya, "Mengapa aku tidak bisa mati syahid dalam perang?" sambil menunjukkan bekas luka di sekujur tubuhnya.

"Kamu harus mengerti Khalid, saat nabi Muhammad memberimu julukan Saifullah (Pedang Allah), itu berarti ia sudah memprediksikan kamu tidak akan mati dalam perang. Jika kamu mati dalam perang, maka itu berarti pedang Allah telah patah, dan itu tidak mungkin terjadi." jawab temannya.

Mau buat thread tentang dia, buat saja, nanti saya juga ikut berpartisipasi dalam membahasnya lebih detail.
::keyen::

gunnar
21-08-2004, 11:45 AM
Tentang pemimpin perang, kita perlu angkat topi pada Zhuge Liang, yang biasa dipanggil Kung Ming. Jika saja Liu Xuan De (biasa dipanggil Liu Bei) mendengarkan semua nasihatnya, maka semua daratan Cina sudah direbut olehnya.

Bukan Liu Bei yang tidak mendengarkan semua nasihatnya, melainkan Liu Chan yang tidak mempercayai Zhuge Liang.

Bagi saya sendiri, dalam strategi perang - Zhuge Liang diatas satu tingkat dibandingkan Sima Yi. Sebaliknya, dalam seni perang - Sima Yi diatas satu tingkat dibandingkan Zhuge Liang.

Hiram
21-08-2004, 12:51 PM
Originally posted by ino_corgan
wow..... ! mosye dayan keren juga yach !

but you know what..... what i've found

Israeli historian Professor Benny Morris highlights the context of Zionist intransigence in which this occurred, noting that according to the memoirs of several Israeli Labour politicians and officials of the 1970s: “Israel’s premier, Golda Meir, rejected reasonable Egyptian peace or non-belligerency offers in 19701, thus ‘forcing’ the Arabs to launch the 1973 October War.”[33] In fact, Israel’s systematic fabrication and exaggeration of threats to justify the provocation and initiation of “wars of terrorism” appears to be official strategy for Zionist expansion. In Israeli Prime Minister Moshe Sharatt’s personal diaries, there is an excerpt from May of 1995 in which he quotes Israeli Defence Minister Moshe Dayan as follows:

“[Israel] must see the sword as the main, if not the only, instrument with which to keep its morale high and to retain its moral tension. Toward this end it may, no it must, invent dangers, and to do this it must adopt the method of provocation – and revenge…and above all, let us hope for a new war with the Arab countries, so that we nay finally get rid of our troubles and acquire our space.”[34]

Throughout Israel’s existence, the Zionist State has thus consistently perpetrated a policy of violent repression against the indigenous Palestinians. As the New York-based rights monitor, the Center for Economic and Social Rights (CESR), reports in summary of the bloody record of Israeli terrorism: “In the 1948 War Israel extended its control over 77% of the territory of the former Palestine Mandate and expelled almost the entire Palestinian Arab population…

Sama sekali tidak relevan dengan pembahasan ini !!!

Kenapa malah membelokan ke isyu Arab - Israel???

Saya melihat justru ucapan Moshe Dayan yg anda kutip tsb justru menguatkan citra seorang militer sejati.

Disini kita sedang membicarakan prestasi militer yg menyangkut prestasi tempur dan pencapaian militer.
Jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan politis, atau soal2 lainnya.

Dan sama sekali bukan menilai BAIK - SALAHnya tindakan dari kacamata politis atau apapun itu.

Kehebatan seorang Jenderal adalah apabila berhasil mengalahkan / menaklukan musuh dengan taktik / strategi brilian.

Moshe Dayan adalah panglima IDF semasa perang 6 hari maupun Yom Kippur. Beliau juga veteran Hagannah semasa perang kemerdekaan Israel.

Secara pribadi saya tidak terlalu memuji prestasi Dayan karena di thn 67 dan 73, keputusan2 kolektif jenderal2 Israel lainnya banyak menyumbangkan kemenangan bagi Israel.

Saat perang 6 hari thn 1967 melawan koalisi negara2 Arab dimana Israel diserang dari 3 front ( Selatan - Mesir, Timur - Yordania dan Utara - Syria ), Moshe Daya justru sempat meragukan kemampuan Israel untuk merebut basis artileri Syria di dataran tinggi Golen.

Kala itu Moshe Dayan memprediksikan korban di pihak Israel dalam usaha mendaki dan merebut dataran tinggi Golan bisa mencapai 30.000 prajurit.

Tapi jenderal Levi Eshkol dan Komandan teritori Utara David Eleazar mengemukakan ide jenius yg berhasil membuat tentara Israel menduduki Golan - hingga saat ini.

Saat itu Syria berkekuatan 9 Brigade ( hampir 50.000 tentara ) di Golan.
Israel menyerang dengan 4 Brigade yg dibagi di dua front yaitu front Utara oleh brigade lapis baja Albert Mendler dan Golani Brigade serta 2 front di selatan yaitu 1 brigade infantri dan satu lapis baja dari Jenin dibawah Elad Peled.

Israel kemudian membombardir Golan lewat udara selama 4 hari kemudian 4 brigade darat diatas menuntaskan penaklukan dataran tinggi Golan dalam 2 hari.

Alexander the Great ketika merebut kota pulau Tyre setelah melakukan serangan infantri lintas laut menggunakan jembatan ponton melintasi laut kemudian membantai seluruh penduduk pria ( dewasa dan anak2 ) di kota tsb.
Kemudian dalam penaklukannya di India Barat beberapa kali melakukan Genocide thd penduduk kota2 yg ditaklukannya.
Tetap tidak menurunkan prestise dia sebagai seorang Jenderal tempur paling hebat dalam sejarah militer dunia.

ino_corgan
21-08-2004, 02:20 PM
yang bilang bahwa kejendralan dia itu jelek siapa ???

gua cuman nemuin fakta doang.... kalo dia untuk berperang menciptakan perang lain...untuk melegitimasi perang.


not a single word of mine saying that he is evil or bad general....


i'm just let the reader to know the other side of moshe. :o

kelinci_imutz
21-08-2004, 08:22 PM
ehm back to topic :o
another great leader
http://sv.wikipedia.org/upload/thumb/d/db/200px-Napoleon.jpg

A Military And Civic Genius

One of the most brilliant individuals in history, Napoleon Bonaparte was a masterful soldier, an unequalled grand tactician and a superb administrator. He was also utterly ruthless, a dictator and, later in his career, thought he could do no wrong.

Not a Frenchman by birth, Napoleon Bonaparte was born at Ajaccio on Corsica - only just sold to France by the Italian state of Genoa - on 15 August 1769 and learnt French at the school of Autun and later the military academy at Brienne. He never fully mastered French and his spelling left a lot to be desired.

The revolutionary fever that was spreading when Bonaparte was a teenager allowed a talented individual the opportunity to rise far beyond what could have been achieved only a few years previously.

His first real military opportunity came as a captain of artillery at the siege of Toulon, where he expertly seized crucial forts and was able to bombard the British naval and land forces, eventually forcing them to sail away.

Now a brigadier-general, Bonaparte served in the army campaigning in Italy but found himself arrested and jailed for being an associate of the younger brother of Maximilien Robespierre.

With no position for him after his release, Bonaparte thought about joining the Turkish army and even joining a naval expedition to Australia, but became involved with a member of the Directory, Paul Barras, who used the young man's zeal to put down a royalist mob in 1795 with the now legendary "whiff of grapeshot".

With his loyalty and ruthlessness proven, the next year Bonaparte took up command of the Army of Italy and set off on a campaign that was to take him to absolute power in France and Europe.

Initially treated with suspicion, and not a little contempt, by the older generals he superceded, Bonaparte won over his badly treated soldiers with promises of great things to come and a large helping of personal bravery. Like Caesar, he was not afraid to get into the thick of the fighting to inspire his men.

In a series of battles that included such as Montenotte, Mondovi, Arcola and Rivoli, Bonaparte swept the board of ageing Austrian generals and established himself as one of the leading soldiers of his time.

Hiram
21-08-2004, 08:29 PM
Saya suka dengan ekspedisi penaklukan Napoleon di Mesir dan Palestina.

http://iacl.ece.jhu.edu/~khaled/htmlfiles/images/NAPOLEON%20IN%20EGYPT.jpg

http://www.pbs.org/empires/napoleon/n_war/campaign/images/Egypt.jpg

http://www.let.leidenuniv.nl/saqqara/images/egyptology/Napoleon.gif

gunnar
21-08-2004, 08:39 PM
Originally posted by Basten4eva
Disini kita sedang membicarakan prestasi militer yg menyangkut prestasi tempur dan pencapaian militer.
Jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan politis, atau soal2 lainnya.

Dan sama sekali bukan menilai BAIK - SALAHnya tindakan dari kacamata politis atau apapun itu.

Kehebatan seorang Jenderal adalah apabila berhasil mengalahkan / menaklukan musuh dengan taktik / strategi brilian.



Well, saya setuju dengan pendapat ini. Yang dibicarakan disini adalah 'kehebatan' jenderal perang, entah dia itu baik atau bukan.

hajime saitoh
23-08-2004, 12:00 PM
kenalin dink, gw orang baru yang tertarik dengan obrolan ini.
gw mo tanya nih.
gw pernah nonton disalah satu tv swasta yang mengatakan bahwa si alexander the great itu punya pasangan GAY::bingung::
apa isu itu bener.




_______
Thanx Alot

hajime saitoh
23-08-2004, 12:05 PM
menurut gw Umar bin Khattab, Khalid bin walid and Amr bin Ash adalah tiga jendral terhebat dimasa Rasullullah.
ada yang tidak stuju:D

protoss
23-08-2004, 03:47 PM
Jengis Khan udh masuk blom ya? Trus sultan (namanya g lupa) dr aceh yg mengalahkan pasukan portugis di selat malaka...?

Hmm..sapa lg ya....joan of arc? dan jgn lupa..JENDRAL SOEDIRMAN....yg memukul mundur pasukan Gurkha di Jawa Tengah...

Hiram
23-08-2004, 03:47 PM
Originally posted by hajime saitoh
kenalin dink, gw orang baru yang tertarik dengan obrolan ini.
gw mo tanya nih.
gw pernah nonton disalah satu tv swasta yang mengatakan bahwa si alexander the great itu punya pasangan GAY::bingung::
apa isu itu bener.




_______
Thanx Alot

Lebih tepat disebut biseksual bukan Gay.
Homoseksual dimasa itu umum ditemukan dalam dunia keprajuritan.

Achilles yg perkasa dalam kisah Homer adalah seorang Biseksual ( Berlawanan dengan versi film Hollywood, Patroclus sebenarnya kekasih Achilles dan bukan keponakannya ).
Theban Sacred Bands, satuan pasukan Hoplite dari Thebes yg paling ditakuti dimasa Alexander terdiri dari pasangan2 Gay.
Leonidas dan ke 300 prajurit Sparta yg gagah berani melawan pasukan Persia di Thermopylae juga kemungkinan memiliki kebiasaan yg sama.

lay n
23-08-2004, 10:02 PM
Originally posted by kelinci_imutz
Initially treated with suspicion, and not a little contempt, by the older generals he superceded, Bonaparte won over his badly treated soldiers with promises of great things to come and a large helping of personal bravery. Like Caesar, he was not afraid to get into the thick of the fighting to inspire his men.

In a series of battles that included such as Montenotte, Mondovi, Arcola and Rivoli, Bonaparte swept the board of ageing Austrian generals and established himself as one of the leading soldiers of his time.

Bonaparte, ya? Dulu saya suka sekali cerita2 tentang si kopral kecil ini.

Karirnya memang ajaib karena pada umur 20 an sudah melejit seperti meteor. Bahkan menyingkirkan Lafayette.
Sayang di usia 30 an dia mengangkat diri sendiri jadi Kaisar. Dari sana ketahuan Bonaparte lebih seorang opportunis dari pada negarawan. :)

Tapi tetap one of the great general. ;) Kekalahan di Waterloo lebih banyak karena faktor sial saja

Anyway, salam kenal penghuni sekalian..::bye::

kelinci_imutz
23-08-2004, 10:55 PM
:)

dari filem dokumenter yg gw liat
Napoleon seorang negarawan juga yg selain jago strategi tetapi juga menata kehidupan sosial masyarakat dengan memberi kebebasan dari sistem kekaisaran louis di prancis saat itu

tetapi dengan semakin besar EGOnya maka mengangkat dirinya sendiri menjadi kaisar prancis

wadokai_indo
24-08-2004, 03:46 AM
Originally posted by Basten4eva
Lebih tepat disebut biseksual bukan Gay.
Homoseksual dimasa itu umum ditemukan dalam dunia keprajuritan.

Achilles yg perkasa dalam kisah Homer adalah seorang Biseksual ( Berlawanan dengan versi film Hollywood, Patroclus sebenarnya kekasih Achilles dan bukan keponakannya ).
Theban Sacred Bands, satuan pasukan Hoplite dari Thebes yg paling ditakuti dimasa Alexander terdiri dari pasangan2 Gay.
Leonidas dan ke 300 prajurit Sparta yg gagah berani melawan pasukan Persia di Thermopylae juga kemungkinan memiliki kebiasaan yg sama.

Di sejarah Japan juga sama... ada tradisi namanya Wakashudo... Samurai kelas atas senang memacari para samurai muda yang ganteng-ganteng dan yang baru berusia 16 tahun... selain bisa dipakai sebagai pemuas, juga tetap bisa jadi prajurit tempur... hebat ya :D

Aduh jadi malu.. sejarah nenek moyang... :)

red_pr!nce
24-08-2004, 08:18 AM
Bukannya para samurai biasa menggunakan geisha utk memuaskan nafsu sexnya?

Casanova Love
24-08-2004, 01:49 PM
Halo gunnar.

Sebenernya baik Liu Bei maupun Liu Chan, keduanya tidak mendengarkan nasihat Zhuge Liang.

Pertama, Liu Bei menolak untuk mengambil alih wilayah Jing dari tangan saudaranya Liu Biao. Alasannya, Liu Biao masih saudaranya. Zhuge Liang memprediksikan bahwa wilayah Jing adalah strategis, karena kaya dan berada di daerah pusat.

Belakangan, anaknya Liu Biao menyerahkan wilayah Jing kepada Cao Cao. Setelah diambil Cao Cao, pasukan Liu Bei harus kabur ke wilayah lain. Pada saat itulah, Zhao Yun berjasa besar dalam menyelamatkan Liu Chan dan membunuh lebih dari 50 orang berkuda Cao Cao seorang diri.

Setelah kejadian perang laut antara Cao Cao vs Sun Quan, wilayah Jing diambil kembali oleh pasukan Zhao Yun dan diduduki langsung oleh Zhuge Liang. Namun, pengambilan itu dilakukan melalui siasat licik Zhuge Liang. Zhuge Liang awalnya menjanjikan akan memberikan wilayah Jing ini kepada Sun Quan sesuai kesepakatan kerjasama dalam perang laut itu. Tapi Zhuge Liang dan Liu Bei bersiasat dan tidak pernah mengembalikan wilayah itu dengan alasan bahwa daerah itu asalnya milik saudara Liu Bei yaitu Liu Biao.
Lalu Zhuge Liang, Zhao Yun dan Zhang Fei yang menjaga wilayah Jing harus ditarik ke wilayah Yi setelah kematian Pang Tong. Wilayah ini kemudian dipercayakan pada Guan Yu. Karena Liu Bei dan Zhuge Liang ingkar, Sun Quan lalu mencoba segala cara untuk merebut wilayah Jing ini.
Akhirnya dengan muslihat Lu Xun, tentara Lu Meng dan tentara Cao Cao berhasil menjebak dan menjepit Guan Yu. Guan Yu tertangkap dan dihukum mati.

Jika saja sedari semula Liu Bei menuruti Zhuge Liang, maka ceritanya akan lain.

Kedua, Liu Bei tidak menuruti nasihat Pang Tong dan Zhuge Liang untuk merebut wilayah Yi dengan kekuatan senjata. Liu Bei kembali beralasan bahwa penguasa Yi, yaitu Liu Zhang adalah saudaranya. Karena kelembekan hatinya ini, maka Pang Tong harus gugur dalam peperangan. Setelah Pang Tong gugur inilah, maka Liu Bei menarik Zhuge Liang, Zhao Yun dan Zhang Fei dari wilayah Jing untuk merebut wilayah Yi.
Jika nasihat Zhuge Liang dan Pang Tong ini dituruti, maka wilayah Yi akan segera dikuasai dan wilayah Jing akan tetap kuat. 2 wilayah ini adalah wilayah yang strategis dan merupakan bagian dari rencana besar Zhuge Liang.

Ketiga, setelah Guan Yu gugur, Liu Bei tidak mendengarkan nasihat Zhuge Liang dan Zhao Yun untuk tidak menyerang Sun Quan. Dibutakan oleh kesedihan akan kematian Guan Yu dan keinginan balas dendam, Liu Bei menghimpun lebih dari sejuta tentara untuk menggempur Sun Quan.

Tawaran damai dari Sun Quan juga tidak diindahkan. Karena Zhuge Liang dan Zhao Yun menasihatkan untuk tidak berperang, maka Liu Bei tidak menyertakan mereka dalam penyerangan. Liu Bei membawa serta Zhang Fei, Huang Zhong, dan Guan Xing.
Dalam persiapan peperangan, Zhang Fei tewas dibunuh anak buahnya sendiri karena kegarangannya. Anak buah lalu kabur ke pihak Sun Quan. Liu Bei semakin dendam pada Sun Quan. Sekalipun Sun Quan telah menyerahkan kedua anak buah khianat tsb dan membunuhnya bagi Liu Bei, namun Liu Bei tidak peduli.

Pasukan Liu Bei menang berkali-kali pada awalnya, bahkan Jenderal Gan Ning tewas dalam pertempuran.
Namun, karena salah paham, Huang Zhong tewas dalam pertempuran. Setelah itu pasukan besar Liu Bei dihancur-leburkan oleh siasat bakar hutan dari Lu Xun. Beruntunglah Zhuge Liang mengantisipasi dengan menghadang Lu Xun dan menyelamatkan Liu Bei.
Kematian Guan Yu, Zhang Fei, Huang Zhong, anak angkatnya Liu Feng dan kehilangan lebih dari sejuta tentara membuat Liu Bei berduka, lemah dan akhirnya meninggal dunia.

Liu Chan dilain pihak, tidak banyak membuat keputusan penting. Ia hanya tinggal dalam istana dan Zhuge Liang yang bertempur sebagai perdana menteri. 2 kali tentara Zhuge Liang harus ditarik dari pertempuran karena Liu Chan percaya dengan gosip yang disebarkan oleh Sima Yi bahwa Zhuge Liang berniat berkhianat.

Dua kali itu pulalah, kemenangan di depan mata harus dilepas Zhuge Liang.


Seperti kata orang saat itu, siapapun yang memiliki 'si naga tidur' dan 'si burung merak,' ia akan mempersatukan seluruh Cina. Namun, sekalipun Liu Bei memiliki keduanya, ia tidak sepenuhnya mendengarkan mereka. Karena itulah ia gagal.

Salam dari Casanova.

Casanova Love
24-08-2004, 02:00 PM
Halo semuanya!!!

Napoleon Bonaparte memang hebat. Dia pemimpin perang yang cerdas, taktis dan berani.

Namun sayang, dia punya satu kelemahan. Kelemahan mendasar seorang pemimpin besar.
Karena seringnya kemenangan dia peroleh, maka dia mulai berpikir bahwa dia tak terkalahkan dan bahwa semua taktiknya pasti berhasil.

Dia membuat keputusan blunder dengan melarang peredaran produk yang berkaitan dengan Inggris di wilayah laut Prancis. Hal ini membuat penurunan ekonomi di berbagai negara. Peristiwa ini digunakan Inggris untuk menghimpun tentara berbagai bangsa menyerang Prancis.

Kekalahan dia dua kali terhadap jenderal Inggris (gue lupa namanya) disebabkan karena dia meremehkan kemampuan jenderal Inggris itu dan karena dia meremehkan kemampuan pasukan negara lain.

Jadi, ketika dia sedang 'naik', dia menilai terlalu besar pada keputusannya dan menilai terlalu kecil pada saingannya.
Hal ini menyebabkan kekalahan bagi dia.

Tapi, tetap dia adalah pemimpin hebat pada jamannya.

Hiram
24-08-2004, 03:12 PM
Napoleon akhirnya kalah di Waterloo
Mongol kalah di Mesir

Alexander tidak pernah terkalahkan.

Salah satu alasan kenapa prajurit Macedonia menolak untuk melanjutkan penaklukan hingga ke Lembah Sungai Gangga di India bukan karena mereka kuatir akan gagal, melainkan sebaliknya ;
Para prajurit Macedonia mulai percaya bahwa Alexander adalah Dewa yg tidak akan pernah terkalahkan.
Apabila mereka mengikuti kemauan Alexander menaklukan Timur maka mereka takut mereka tidak akan pernah pulang ke kampung halaman mereka di Yunani karena Alexander akan selalu menang dan mereka akan semakin jauh meninggalkan tanah air mereka.

red_pr!nce
24-08-2004, 05:03 PM
Originally posted by Casanova Love
Namun sayang, dia punya satu kelemahan. Kelemahan mendasar seorang pemimpin besar.
Karena seringnya kemenangan dia peroleh, maka dia mulai berpikir bahwa dia tak terkalahkan dan bahwa semua taktiknya pasti berhasil.

Dia membuat keputusan blunder dengan melarang peredaran produk yang berkaitan dengan Inggris di wilayah laut Prancis. Hal ini membuat penurunan ekonomi di berbagai negara. Peristiwa ini digunakan Inggris untuk menghimpun tentara berbagai bangsa menyerang Prancis.


Karena dia nggak tahu ttg akibat yg ditimbulkan dari Sistem Kontinental yg ia terapkan. Kalau misalnya Napoleon pergi ke abad 21 dan mempelajari kesalahannya menerapkan sistem Kontinental, lalu kembali ke tahun 1800an, pastinya dia gak akan menerapkan sistem itu.

red_pr!nce
24-08-2004, 05:11 PM
Originally posted by Basten4eva
Salah satu alasan kenapa prajurit Macedonia menolak untuk melanjutkan penaklukan hingga ke Lembah Sungai Gangga di India bukan karena mereka kuatir akan gagal, melainkan sebaliknya ;
Para prajurit Macedonia mulai percaya bahwa Alexander adalah Dewa yg tidak akan pernah terkalahkan.
Apabila mereka mengikuti kemauan Alexander menaklukan Timur maka mereka takut mereka tidak akan pernah pulang ke kampung halaman mereka di Yunani karena Alexander akan selalu menang dan mereka akan semakin jauh meninggalkan tanah air mereka.

Lho, kan Alexander bisa rekrut suku asli untuk menjadi tentaranya menaklukkan hingga ujung dunia. :D Jadi tentara Macedonia tak perlu kuatir. :D

lay n
24-08-2004, 06:55 PM
Originally posted by Casanova Love
Kekalahan dia dua kali terhadap jenderal Inggris (gue lupa namanya) disebabkan karena dia meremehkan kemampuan jenderal Inggris itu dan karena dia meremehkan kemampuan pasukan negara lain.

Jadi, ketika dia sedang 'naik', dia menilai terlalu besar pada keputusannya dan menilai terlalu kecil pada saingannya.
Hal ini menyebabkan kekalahan bagi dia.

Arthur Wellesley, Duke Of Wellington.:)

Betul juga point itu jadi titik balik karir Bonaparte, kesalah2an seperti :

1. Kalah telak di Rusia juga habis2an, dia meremehkan Jendral Kutosov dan strategi bumi hangus.

2. Ahli strategi Clausewitz sudah berhasil mempelajari taktik2 lama Napoleon dan menemukan kelemahan sewaktu pertempuran Austerlitz

3. Mungkin faktor luck juga, karena di Waterloo reinforcement salah satu jendral Napoleon kalah cepat dengan reinforcement Blucher dari Prusia (sekutu).::bentar::

wadokai_indo
25-08-2004, 09:53 AM
Originally posted by red_pr!nce
Bukannya para samurai biasa menggunakan geisha utk memuaskan nafsu sexnya?

geisha kalo lagi damai bosss.. kalow lagi perang pake anak2 cowo yang manis2 dan imut2.. umur 15-16 tahun... bisa dikaryain baik di ranjang maupun di medan perang.. kalow geisha cewe mana bisa... :D paling bisanya jadi mata-mata aja...

Hiram
25-08-2004, 11:03 AM
Originally posted by red_pr!nce
Lho, kan Alexander bisa rekrut suku asli untuk menjadi tentaranya menaklukkan hingga ujung dunia. :D Jadi tentara Macedonia tak perlu kuatir. :D

Alexander beberapa kali menggunakan mercenaries, tapi umumnya digunakan dalam jangka waktu terbatas dan bukan sebagai pasukan utama.

Inti pasukan Alexander yg mencapai India masih sama dengan yg dibawanya sejak dari Yunani.
- Phalanx ( Heavy Infantri )
- Hypaspist ( elite Hoplite )
- Companion Cavalry ( Kaveleri pengawal pribadinya dari Macedonia )
- Thesalian Cavalry ( Kavaleri dari Thesaly yg menjadi sekutunya )
- Agryan Skirmisher ( infantri ringan asal Agrian - daerah laut Hitam )
- Pemanah2 dari P.Creta ( orang2 Creta di masa itu terkenal sebagai pemanah2 terbaik di Yunani ).

http://www.newgenevacenter.org/portrait/alexander1.jpg

Semuanya bersama dengan Alexander sejak awal.
Itulah sebabnya Alexander kemudian mengikuti kemauan pasukannya sebagai salah satu 'reward' bagi anak buahnya yg sudah berhasil menaklukan begitu banyak wilayah.
Selain itu kematian kudanya yaitu Buchepalus di India membuat Alexander merasa terpukul hingga akhirnya Alexander membangun kota di India dan dimamai Buchepalus - hingga saat ini kota itu masih ada di India dan namanya Buchepala.

Alexander tidak hanya jenius dalam taktik militer, dia juga jenius dalam hal engineering di masa itu.
Alexander adalah orang yg menemukan senjata Catapult ( katapel pelontar batu ) yg digunakan hingga zaman abad pertengahan.

Sebelum berangkat menyerang Persia, Oracle di Deplhi meramalkan bahwa Alexander tidak akan terkalahkan, ketika manaklukan Mesir Alexander diangkat sebagai putra Dewa Amun - Ra, ketika menginvasi Persia Alexander menyebut dirnya sbg titisan Achiles dan invasinya merupakan Trojan War II, akhirnya ketika menginvasi India Alexander menaklukan kota yg gagal ditaklukan Hercules dan akhirnya menyatakan dirinya sbg Dewa.

Dalam pertempuran Granicus Alexander sempat berduel satu lawan satu dengan Spithridates - menantu Raja Darius.
Alexander menganggap duel tsb adalah duel ulangan antara Achilles vs Hector.
Sayangnya sebelum Alexander berhasil membunuh Spithridates seorang bangsawan Persia membokongnya hingga Alexander terluka dan Spitridates berhasil melarikan diri.

Ketika mencapai Tyre - kota Phoenicia di pantai Lebanon, Alexander menyatakan keinginannya mengunjungi kuil Zeus di dalam kota tsb.
Permintaannya ditolak dan Alexander menyatakan perang.
Tyre adalah kota pulau yg terletak beberapa ratus meter dari pantai.
Angkatan Laut Tyre - armada Phoenic adalah penguasa laut Meditrannia.
Sementara kekuatan Alexander adalah pasukan daratnya.
Untuk itu Alexander membangun jembatan apung dari pantai hingga mencapai kota pulau Tyre supaya pasukannya tetap bertempur di darat.
Selama 7 bulan engineer2nya membangun jembatan tsb sedikit demi sedikit dibawah gempuran armada laut Phoenicia.
Akhirnya bulan ke 7 Alexander berhasil menaklukan kota Pulau tsb dengan 'serangan darat'.
Pasukannya melintasi jembatan sambil bertempur melawan kapal2 Phoenicia kemudian mengepung dan akhirnya merebut kota tsb.
Karena merasa pernah ditolak oleh penduduk kota itu, Alexander membalasnya dengan mengeksekusi seluruh pria di Tyre.
Semuanya disalibkan mengelilingi pulau.

Alexander beberapa kali melakukan pembantaian massal thd penduduk kota2 yg berontak atau pernah menghina / mengejeknya.
Tapi Alexander amat menghormati keberanian.
Ketika pasukannya bertempur dengan pasukan Maharaja Phorus di Hydaspes ( Afghanistan ), Alexander sempat berduel dengan Maharaja Phorus.
Raja Phorus sudah mendapat banyak luka di tubuhnya tapi tetap melawan.
Alexander menghargai keberaniannya dan menawarkan bahwa apabila Phorus mau mengakui Alexander sebagai tuannya maka Alexander akan membiarkan Phorus terus memegang kekuasaan di dalam kerajaannya.

Alexander lebih haus kemenangan daripada kekuasaan.
Dalam banyak kejadian Alexander sering kali membiarkan Raja2 yg sudah ditaklukannya utk tetap memerintah kerajaan mereka.
Obsesinya adalah menjadi penakluk dan bukan penguasa.
Rencana terakhir Alexander adalah menaklukan semenanjung Arabia.
Tapi tidak pernah terlaksana karena Alexander keburu meninggal di usia 33 tahun.

Salah satu alasan Napoleon melakukan ekspedisi ke Mesir adalah untuk menegaskan statusnya sebagai seorang penakluk sejati, mengikuti jejak pendahulunya - Alexander the Great.

Hiram
25-08-2004, 11:12 AM
Daerah yg ditaklukan Alexander dengan 38.000 prajurit dalam kurun waktu 8 tahun.
http://www.public.iastate.edu/~cfford/342alexanderthegreatmap.gif

Perhatikan bahwa di berbagai tempat taklukannya Alexander membangun kota2 sesuai dengan namanya.

wadokai_indo
25-08-2004, 12:27 PM
Alexander the Great selain biseksual ulung ternyata juga seorang megalomania... tapi tidak apa-apa.. sebagai seorang penakluk yang paling berhasil dalam sejarah, dia layak menerima kekaguman kita. ::up::

lay n
25-08-2004, 02:20 PM
napoleon akhirnya juga tersingkir dari mesir.
dilihat dari wilayah kekuasaan, jengis khan mungkin lebih besar.

alexander the great itu bukan iskandar zulkarnain ya, banyak yang salah tafsir... ::bentar:: :)

red_pr!nce
25-08-2004, 05:12 PM
Hebat sekali Alexander the GREAT!

Sayang, mati muda. Kalau dia bisa hidup sampai tua, mungkin saja dia akan bisa menguasai dunia. :D

red_pr!nce
25-08-2004, 05:17 PM
Originally posted by lay n
napoleon akhirnya juga tersingkir dari mesir.
dilihat dari wilayah kekuasaan, jengis khan mungkin lebih besar.


Ya, karena dia menggunakan kavaleri yang kecepatannya lebih daripada divisi tank di abad 21. Maka tak heran wilayahnya juga lebih besar. Namun, bagaimanapun hebatnya, tetap saja dia adalah seorang barbar yg tidak kenal baca-tulis, tidak kenal peradaban. :D

lay n
26-08-2004, 04:16 PM
kebanyakan penakluk sama saja barbarnya..:D hehe...
tidak bisa baca tulis saja bisa seluas itu ck ck ck


Originally posted by red_pr!nce
Ya, karena dia menggunakan kavaleri yang kecepatannya lebih daripada divisi tank di abad 21. Maka tak heran wilayahnya juga lebih besar. Namun, bagaimanapun hebatnya, tetap saja dia adalah seorang barbar yg tidak kenal baca-tulis, tidak kenal peradaban. :D

tergantung-man
26-08-2004, 09:56 PM
[QUOTE]Originally posted by Basten4eva
Inti pasukan Alexander yg mencapai India masih sama dengan yg dibawanya sejak dari Yunani.
- Phalanx ( Heavy Infantri )
- Hypaspist ( elite Hoplite )
- Companion Cavalry ( Kaveleri pengawal pribadinya dari Macedonia )
- Thesalian Cavalry ( Kavaleri dari Thesaly yg menjadi sekutunya )
- Agryan Skirmisher ( infantri ringan asal Agrian - daerah laut Hitam )
- Pemanah2 dari P.Creta ( orang2 Creta di masa itu terkenal sebagai pemanah2 terbaik di Yunani ).


Hmmm, kok kaya nama-nama unit militer waktu gue main game "Civilization" yah??

Tapi gue ngga ngerti apa perbedaan dan fungsi dari masing-masing unit tersebut?

Kalo di game "Civilization"sih Phalank itu kuat pertahanannya, jadi bagus buat mempertahankan kota. Kalo Cavalry ini unit reaksi cepatnya

red_pr!nce
27-08-2004, 07:55 AM
Originally posted by tergantung-man
Hmmm, kok kaya nama-nama unit militer waktu gue main game "Civilization" yah??

Tapi gue ngga ngerti apa perbedaan dan fungsi dari masing-masing unit tersebut?

Kalo di game "Civilization"sih Phalank itu kuat pertahanannya, jadi bagus buat mempertahankan kota. Kalo Cavalry ini unit reaksi cepatnya

Sama juga kayak nama-nama unit militer di game Rise of Nations. Ada Companion, Hypaspists, Phalangites, etc...:D

Itu artinya game "Civilization" en "Rise of Nations" memiliki sumber sejarah yg kredibel. ;p

Hiram
27-08-2004, 01:59 PM
Originally posted by tergantung-man

Hmmm, kok kaya nama-nama unit militer waktu gue main game "Civilization" yah??

Tapi gue ngga ngerti apa perbedaan dan fungsi dari masing-masing unit tersebut?

Kalo di game "Civilization"sih Phalank itu kuat pertahanannya, jadi bagus buat mempertahankan kota. Kalo Cavalry ini unit reaksi cepatnya

Berikut beberapa nama unit dan artinya di masa Alexander The Great :

agema - élite units of the hetairoi and hypaspists
argyraspids - Silver Shields; Macedonian veteran crack infantry; 3,000 strong
basilike - ile basilike: the Royal Squadron or agema of the Companions
hetairoi - Macedonian Companion cavalry; heavily armored nobilty horsemen
hipparchy - four ilai of hetairoi
hoplite - heavily armored Greek footman
hoplon - large round shield of the Greek hoplites; wooden core covered with bronze
hypaspists - Macedonian crack infantry; 3,000 strong
ile (plural: ilai) - squadron of hetairoi; 200-300 horsemen
javelin - 4 feet or 5 feet long spear; missile weapon
pelta - wicker shield of the peltasts
peltast - lightly-armed infantry man armed with a bundle of javelins and a wicker shield; Thracian origin
pezhetairoi - Foot Companions of the Macedonian phalanx; infantry carrying the sarisa and a light shield
phalanx - Greece: battle line formation of hoplites, usually 4 to 8 deep; Macedonia: battle line formation of pezhetairoi, usually 16 deep and divided in taxis
prodromoi - Thracian light cavalry; mounted scouts armed with a sarisa
sarisa - 13 feet to 17 feet pike used by the Macedonian pezhetairoi (phalanx)
sarisophori - prodromoi
taxis - Macedonian phalanx battalion of 1,600 pezhetairoi
xyston - short thrusting spear or lance of the hetairoi and Thessalian cavalry

Alexander tidak pernah menggunakan unit2 Phalanx-nya untuk mempertahankan kota ( lagipula Alexander selalu dlm posisi menyerang dan tidak pernah berada dalam posisi - diserang/bertahan sepanjang karirnya ).

Unit2 Phalanx senantiasa ditempatkan ditengah2 formasi tempur pasukannya.

Alexander senantiasa menggunakan 'skema' formasi awal yg sama dalam setiap pertempurannya.

Sayap kiri - Barisan Thessalian Cavalry dibawah Jenderal Parmenion.
Bagian tengah - Barisan Phalanx
Sayap kanan - Barisan Companion Cavalry dibawah pimpinan langsung dari Aklexander.

Unit2 Archer maupun Peltast sering ditempatkan untuk menutup gap antara sayap kiri dan tangah.
Sementara unit2 Hypaspyst selalu berada di sebelah kanan barisan Phalanx sebagai Flanking guard.

Para Skirmisher dari Agrian senantiasa berada di belakang barisan Companion Cavalry-nya Alexander dan ketika Companion Cavalrynya Alexander bergerak maju, para skirmisher menyusul dibelakang untuk menghabisi sisa2 pasukan musuh yg kocar kacir ditembus Cavalry sekaligus melindungi bagian belakang pasukan Cavalry.

Khusus untuk pasukan Phalanx, spt disebutkan diatas adalah infantri yg diperlengkapi Sarisa ( tombak ) yg panjangnya antara 5 - 6 meter serta terbagi dalam taxis2 ( Batalyon ) yg masing2 batalyonnya berkekuatan 1600 prajurit.
Masing2 batalyon Phalanx menggelar formasinya melebar 100 orang dan dalamnya 16 baris.
5 lapis barisan terdepan mengarahkan tombaknya lurus kedepan sementara barisan2 dibelakangnya mengarahkan tombaknya ke atas untuk menciptakan perlindungan panah2.
Efektifitas Phalanx terletak dalam kohesi dan kerapatan barisan.
Formasi phalanx yg renggang